" /> Catatan Harian Adhi Widjajanto: January 2009 Archives
 
www.priasejati.or.id www.narkoba-metro.org

January 29, 2009

Apa makanan khas Palembang?

Empek-empek!!! Ugh... semua orang juga sudah tahu. Yang satu ini saya baru mencobanya setelah dapat "pencerahan" dari bokap tersayang: pindang patin. So, dari panduan wisata yang saya dapat di bandara, resto Pindang Musi Rawas ada di jalan yang sama dengan Horison. Nice... :D

Tapi... pikiran saya berubah. Ngapain repot-repot ke sana kalau di hotel ada? Rasa? Wong belum pernah coba, apa bedanya?

Pindang Patin 49.5, Chicken Cream Soup 28. All in IDR. Gee... Yang bayar besok saya, lalu reimburse ke kantor, lalu kantor reimburse ke client. Cool...!

Oh ya. Rasanya? Uenak tenan! Ikan patin dimasak layaknya garang asem, tapi ini berkuah dengan campuran tomat merah mini, nanas, daun kemangi, cabe merah dirajang tipis, dan cabe hijau yang dicemplungkan apa adanya. Nyam-nyam... seger banget!!!

January 28, 2009

I like this Horizon Palembang!

Berlawanan dengan kali pertama saya ke tempat ini. Hotel ini punya fasilitas oke. WiFi di tiap lantai (sedang saya pakai) bisa download AVG dengan kecepatan 49KBps (5 chunk dengan DTA!)... lumayan lah untuk layanan hotel. TV dengan saluran kabel (tepatnya satelit). Dan yang paling seru: kolam renang dengan lokasi "pas". Maksudnya pas gini: di beberapa hotel yang pernah saya kunjungi, kolam renang dijadikan tempat untuk "tontonan" para tamu yang sedang menyantap makanan alias lokasinya bersebelahan dengan ruang makan. It's really uncomfy. Kali ini tidak. tempatnya khusus berbarengan dengan fitness center dilengkapi dengan locker dan ruang ganti. Saya belum sempat cek apakah ada saunanya atau tidak.

Well, back to the Internet connection, kali ini saya lumayan connected lah. Di kantor client juga sudah bisa akses, meski beberapa situs (termasuk Google Groups) diblokir oleh OpenDNS mereka. Omong-omong soal kerjaan, hari ini cukup melelahkan meski saya hanya setting network dan mendengarkan diskusi. Tapi diskusi ini mudah dimengerti, otak saya cukup banyak menyerap sampai menimbulkan banyak lagi pertanyaan (well, timbulnya pertanyaan menandakan saya menyimak diskusi kan?)

Ini beberapa oleh-oleh di hari pertama. Ehm... buat anak-anak kantor, empek2nya belum tentu ada lho yaa... Wkwkwkwk...!!!


Abis pulang dari client, langsung jalan-jalan ke PS (Palembang Square). Babe pede banget pake sendal hotel.


PS... guede... rame...


Horizon dari depan... malem keren kali ya. Ntar deh difoto lagi kalo masih niat, ni ampir jam 10 malem soalnya.


Lobi hotel. Ini jelas keren kalo malam. Besok deh saya nongkrong di lounge, sambil foto-foto... :D


Narsis #1, di lift. Kempling banget dah! besok pagi coba angle yang lain ah...


My working bench. Very uncomfy. Mungkin besok lengan saya bergaris gara-gara kursinya kurang tinggi... atau mejanya yang kurang rendah?

January 27, 2009

Gratisan

Sebenarnya, kalau diurutkan, beberapa yang saya dapatkan ini jadi milik kantor. Dari voucher Pizza Hut, ballpoint, sampai flashdisk 2GB... :D Well, ketiga barang itu saya dapat dari menukarkan poin HP Original Reward Program. Er... dapat poinnya ya dari pembelian office supplies HP buat kantor. He... karena saya yang TAHU, karena saya yang meMASUKkan, jadi boleh juga kan kalau saya yang menDAPATkan.

Imlek buat kami adalah...

Kesibukan ber-Tahun Baru Cina ini sudah kami rasakan sejak awal bulan ini. Apalagi anak-anak ada acara pakai pakaian cina di sekolah, he...

09.01.22 Berburu cheongsam
09.01.23 Pesta Imlek di sekolah: lomba busana, lomba susun jeruk, lomba tulisan mandarin, lomba nyanyi mandarin, etc... etc...
09.01.24 Beli jeruk shantang
09.01.25 Family dinner, rame, kenyang... :D
09.01.26 Kiong-hí hoat-châi !!!

January 23, 2009

Staff Caldera Ga Sopan Neh...!

Beberapa bulan lalu sebelum lebaran, salah satu penyelenggara outbound bermerek Caldera mengirimkan brosur penawaran ke kantor. Tak sampai ke saya, entah nyelip ke mana. Beberapa minggu lalu salah seorang stafnya menelpon lagi, saya bilang belum terima, dan mereka kirim brosur lagi, cool. Siapa tahu Babe berminat & sekantor outbound bareng. Tapi ternyata brosur yang diletakkan di atas meja tamu hanya dilirik sebentar saja. Well, lain kali mungkin... Hehehehe...

Satu hari setelah brosur datang, staff Caldera menelpon lagi, konfirmasi pengiriman brosur dan sekalian tanya-tanya. Saya jawab apa adanya dong, kalau saat ini kantor tidak berminat. Eh, minggu depannya telpon lagi, yang angkat sekretaris. Rada mangkel juga saya, ogah terima telponnya.

Sore ini jam 4 ada yang telpon lagi dari Caldera. Daripada dia nanti telpon-telpon lagi, saya terima deh, sekalian saya bilang kalau baik secara korporat atau personal kami belum ada rencana untuk ber-outbound... dan oh! telponnya diputus sama mereka! !%&^#%!@#&!@&!(@%(&!!!!

Mangkel? Iya lah, 1 menit aja cukup. Dendam? Ngapain! Kapok? Hm... saya nggak akan mau terima telepon dari Caldera lagi.

Lengan Pintu

Setelah kemarin berjibaku masang bracket projector, sore ini saya penasaran dengan lengan pintu depan. Tak bisa bekerja dengan semestinya. Akhirnya, lagi-lagi atas bantuan Pakdhe Gugel, saya nemu dokumen ini (PDF, 155KB). Akhirnya pinjam tangga sama teknisi dan betulin sendiri deh... :D Beres akhirnya. Pintu terbuka & tertutup dengan manis.

PDF Creator

Dari dulu saya selalu tergantung pada Adobe Acrobat untuk membentuk file PDF. Itu dulu... di Windows. Sekarang setelah pakai Ubuntu, fitur itu embedded di dalam OOS nya. Well, tak selamanya saya bisa lepas dari Windows. So, balik ke Acrobat? Nope. Ternyata ada juga creator lain yang cukup buat saya: Cute PDF. Silakan download, kecil, gratis, freeware.

January 19, 2009

...until You have dependents...

Artikel ini menggambarkan 'ruginya' beli unit link di asuransi. Saya sudah pernah dengar juga sih dari Sun An. Well, bukan soal tipe asuransinya yang menarik perhatian saya. Tapi coba baca poin 8. Beli saat anda sehat. Orang yang lebih berumur dan yang tidak dalam kondisi puncak (kesehatan) membayar premi lebih tinggi untuk asuransi jiwa - jadi beli sesegera mungkin, tapi jangan beli sampai anda memiliki tanggungan.

Saya pemegang asuransi, link. Kenal juga beberapa agen asuransi. Kenal juga beberapa orang yang sebal dengan agen asuransi. Ada juga, para singles yang baru masuk kerja sudah ditawari asuransi ini itu. Mungkin kondisinya berbeda-beda. Kalau belum ada tanggungan, uang lebihnya mending diinvestasikan saja kan. He...

January 17, 2009

Koil Zebra Bocor? !!!

Sejak hujan lebat di Jakarta, plus beberapa hari lalu mobil diguyur hujan super deras plus angin di raised toll road Kapuk - Kamal, mobil rasanya berjalan pincang. Hari Jumat Saya bongkar delko di parkiran kantor. Kering. Pulangnya lancar. Sabtu pagi lancar juga. Saya pikir beres. Lalu jam 10 berangkat ke JEC untuk beli Ortopad nya Sisi dan rencana mo makan di Hanamasa, dapat voucher, makan gratis, sekali-kali melupakan diet, ga apa-apa kan. Tapi ceritanya jadi lain.

Setelah berjibaku salah milih jalan di Kota (mo Imlek, banyak orang belanja), akhirnya sampe di JEC jam 2. Waktu balik mengarah ke Hanamasa Gajah Mada, di Jl Cokroaminoto mobil mbrebet, meledak di knalpot (kenceng juga lho) dan langsung ngadat nggak mau di start. Duh! Kenapa Saya tidak membawanya ke bengkel pagi tadi! Padahal hari Jumat sudah telpon mekaniknya. Akhirnya saya telpon dia lagi.

Setelah cerita symtomnya, mekanik bilang itu pasti jalur distribusi listrik ke busi. Euh... masak saya salah pasang delko. Buka tutup mesin. Kencangin colokan delko, kencengin colokan busi, start lagi, tetep nggak mau nyala. Eh, Yanty bilang ada percikan listrik! Saya tak tahu benda apa itu. Informasi itu saya sampaikan ke mekanik dan untung dia langsung paham: Koilnya ada yang bocor! He... koil kok bocor. Untung saya yang gantian cepet paham. Dia bilang kebocoran bisa ditutup sementara pakai lakban atau isolasi. Deu... mana ada! Pasrah, saya bilang 'tunggu jemputan dari bengkel saja'. "Sekitar 1 jam ya"... wek! Dia juga mengusulkan untuk telpon ke ERA (Daihatsu punya, Emergency Road Assistance) di 021 65310000. 500 ribu untuk derek gendong! Duh! ERA gratis hanya untuk mobil dengan umur 3 tahun atau kurang. Akhirnya daripada tidak berbuat apa-apa Saya 'ngolong' lagi. Mencoba mencari apa yang 'bocor' di koilnya. Setelah tangan belepotan oli (koil Zebra ditaruh di dekat tuas kopling) Saya mendapatkan kalau ada lapisan plastik di badan koil yang mengelupas. Saya lalu minta Yanty menstarter mesin agar saya bisa memastikan. Dan betul! Percikan listrik keluar dari situ. Hm...

Cuman ada kantong plastik. Saya coba membebatnya dengan itu. kalau ini juga nggak bisa, ya terpaksa nyari toko buku atau apalah yang jual lakban. setelah kelar, saya coba, dan sukses! Mesin mau menyala meski sesekali terdengar bunyi 'crack' di koil. Tak berani jalan lebih dari 2000RPM untuk meminimalisasi percikan listrik Saya jalankan pelan-pelan ke Astrido Daan Mogot. 15 menit rasanya berjam-jam! Sampe dah. Mesti di opname, stok koil tak ada. Akhirnya kami keluar bengkel naik TiJe. Yanty bilang, "Tetep jadi yuk". Eh, kenapa tidak! Akhirnya kami naik TiJe ke Roxy Square dan menenangkan diri di Hanamasa. Hehehehe...

How To Open HP iPAQ 6828

This morning I've noticed that my iPAQ's infrared cover was pushed inside the casing. Gee, another DIY stuff! I've tried to seek help via Uncle Google with zero answer. Da... So, here what I did:
Backup the iPAQ! Full backup! I use Sprite Backup to a 54MB file saved into the card. Unplug the card (if any). Open the battery cover, release the battery and the SIM card. Release the two screws at the left and right bottom. Use Torx-5 screwdriver. This is the tricky part: open top back cover by lifting the edge using stiff thin tool. I use a pinset. See the picture below. Do the same thing with the other side. When the edge is lifted, it should be easy to lift the whole cover.

Release the two left and right top screws beneath the top cover you've just open. Now, see the pictures below for your reference point (sorry I forget to take picture when it still close, gonna update these later). That's where you must squeeze the inner case (white part, not the silver front cover!) and slightly move it out and pull, gently! I've managed to open from top side (near the card's slot) then continue with the left and right, then bottom for the last.


Top side


Left side


Right side


Bottom side

Note, I think your apps & data are safe when you're not messing up with the backup battery.


Backup battery

Done. After fixing anything you want to fix, close the inner case begin with the bottom side. Make sure the holes are fitted for mini USB and the phone jack. Well, you can do the rest to put them back together.

January 14, 2009

Atap Rumah Bocor dan Solusinya

Kapan ya bisa tidur tenang saat hujan di rumah. Sampai sekarang saya belum menang melawan atap bocor. Euh, masalahnya, nggak tahu ini bocor atap atau rembesan dinding. Well, kalau dinding ya mesti dilapis cat kolam renang (tahan air). Kendala? Ada: posisi dinding ada di atas atap tetangga. Deu...

Kalau atap? Lebih susah lagi, netes di 'A' belum tentu atap 'A' yang bermasalah. Atap saya bertambah parah karena tukangnya kurang oke. 1) pakai asbes, sekrupnya kurang kencang, jadi ada celah, tapi masih bisa dikencangkan. 2) topi penutup celah dinding dan asbes hanya 15 cm dan pakai seng, kalau hujan berangin air masuk dari bawahnya. Bisa sih, ditambahi karpet talang. Beli yang lebarnya 50 cm sekalian. Tapi ada kesulitan pemasangan. 1) mau ditempel pakai apa? Karpet itu tak berguna kalau tak direkatkan di asbesnya. 2) tinggi banget! Saya pernah naik sampai ujung, turunnya hampir tiarap.

So, nunggu hujan reda (dan kantong sedikit berisi), panggil tukang, dan perbaiki. Duh...

January 12, 2009

Elektronik Di Glodok Lebih Murah?

Mainan -> Pasar Pagi murah. Baju -> Mangga Dua murah. Elektronik -> Glodok murah.

Pendapat umum di atas tak selamanya benar. Sabtu kemarin Saya sukses berburu AC. Di Carrefour jual 3,7 juta. Kaskus 3,45 juta. Glodok 3,25 juta (by phone). Sebelum nyamperin Glodok iseng tanya di Taman Palem kok malah dapat yang 3,2 juta. He... Ga jadi deh Glodoknya. Kalaupun mungkin bisa dapat lebih murah, tapi waktu tak bisa dibeli dengan uang. Tul ga?

Oh ya. Uang di ATM hanya 800 ribu. Toko harus cash. Lalu? Ngoreti di amplop-amplop budget bulanan. Hehehe...

Kutu di Ubuntu

Satu yang rada ngeselin saya: nggak bisa upload ke Photobucket dari Ubuntu. Mau pake Firefox kek, Opera kek, hasilnya sama saja. Dari Googling katanya ada ketidak-kompatibel-an di Flash nya. Deu... deu... Terpaksa loading xVM hanya untuk pakai Firefox for Windowsnya.

January 9, 2009

Irit mana, AC baru atau...

Saya barusan hitung-hitung antara beli dua AC 330W dan menggusur AC lama saya yang 570W atau beli satu AC 330W dan mempertahankat AC lama. Tiap hari anak-anak pasti pakai AC 14 jam (5 jam tidur siang, 9 jam tidur malam). So hitungan saya:

Saat ini:
570W
0,57 x 14 jam x 30 hari = 239,4KWh

Opsi I:
330W x 2 = 660W
0,66KW x 14 jam x 30 hari = 277,2KWh

Opsi II:
330W + 570W = 900W
0,9KW x 9 jam x 30 hari = 378KWh

Kalau 1KWh untuk B1-2200 sebesar Rp. 518 (blok II), jadi dengan:

Opsi I saya mesti nambah 37,8KWh x Rp. 518 = Rp. 19.580 per bulan

Opsi II saya mesti nambah 138,6KWh x Rp. 518 = Rp. 71.795 per bulan

Beda Rp. 52.215 per bulan. Tanpa bisa tukar tambah AC, investasi opsi I lebih mahal 3,25 juta. So, break even antar opsi = 3.250.000 / 52.215 = 62,24 bulan = 5 tahun lebih!

Umur AC itu 3-4 tahun sebelum mulai rewel minta ganti spare parts. Taruhlah 4 tahun. Dengan opsi I dan break even 48 bulan, AC lama mesti kejual dengan harga: (62,24 - 48) bulan x Rp. 52.215 = Rp. 743.542 juta! Hmm...

So, tergantung besok lah. Mau ke Glodok survey AC dan nyari konsol suara untuk mobil. Sudah 9 tahun nyetir sepi... :D

January 8, 2009

Turun Berat Badan

Masa' gara-gara pindahan kantor berat badan saya bisa turun 3 kilo. Waktu flu berat habis dari Palembang itu saja hanya turun 2 kilo. Hmm... saya tahu kenapa

Waktu pindahan, saya jarang duduk, mondar-mandir sana sini. Lalu angkat pc, monitor, kursi, pasang kabel, etc-etc.

So, perbanyak waktu untuk berjalan: kurangi pakai SSH, VNC... :D Jarak meja dengan server sekitar 10 langkah. Lalu ganti gelas dengan yang lebih kecil, ke pantry sekitar 10 langkah juga.

January 6, 2009

Plurk Versus Blogging?

Baca berita ini, saya kok jadi tertegun. Bisa ya nge-Plurk mengalahkan blogging? Tujuannya kan beda. Blogging itu untuk menumpahkan ekspresi. Plurk? Cetusan pikiran saat ini. Nah, beda dong! Cuman kalo cetusan-cetusan pikiran sudah seperti percikan kembang api, nge-Plurk bisa jadi lebih sering dari blogging. Tapi kalau sampai menggantikan, buat saya, nggak akan. Karma bukan segalanya... :D

January 5, 2009

PR

Buset dah. Kayak kejar setoran saja. Ini hari pertama anak-anak masuk sekolah. Pulang-pulang sudah bawa PR setumpuk. Hehehe... Nggak apa-apa juga sih, buat anak-anak, sekolah sudah ditunggu-tunggu sejak lama. "Liburnya kelamaan", katanya. Deu...

Tukang Pintu Open Source

"Pak, pintunya sudah beres", celetuk saya tadi pagi. Dia hanya merenges, lalu mencoba menutup pintunya sedikit ragu. Lalu dibuka dan baru yakin kalau ternyata benar-benar sudah dibereskan (ya iya lah!).

Nggak sedikit orang yang masih percaya kalau semuanya harus "ono rego ono rupo". Saya membetulkan pintu ruang kerjanya just for fun. Tanggapannya ya seperti itu. Sama saja dengan tanggapan orang-orang birokrat yang mengusung IGOS lalu memandang sebelah mata dengan produk-produk lokal berbasis Open Source. Huh!

January 4, 2009

10RW, cetak sendiri atau...

Biaya cetak Fuji 10RW (20 x 30 cm) 12 ribu, kalau 20 lembar jadi 240 ribu. Nah, kertas glossy 230gms 20 lembar harganya antara 35 ribu sampai 40 ribu. Jadi hanya tersisa 200 ribu untuk tinta (belum untuk listrik de el el). CL 831 (3 x 3ml) hanya bisa mencetak sempurna sekitar 15 - 16 lembar 10RW. CL-41 (3 x 4ml) mungkin bisa mencetak sampai 20 lembar, tapi harganya 270 - 290 ribu!

So, selama harga tinta masih di atas 200 ribu, lebih baik ke Fuji saja meski mereka hanya menyediakan kertas doff. Btw, Kodak Digital Box di Mal Ambasador kasih harga 11 ribu lho!

January 3, 2009

Baterai Kancing CPU Habis

2 November 2004, begitu tulisan di nota pembelian CPU ini. Hanya motherboard Asus P4R800V, processor P4 2.8GHz, Kingston DDR 512, casing 350W bisa ngabisin 4 juta punjul. Sekarang mungkin sudah dapat satu set PC komplit kali ya.

Dua hari lalu baterenya habis. Lucunya, batere kancing itu terbalut segel dari pabriknya. So, batere habis = garansi habis. Hm... emang sih, sudah 4 tahun, garansi Astrindo pun sudah bablas. Cuman, misal, kalau baterenya defect dari pabrik dan abis hanya 6 bulan sejak pembelian, masa iya sih garansi ikutan habis juga. Atau... harus ganti batere di service center? Duh! Ga efisien banget!

January 2, 2009

Tarif Baru Matrix

Asik! Tarif Promo Matrix 2008 sekarang jadi bukan promo lagi. Lihat neh:

Layanan Paket Free Abonemen Tarif Lama Tarif Baru
Panggilan ke sesama Indosat    
Lokal 217-271 per 20 detik 160 per 15 detik
Jarak jauh 244-771 per 15 detik 210 per 15 detik
Panggilan ke operator lain    
Lokal 258-313 per 20 detik 185 per 15 detik
Jarak jauh 244-771 per 15 detik 300 per 15 detik
Panggilan ke PSTN    
Lokal 150-177 per 20 detik 160 per 15 detik
Jarak jauh 163-669 per 15 detik 300 per 15 detik
SMS    
Ke sesama Indosat 300 100
Ke operator lain 300 150
Tujuan internasional 500 400
GPRS 5 per KB 1 per KB
Pemakaian minimum 25.000 25.000

Yang saya bold itu tarif pasti jadi lebih murah. Kalau yang lain, tergantung kebiasaan penggunaan. Untuk saya yang jarang sekali menggunakan tarif murah malam hari ya jadi lebih menguntungkan. Tarif flat seperti ini juga mempermudah perhitungan pribadi, misal pakai software call accounting di HP. Buat saya yang 50% pemakaian di SMS, tarif ini benar-benar bikin saya irit. Yang bikin saya ngiler itu tarif paket Internetnya. Tapiii... selama pemakaian mobile GPRS saya hanya di bawah 10 ribu sebulan, ngapain!

Opsi lain untuk ganti kartu yang lebih murah? Nope. Saya nggak mau repot-repot punya kartu GSM lain hanya untuk mengejar tarif promo. CDMA? Nah, itu sedang dipikirkan. Soalnya mesti beli HP lagi.

January 1, 2009

End Year

Saya pikir malam pergantian tahun di kompleks bakal lebih sepi. Ternyata tidak. Para tetangga yang 'rela' membakar 'uang lebih'nya, seperti tahun lalu, menyalakan ratusan kembang api raksasa. Ramainya sama saja. Tak ada yang berubah, seakan resesi global dilupakan sejenak di tanggal 31 Desember..

Jam 16.45 saya baru keluar kantor. Beres-beres seakan tak ada habisnya. Untung jalanan lengang, 1 jam sampai rumah. Para A'ie Willi & Sisi baru datang jam 19 membawa ransum seabreg dan sekilo cumi & udang untuk dipanggang. Perlu setengah jam untuk menyalakan arang. Kipas komputer tak cukup kuat. Hem, note untuk acara bbq selanjutnya: siapkan desk-fan, bukan pc-fan. Pakai kipas tradisional? Cape. Paling tidak acarg panggang memanggang kali ini sukses. Udang & cuminya berasa manis gurih. Entah karena masih fresh atau karena bumbu bbq. Jagung bakar? Sudah habis 2 jam sebelum 'the count down'.

Soal itu, 'the count down', saya pun tak seantusias tahun-tahun lalu. Hanya 1-2 letupan model baru, sisanya ada di koleksi foto kembang api. Jam 2, setelah telpon TP11 dan menghabiskan soft drink, kami semua terkapar. Saya sendiri bangun jam 9. He...

Happy new year Guys!

Member Of

Personality

Hosted by
Powered by
Movable Type 3.33
Some images hosted by
ImageShack®