" /> Catatan Harian Adhi Widjajanto: August 2007 Archives
 
www.priasejati.or.id www.narkoba-metro.org

August 30, 2007

Pentium versus Sparc

Mesin I:
Board: Asus P3BF
Proc: Intel Pentium-III 450MHz
Mem: 256MB PC100
HDD: 20GB PATA 5400rpm
OS: Ubuntu 7.04 Server Edition (w/ latest patches)

Mesin II:
Board: Sun Ultra 1
Proc: Sun UltraSPARC 167MHz
Mem: 128MB
HDD: 18GB SCSI Ultra-II
OS: Solaris 8 (w/ latest patches)

Tebak mana yang lebih responsif untuk aplikasi web interaktif (PHP)... Hehehehe...

August 22, 2007

Video Rendering @ A*Note Centurion U-877

Hardware:

  • Intel Centrino Duo (Dual-Core T2080 1.73GHz)
  • 512MB DDR2
  • 60GB SATA

Sources:

  • 5 files total 3.96GB
  • MPEG-2 Video, Lower Field First
  • 24 bits, 720 x 576, 4:3
  • 25fps
  • Variable bit rate (Max 7Mbps)
  • LPCM Audio, 48kHz, 16 bit, Stereo
  • Dolby Digital Audio, 48kHz, 256kbps

Software:

  • Ulead DVD Movie Factory 6 (TBYB)

Time to render:

  • 1 hour 36 minutes

Nah lho... PC saya di rumah (P-IV 2.8GHz, 512DDR, 60GB PATA) sudah obsolete? Soalnya render proyek yang sama dari jam 10 malam sampai jam 2 pagi nangkring di 25% (akhirnya saya cancel).

Solusi sementara: edit di rumah, render di kantor. Nyam... :D

August 15, 2007

"Pertamina On The Move" To "Pasti Pas"

Ada yang punya pengalaman serupa dengan saya? Zebra yang setiap hari saya tunggangi sekarang "hanya" bisa minum maksimal 116 ribu, lebih dari itu pasti muntah. Dulu, 120 ribu pun kadang masih bisa lebih. Hem... beda 4 ribu berarti hampir satu liter kan. Dalam seminggu saya bisa mengisi 3 kali, berarti sudah selisih 12 ribu. Sebulan? 48 ribu...!!! Ampun dah.

Sekarang, Pasti Pas! itu kata Pertamina. Yah, saya sekarang "sedang" percaya saja. Semoga QC dari Pertamina untuk SPBU-SPBU nyapun dapat dipertahankan. Kenapa? Soalnya Zebra saya percuma diajak minum Shell Super. Mabok iya kali... he...he...he...

August 12, 2007

Percetakan Pribadi

Tinta warna (CL-831) printer (IP 1880) saya akhirnya bisa diisi ulang. Setelah kemarin mengisi di Veneta seharga 50 ribu, saya kembali mencetak foto-foto ukuran A4 (10RW Fuji kurang beberapa mili senti).

Yang saya perhatikan:

  • Tinta asli hanya bisa mencetak 15 lembar, sedangkan tinta refill sampai lembar ke-18 pun belum menunjukkan tanda mau habis.
  • Tinta refill membuat kertas lebih basah, sehingga kertas bergelombang, meskipun saat sudah kering kertas rata kembali.
  • Hasil cetak tinta refill lebih berkesan glossy dibandingkan dengan tinta asli.
  • Keduanya cepat kering

Saya pernah membandingkan antara cetak sendiri v/s cetak di FDI misalnya. 10RW di FDI berharga 12 ribu. Kalau cetak sendiri hanya menghabiskan 4 ribu sudah termasuk tinta, kertas foto glossy 260gr, dan listrik selama 30 menit. Cost ownership untuk printer hanya 400 ribu. Jadi ROI akan kembali saat pencetakan lembar ke-50. Hm... setelah itu mungkin akan saya bisniskan saja. Cetak 10RW di atas kertas glossy 260gr... ada yang berminat?

August 10, 2007

GPRS Murah

Saya tidak perlu Internet kecepatan tinggi untuk mobile browsing. Yang saya perlukan adalah Internet dengan biaya super murah untuk mobile browsing. Well, "promo GPRS Indosat" selama ini membuat saya lupa diri. Bulan ini saja sudah menghabiskan 14 ribu untuk 14 MegaBytes! Haaa...

Yup, dengan cuman serupiah per kilo, saya kadang lupa diri. Entah sampai kapan, tapi membaca di situs ini saya jadi berpikir lebih cerah. Apakah akan selamanya? Hui... mesti cari tahu bagaimana menyambungkan iPAQ saya jadi modem di PC neh...

August 8, 2007

Pilkada, Tinta Cap, dan Perempuan

Pagi ini saya bangun disambut pagi yang cerah. Setelah mandi, pukul 8 bersama istri ke TPS yang hanya berjarak 8 rumah dari tempat tinggal kami.

Masih sepi. Ko Aan, ketua RT kami masih segar mengawasi kotak pencoblosan. Saya dan istri pun masuk, mendapat nomor antri, mengambil kertas pemilih, dan mencoblos tanpa antri. Lucunya, saat saya mencelupkan satu buku jari kelingking saya di tinta, mereka bersorak, "Naa... ini baru betul...!!". Kami menyempatkan diri melihat-lihat sebelum pulang. Memang, kebanyakan pemilih agak takut-takut menandai jari mereka.

Secara keseluruhan saya menikmati prosesnya, meskipun ada sedikit masalah dan mengganjal beberapa detik antrian:

...padahal saya 100% laki-laki. Nggak percaya? Tanya istri saya.

August 1, 2007

Janji... sebulan... selamanya...

01.08.96, berjanji sebulan menemani...

26.10.03, berjanji selamanya bersama...

01.08.07, happy 11th anniversary Sayang...

Natural Born Pilot?

Sebagai seorang teknikal teknologi informasi, wajar jika terjebak dalam situasi "ditungguin client" saat bekerja. Kebanyakan orang akan berujar "tak enak, tak nyaman" jika dimandori oleh sepasang mata dengan curiosity 200%. Tapi kejadian kemarin malam adalah yang paling berat buat saya: memasang joystick di PC rumah sambil ditungguin Willi. Halah...!!!

"Kabelnya dipasang di belakang ya Pa?"
"Pegangnya gimana Pa?"
"Ini buat tembakan ya Pa?"
...dan belasan pertanyaan lainnya sembari mulutnya pun mengeluarkan deru pesawat terbang. Well, itupun belum seberapa dibandingkan saat saya harus mengkalibrasi sensitivitas sticknya. Pertanyaan yang bikin saya gondok setengah mati, "Papa kok lama sekali siiiihhh...!!!" Huaaa...!!!

Sabar... sabar... Istri saya hanya pringas-pringis dari dapur. Untung penyiksaan itu hanya 20 menit. Selanjutnya Willi sudah belajar menerbangkan X-Wing nya Luke Skywalker, dan kedongkolan saya lenyap seketika saat dia langsung tahu cara menaik-turunkan pesawat. Hebat...

Member Of

Personality

Hosted by
Powered by
Movable Type 3.33
Some images hosted by
ImageShack®