" /> Catatan Harian Adhi Widjajanto: August 2002 Archives
 
www.priasejati.or.id www.narkoba-metro.org

August 18, 2002

Momentum Camp 2002 - Start

Saatnya menabur dan menuai bersama, itu tema Momentum Camp tahun ini. Didasarkan dari Mazmur 126, kami semua bersatu hati untuk bersiap untuk jiwa-jiwa.

Aku memulainya sendiri dari satu hari sebelum keberangkatan. Pulang dari Sekretariat gereja pukul 12 malam (kalau tidak salah, sudah lupa). Aku pikir pagi hari bangun pagi dan bisa menata barang-barang bawaanku. Tidak perlu malam itu, badanku sudah capai sekali. Saat itu mandi dan langsung tidur.

Paginya aku bangun, dan aget setengah mati, jam 6.30! Padahal pendaftaran ulang akan dimulai jam 7. Terburu-buru aku menyambar pakaian dari jemuran dan perlengkapan yang aku ingat, jejalkan di tas, dan langsung berangkat. Belum mandi, belum saat teduh... Sampai di gereja sudah ada beberapa peserta yang datang.

Aku langsung mencari meja-meja untuk tempat pendaftaran ulang. Aku angkat sendiri dari lantai 4 dan 3 ke bawah. Lift mati lagi. Panitia lainnya belum terlihat. Akhirnya setelah kalang kabut beberapa menit aku bisa bersantai setelah teman-teman lainnya datang. Aku hanya men-supervisi mereka. Total panitia yang berjaga untuk pendaftaran ulang 'hanya' empat orang, untuk peserta sekitar 400 orang. Ramai, tapi teratur. Panitia lainnya sudah berangkat sebagai 'advance team' sehari sebelumnya. Semestinya sih kami berlima, tetapi malam sebelum keberangkatan ibunya sakit keras, sehingga dia harus pulang, naik pesawat ke luar pulau Jawa.

Sekitar jam 10 (atau jam 11 ya?) bis berangkat. Heh... aku berpikir ini baru 'kloter' pagi. Nanti sore jam 6 akan ada pemberangkatan sore lagi, dan akan lebih banyak dari sesi pagi ini. Jam 12 aku sempatkan untuk mandi di sekretariat gereja.

Menunggu sampai pendaftaran ulang sore di sekretariat sungguh membuat hati dan pikiran gundah. Bukan karena pekerjaan kita, tapi telepon berdering terus, bermacam permintaan datang dari tim advance. Dari yang minta dibawakan kabel proyektor sampai mnta dibelikan sambal dan mentega untuk bakar jagung. Tidak ketinggalan pula masalah akomodasi di lokasi sepertinya bermasalah. Sepertinya mereka di sana sudah dalam tingkat emosi yang tinggi. Kami di sini hanya bisa membayangkan saja. Aku sempat ditelpon pemimpin yang sudah berangkat di sana, complain soal kesiapanku di lokasi. Tapi semuanya sudah diatur demikian. Saat itu aku tidak bisa menolong banyak. Hanya hatiku agak sedikit khawatir. Aku tahu Tuhan sedang bekerja dengan aku...

Pendaftaran ulang sore relatif lebih teratur, walaupun jumlah pendaftar lebih banyak. Kami berangkat tepat waktu, pukul 19.20....

Momentum Camp 2002 - Preparation

Aku sudah sejak lama di 'book' oleh Jaspan (koordinator panitia Momentum Camp, M Camp) untuk ikut dalam kepanitiaan. Ada saat aku ragu karena waktunya sungguh berdekatan dengan tanggal pernikahanku. Ada kemungkinan akan saling mengganggu dan aku menjadi tidak optimal di kedua acara. Tapi Tuhan membimbing aku dan membiarkanku berjalan bersama Dia untuk masuk dalam kepanitiaan itu, dengan sepenuh hati.

Oh ya, M Camp ini berbentuk seperti retret khusus para pekerja gereja dalam mempersiapkan diri menghadapi saat-saat penting yang Allah sediakan bagi kegerakan kekristenan, khususnya di gereja lokal. M Camp tahun lalu memiliki tema untuk mempersiapkan 'tentara Allah' dalam membangun kerajaanNya. Topik tiap sesi dirasakan berat, dan panitia tahun lalu mendapat beban yang berat pula. Keadaan itu membayangi panitia tahun ini.

Pertemuan demi pertemuan yang dimulai bulan April (kalau tidak salah) diwarnai dengan pergantian struktur kepanitiaan. Komitmen untuk menjadi panitia merupakan issue yang tak terbantahkan. Terlebih lagi dengan beban tema yang belum ada, dan kuota 500 peserta menghantui kami.

Bulan Juli 2002, setiap minggu paling tidak ada dua kali pertemuan. Persiapan pun makin intensif. Yang hebat, persiapan pernikahanku pun banyak yang terjadual pada bulan itu, fitting jas, fitting pakaian pengantin Yanty, foto studio, booking tempat pernikahan, dan persiapan-persiapan kecil lainnya. Semua itu hanya bisa dilakukan pada hari Sabtu atau Minggu. Sedangkan pertemuan M Camp pun sering dilakukan pada hari yang sama. Tapi Tuhan memberiku kekuatan dan hikmat. Aku bisa membagi waktuku untuk melakukan keduanya. Hampir tiap hari pulang malam, di atas jam 22.00. Tuhan memberiku kesehatan. Aku kalau terlalu cape, biasanya langsung kena flu. Kali ini tidak. Sungguh Allah itu luar biasa.

Berkat yang aku dapat saat itu sungguh banyak: aku sungguh dapat mengatur waktu Sabtu - Minggu ku dengan baik, kesehatanku tidak terganggu walaupun kurang tidur dan itu waktu pergantian musim, persiapan pernikahanku terlaksana sesuai jadual, persiapan M Camp terlaksana sesuai jadual pula.

Oh ya, aku menjadi koordinator di bidang registrasi peserta. Bayangkan saja tugasku saat itu sungguh menumpuk. Dari membuat form pendaftaran, membuat program data, memasukkannya ke komputer, sinkronisasi dengan data di setiap counter pendaftaran, menghitung uang pendaftaran yang masuk, membuat name tag peserta dan panitia, membagi kamar peserta, dan hal-hal kecil lainnya yang sekarangpun aku sudah lupa saking banyaknya...

Catatan akhir:

  • Halangan dan rintangan apaun akan kita lalui dengan indah saat kita melangkah bersama Tuhan.

Member Of

Personality

Hosted by
Powered by
Movable Type 3.33
Some images hosted by
ImageShack®