" /> Catatan Harian Adhi Widjajanto: April 2008 Archives
 
www.priasejati.or.id www.narkoba-metro.org

April 30, 2008

Teman... blogger lama

Hari ini saya lembur. Apes, padahal besok libur. Jam 15.30 tadi saya diajak rapat mendadak soal proyek baru. Kelar meeting jam 17.30 dan membaca SMS staff saya yang sudah meluncur pulang duluan, "Mctnya prh bgt di blkg sm casablnc. gw dr td br smp wtc" Ampun! Saya lebih baik menunggu jam 8 saja.

Sembari nongkrongi batch-job SAS yang seharusnya tak layak ditongkrongi saya baca-baca email dan install XP di atas VirtualBox. Tiba-tiba "pacarnyabudi" nongol di jendela Kopete, saya langsung teringat dengan blognya, tulisannya... euh... gaya tulisannya yang ngangeni sih. Ternyata.... hehehehe

Setelah kunjungan saya terakhir, blognya sudah berubah, lebih cantik, lebih rapi, lebih enak dibaca. Sempat ngobrol beberapa saat, sampai kemudian kami berdua tenggelam lagi dalam pekerjaan masing-masing.

What a nice coincidence, eh?

April 29, 2008

Job Loads (literally)

Sortirin lamaran yang masuk, wawancara, entry data personality, dealing gaji... capek bener! Belum lagi ditelpon sana sini soal training. Belum lagi ditelpon sana sini soal permintaan presentasi produk. Belum lagi memanage current project, current HR, proposed projects, & current boss! Baby sitter? no! Company slave! Ehm... too rude.

Pokoke Saya sampe pusing, sakit kepala. Tapi mungkin juga karena kebanyakan dim sum... Halah!

April 24, 2008

Tetap merasa kehilangan...

Walau sudah merasa kebal, sok kuat, nggak terpengaruh, tapi tetap saja hati kecil saya turun beberapa senti. Rasa kehilangan itu tetap saja muncul. Heh...

Sepertinya tak ada yang benar-benar kebal... bebal terhadap perubahan. Huuu...

April 22, 2008

Kangen sebelum waktunya

Malam ini saya kerja sampai larut, menyelesaikan PR, menjawab tantangan. Suatu saat saya disempatkan melihat pemandangan ini, sekali lagi. Kok rasa kangen saya sudah muncul, padahal kaki saya belum melangkah sejengkal pun. Pikiran saya melayang kemana-mana. Pemandangan seperti ini yang saya impikan puluhan tahun lalu, sudah 10 tahun menjadi kenyataan, dan akan tergantikan? Stress kah saya nanti? Ugh...

Ah... saya memang rada sentimentil.

Kapasitas Iklan

Berbulan-bulan Saya mengirimkan iklan lowongan pekerjaan melalui situs Internet, bahkan sampai mengirimkan leaflet lowongan langsung ke universitas yang memiliki fakultas teknik informatika. Hasilnya nihil!

Hari minggu kemarin, posting di kolom Klasika Kompas. Hari ini saya mendapat 109 email dan 3 amplop lamaran. Whaa... Mulai repot saya sekarang...

April 17, 2008

BSA Members

Baca member BSA di sini, saya penasaran kenapa software SAS yang kami pakai untuk develop di kantor tidak masuk anggota BSA.

Karena memang susah dibajak? Karena yang pakai sedikit? Hehehehehe...

Sepertinya BSA Indonesia sudah mencecar SME ya. Kantor beberapa teman saya yang tergolong SME sudah dikirimi surat cinta dari BSA, even hanya pakai 6 PC!

Para manager IT, sudah siapkah kalian?

April 15, 2008

Egg Display

Beberapa minggu yang lalu kami ngeluyur ke Hypermart Daam Mogot Mall. Well, ngeluyur ke mall adalah salah satu hobi kami. Kenapa? Satu: dapat AC gratis. Dua: melihat pemandangan gratis. Tiga: memperluas pengetahuan. Hee...

Karena jatah beli telur hanya seminggu sekali, kami langsung menuju tempat telur. Whoa...! Banyak sekali stoknya! Dan tumben harga tak terpampang besar-besar. Biasanya antara hipermarket bersaing harga. Lihat, papan harganya kosong. Telur bertumpuk dari lantai sampai sepinggang orang dewasa. Eh... benarkah? Lihat detil, ternyata itu hanya tipuan mata. Mereka menatanya hanya di tepinya saja, membentuk dinding telur yang rapi. Halah! Lucunya lagi, harga telurnya memang cukup murah, tapi sepertinya mereka tidak ingin mempublikasikannya karena label harga hanya sebesar tulisan tangan biasa dan ditempel di bagian bawah tiang penyangga daftar harga.

Needs and Comforts

Dedicated narrow bandwidth versus shared wide bandwidth. Expensive experience reliable dependable versus cheap rookie unknown reliabilities and dependancies. CBN versus other proposals.

I've been disturbed by many Internet offerrings accross my office desks. As an IT Mgr I have some privileges to choose them. But I didn't, at least 'till now. Why? Dunno... probably just my habit, won't change the comforts.

I wonder when this office connection can be like this below...

Penggetar Mikro

Salah satu keuntungan digaji tiap bulan: bonus datang tak terduga, hee... Ini jatahnya (lagi-lagi) Yanty. Sepertinya, Rabobank Indonesia berharap karyawannya tak ada yang lari karena proses akuisisi ini dengan memberikan beberapa insentif. Akhir bulan depan, akan ada "surat pengikatan kerja" yang baru. Entah isinya apa.

Anyway, selain ditabung, Yanty memutuskan untuk mengupgrade dapurnya dengan cara... membeli microwave. Hee... Saya mikirnya ke MCB saja. Saya wanti-wanti untuk mencari yang watt nya kecil, sukur-sukur ada yang pakai teknologi inverter seperti AC. Eh, ada juga lho! Tapi harganya berlipat kali bonus yang Yanty dapat, lupakan saja...

Sebulan berlalu, tak ada pilihan yang pas di hati dan di kantong. Sampai akhirnya kemarin ngeluyur ke Carrefour Daan Mogot yang kata teman saya, "besar lho, nggak jauh kok". Pas diskon 15% untuk beberapa produk elektronik. Hee... dua kali bolak-balik ke bagian microvawe & oven, akhirnya kita memutuskan beli LG MS2327-ARB. New LG product (di web pun belum ada), no touch button, no grill, wide capacity, moderate power consumption.

Sampai di rumah, baca manual, sedikit malu-maluin (untung nggak ada yang lihat), jajal manasin martabak. Diset di medium, 5 menit. MCB aman-aman saja (malam hari tuh!). Not bad... not bad at all...

Congrats Dear... :D

April 14, 2008

Change Management

Berkutat 10 tahun lebih di perusahaan kecil membuat saya bukan hanya tahu A sampai Z, tapi mengerjakannya juga. Untung saya belum jawil-jawil pembukuan karena topik ini dikerjakan oleh perusahaan lain (outsourced). Jumat lalu saya mengusulkan dengan agak memaksa pada manajemen untuk melakukan perubahan. Niatnya sih sudah dari tahun lalu, tapi selalu saja kepentok dengan yang namanya "keberanian".

Nah, Jumat kemarin entah kenapa, habis mencopot earphone dan mengangkat kepala, ternyata di kantor sudah tidak ada orang sama sekali. Keluar sholat dan makan siang. Tumben saya ditinggal sendiri. Lari sebentar meninggalkan kantor tak terkunci untuk ke kamar kecil, lalu kembali buru-buru. Masih kosong melompong, di depan pintu ruang direktur, saya melongok sekilas untuk memastikan. Eehh... ternyata Bapak sudah ada di dalam, dan tepat melihat ke arah saya. Dipanggil-lah saya, dan percakapan dua jam itu terjadi.

Saya mengeluarkan uneg-uneg saya, kekhawatiran saya tepatnya. Siapa sih yang tak ingin maju (baca: naik gaji)? Saya munculkan ide-ide saya dengan risiko terparah: dipecat karena melangkahi daerah otorisasinya. Well, daripada tak ada perubahan. Keberanian saya sebenarnya tercutik oleh kata-kata Mario Teguh di salah satu TV lokal, "masa krisis adalah masa yang paling tepat untuk melakukan perubahan". Great, & I did that. Tiga puluh menit pertama saya nyerocos di hadapan Bapak, setengah jam berikutnya baru tersadar, "What the heck I'm doin'?" Sudah terlanjur, saya berbasah-basah sekalian. Sesekali saya amati perubahan mukanya. Hm... sepertinya saya selamat dari pemecatan.

Hari ini, hasil percakapan itu disosialisasikan. Meski lewat email, tapi menunjukkan adanya keinginan untuk berubah. Saya tetap akan mempertaruhkan status karyawan saya untuk memperhatikan proses perubahan ini. Lebih cepat lebih baik bukan? Sementara saya tetap setia membaca JobsDB.

April 9, 2008

Fighting 23109 of 172329

PC baru anaknya bos dibawa ke kantor. Pesannya simpel, "benerin dong, kena virus sepertinya". Setelah dicolok malah nggak mau nyala sama sekali. Bongkar, ternyata colokan SATA nya kendor. Kencengin semua, dan XP nya up. Eehh... ada pesan WGA keluar, weleh. Selain itu, sepertinya tak ada apa-apa.

Curious, download AVG terbaru termasuk updatenya, kopi ke flashdisk, colok, install, update offline. Belum selesai sudah "tuing... tuing..." 4 - 5 virus di memori tersingkirkan. Sampai tiba-tiba OSnya dipaksa nyerah: bail out.

Setelah up, langsung scan. Ada 23.109 file yang terkena virus! Rekor baru saya dalam menangani kebun binatang.

April 7, 2008

Tiny & Powerful

Akhirnya beli juga.

Blower untuk kamera, MicroSD untuk 6120 Yanty. Hem... itu memori kecil sekali ya. Nggak ada yang nyangka barang sekecil itu spacenya 2GB. MicroSDHC malah ada yang 8GB! Whaa... Kebayang kalo bisa diimplan nambahi storage otak saya yang (sepertinya) sudah mulai defect. Hee...

Public Pray

Beberapa minggu yang lalu, Yanty mengingatkan di salah satu acara komsel DM, tentang pentingnya berdoa, anywhere. Jangan sampai lokasi menjadi batu sandungan untuk berdoa. Konteksnya pada waktu itu adalah doa antar pasangan, antar suami istri, antar dua kekasih. Kami berdua.... eh, berempat masih melakukannya meski di tempat keramaian, misal food court. Willi pun sudah kami ajarkan untuk "berteriak" sampai telingamu sendiri mendengar saat berdoa.

Kemarin lihat "I Am Legend". Sang istri pun tak malu meng-initiate doa di pintu helikopter yang sedang meraung siap lepas landas. Itu salah satu contoh "Surat Kristus" yang terbuka... bukannya "Untuk Kalangan Sendiri". Hee...

Btw, film ini menggambarkan tentang keyakinan yang dalam. Robert Neville yakin bahwa dia bisa menemukan the cure di ground-zero. Perempuan & anaknya (saya lupa namanya) yakin dituntun Tuhan berkendara ratusan mil untuk bertemu dengan Neville.

Well, keyakinan apa yang anda pegang erat-erat saat ini?

Literally

Di cover warta kemarin tertulis, "Kita adalah surat Kristus yang dapat dibaca oleh orang lain". Saya mengartikannya literally. Menulis apa yang ada di otak saya merupakan kepuasan tersendiri. Tapi sering kali itu jelas bukat surat Kristus. Kristus bukan pendosa, Kristus tak pernah marah-marah, Kristus tak pernah bersungut-sungut. Catatan online ini? Semuanya ada...

April 2, 2008

Penyerahan Diri versus Tanggung Jawab

Ada kasus: Rumah sudah hampir terbakar, istri di rumah sudah panik, tapi suami masih saja berkata, "tenang, nggak bakal terbakar, Allah pasti menjaga kita, serahkan saja pada Allah".
Pertanyaan saya: Ini penyerahan diri atau sedang melepas tanggung jawab?

Kasus lain: Kantor sudah hampir bangkrut, proyek berjalan hanya satu, gaji selalu terlambat, istri sudah kewalahan mengurus cash flow di rumah, tapi suami masih saja betah menikmati "gaji buta" di kantor, bukannya mencari solusi lain (cari kerja lain) dan dengan hikmatnya berkata, "burung di udara saja dijaga Allah, masa' kita tidak".
Pertanyaan saya lagi: Ini penyerahan diri atau sedang melepas tanggung jawab?

Member Of

Personality

Hosted by
Powered by
Movable Type 3.33
Some images hosted by
ImageShack®