" /> Catatan Harian Adhi Widjajanto: November 2011 Archives
 
www.priasejati.or.id www.narkoba-metro.org

November 28, 2011

Alias, Nama Panggilan, A.K.A...

Nama "Daniel" dipanggil "Kuda Nil"... Nama "Kathryn" dipanggil "Keriting"... dan masih banyak lagi alias-alias di sekolah ini. Sepertinya para guru juga membiarkannya, terlihat dari pencantuman nama-nama itu di Buku Tahunan, yah, paling tidak di kelas-kelas akhir (6, 9, 12).

Nama panggilan, atau julukan, waktu dulu sering dipakai untuk menyindir atau mendiskriminasi seseorang. Seperti "Ndut", "Kribo", sampai "Cina". Cuman kalau julukan (misal) "Cina" itu dipakai di lingkungan mayoritas Cina, hasilnya jadi beda. Punya julukan berarti diterima di komunitas. Punya julukan berarti "di atas rata-rata".

Sabtu lalu berkesempatan "hang out" dengan teman-teman Willi setelah mereka bermain di Kidzania. Ngobrol sambil makan memang bisa membuka kecanggungan, sekedar memastikan si Vincensius tetap cuek waktu disorakin, di dalam Kidzania, sama teman-temannya, "Ingus...! Ingus...! Ingus...!" :D

P.S. 4 adults, ngawal belasan anak kelas 3 SD: capeee... beuh...

November 22, 2011

How To Recover Deleted POI in Garmin 205W

I accidentally deleted all my favorites in my garmin Nuvi 205w. Disastrous off course, regarding my data loss recently. But hey, I've got a new toy called Photorec! Why I don't give it a try!

Then I plug in the Garmin to my notebook via USB, mounted (I use Ubuntu Natty x64) run Photorec, find the disk with no partition detected (funny cause it's detected as FAT at Disk Utility), and run disk scanning. Found hundreds of recovered files, mostly TXT and XML. The TXT files doesn't seems to be a real text files, can't open it using text editor. But I got better luck with the XML! I successfully open the largest one with text editor and it's a regular XML file! And there's POI data inside it along with tracks too! But I don't know what's the original filename, and how to restore it back to my Garmin, but it's a start tho.

After googling, I found that in map system there's a XML based file for transfering map data through various types and devices. Starting from that, I edit the XML file to match my GMX sample taken from Navigasi.Net, save itu to GMX, load it with Garmin MapSource and push it back to 205w. Done! My favorites are all back!

November 21, 2011

Yang Berharga... Yang Sampah...


Berjuang berhari-hari dengan testdisk dan photorec, akhirnya kelar juga tahap pertama dalam perbaikan harddisk rusak. File-file yang masih bisa terselamatkan sudah tersimpan di harddisk lain, bertebaran tentunya karena saya tidak punya media penyimpanan sebesar harddisk yang rusak.

Tahap kedua adalah identifikasi data, karena photorec hanya dapat me-recover jenis/ ekstensi file, tapi tidak dengan filename-nya. Dari ratusan ribu file yang terselamatkan diberi nama homogen oleh photorec. Bikin sakit kepala, mau menyerah saja rasanya.

Cuman setelah memilah-milah berdasarkan ekstensi, lalu melihat isi beberapa 3gp dan menemukan klip saat Willi pertama berhasil naik sepeda roda dua... rasanya semangat tumbuh lagi. Tinggal menentukan prioritas, mana yang berharga, mana yang bisa di Shift-Del. Lalu kriterianya? Saya pikir archive hasil kerja 14 tahun cukup penting juga, cuman saya lalu berpikir jauh ke depan, saat sudah pensiun, apakah saya masih akan melihat coding SAS saya puluhan tahun yang lampau? Apakah saya akan melihat dan terkenang dengan catatan cashflow saya saat 3 bulan tugas di Singapura? Nope. Saya akan lebih menikmati foto-foto dan video jadul.

So, farewell doc, xls, pdf... saya hanya akan fokus di jpg, avi, mpg, bmp, and such...

November 18, 2011

Life is easier if we have "enough"...

Udah tahu ada yang nggak beres, didiemin aja. Pas lagi perlu, jadi ga bisa diandalkan. Duh! Pengadaan PC desktop yang memadai di rumah memang jadi prioritas terakhir karena utilitasnya yang rendah karena lagi-lagi alasan pengiritan listrik. Jadi saat mainboard saya berperilaku aneh (mendesis di dekat processor) selama masih bisa dipakai ya dicuekin, sampai saat ini, saat saya benar-benar perlu mesin ini untuk harddisk recovery. Mesinnya intermittent ngadat! Padahal proses scanning 2 TB harddisk itu memakan waktu 40 jam lebih dan tidak bisa 'resume' kalau mandeg di tengah. Huaaa...!!! Kendalanya memang cuman satu: budget. Pasrah dah...

November 8, 2011

R.I.P, Frengky Allwyne

"Will...!!!" suara lantangnya kalau panggil Willi masih terngiang di benak saya. Saya memang nggak begitu dekat dengan adik ipar saya yang satu ini. Tapi apapun, saat dia meninggal hari Jumat lalu dada saya tetap merasa sesak juga. Masih 35 tahun, yang termuda di ruang ICU RS. Cikini. Darah tinggi, ginjal, jantung, dan sempat stroke. Saat menghembuskan nafas terakhirnya tensi menjulang di 200.

Mungkin tak banyak yang bisa saya kenang dari dia. Sikap dinginnya saat menyadari saya serius memacari kakaknya, beberapa ketegasannya saat "menggantikan" posisi Papa 7 tahun silam, tegang dan cerianya saat prosesi pernikahannya selesai, dan ngototnya agar Mama nggak tahu soal penyakitnya.

Mungkin... dia sudah jenuh dengan CAPDnya, lalu mencari mukjizat Tuhan sampai ikut KKR 2 minggu di Nusa Tenggara segala. Salut dengan niatnya, meski hati kecil saya sempat memprotes hamba Tuhan di sana yang sepertinya "main dokter-dokteran". Apapun niatnya, Tuhan yang menentukan apa yang terbaik buat dia. Saya, istri saya, dan saudara-saudaranya, terlebih istri dan mamanya harus percaya itu. Setelah berjuang selama 3 minggu (2 minggu di RS Plumbon Cirebon, 1 minggu di RS Cikini Jakarta) akhirnya hari Jumat lalu pukul 17.30 meninggalkan raganya yang sudah tak tertolong lagi untuk menghadap Sang Pencipta.

Farewell my brother...

My Poor K&N...

Dirty:

Cleaned & Dried:

Oiled:

November 2, 2011

Farewell Pak Bagus Arief...

"Pak, udah tahu kabar Pak Bagus?"
"Kenapa?"
"Kemarin malam jam 11an masuk ICU di Omni. Meninggal jam 7.30 tadi. Ga nyangka banget, senin kemarin masih ngantor"

Glek... kaget saya. Memori saya bersama dia langsung berkelebatan seakan tak mau ada yang hilang terlupakan. Pak Bagus yang "kurang pendengarannya", Pak Bagus yang selalu PeDe dengan Inggrisnya yang tidak fasih, Pak Bagus yang selalu melahap habis bersih makanan di depannya, Pak Bagus yang selalu berempati dengan segala hal yang muncul di sekitarnya, Pak Bagus yang sering bikin saya gregetan saat nangani proyek... Apapun, beliau termasuk kolega saya yang pertama kerja di Jakarta, 14 tahun yang lalu, sampai kemarin.

Farewell Pak Bagus, saya yakin Bapak sudah tenang di sana bersamaNya.

Masih terngiang di telinga saya umpatan khasnya, "Sapi...!!!"

Kualitas Seorang Ayah

"Yan, elu bisa tungguin di CIkini ga, ambulannya dah brangkat"
"Mo nunggu sampe jam brapa? Gue mesti ngurus anak-anak gue, kan ga ada pembantu"
"Ya udah! Ga usah!!!", telepon ditutup dari sisi sana. Kemudian beberapa SMS istri saya ke mereka pun tak ada tanggapan. "Lagi marah semua kali sama Eng" curhatnya pada saya. Saya hanya terdiam.

Kasih itu berkorban. Istri saya memang punya kerjaan cukup berat di rumah. Karena tidak ada pembantu, maka praktis seluruh pekerjaan rumah dan anak-anak kami kerjakan berdua dengan istri sebagai komandan. Tanpa dia, saya harus dapat "memo panduan" dari dia untuk mengurus semuanya. Kalau dia memprioritaskan ngurusin anak-anak daripada menunggu ambulan yang berangkat dari Cirebon dan nyampe ke Cikini nggak tahu kapan, mestinya maklum dong sodara-sodaranya. Lagipula masih ada sodara lain yang bisa kok. Well, itu sih di satu sisi.

Sisi lainnya, tahu nggak siapa yang memble? Ya suaminya!!! Hahaha...!!! Ngaku dah, saya nggak pernah perform well untuk urusan masak, ngepel, dan yang terparah bantuin anak-anak belajar. Nyapu lantai, cuci baju (pake mesin tentunya), gosok baju, mandiin anak, dan benerin rumah OK lah. Tapi kalau soal guide anak-anak untuk belajar, nyerah duluan. Ujung-ujungnya pasti marah-marah. Istri saya tahu itu, dan anak-anak sedang masa ulangan harian, makanya dia pilih di rumah daripada di Cikini. Coba kalau saya bisa, pastinya dia bakal pilih ke Cikini dengan hati tenang.

MOS: gimana caranya biar jadi "bapak pengajar yang baik di rumah buat anak-anak kita sendiri" ? Sharing dong!

Lagi, biker cewek

Well, yang kami lihat kemarin lihat sih bukan biker cewek sembarangan. Yang "nemu" sebenarnya istri saya, saat dia nyeletuk, "Itu yang naik Ninja merah di belakang cewek ya? Kok pake Crocs cewek". Saya menoleh (pas di lamer) dan memperhatikannya. Memang pakai sandal Crocs cewek, jeans, jaket dan sarung tangan kulit, backpack guede, dan helm full face. Mainin gas lagi pas lampu mulai hijau untuk "menghalau" biker-biker lain. Saya sempat ragu karena mukanya hanya terlihat sebagian saat dia membuka kaca menunggu lampu hijau (banyak kan cowok bermuka melankolis). Tapi setelah memperhatikan pahanya yang terbungkus jeans ketat jadi yakin dah... hahaha... cewek tulen. Ga ada cowok yang punya bentuk paha kayak gitu.

Euh, jadi berpikir mau DIY kamera di helm biar bisa candid anytime, anywhere. No pics = hoax? Wakakaka... Silakan yang penasaran. Kami kemarin ketemu dia di daerah Pesing...

November 1, 2011

PeDe ke client naik motor?

Tadi siang saat saya mau "take off" dari parkiran motor SSS dikejutkan dengan melenggangnya cewek, full make up, menuju salah satu sepeda motor. Jujur, bikin saya menengok beberapa kali. Bukan karena cakepnya, tapi cuman pengin tahu, kenapa dia "bisa" naik motor di Jakarta tanpa takut penampilannya "turun".

So, rambut panjangnya yang diikat sebagian pakai jepit diurai semua, lalu dikucir ke atas, gelung dikit. Trus pakai jaket tipis, helm half face, sarung tangan kain warna warni. Tas tangan dimasukkan ke backpack (sepertinya backpacknya ditinggal di motor) dan lewatlah dia bersama motornya di depan saya. Wow...

Saya sendiri kalau mau ke client hampir dipastikan bawa mobil. Alasannya, antara biar ga keringetan, trus biar ga perlu ganti pakaian, dan biar parkirnya lebih gampang (beberapa gedung di Jakarta ga menyediakan lahan parkir buat motor), dan yang terakhir ini biar ga basah kehujanan. Well, cewek tadi bisa tuh. Apapun pekerjaannya, saat dia menghadapi orang penampilannya cukup bikin saya menoleh, dan dia naik motor.

MOS: site survey dan datang lebih pagi untuk segala persiapan.

Member Of

Personality

Hosted by
Powered by
Movable Type 3.33
Some images hosted by
ImageShack®