" /> Catatan Harian Adhi Widjajanto: August 2011 Archives
 
www.priasejati.or.id www.narkoba-metro.org

August 22, 2011

Mata Sisi: Akhirnya pake kacamata

Ortopad memang mahal. Kalau nggak dicover kantor mana bisa saya menghabiskan delapan ribu sekali tempel (sehari satu, dipakai 3 - 4 jam). Kami sempat "bolong" beberapa bulan ga beli ortopad buat Sisi. Akibatnya benar-benar langsung terlihat. Mata kirinya semakin sering "lari". Ga tahan, akhirnya setelah finansial kami mulai stabil kembali, langsung "bersilaturahmi" dengan dr. Gusti di JEC.

Beliau bilang, perbaikan antara pertemuan pertama dan kedua sangat drastis. Di pertemuan ketiga sangat sedikit. Di pertemuan kali ini malah nggak ada perubahan compared with third. Tambah lagi Sisi mengeluh kalau mata kanannya "berkabut", jadi dia lebih sering memincingkan mata untuk membaca di papan tulis. Sedih... Cuman karena tidak disiplin pakai ortopad. Setelah tes, dr. Gusti bilang mata Sisi minus, plus yang kanan silinder. Vonis pake kacamata turun.

Ga akan berlama-lama lagi. Besoknya cari-cari optik yang bagus dan dekat dengan rumah (biar ceknya gampang). 4 hari jadi dan...

Semoga masih bisa hilang minusnya. Cuman yang silinder kata orang-orang yang berkacamata silinder ga bisa ilang ya? :(

Part 1
Part 2
Part 3
Part 4

August 14, 2011

DIY: Pasang stiker di lubang pegangan pintu

Bagian pegangan pintu adalah tempat rawan baret akibat kuku. Jadi, langkah terbaik adalah preventif -> lapis dengan stiker. Yah, kalau sudah baret-baret ya dipoles dulu saja sebelum dipasangi stiker. Kena kuku ya jelas stiker akan baret juga. Tapi paling tidak kalau stikernya sudah "kumuh", mudah saja menggantinya. Nah, akan repot kalau tiap mau ganti stiker harus ke tukang stiker. Sabtu lalu saya beli stiker dan pasang sendiri.

Kalau cuman sekedar potong dan tempel mah hampir semua orang juga bisa. Tapi bidang yang akan ditempel ini memiliki kelengkungan yang unik. So, saya mencoba membuat polanya dari kertas. Berikut langkah pembuatan polanya:

Setelah pola jadi, lalu kita potong dan petakan pada kertas di belakang stiker. Potong, dan tempel serapi mungkin.

Soal nempel stiker, ada cara pakai air sabun, kape, dan hot gun. Sama dengan cara pasang kaca film. Hasilnya katanya sih lebih rapi. Belum pernah coba, tapi dalam waktu dekat akan praktek juga buat sill plate.

August 10, 2011

Menyenangkan kalau bisa nyalip di antara 2 mobil

Kangen bisa gitu lagi. Tapi masih ada tugas ngabisin sekitar 550 kilometer lagi sebelum dibawa servis, jadi masih stuck dengan setir bundar ini sebelum balik ke setir lurus.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kalau di bulan Ramadhan traffic Jakarta jadi lebih "lucu". Daerah yang biasanya macet jadi sepi, sedangkan daerah yang biasanya lancar jadi padat merayap. Dan saya terjebak di rutinitas itu. Baru satu minggu balik bawa mobil ke kantor, bawaannya pengin nyalip terus. Padahal celah di depan ya hanya pas buat motor doang. Emang susah migrasi dari motor ke mobil. Lebih gampang sebaliknya, seperti Februari lalu saat mulai naik motor ke kantor, dengan mantapnya bisa selip sana sini, nge-gas-pol kalau pas sepi, atau cuman mainin akselerasi kalau mau nyalip angkot dan metromini yang stop & go selalu dadakan. Sebulan ini mesti menahan diri... Yah... hitung-hitung ikut puasa, belajar lebih sabar.

Efek bawa mobil jadi panjang karena menyangkut masalah isi dompet. Biaya bensin naik lima kali lipat, biaya parkir naik dua kali lipat. Apesnya lagi, kaki kanan saya sudah lupa caranya menginjak pedal gas. FC AVG saya hanya dapat segini...

Padahal dulu bisa di atas 9... hiks...

August 6, 2011

DIY: Pasang Sensor Parkir (Mundur) di Honda Jazz

DIY time! Kalau minta pasangin tukang paling cuman bayar 30 - 50 ribu. Tapi ga dapet puasnya pasang sendiri. Ini sharing saya: pasang sensor parkir (mundur) dua titik dengan display pada Honda All New Jazz (ANJ) MMC/ Facelift.


Pertama, buka tutup lubang servis lampu belakang kanan. Lalu lepas konektor lampu mundur. Kalau di ANJ-MMC warna konektornya hijau.


Keluarkan kabel dari selang kabel. Kupas kedua kabelnya, lalu sambungkan dengan kabel power dari sensor parkir. Kabel warna hijau = positif, kabel warna hitam = negatif.


Tutup dengan isolasi kabel, rapikan lagi dengan memasukkannya kembali ke selang kabel dan kencangkan dengan isolasi.


Pasang display unit pada tempat yang diinginkan. Saya memilih di bagian bawah panel sakelar. Angka penunjuk jarak jadi terbalik sih (ga bisa dibalik wakau saya sudah coba membongkarnya), tapi biarlah.


Buka karet pintu depan. Akan terlihat celah pada triplang dan terdapat selang kabel lagi.


Masukkan kabel display unit ke dalam celah tersebut dengan rapi, jangan sampai mengganggu saat karet pintu terpasang kembali. Buka juga karet pintu belakang. Dengan bantuan kawat, lewatkan kabel melalui palang pintu. Pastikan kabel melalui bagian bawah sistim sabuk kursi sehingga tidak mengganggu performanya.


Untuk melewatkan kabel melalui panel belakang, buka tutup lubang servis shock, lalu dengan bantuan kawat lewatkan dulu kabel melalui lubang ini. Setelah itu (sekali lagi) dengan bantuan kawat lewatkan kabel ke atas keluar dari lubang servis lampu belakang kanan.


Ukur dan tandai pada bumper titik yang akan dipasang sensor. Untuk ANJ-MMC terdapat pola panduan posisi sensor di balik bumper. Silakan intip dari kolong mobil. Kalau tidak mau repot, posisi yang pas dengan pola tersebut adalah 46 senti dari ujung aksesoris bumper (yang berwarna hitam) dan 12 senti dari tekukan pertama bumper. Punya saya beda tipis dari pola yang tersedia (tahunya belakangan sih). Setelah ditandai, lubangi dengan bor. Pakai mata bor yang sudah disediakan.


Setelah lubang terbentuk, rapikan dengan cutter.


Masukkan sensor ke dalam lubang. Sempit memang, tapi harus begitu agar tidak mudah lepas. Pastikan sensor masuk dengan sempurna.

Agar mempermudah pemasangan kabel, buka tutup ban serep & panel bawah pintu belakang. Akan terlihat dua lubang di kiri dan kanan bodi mobil yang tertutup dengan sumbat karet. Lepas kedua sumbat karet dengan mendorongnya keluar.


Lubangi bagian tengah karet dengan menggunakan cutter, berpola +. Lalu besarkan dengan bantuan mata bor.


Masukkan kabel sensor melalui karet tersebut, kemudian masukkan kabel melalui lubang pada bodi mobil. Tutup kembali sumbat karetnya.


Rapikan kabel-kabelnya, lalu dengan bantuan kawat lewatkan kabel dari bawah melalui bagian dalam panel belakang keluar di lubang servis lampu belakang kanan.


Rapikan kabel-kabelnya. Pasang semua kabel pada control unit. Lalu test seluruh pemasangan dengan menyalakan mesin dan memasukkan gigi mundur. Jika semua berjalan lancar, sensor bekerja sebagaimana mestinya.


Masukkan kabel dan control unit ke dalam lubang servis lampu belakang kanan, dan tempelkan control unit pada bodi dengan perekat yang sudah tersedia. Well, saya pakai 3M... :D. Kembalikan semua panel yang terbuka.

Member Of

Personality

Hosted by
Powered by
Movable Type 3.33
Some images hosted by
ImageShack®