" /> Catatan Harian Adhi Widjajanto: March 2009 Archives
 
www.priasejati.or.id www.narkoba-metro.org

March 31, 2009

Tawaran Speedy dan Data Mining

Beberapa minggu terakhir saya ditelpon orang Plaza Telkom Sumur Bor menawarkan paket Speedy. Tawaran pertama memberikan 125 ribu untuk modem, gratis abonemen bulan pertama, dan diskon 50% untuk bulan berikutnya sampai Mei 2009. Sya tolak. Minggu depannya dia twarin lagi untuk gratis modem, unlimited sampai 31 Maret 2009. Sya tolak juga, soalnya dia telpon tanggal 21 Maret! Lalu yang ketiga persis Sabtu kemarin, yang terima istri saya, ditawarkan gratis apanya gitu sampai bulan September 2009. Hm... Ada apa ini?

Lalu saya baca ini di Detik.Com. Lalu saya juga teringat dengan teknik data mining untuk scoring. Oh... Telkom sedang mencari harga yang pas buat Speedy?

Tarif Speedy

Saya hanya tersenyum membaca berita di Detik.com ini. Masak iya sih mereka nggak sadar kalau ini hanya trik marketing biasa. Kalau melihat bidang lain, misal transportasi udara, mereka juga sudah menjual tiket dengan berbagai harga untuk penerbangan yang sama. Kenapa bisa begitu? Ya balik lagi ke term marketing, untuk menjaring pelanggan sebanyak-banyaknya. Kalau perbedaan tiket pesawat didasarkan oleh waktu pembelian, harga layanan Internet bisa saja didasarkan tingkat hunian dan pesaing.

Lalu trus ada yang protes karena tidak mendapat harga yang sama? Huu...!!! Basi. Jangan protes, jangan berkeluh kesah. Ada cara lain untuk mendapat harga yang sama: BARGAIN! Datangi CS nya, sebut kalau si "A" dapat harga segini kenapa si "B" tidak bisa. Mereka akan maklum dengan pertanyaan dan permintaan anda. Siapa tahu bisa diturunkan. Untuk koneksi Internet kantor saya pun melakukan hal yang sama ke CBN dan hasilnya cukup memuaskan.

So? terserah anda... mau mengomel tanpa hasil atau mulai tawar menawar dengan provider anda.

March 26, 2009

Veneta Lagi 'Pas'

Tadi ngisi tinta di Veneta mestinya hanya hitamnya DeskJet 845c, tapi mumpung pas kedua cartridge IP1880 habis ya sekalian saja. Padahal dulu saya sudah kapok nge-refill di Veneta untuk foto karena warnanya gak pas, jauh... Ide saya kali ini cuman untuk papercraft. Warna geser pun tak apa lah.

Sampe rumah, kok triggered untuk mencoba, dan... cihuy!!! Pas! Langsung nge-print 13 file yang sudah lama antri. CL-831 masih 200 ribu ke atas sih...

March 24, 2009

Routing Mapking dan Hujan Es

Hari Minggu malam saya tak bisa tidur, senewen. Seninnya saya mesti ke daerah baru: Panglima Polim. Padahal saya sudah minta bantuan MapKing untuk memilihkan rute, dan mengkonfirmasinya di peta Jakarta. Mestinya sih sudah pede, tapi bawahs adar saya masih membuat saya tak nyenyak tidur. Bangun tiap 45 menit, akhirnya jam 5 menyerah. Melek saja sekalian.

Senin pagi berangkat ke Polim dengan menyusuri Jalan Panjang (yang benar-benar panjang), sampai di Polim 1 jam. Nice. Acara sampai jam 3 siang, saya memutuskan untuk langsung pulang. Disambut awan tebal, lalu bress... hujan deras. Hebatnya lagi, sampai di perempatan Cengkareng airnya berubah jadi es!!! Pletak-pletak di atas kap mobil dan kaca. Rada ngeri juga. Saya lihat beberapa mobil menepi, motor-motor yang tadinya menembus hujan ikut menepi juga. Kelihatannya sedikit parah. Sampai rumah ternyata Willi ribut juga. Katanya hujannya keras sekali. Hee... kalau dia tahu itu es mungkin malah keluar untuk melihat...

What a day...

March 20, 2009

Hyper Threading dan SAS System 32 Bit

Siapa suruh ngejalanin datawarehouse pake PC? Yaa... punyanya cuman itu, mo gimana lagi. Masa' R&D mesti investasi mesin multi CPU. Yang saya rasa sekarang:

  • Kalau hyperthreading dinyalain, CPU load paling max 60%. Tapi mouse masih bisa digerak-gerakin, masih bisa browsing dan pekerjaan lainnya
  • Kalau hyperthreading dimatiin, CPU load bisa mentok sampe 100%. Mouse sluggish, apalagi ngejalanin aplikasi lain
Nah, sekarang maunya apa? Yang tercepat lah! Hm... tunggu hari Senin... :))

Virus numpang di Yahoo! Messenger

yoooo!! i just found a bunch of free ringtones!!! http://blablabla...
I just found you ALL over this webpage!!!!! http://blablabla...
i just uploaded some pics - come see them :) http://blablabla...
OH MY GOD :-O:-O:-O:-O:-O I JUST FOUND THESE PICS! http://blablabla...

dan masih banyak lagi junk message yang dikirimkan dari teman teman kita sendiri ke Y!M. Saya yang hanya pakai pigdin tak tertular menjadi zombie, tapi junk messages yang membanjir mengesalkan juga. Mau diblokir, lha kalau yang punya akun pas benar-benar mau kontak gimana? Hee... pusing...

March 19, 2009

AV-98 Ingram @ Paper-Replika.Com

Ini bener-bener masterpiece, satu-satunya di dunia (cmiiw). Setelah bikin beberapa (banyak kalee...) rare models seperti bajaj, transjakarta, gerobak bakso, Jules akhirnya "menebus" keinginannya sendiri untuk membuat model dari kertas (yap bener-bener kertas kawan...) Shinohara's AV-98 Ingram. kalo liat hasil dari 3DMax nya mah bikin saya merinding...

Mau ikutan bikin? Saya sih sudah download. 18 lembar dan belum ada instruksinya. Tapi saya maju aja terus, soalnya punya plastic modelnya. Nyontek dari situ rasanya bisa... :D

Lunch Out: Bakso Apotik Rini

Sudah lama sekali saya tidak makan siang keluar. Sudah benar-benar lama sekali saya tidak makan siang keluar bareng teman-teman kantor. Ngirit? er... ada benernya juga sih. Cuman kali ini perkecualian. Mayan jauh sih, di Cipinang? Deu...

Porsinya biasa lah. Cuman bakso gepengnya lumayan khas, soalnya di Jawir langganan saya nggak ada... :D


Ehm... mungkin ini lunch out terakhir bareng sama yang mo jadi kaburwati ke US... :D

Download Cetak Potong Lipat Tempel Foto Pamer

Sudah sebulan lebih nggak pegang paper mat, sekarang rasanya rada kagok juga memotong kertas di atasnya. Tapi cukup lah tiga malam belakangan bikin cewek ini:

Siap-siap bikin Ingram... :))

March 18, 2009

Meningkatkan Performa Windows XP

Banyak tips & tricks lah di Internet soal meningkatkan performa Windows XP. Tapi yang saya pakai selama ini sungguh cukup memadai buat saya.

Langkah pertama. Waktu format saat mau install, buat minimal 4 partisi. Yang pertama untuk OS dan aplikasi, yang kedua untuk data, yang ketiga untuk temporary files, yang keempat untuk virtual memory. Untuk partisi keempat, ukuran saya sesuaikan dengan dua kali ukuran memori fisik. Jadi untuk memori 1GB saya alokasikan 2GB untuk partisi keempat. Partisi ketiga saya pasang cukup 4GB karena hanya akan dipakai oleh XP dan aplikasi lain yang membuat temporary files. Partisi kedua saya biasanya hanya buat 20GB karena hanya untuk render DVD atau menampung file-file yang akan di burn ke DVD. Sisanya untuk partisi pertama.
Langkah kedua. Install seperti biasa.
Langkah ketiga. Format partisi ketiga dan keempat pakai FAT32. Kenapa bukan pakai NTFS karena performa baca tulis FAT32 lebih cepat daripada NTFS karena tidak perlu memperhatikan security.
Langkah keempat. Pindahkan Windows Virtual Memory ke partisi keempat. Ukuran juga dibuat custom dan fix (isian initial dan maximum sama).
Langkah kelima. Arahkan Environment Variables untuk Temp dan Tmp ke partisi ketiga.
Langkah keenam. Pindahkan My Documents ke partisi kedua.
Langkah ketujuh. Install aplikasi ke partisi pertama.
Langkah kedelapan. Defrag partisi pertama.
Langkah kesembilan. Install antivirus tanpa mengaktifkan fitur resident shieldnya. Dengan begini akses ke drive tidak akan terganggu dengan file scanning. Lalu jadualkan untuk scan seluruh drive saat idle. Pakai optimisasi bagian ini dengan bijak!

Done. Dari pengalaman, saya pakai konfigurasi seperti di atas untuk nge run datawarehouse kecepatannya bisa melejit sampai 4x dibandingkan dengan instalasi standard Windows XP yang menggunakan hanya satu partisi. Well, proses yang saya pakai memang extensive-disk-access.

March 17, 2009

Presentasi Pengisian SPT Pribadi

Ini juga. Saya dapat entah dari milis yang mana. Lebih baik saya upload sekalian... :D. Untuk mengunduh silakan KLIK DI SINI. Saya pikir banyak yang perlu karena korban pendaftar NPWP tahun 2008 sudah harus menyerahkan laporan SPT paling lambat 31 Maret 2009.

115 Resep Masakan Chef Shanti

Saya dapat dari Yanty, Yanty dapat dari teman kantornya, teman kantornya dapat dari siapa entah nggak tahu. Yang saya tahu, saya tergerak untuk menaruhnya di web. Silakan KLIK DI SINI untuk mengunduhnya.

March 12, 2009

My New Born Nephew

Name: Zaky Maulana Arsyad Budhiwardoyo
Nick: Ocha (???... kerjaan kakaknya neh...)
Birthdate: March 6th, 2009 07:45
Weight: 3.050g
Height: 52cm

Lovely parents: Najib & Iwid

March 11, 2009

Cabut Gigi Susu

Hari Senin saya iseng membandingkan gigi Willi dan Sisi. Ehm... gigi Sisi ukurannya lebih rata daripada punya Willi yang besar kecil. Apalagi kalau membandingkan gigi seri bagian bawah. Punya Willi "hanya" 3/4nya punya Sisi. lalu saya mengintip ke dalam dan menemukan kalau gigi permanen Willi sudah nongol! Whe... bukannya mesti dicabut ya?

Hari Selasa, Yanty pas cuti, membawa Willi ke dokter gigi di depan blok. Pertamanya sih dengan yakinnya duduk di kursi periksa. Tapi setelah merasakan tajamnya jarum biusnya, seperti biasa, Willi histeris... :D Sampai dokternya mangkel. Akhirnya gigi seri yang dicabut hanya satu. Minggu depan balik lagi untuk mencabut sebelahnya...

March 10, 2009

DIY Head Unit Installation @ Zebra Neo

Dari 2001 saya bawa kendaraan itu tanpa perangkat suara di dalamnya. Ehm... sering orang berkomentar, "kalo macet tanpa musik trus ngapain?" Simpel: fokus ke traffic & cari jalan biar bisa selip-selip, gee...

Hari jumat kemarin saya idenya mau jemput Yanty di Raden Saleh. Ternyata dia sudah naik TiJe ke Senen, ya udah deh, nyungsep saya di Plaza Atrium Senen. Lihat ke lantai atas kok jadi tertarik window shopping. Yanty bilang, "Mumpung sampe sini, beli aja sekalian" hehehe... istri menjawab kebutuhan suami... wkwkwkwk... Setelah muter dan tanya sana sini ke beberapa toko yang masih buka akhirnya pilihan jatuh ke Kenwood KDC 139. Nothing special, saya pilih itu karena bergaransi 2 tahun termasuk sparepart plus ada aux in jack. Nggak perlu MP3 & WMA, apalagi DVD wong cuman mau dipasang di Zebra yang shocknya bisa bikin pemutar kepingnya lompat-lompat. Lebih aman pakai pemutar digital external. Speaker? Saya punya dua coax lungsuran dari Taruna bokap.

Sabtunya saya beli kabel speaker di Ace setelah sebelumnya mencoba bikin sendiri pakai kabel UTP (menyerah, capek buka & gulungnya). Pasang sesiangan, kelar. Cuman speaker 6" Pioneer itu tidak muat ke dudukan standar Zebra yang cuman ada di pintu depan (paling cuman muat untuk 4"). Lalu? sebelum bikin box sendiri Sabtu depan, saya hanya punya wadah KFC Kombo 9. Itu saja deh... :)) Masih ada lubang sana sini, tapi paling tidak speaker punya dudukan di belakang jok tengah dan nggak lari-lari. Gaung kopong masih terdengar jelas waktu mesin mobil mati. Posisi speaker juga mengarah ke atas. Saya masih ada 3 lembar plywood bekas pintu lemari dapur. Mungkin bisa dimanfaatkan. Atau pakai box speaker yang saya beli waktu SMP juga bisa, tapi berlubang 8" kalo nggak salah... :D yah, tergantung besok saja.

Sembari itu, saya juga masih cari-cari buat belanja lagi untuk speaker depannya. Ada usulan speaker split yang bagus & murah?

Oh ya, masang HU di Zebra cukup gampang. Pertama buka sekrup konsol yang ada di bagian atas menghadap ke bawah. Ada dua sekrup. Lalu tarik saja konsolnya, penjepitnya friendy kok dengan tarikan saya... :D Ada 4 penjepit, dua di kanan, dua di kiri. Panel AC tersekrup di dashboard, jadi tak ada masalah saat membuka konsol.

Konsol Zebra bagian atas sudah berlubang untuk AC sedangkan untuk HU harus kita lubangi sendiri. Ternyata plastik konsol super empuk. Saya mesti sampai berhati-hati memotongnya. Lebih baik potong lebih kecil dari penjepit HU supaya masuknya rada seret. Kalau kurang besar kerat saja sedikit demi sedikit. Saya pikir malah lebih keras es krim Walls yang seliteran daripada plastik konsol ini.

Setelah lubang jadi, pasang penjepit HU. Posisinya harus sedikit menjorok keluar karena KDC 139 punya faceplate yang cukup gemuk. Setelah penjepit pasti terpasang dengan kuat, pasang lagi konsol ke dalam dashboard & sekrup kembali.

lalu masukkan HU ke dalam konsol. Di bagian belakang HU ada sekrup untuk mengikatnya pada dashboard. Saya pakai plat besi bekas ganjal pintu dorong. Cukup tebal dan kaku. Cari mur dan baut, lalu sambil ngolong setengah mati saya pasang tuh satu ke HU dan satunya lagi ke besi penyangga dashboard.

Nah, selanjutnya lebih susah. KDC 139 perlu 3 sambungan untuk ke ACC, DC+, dan Ground. Penelusuran saya mulai dari kotak sekering. Berbekal multitester saya cari koneksi terbaik untuk ACC dan DC+. ACC saya temukan dengan kabel merah tebal bersamaan dengan 3 kabel lainnya. Colokan lighter mobil juga mengambil dari tempat yang sama. Sedangkan untuk DC+ saya ambil dari klakson. KDC 139 perlu 10A sedangkan sekering klakson 15A. Cukup lah. Proses ini yang makan waktu cukup lama karena mesti test satu persatu kabel di kotak sekering. Pakai kabel speaker, saya sambungkan powernya. Test, dan menyala! Waktu kontak mati, HU ikutan mati. Sukses!

Selanjutnya kabel speaker. karena saya hanya punya dua speaker, maka pilihan hanya mengarah ke bagian belakang mobil. Mengolor kabel dari penyangga tengah dashboard, lalu masuk ke dalam konsol tongkat perseneling, melewati samping rem tangan, dan lalu memencar kiri dan kanan persis di samping engsel kursi depan. Habis itu saya selipkan di bawah karpet sampai nongol lagi di belakang kursi tengah. Beres dah... :D

March 5, 2009

Nge-Facebook di Windows Mobile 6

Microsoft itu menaruh sahamnya di Facebook, tapi mereka malah keduluan dengan RIM yang membuat aplikasi Facebook buat BlackBerry mereka. Aneh? Nggak juga karena sepertinya memang begitu langkah Microsoft: dulukan $$$ daripada Tech... :((

Tapi kayaknya mereka sudah aware dengan booming FB. Di Windows Mobile 6.5 mereka sudah memasukkan ke dalam ROM nya. Nah, lalu buat pengguna WM lawas gimana? Hee... ada yang berbaik hati "menarik" aplikasi FB dari ROM 6.5. Threadnya klik di sini. Register/ Login dulu untuk bisa download. Keren dah pokoknya... :D

March 4, 2009

Panduan Instalasi Dial In Server @ Ubuntu 8.10 Desktop

Dulu saya pakai Microsoft Routing and Remote Access Server untuk menghubungkan PC rumah dengan jaringan kantor lewat modem. Saat WS2003 saya ganti jadi Ubuntu, modem jadi nganggur karena saya tak tahu aplikasi penggantinya. Cari-cari juga sudah, entah, mungkin salah keyword jadi nggak pernah ketemu, sampai kemarin sore. Hanya pakai mgetty dan ppp doang! Buset dah. Ini yang saya lakukan:
  1. Pasang modem. Saya pakai external modem 3Com US Robotics 56K dicolok ke COM.
  2. Mencari tahu modem saya tersambung ke COM berapa, dengan bantuan perintah wvdialconf. Lalu tinggal cek hasilnya di /etc/wvdial.conf. Ternyata modem saya tersambung ke ttyS0 (COM 1).
  3. Memastikan mgetty dan ppp sudah terinstall.
    apt-get install mgetty ppp
  4. Bikin file ttyS0 di /etc/event.d dengan isi:
    start on runlevel 2
    start on runlevel 3
    start on runlevel 4
    start on runlevel 5
    stop on shutdown
    respawn
    exec /sbin/mgetty ttyS0
  5. Edit file... salah. Backup file /etc/ppp/options lalu bikin yang baru dengan isi:
    asyncmap 0
    auth
    -chap
    +pap
    login
    modem
    crtscts
    debug
    proxyarp
    lock
    ms-dns <primary_dns>
    ms-dns <secondary_dns>
  6. Backup file /etc/ppp/options.ttyS0 dan bikin yang baru dengan isi:
    <dial_in_server_ip>:<client_ip>
  7. Edit file /etc/ppp/pap-secrets dan tambahkan baris ini:
    <linux_user> * <linux_password> <client_ip>
  8. Edit file /etc/mgetty/login lalu edit bagian ini:
    /AutoPPP/ - a_ppp /usr/sbin/pppd
  9. Jalankan telinit q untuk mengaktifkan konfigurasi.
Nah, selain perintah di atas, saya juga konfigurasi lewat webmin. Entah, mungkin ada konfigurasi yang saling tiban, at least dial in server saya jalan dengan mulus. Ini yang dari webmin:
  1. Masuk ke Networking - PPP Dialin Server
  2. Module Confignya seperti ini:
    Path to pppd server: pppd
    PPP accounts file: /etc/ppp/pap-secrets
    Encrypt passwords in secrets file: No
    PPP options file: /etc/ppp/options
    Path to mgetty program: mgetty
    Mgetty login configuration file: /etc/mgetty/login.config
    Mgetty dialin configuration file: /etc/mgetty/dialin.config
    Serial ports pattern: /dev/ttyS[0-9]*
  3. Serial Port Configuration - Add a new serial port:
    Serial device: Serial port 1
    Port speed: Automatic
    Modem mode: Data only
    Login prompt: Default
    Type: Modem
    Answer after: 3
    Answer ringback within: Ringback disabled
  4. PPP Options:
    PPP IP addresses: From client
    PPP interface netmask: Default
    Lock serial port?: Yes
    Require authentication?: Always
    Also do unix authentication?: Yes
    DNS servers for clients: <primary_dns> <secondary_dns>
    Create proxy ARP entry?: Yes
    Control lines mode: Modem
    Idle time before disconnect: Never
  5. PPP Accounts - Create new PPP account:
    Username: <dial in user>
    password: <dial_in_password>
    Server: Any
    Valid Addresses: <client_ip>
Udah deh. Dari client kita konek dial up seperti biasa. User diisi <dial_in_user> dengan password <dial_in_password>. Nyambung deh! :D Habis ini cari tahu untuk setting callback. Well, ini yang terpenting kan? Hehehehe...


Referensi:

March 3, 2009

Fax di Ubuntu

Lho... ternyata gampang... :D Saya berbulan-bulan berkutat tanpa hasil dengan HylaFax. Tapi ternyata overkill. Barusan tak sengaja menemukan how-to for dummies seperti saya:

  • sudo wvdialconf -> untuk mendeteksi modem.
  • sudo apt-get install efax-gtk -> untuk aplikasi fax di Ubuntu.
  • Buka efax-gtk lalu setting konfigurasinya. Saya hanya mengganti isian "Serial Device" di tab "Modem" disamakan dengan hasil dari wvdialconf (punya saya ttyS0).

Beres dah!

Member Of

Personality

Hosted by
Powered by
Movable Type 3.33
Some images hosted by
ImageShack®