" /> Catatan Harian Adhi Widjajanto: July 2007 Archives
 
www.priasejati.or.id www.narkoba-metro.org

July 21, 2007

Weak Head

Bukan karena apa-apa, selain tua. Head drum camcorder saya sepertinya mesti ganti. Hm... berapa ya?

Saya menyadarinya saat camcorder berfungsi normal setelah gagal lagi sehabis gebrakan kemarin. Kali ini saya bongkar total, mencoba menggosok head dengan ujung jari. Dan kali ini benar-benar berhasil. Hm, kayaknya mesti cari tape cleaner dulu.

E04 Self Recover

Yippiiee..!! Camcorder saya tiba-tiba berfungsi lagi! Sesuai ide-ide aneh dari Internet: saya colok adaptor, nyalakan di mode 'M', buka LCD, eject, cabut adaptor, gebrak dikit di bagian depan, colok lagi adaptornya, coba masukin miniDV, dan viola..!! it works again! Gee... Nggak jadi pinjem deh.

July 20, 2007

Camcorderku rusak...

Whaaa...!!! JVC GR-DVX400 ku rusak! Padahal tanggal 23 besok Willi ulang tahun. Hiks... Cari pinjeman... cari pinjeman...

Ini camcorder udah 4 tahun, seumuran sama Willi. Sudah menghasilkan puluhan keping VCD. Apa memang sudah umurnya ya? Dulu beli di Glodok lima juta, hee.... mahal banget yak... Sayang kalo sekarang rusak. Hm... mau dibenerin blom punya dana. Wis, cari pinjeman dulu dah... :D

July 19, 2007

God is good... all the time...

Baru saja posting ini, eh, istri saya telpon bahwa kami belum bayar PBB. Hehehehehe...

God is good... all the time...

Aku nyerah deh, Tuhan....

Baru kali ini kami diambang situasi seperti ini: tanpa dana cadangan, tanpa dana cashflow bulan depan. Wheee... Tuhan membiarkan kami mengalaminya, pasti ada maksud tertentu yang kali ini saya jelas-jelas malas berandai-andai. Pikiran saya sudah terpatri dengan daftar pengeluaran bulan depan, plus educational expense yang akan muncul ganda pada bulan Desember mendatang. Ganda karena mesti membayar biaya sekolah Sisi di KB-C dan biaya sekolah Willi di TK-B. Saya perkirakan bisa 8 digit lebih. Gee...

Hitung sendiri, dengan margin cashflow per bulan hanya satu juta, dari bulan Juli sampai Desember itu hanya 6 kali, maksimum dana tersimpan hanya 6 juta. Bagaimana cara saya memenuhi 8 digit pengeluaran itu? Hehehehe... yang satu ini harusnya saya sudah tak ambil pusing karena bagian saya sampai dengan doa. Selanjutnya ya terserah Tuhan.

Kalian bisa bilang, "barusan nulis artikel manajemen finansial rumah tangga" kok bisa jebol begini, sistemnya nggak bener dong. He... bank yang bagus sekalipun kalau kena rush bisa goyang juga kan. Situasi kami juga begitu, tak sadar kami meninggalkan hutang saweran pembangunan makam Papa. Lumayan lah menghajar simpanan kami saat si empunya piutang menagih. Salah siapa? Saya. Karena? Lupa.

Well, bulan ini Willi ultah, cuma berdoa, tiup lilin, potong kue, buka kado. Oktober nanti Sisi bakal dapat perlakuan sama. Ngirit mode "ON" (euh, yang ini mah emang udah dari dulu)

July 17, 2007

Jualan kok nyebelin

Siang tadi Yanty muter-muter di Asemka & Pasar Pagi untuk mencari kado buat Willi. Maklum, daerah itu menjadi surga buat anak-anak karena banyaknya mainan yang dijual, menjadi surga juga buat para orang tua karena harganya sungguh miring.

Lanjut, untuk hadiah ultah Willi tanggal 23 nanti, kami sudah menentukan barangnya. Di Carrefour harganya 165 ribu. Pengalaman, untuk barang yang sama saya pernah membelinya lebih murah di toko mainan biasa. Benar juga, yanty dapat dengan harga 100 ribu! Tapiii ceritanya jadi lain saat saya berpesan ke dia untuk mencobanya dulu.

Y: "Dicoba dulu ya"
P: "Nggak boleh dicoba"
Y: "Kalau ntar sampe rumah nggak jalan, boleh tuker dong"
P: "Pasti jalan! Kalo nggak mau ya sudah nggak usah beli"

Lho... Saya yang cuman denger dari telepon saja ikut merasa panas hati. Betein banget jawabannya. Niat jualan gak itu... Saya langsung bilang ke Yanty, "udah beli di Carrefour aja. Beda 50 ribu biarin".

Ngaco tuh toko...

Akhirnya mereka sadar...

Akhirnya, tampilan situs boros bandwidth cmnindonesia.org berganti rupa, lebih 'merakyat', dengan meminimalisasikan flash dengan PHP yang lebih enteng bagi rakyat Indonesia yang kebanyakan masih pakai dial-up. Salut dengan pemikiran yang terbuka. PHP-BB nya diganti dengan Joomla ya? Hehehehe... Pasti forum loginnya di drop lagi... daftar lagi... duh... duh...

Well, satu lagi yang saya perhatikan: situs www.binamandiriindonesia.org. Cukup panjang namanya, dan kalau mau tetap berstatus 'Indonesia' kenapa tidak menggunakan binamandiri.or.id saja? Belum melek Internet 100%? Gee.... entah. Cuma satu dari saya: semoga sukses.

Ini satu lagi, bikinan teman (komsel) saya sendiri, situs resmi gereja saya: abbalove.org. Yang saya suka: 4M minggu ini, jadi tak perlu membawa warta kemana-mana (mumpung GPRS Indosat masih satu perak per kilo). Sayang kadang rada terlambat isinya.

Moral of the story: Kalau bikin situs, sesuaikan dengan kebutuhan, buat angket/ survey dulu.

Back to IE

Nah, Firefoxnya kenapa? Memory leaks! Sudah gila-gilaan di tempat saya. Sebenarnya sudah lama, tapi tidak terasa karena saya pakai memori 1GB. Sekarang, mesin saya berkonfigurasi WAMP (Windows Apache Mysql PHP), ada CFMX, ada SugarCRM. Beraaattt...!!!

kalau Firefox bocor, bisa nge-hog memory 100 mega lebih di physycal dan berukuran sama pula di virtual. Edan! Sudah saya coba uninstall semua plug in, tanpa hasil memuaskan. Well, daripada lambretta, saya memilih kembali ke IE. Lagipula, IE saya always updated. Lagipula (lagi), kalau mau browsing URL aneh-aneh saya pakai ubuntu "sandbox", trojan, virus, spam, adware, etc akan lenyap saat booting. Gee...

Entah kapan lagi saya balik ke Firefox...

July 13, 2007

Setting NAT berantakan

Entah kenapa, entah sejak kapan, ternyata konfigurasi NAT dan iptables saya tidak berjalan dengan semestinya. Semua port terbuka untuk umum, dua arah lagi. Hii... ngeri. Solusi perbaikannya pun aneh, mesti uninstall & install lagi FFC nya, lalu tulis ulang rules lagi.

Well, sekarang sih sudah beres. Tapi saya masih curious, ini pake Smoothwall gitu loohh... kok bisa-bisanya berantakan.

Finally, a 100MB space

More space, more possibilities... :D

July 12, 2007

First Movie Show: Transformers

...rada takut saat berjalan ke dalam studio...
...tutup telinga saat dentuman kencang AC3 studio...
...mengintip mode "on" saat setting gelap/ temaram...
...semi berbaring di kursi sambil cengar cengir...

Itu polah Willi saat kami ajak nonton film di bioskop beneran (selama ini dia cuman kenal bioskop TransTV).

Btw, Transformers rocks!!! :D

July 11, 2007

Expanding... More Possibilities

Yes...!!! Kali ini saya nggak mau ketinggalan lagi seperti dulu, hanya agra-gara telat ngecek email di Yahoo.

Tadi pagi saya menerima email dari Ardhosting berjudul :: Upgrade Paket Hosting Gratis ::. Wah, setelah dibaca dengan detil, ternyata paket saya (Enterprise Linux USA 35) tidak termasuk dalam paket yang bisa mengikuti free upgrade. Hm... mesti melakukan sesuatu, mesti upgrade ke Enterprise Linux 50 dulu untuk mendapatkan gratis Enterprise Linux 100. Lihat he helpdesk cara untuk upgrade. Oh, dari situs billingmedia. Sampai ke sana, ternyata agak stuck di password. Gee... ternyata password di billingmedia tak sinkron dengan password di cpanel. Setelah masuk, lho... tidak ada pilihan untuk upgrade ke Enterprise Linux 50. Hm... coba chat dengan salah satu technical, tak berbalas. Akhirnya saya memutuskan untuk mengirimkan email ke support. Dan hebat, tak sampai sepuluh menit email saya dibalas, dan dilanjutkan dengan chat.

...Tapi ternyata pembahasan biaya upgrade dari 35 ke 50 nggak sesederhana itu. Mulai dari bagian billing yang keliru hitung sampai perbedaan pandangan penempatan pengali diskon. Sampai sekarang pun belum ada nilai temu. Entah bisa atau tidak....

July 9, 2007

Home sick

Tiba-tiba aku kok jadi homesick... pengin pulang...

KANGEEENNN...!!!

July 7, 2007

Bebalisme

Dua hari lalu saya melihat berita tv, ratusan warga Karanganyar Jakarta rela antri minyak tanah sampai lima jam! Kebanyakan ibu-ibu lanjut usia. Dua diantara mereka sempat diwawancara.
"Berapa lama Bu antri?"
"Udah dari pagi"
"Kenapa tidak pakai kompor gas?"
"Takut meledak! Banyak kebakaran! Ntar barang saya habis semua"
"Kompor gas yang dapat gratis dari pemerintah nggak dipakai?"
"Di rumah, nggak dipakai, takut!"

Bagaimana mau maju kalau mindset warganya seperti itu. Reporter 'menyalahkan' pemerintah dalam hal sosialisasi. Wah, ini di Jakarta, bagaimana di daerah lain?

July 2, 2007

Mengatur Keuangan Rumah Tangga - Bagian Dua

Pada bagian satu telah dijelaskan langkah-langkah awal manajemen keuangan keluarga anda. Pertama, anda harus memiliki alat untuk membantu anda dalam pencatatan. Saya menggunakan Ms. Money. Kedua, kelompokkan pendapatan dan pengeluaran anda. Ketiga, budgeting dengan menyusun amplop pos pengeluaran. Nah, sekarang langkah selanjutnya.

Konfigurasi Awal Ms. Money
Setelah anda mempunyai nilai yang agak realistis pada amplop pos pengeluaran, saatnya bekerja dengan Ms. Money:

  • Buat seluruh akun bank anda. Tabungan, giro, kartu kredit, asuransi, pinjaman, dan masih banyak lagi tercover di Ms. Money. Sesuaikan pula saldo terakhir di tiap akun.
  • Tambahkan satu akun untuk mencatat pos-pos pengeluaran anda. Tipe akun saya pilih "Cash Account" dan saya namakan "Budget Bulanan".
  • Masukkan seluruh pendapatan anda bulan ini.
  • Pindahkan (transfer) pendapatan anda ke dalam pos-pos pengeluaran satu per satu sesuai dengan nilai yang tertera di amplop, berbarengan dengan memasukkan sejumlah uang ke dalam amplop sesuai dengan nilai yang tertera di amplop. Saya menuliskan "Budget Belanja Bulanan" sebesar 1.250.000.
Nah, selesai. Sistim anda siap untuk menemani keuangan anda dalam sebulan kedepan.

Pencatatan Bulan Berjalan
Istri saya dengan teratur mengambil uang pada amplop sesuai dengan keperluannya. Tiket masuk kolam renang diambil dari amplop 'leisure'. Untuk makan di KFC pun ambil di amplop yang sama. Kalau habis, jangan ambil dari amplop lain!. Ambil dari ATM seperlunya. Kemudian struk ATM dimasukkan ke dalam amplop 'leisure'. Jika mengambil tunai di teller, buatlah coretan kecil di buku bank anda. Buku itu milik anda. Bank tak akan komplain bila buku bank anda penuh coretan atau jadi pelangi. Pada masa ini, anda akan berharap seperti saya: andaikata bisa beli mie ayam di depan kantor dengan kartu kredit. He... Anda akan tahu alasan saya di langkah selanjutnya.

Pencatatan Akhir Bulan
Nah, gajian datang lagi! Proses pencatatan ke Ms. Money berulang kembali:

  • Salin ulang seluruh aktivitas perbankan anda. Karena hal ini cukup mudah (menyalin dari lembar tagihan kartu kredit atau dari buku tabungan 'pelangi' anda) saya anjurkan untuk mencatat sedetil mungkin. Untuk kartu kredit dengan pembelanjaan beragam, pisahkan pengelompokan pengeluarannya. Anda bisa ikuti cara saya belanja di supermarket:
    • Saat mengambil barang dari rak, usahakan berurutan per jenis pemakaian. Kalau saya dibagi menjadi tiga: personal care (sabun, shampoo, sikat gigi, etc), household (sabun cuci piring, sabun cuci pakaian, obat nyamuk, etc), dan groceries (segala jenis pengenyang perut).
    • Atur di trolley dengan rapi.
    • Letakkan barang-barang belanja anda dengan teratur di meja kasir. Hal ini akan mempermudah kasir dalam mengepak barang anda (daging potong tak akan satu kantong dengan pasta gigi).
    • Jika memungkinkan, minta kasir mencetak sub total pada akhir setiap kelompok pengeluaran.
    Cara di atas akan mempercepat penyalinan belanja anda di Ms. Money tanpa kehilangan detil yang diperlukan. Well, dulu saya pernah menyalinnya satu demi satu sehingga saya bisa tahu naik turunnya harga susu anak-anak saya. tapi itu pekerjaan yang benar-benar memelahkan dan sedikit sekali kegunaannya.
  • Catat seluruh pengeluaran yang terkumpul dari tiap-tiap amplop pos pengeluaran. Misal: "Belanja Bulanan" dengan nilai 1.345.000. Anda akan langsung mengetahui jika ada pos yang melebihi budget atau masih sisa.
  • Jika anda mau, sesuaikan lagi angka yang tertera di tiap pos pengeluaran (re-budgeting).
  • Kosongkan seluruh ampop dari nota dan uang yang tersisa. Masukkan uang ke dalam amplop khusus bertuliskan "Sisa Bulan Lalu".
  • Kembali anda membagi uang anda di tiap amplop pos pengeluaran sesuai dengan budget yang telah anda tetapkan sebelumnya.
Nah, sistem anda siap untuk menemani anda satu bulan berikutnya.

Nah, ulangi terus kegiatan di atas secara teratur. Lebih banyak data akan membuat Ms. Money bekerja lebih baik. Karena anda secara tidak langsung sudah membuat nilai rata-rata pengeluaran anda setiap bulannya (lihat di Ms. Money atau di setiap amplop pos pengeluaran) maka anda bisa "lebih yakin" untuk menentukan biaya hidup keluarga anda setiap bulan (misal empat juta). Sekarang bandingkan dengan total pendapatan yang anda terima (misal lima juta). Hitung berapa selisihnya (satu juta = kemampuan anda menabung setiap bulan). Untuk pertama kalinya kadang anda akan terkejut dengan nilai yang didapat.

Nah, sekarang anda bisa mulai berandai-andai. Mau beli mobil/motor? Mau mengajukan kredit bank? istri sedang hamil dan memikirkan biaya melahirkan? kalikan saja satu juta anda tadi dengan rentang waktu yang ada. Jika tak cukup, silakan anda mengotak-atik angka pos pengeluaran anda (pengetatan) atau berpikir lebih keras untuk meningkatkan pos pendapatan anda. Nah, dari sini saja anda sudah dapat menjawab pertanyaan pada awal artikel ini:

  • Pos pengeluaran anda masih bisa ditekan, mungkin sampai 80% -> gaya hidup anda agak wah.
  • Pos pengeluaran anda tak dapat diganggu gugat lagi -> mungkin anda perlu mencari sumber penghasilan lain yang lebih besar.

Jika saya masih berminat, dan ada yang tertarik, saya akan meneruskan cerita ini dengan Budgeting di Ms. Money, bantuan tak ternilai dalam finansial kita dari sumber yang "tak terduga".

Selamat mencoba...!

P.S.
Sayang, data Ms. Money saya penuh data sensitif, tak mungkin ikutan di share di sini... :D

Ultah Yanty & CRM Indosat

Hari Minggu pagi, saat kami pun masih bermalas-malasan di atas tempat tidur, hape Yanty sudah berteriak-teriak dijejali SMS ucapan selamat ulang tahun. Maklum, jaman begini traktiran dalam rangka apapun selalu dicari. Tapi ada satu SMS yang menarik perhatian saya. Masuk pagi hari juga, langsung dari SMS server Indosat. Ucapan selamat ulang tahun. Wah, lagi-lagi sistem CRM Indosat bekerja dengan baik. Meski dia masih menyebutkan Bp/Ibu yang menandakan ia tidak/belum punya database gender. Padahal saat pendaftaran harus melengkapinya dengan KTP kan?

Omong-omong soal CRM, saya baru saja main-main dengan SugarCRM. Boss saya mengetahuinya dari salah satu komponennya Talend. Installnya mudah, cara pakainya mudah (dilengkapi dengan demo). Saya pikir belajar utilizationnya pun juga mudah. Hem, satu lagi produk siap pakai. Entah bisa dipasarkan di Indonesia atau tidak. Market style di negeri ini memang aneh. Lebih suka produk dengan harga selangit (tapi mendapatkannya dengan harga serendah mungkin, atau membajak) daripada produk free atau GPL yang kadang memiliki nilai lebih.