" /> Catatan Harian Adhi Widjajanto: April 2011 Archives
 
www.priasejati.or.id www.narkoba-metro.org

April 29, 2011

Video Streaming dengan VLC Player

Ehm... my last assignment di kantor ini: set up video streaming dari Jakarta untuk cabang Surabaya. Salah satu teman menyarankan, "Pakai VLC aja". He??? Bisa gitu? Ternyata mudah!

Cara Broadcast
Colok sumber gambar. Bisa dari webcam atau dari handycam. Kali ini saya pakai handycam jadul Sony DCR TRV 40E. Nyambung ke komputer pakai firewire. Setelah nyalain VLC player, Klik menu Media - Streaming.... Pilih Tab Capture Device, lalu pilih Device Selection, atau tinggalkan as Default (saya tinggalkan semuanya Default), lalu klik tombol Stream di bawah. Isian Source tinggalkan apa adanya, klik Next. New Destination pilih HTTP, dan jangan lupa klik Add. Lalu Profile pilih sesuaikan dengan bandwidth anda. Saya sih pilih yang atas (Video - H.264 + AAC (MP4)) untuk kualitas maksimum atau pilih yang agak rendah (Video - Theora + Flac (OGG)). Pilihan pertama perlu bandwidth kira kira 2,5Mbps. Pilihan kedua cukup 1,6Mbps. Habis itu klik Next. Lalu klik Stream. Done. So, komputer anda sedang memancarkan aliran data video di protokol HTTP pada port 8080.

Cara Melihat
Buka VLC di komputer lain (atau kalau mo coba-coba ya di komputer itu saja lagi). Klik menu Media - Open Network Stream. Lalu ketikkan http://:8080 dan klik Play. Nggak nongol? Cek firewall anda apakah memblokir port 8080 atau tidak.

Cara Merekam
Sama dengan cara melihat, tapi pilih Convert. Isikan Destination file. Pilih Profile. Centang Dump raw input. Dan klik Start. File akan terbentuk dan menambah terus sampai anda menekan tombol Stop di VLC Player.

Have fun!

April 25, 2011

Instalasi Zoneminder di Ubuntu 10.10

Akhirnya berhasil juga... setelah baca sana sini dan menghabiskan waktu berminggu-minggu. Ini yang saya lakukan:

  • Ikuti langkah DI SINI untuk install Zoneminder
  • Ikuti langkah DI SINI hanya untuk mengaktifkan mjpg_streamer dari webcam
  • Ikuti langkah DI SINI untuk membuka privileges /var/cache/zoneminder

Done! Jadi intinya hanya 3: install Zoneminder seperti biasa (apt-get blablabla), untuk webcam yang "abal-abal" bisa pakai mjpg_streamer, dan yang terakhir buka privileges /var/cache/zoneminder biar bisa diakses oleh www-data.

Sekarang tinggal cari CPU berdaya rendah (biar ngirit listrik) buat jadi servernya. Oh ya, mesti bisa dicolok USB modem karena saya ingin ZM mengirimkan email setiap ada triggered events. Plus belajar-belajar settingan lainnya biar harddisk nggak penuh. Kalau semua sudah siap, jadi deh punya DVR... :D

April 19, 2011

Rekor Nih

From INDOSAT
Plgn Yth, Info tagihan Anda bulan 04-2011 total sebesar Rp 29491. Jatuh Tempo tgl 07/05/2011/ Mohon abaikan apabila pembayaran telah dilakukan. Info: 111

Rekor nih! Apa ada yang salah di billingnya yak? Nunggu billing via email kok ga dateng-dateng...

April 18, 2011

Lonely in Huge Crowds

Perasaan itu muncul begitu saja saat saya melihat foto di bawah ini. Padahal niatnya lagi mau cari klarifikasi info soal HDR.

Kesannya buat saya dalam sekali, langsung mengena. Saya mencoba nge-zoom tuh gambar dan mencari secuil komunitas. Nope... nothing found. Pikiran saya lalu tertumbuk pada ribuan jendela menyala yang ada di gambar itu. Berapa banyakkah jendela-jendela yang berisi komunitas hangat dan saling mendukung? Berapa banyak sisanya yang berisi single entity di tengah keramaian dunia... err... at least di foto itu lah.

Saya posting ini sore hari. Jakarta mirip juga dengan foto itu dikala malam. Huh... bikin mellow saja.

Note: foto dari Wiki, artikel soal HDR.

April 15, 2011

Multi Processing, Multi Tasking

Sudah lama saya tidak begini lagi: mengerjakan beberapa tugas sekaligus! Download bergiga-giga "ehem", render film, proses data, cari-cari game PSP, blogwalkin, dan akhirnya nge-blog. Dulu biasanya ketambahan coding atau troubleshooting.

Yah... ini sih juga lagi nyari caranya mindahin bergiga-giga data berformat SAS ke MySQL. Sudah beberapa kali dicoba pakai metode yang berbeda, di record ke 10 ribu selalu disconnect. Entah kenapa. Lognya pun hanya menyebutkan kalau "connection lost". Haiyaaa... Ini jalan di VM dengan dual Xeon & 4GB RAM lho.

Back to multi processing... euh... multitasking rasanya lebih tepat. Resolusi 1400x1050 di notebook saya jadi berasa kurang karena total jendela yang terbuka bisa belasan. Inipun sudah dibantu dengan virtual desktop. Kapan-kapan saya mungkin perlu usul untuk menambah VGA dan satu monotir lagi. Kalo ga di approve, mungkin sudah saatnya saya bawa sendiri dari rumah. Ha!

April 12, 2011

Datawarehouse Untuk IT Geek

Saya kenal datawarehouse hanya dari pengalaman. Beruntunglah dulu waktu pertama kali kerja, akhir 1997, saya langsung dicemplungkan ke dalam proyek dw di Garuda indonesia. Sempat menyerap ilmu dari konsultan luar negeri juga. Lalu beberapa kali serempet sana sini soal proyek manajemen data (dan tentu saja berikut laporan-laporannya). 3 bulan sempat kerja jadi supporting staff di dw Standard Chartered Singapore yang totally SAS hardcores. Asik dah pokoknya. Sampai akhirnya menghadapi proyek datawarehouse di salah satu bank di indonesia. Pengalaman saya yang itu jadi nggak ada apa-apanya.

Karakteristik staff bank yang satu ini berbeda dengan bank pada umumnya. Direkturnya suka sekali mengolah data, jadi dia terbiasa dengan menulis query sendiri, membuat pivoting dan rumus di spreadsheet, bikin tabel-tabel analisa sendiri. Begitu juga dengan orang-orang departemen finansial dan operasionalnya: jagoan query ke database & mahir dengan XLS. Kendalanya, saat saya bekerja sebagai vendor dw di sini akhirnya datawareousenya tak begitu terpakai. Kenapa? Ya karena tidak menjawab kebutuhan! Laporan-laporan yang disusun hampir semuanya "compete" dengan laporan2 yang dibuat oleh departemen lain menggunakan spreadsheet. Lha mereka itu Excel Warriors, nggak ada yang susah pakai XLS. Sedangkan datanya, karena mereka terbiasa mengakses data core, akhirnya data-data dengan format standar star schema di dw sama sekali tak tersentuh. Padahal data core mereka tak ada historinya. Jadi kalau mau membuat laporan trend atau historis, staf departemen IT harus melakukan restore data lama di mesin lain dan melakukan query. Very time consuming.

Nah, mumpung saya di sini, sebagai karyawan, saya mau "membayar hutang" dengan membuat tabel-tabel historis yang bisa dan biasa mereka pakai. Setelah berkutat beberapa hari, akhirnya program saya sudah berjalan seiring dengan dw-cycles. Current data beres. Lalu past data gimana? ya mesti backdated, ftp dari backup storage, uncompress, restore, proses, clean up. Begitu loopnya. Satu loop memproses satu tanggal perlu waktu sekitar 15 menit. Satu tahun ada 250 tanggal, jadi untuk setahun diperlukan waktu 3 - 4 hari. Itupun kalau berjalan lancar (sudah saya tambahkan untuk halt all process jika ada error). Kalau rencana saya ini disetujui, saya juga akan menjalankan proses untuk tahun-tahun sebelumnya (sampai 2003?). It's gonna be a huge historical data & a rich valuable one.

April 5, 2011

Kodok Kuning Beku ImageShack

Oh no! Beberapa minggu lalu ipar saya komplain sudah tidak bisa melihat gambar-gambar di blog ini. Munculnya gambar kodok kuning di dalam balok es seperti di bawah ini.

Saya bilang mungkin itu ulah anti virusnya yang mencurigai web saya sebagai penyebar virus lewat image file. Dia sampai uninstall tuh anti virusnya & tetep nongolnya kodok kuning beku.

Hari ini teman-teman papercrafter juga komplain senada. Lho, kenapa ini? Nggak mungkin mereka semuanya bermasalah yang sama. Pasti ada apa-apa antara web saya dan Imageshack. Setelah googling sebentar, saya temukan bahwa Imageshack akan mendaftar semua domain-domain yang melakukan hotlink dari situs mereka. Waduh! Apa nggak jadi tambah lama tu ya?

Sementara ini saya ikut mencoba mendaftarkan domain-domain saya. Pusing kalau harus memindahkan seluruh gambar yang ada ke situs penampung gambar lainnya. Well, mindahinnya mungkin time consuming. Tapi membetulkan URL di setiap postingan bisa bikin "gila".

April 4, 2011

Jules's Building Instructions

Sekali lagi saya merasa bangga diberi kepercayaan Oom Jules (paper-replika.com's owner) untuk melakukan test build. Kali ini pola tanpa instruksi, tanpa penomoran yang biasanya Oom Jules buat untuk semua pola kertasnya. Kali ini hanya ilustrasi dengan kata-kata singkat. "UYCS", katanya sering pada builder, singkatan dari Use Your Common Sense alias pakai imajinasimu, atau kasarnya, pikiro dewe! Ha!

Setelah terima emailnya, saya cukup terkejut dengan detail pattern yang Oom Jules pakai. Ini desain tahun 2007! Tapi yang bikin saya ngekek total ini:

dasar males... flaps aja nggak digambar... api lebih parah lagi yang di bawah ini:

WTF...!!! Hie... hie... hie... Test builder pola ini hanya dua, saya dan satu orang lagi dari luar negeri. Entah dia dapat ilustrasi versi Indonesia atau inggris... Xixixixixi...

Kebutuhan

2011.03.30

Saya kerja di sini sebenarnya sebagai salah satu dari beberapa pilihan yang tak banyak juga. Masuk ke sini pun bisa dibilang "tidak mudah", baik buat saya maupun kantor ini. Walaupun saya dari dulu dah bilang, "treat me like ordinaries" tapi berasanya sih nggak. Entah disengaja (semoga tidak) atau memang kebetulan, posisi saya sekarang ini tadinya tak ada. Job list saya "mengambil" dari departemen lain. Yang jelas berbarengan dengan masuknya saya di sini terjadi juga perubahan struktur organisasi. Pusing.

Di sisi lain, dengan saya "cabut" dari kantor lama saya membuat ex-principal dan vendor lain aware dengan availabilitas saya. Makanya baru seminggu saya kerja di sini sudah dapat tawaran dari ex-principal, walau tidak secara langsung. Seminggu berikutnya vendor itu ngajak ketemuan. Berasa cocok, seminggu berikutnya langsung mengirimkan offering dan tak perlu waktu lama buat saya... kami (dan Yanty) tepatnya, untuk menerima tawaran itu. Yang jadi kendala adalah bagaimana cara resign dari sini.

Buat orang tak beretika cabut dari sini adalah masalah yang mudah. Ajukan surat pengunduran diri dan selesai (based on signed contract). Tapi itu bukan saya! Masuk baik-baik harusnya keluarnya pun baik-baik pula. Tadi malam saya kirim email resignation ke atasan. Yang saya tulis singkat saja: saya ga bisa maksimal di sini, ga bisa kasih maksimal buat kantor ini juga. Balasannya sudah saya perkirakan akan sulit.

Hari ini saya diajak ngobrol, katanya cuman 20 - 30 menit. Nyatanya sampai 1 jam lebih. Sharing beban politis kantor. Huaduh... Di kantor lama saya cabut gara-gara ini juga, kok di sini ada yang lebih serem lagi. Apakah di semua lini managerial bakal kena kayak gini?

Keinginan... bukan-bukan... kebutuhan saya simpel: pre-sales, project managing, & nggak nganggur. Paket itu hanya ada di sisi vendor. Now, money doesn't talk much, more to friendship or egoism... Duh!

Update:

Saya perlu satu minggu penuh untuk mempertimbangkan semuanya. Saya juga sampai tanya ke orang tua dari sisi apapun. Ini benar-benar pengambilan keputusan yang berat. Kemarin saya mengirim balik surat terima pekerjaan baru. Hari ini saya meletakkan surat resign di atas meja atasan saya. Kalau ada yang memperhatikan, muka saya mungkin sudah merah padam...

Barusan menghadap lagi. Saya diminta sampai akhir Mei. Wow...

Member Of

Personality

Hosted by
Powered by
Movable Type 3.33
Some images hosted by
ImageShack®