" /> Catatan Harian Adhi Widjajanto: April 2009 Archives
 
www.priasejati.or.id www.narkoba-metro.org

April 30, 2009

Install Coldfusion 8.0.1 di Ubuntu 64

Akhirnya ada kesempatan juga main-main di atas 64 bit. Uih... kencengnya... Pertama saya install Ubuntu 8.04 server yang 64 bit. Lalu saya download dan install Sun VirtualBox yang juga 64 bit. Di dalam VBox saya install Windows XP Pro. Ui... boot up dalam waktu 5 detik, can u believe it???

Untuk Coldfusion saya ikuti instruksi dari link ini.Untuk mengubah standard Java di Ubuntu dengan yang barusan diinstall, bisa lihat di link ini. Nah, begonya, saya masih install Coldfusion yang 32 bit! Deuh! Mesti download dulu. Yep... sembari nunggu download 450MB dengan bandwidth 64kBps saya blogging & surfing dulu... :D

April 25, 2009

Patlabor, kenangan 20 tahun

Barusan kelarin nonton episode ke-47 Patlabor. Emosi yang saya dapat sama persis dengan yang saya rasakan 20 tahun lalu... wow sudah lama juga ya.

Patlabor ini adalah series addicted saya yang pertama. Pas SMP kali ya, diputar di TVRI. Terbayang dulu, pikiran saya tak mau lepas dari adegannya setiap kelar nonton. Dan episode ke-47, 20 tahun yang lalu, memberikan kesan I want more! Kekosongan di pikiran karena rutin yang dipaksa berubah, benar-benar tak menyenangkan untuk anak belasan tahun. Well, saya mengulanginya lagi malam ini. He...

Bisa memuaskan memori lama sungguh sangat melegakan. Lebih lagi menyadari saya bisa memutarnya kapanpun. Saya sudah punya plamo Ingram. Saya juga sudah punya papercraftnya (meski sekarang belum kelar), dan saya punya ke-47 TV seriesnya. Nice!

20 tahun lewat, labor belum menjadi kenyataan. Tapi saya yakin semangatnya tetap hidup di orang-orang seperti saya, Jules, dan patlabor fans di seluruh dunia.

April 22, 2009

Ubuntu wireless point to point connection to windows mobile

Biar ga lupa, saya catat di sini.
  • Windows Mobile 6:
    • Nyalakan wireless adapter
    • Masuk ke Wireless Manager
    • Menu - Wi-Fi Settings
    • Menu - Add New...
    • Network name: adhoc-adhi-mobile, Connects to: The Internet, centang This is a device-to-device (ad-hoc) connection, lalu klik Next
    • Authentication: Open, Data Encryption: WEP, Network key: 12345, Key index: 1, lalu klik Next, dan klik Finish
    • Masuk ke Wi-Fi Utility
    • Lihat dan catat IP address yang didapat, misal 169.254.230.8
    • Tutup Wi-Fi Utility
  • Ubuntu:
    • Nyalakan wireless adapter
    • Klik kanan Network Applet, pilih Edit Connections...
    • Pilih tab Wireless, lalu klik tombol Add
    • Pilih tab Wireless, Connection name: adhoc-adhi-mobile, centang Connect automatically, SSID: adhoc-adhi-mobile, Mode: Ad-hoc, BSSID: <kosong>, MAC address: <kosong>, MTU: automatic
    • Pilih tab Wireless Security, Security: WEP 40/128-bit Key, Key: 12345
    • Pilih tab IPv4 Settings, Method: Manual, Addresses tambahkan IP yang se-network dengan yang didapat oleh Windows Mobile 6, misal 169.254.230.9
    • Klik OK
Done. Koneksi dari Windows Mobile ke komputer bisa lewat aplikasi apa saja yang mendukung TCP connection.

Mobile Office @ Ubuntu Intrepid

Hem... akhirnya saya secara penuh menggunakan Ubuntu. Rasa khawatirnya sih masih ada. Trouble di Ubuntu saat di kantor bisa resolve cepat karena resources Internet di kantor cukup memadai. Lha kalau pas di puncak? Hee... Sejauh ini trial case saya berlangsung cukup alot. Yang saya perlukan saat mobile-office adalah: worship presentation software, wireless access, broadband access, remote mouse. Yang pertama, setelah berkutat sana sini, akhirnya pakai Datasoul, program gratisan berbasis Java untuk menggantikan Easy Worship bajakan yang sudah saya pakai bertahun-tahun. Untuk wireless access, Network Manager di Intrepid sudah cakep. Broadband access yang saya belum dapet. Kemarin menghubungkan Matrix pakai Nokia 6120 Classic belum bisa dialing. Untuk remote mouse juga belum dapat. Dulu saya pakai iPAQ via WiFi, sekarang entah belum nyari juga sih.

Sebagai tambahan kebutuhan, untuk setel video, setel musik, setel multimedia sources yang aneh-aneh memang lebih enak kalau di linux. Codec-nya gampang nyarinya dan gampang pula installnya. Untuk kompatibilitas dengan mesin lain yang biasanya masih pakai Windows, saya install XP di atas VirtualBox plus Officenya lengkap fully updated. Enak juga register ke Microsoft Update, semua produk Microsoft yang kita install "dijamin" up todate (asal lolos WGA).

April 20, 2009

Terminal 3 Soekarno Hatta Airport

Baru dioperasikan per tanggal 15 April 2009, saya berkesempatan memakainya tanggal 18. Hasilnya? Crowded! Petunjuk untuk masuk ke Terminal 3 cukup informatif, tapi dari beberapa rekan seperjalanan mereka cerita kalau supir taksi pun masih kebingungan mencari Terminal 3 yang biasanya hanya melayani para jemaah haji.

Sabtu kemarin kami bawa mobil sendiri, dari pengalaman di Terminal 1 sih lebih ngirit bayar parkir daripada taksi. So, kendala pertama yang kami hadapi di Terminal 3 adalah parkirnya yang belum siap. Masuk masih pakai tiket manual ditulis tangan. Parkir inap pun baru berbentuk area terbuka. Well, tak apalah. Saya parkir di sebelah mobil yang... kalau ada yang mau mengusili, tak akan ada yang melirik Zebra ini. Sekitar 100 meter kami mesti berjalan dari area parkir inap ke pintu keberangkatan. Masih hanya melayani AirAsia, yang antri cukup banyak juga. Padahal jam 4.30 pagi!

Check in dilayani oleh belasan counter. LCD di atasnya semua menampilkan layar biru dan login Windows, doh! Ternyata Terminal 3 belum online! Kami semua hanya dapat secarik tiket kecil ditulis tangan untuk check in. Dan karena saking banyaknya calon penumpang, flight kami yang boarding pukul 5.15 jadi terlambat, tak sempat menikmati ruang tunggu yang jauh lebih nyaman daripada terminal lainnya karena langsung masuk ke... shuttle bis! Lho... mana pesawatnya?

Ternyata pesawat merah AirAsia tetap nongkrong di terminal 2! Jadi sekitar sepuluh menit kami melintasi appron Terminal 2, weh...weh... Ini oleh2 dari Terminal 3, saat kepulangan kami yang relatif lebih santai jadi bisa foto-foto... :D




April 16, 2009

XP On Ubuntu

Akhirnya "hampir" semuanya beres. Saya memutuskan untuk install Ubuntu 8.04.2 di notebook, menjadikan OS dan seluruh aplikasi OpenSource. lalu saya juga install VirtualBox yang gratis untuk penggunaan non komersial. Diatasnya saya install XP Pro SP3 original, plus aplikasi Office 2003 lengkap original juga. Antivirus saya pakai AVG Free. Cukup deh. Logo "Ubuntu Powered" yang saya tempel di casing valid juga akhirnya, dan stiker lisensi XP Pro di bawah juga masih exist. Nice!

April 14, 2009

Flashdisk 4GB gratisan saya hilang...!

Pas diperlukan, pas lenyap. Kok minggu ini saya apes terus ya. Harddisk rusak, perlu backup pake USB devices, kok yang nongol cuman 512MB, yang 4GB raib entah ke mana. Pusing...

Btw, besok harddisk pengganti datang: Samsung IDE 160GB 5400RPM 8MB cache, 700rb. Coba kalo ga rusak, uang segitu bisa buat upgrade harddisk PC di rumah. Malam ini saya stuck di kantor, nungguin backup data ke external harddisk. Kelar direktori ini, pulang ah, terusin di rumah.

Penyelamat Harddisk, mungkin...

Berkaitan dengan harddisk saya yang jebol, salah satu supplier saya menyarankan untuk dibawa ke Guru HDD. Entahlah, katanya sih biayanya mahal, tapi sebanding dengan hasil yang didapat. He...

April 13, 2009

Harddisk Notebook Gue Rusak!!!

Ampun dah! Rusak pas lagi perlu banget. Mana data belum 100% ke backup lagi. Huuuhhh...!!! Ni lagi coba di-recover datanya. Setengah mati dah, mana hari ini super sibuk, ga bisa konsen. Tadi malem jelas ga bisa tidur mikirin ni data yang stuck di dalemnya. Data Money... huuuu.... itu yg tak tergantikan. Foto-foto sejak Februari 2009 juga lenyap... doh... Kalo dipikir lebih jauh, gue bisa nangis dah...

Beli lagi? Gitu paling ya. 5400rpm 80GB IDE sekitar 600 - 700 ribuan. Yang males itu install OS dan segala tetek bengek nya... Huu... Mau di Ubuntuin kok sayang ya...

Sebeeelll...!!!

April 2, 2009

Tarif Baru Speedy

Ini dia paket Speedy baru!!!

Paket
Langganan
Upstream
Downstream
Quota
Mail
75.000
256K
1M
15H
Chat
145.000
256K
1M
50H
Family
195.000
96K
384K/128K
3GB
Load
295.000
128K
512K/128K
3GB
Game
645.000
256K
1M
Unlimited
Executive
995.000
512K
2M
Unlimited
Biz
1.695.000
512K
3M
Unlimited

Lalu saya mau pilih yang mana ya? Kapan mulainya? Ehm... sudah perlu belum sih? Online 24 jam di kantor belum cukup ya?

April 1, 2009

Optimizing XP for SAS DW Box

Biar nggak lupa, saya tulis di sini saja.
  • Buat partisi khusus untuk SAS Temporary Files. Kalau perlu sediakan UltraSCSI2 khusus buat partisi ini.
  • Klik My Computer - Properties - Advanced - Performance - Settings - Advanced - Processor Scheduling - Background Services.
  • Edit sasv9.cfg dan tambahkan baris -dbidirectexec dan -bufsize 128K. Ubah sekalian -WORK "!TEMP\SAS Temporary Files" sesuai dengan langkah 1.
  • Install prio.exe (cari di Google). Lalu saat DW berjalan, naikkan prioritas wzunzip, mysql, dan sas menjadi high.

Member Of

Personality

Hosted by
Powered by
Movable Type 3.33
Some images hosted by
ImageShack®