www.priasejati.or.id www.narkoba-metro.org

July 19, 2010

Cerita Ngambang

Siapa yang mau mendengar/ melihat/ membaca cerita yang tak tamat? Pasti bakal kepikiran setengah mati. Hm... beberapa film thriller atau horor ada yang diakhiri dengan ketidak pastian. Tapi itu beda lah. Coba, pernah baca buku serial yang tiba-tiba berhenti penerbitannya? Mangkel pasti rasanya. Yah, kadang bukan salah penerbitnya, kalau tak ada perjanjian antara penulis dan penerbit, seri terpenggal di tengah jadi bukan salah siapa-siapa. Atau kalau mau cari kambing hitam, salahkan para pembacanya. Lho?

Seperti saya yang sejak dulu demen membaca. Mengambil seri Inheritance (Eragon, The Eldest, Brisingr), berasa seabad menunggu buku keempat yang nggak terbit-terbit. Penulisnya masih muda sih, mungkin sekarang dia sudah bosan menulis cerita soal Eragon The Shade Slayer. Jujur, cerita di ketiga buku itu saja saya sudah hampir lupa. Kalau buku keempat nongol, mungkin saya bakal kesulitan melanjutkan ceritanya.

Kapok? Nggak. Saya beli buku Maximum Ride yang katanya trilogi tak tahunya mau dibikin 6 buku! Nah lo, mau gimana lagi coba. Saya juga berniat baca trilogi Gideon The Cutpurse. Halah! Di rumah cuman ada buku satu dan dua. Sampai sekarang buku ketiganya belum beli. Ada lagi Ceritanya Nicholas Fleming (The Alchemist, The Sorceress, The .... apa lagi saya lupa). Ini terhambat karena penterjemahnya yang telat. Haduh!

Tapi sekarang saya sedang menikmati mini seri utuh: Percy Jackson... :D Buku 1 - 5 sudah ada di lemari. Satu buku satu hari (sekarang buku ke tiga). It's sooo... fun!!!

July 9, 2010

Tahu Baxo Ibu Pudji

"Wah, tahunya enak, padet, mantap, isi dagingnya tebel lagi!"

Bukan promosi, ini saya beberapa kali dikirimi sama nyokap, temen-temen di kantor pada demen. Temen kantor Yanty malah pake mau pesen segala. So, yang pas jalan-jalan di Ungaran silakan pada beli & cobain sendiri yak. Ini penampakan warungnya:

Warung sementara, yang aslinya ada di seberangnya lagi renovasi. Petanya bisa lihat di bawah ini:

Semarang di utara, Salatiga di Selatan. Kalau dari Semarang, belok kiri setelah RM. Mayasari.

Kalau dari Salatiga, lebih baik mampir ke Tahu Baxo yang satunya lagi:

Dari Salatiga arah Semarang, kalau di sebelah kanan ada Karoseri Laksana, pelan-pelan deh, liat ke kiri. Tempatnya besar, bercorak hijau. Ga akan kebablasan, tulisan Tahu Baxo nya besar kok... :D

Kemarin ke situ beli 20 dus. Satu dus harga 16 ribu isi 10 tahu. Itu harga tanggal 4 Juli 2010. Kalau pas anda beli harga berubah ya... salahkan inflasi... :D Oh ya, mereka buka jam 9 kalau nggak salah, produksi per hari cuman 5 ribu tahu (alias 500 dus). Jam 4 atau 5 sore biasanya sudah ludes.

July 8, 2010

Guna GPS di Jalan Utama

"Ma... Sisi keliatannya mo iis nih..."
Dulu saya harus seketika melambatkan kendaraan untuk mencari SPBU terdekat. Sekarang tidak. Tinggal tap ke GPS, cari POI SPBU. GPS akan menunjukkan SPBU terdekat. Tap di SPBU yang saya pilih, GPS akan reroute, dan menunjukkan jarak aktual dengan posisi saya saat ini. No need to slowing down, just drive and brake when its arrived. My new A.K.A.P driving style... :D

What is A.K.A.P? Answer... :D

July 2, 2010

Top Speed

Narsis dikit ga apa-apa kan... :D

Dicapai di Bakrie Toll Road arah Brebes - Kanci, 22 Juni 2010, sekitar pukul 06.30... :D Speedometer dah nyentuh 190kph sih, tapi saya mah percaya sama yang ini aja.

July 1, 2010

Aksesori Baru


Aksesori baru buat mobil. Say hi to Patrick! Keren ga? Mau?

May 31, 2010

DIY: Honda Jazz Splash Guard Repair

Ugh... setelah bercak-bercak di beberapa bodi, sekarang ini. Honda Autoland kayaknya QC-nya nggak detil-detil amat. Tiga minggu lalu saya melakukan perbaikan bumper depan, belakang, pintu kiri depan, dan triplang kiri di bawah pintu depan. Klaim asuransi sih, cuman kan bengkelnya sendiri dibayar full sama asuransinya. Selain kerjaannya ga gitu rapi (di beberapa tempat pengecatan seperti ada debu yang tertimpa cat, jadi nongol gitu), bercak-bercak sisa cat tersebar dimana-mana. Bisa dihilangkan sih pakai wax, cuman kan jadi ngerepotin.

Eh, yang ini kejadian parah lagi. Hari Rabu dan Kamis saat melaju di tol Dalam Kota, ada bunyi berkibar di bagian depan. Baru sempet ngolong hari Jumat pas libur Waisak, dan... gubrak! Splash guard bagian kanan depan sobek! Cantolan yang harusnya dikancing ke bemper depan lepas gitu aja. Walhasil saat saya melaju kencang, angin mendorong splash guard ke aspal, habislah karetnya! Ada sekitar 15 x 30 senti yang hilang tak berbekas. Saya periksa seluruh bemper, ternyata kancing tak terpasang 6 buah dan ada satu sekrup yang lenyap juga. Padahal sekrup ini pegangan utama bemper dan splash guard! Bener-bener ngaco nih Autoland!

Re-claim? Sudah kebanyang perjalanan ke Kelapa Gading, ajuin klaim, periksa, debat sama SA... capek lah. Mendingan waktunya saya pakai untuk betulis sendiri. Copot splashguardnya, beli kancingnya ke toko sparepart di depan kompleks (sebiji kena 8.000!!! Saya cuman beli 5 karena nggak bawa uang banyak), lalu saya rapikan splash guard yang sobek & ditambal dengan plastik fiber sisa tutup pagar. Semoga tahan dengan panasnya mesin.

MOS: Jangan 100% percaya sama QC bengkel. Lain kali cek sendiri sampai puas sebelum keluar bengkel.


1. Satu dari 6 kancing yang tak terpasang. Yang ini saya ambilkan dulu dari bagian bemper atas karena kualitasnya lebih bagus dari yang saya beli.
2. Tempat sekrup yang hilang. Sangat disayangkan. Kalau bagian ini terpasang, mungkin splash guard saya masih bertahan meski kancingnya tak ada.
3. Plastik fiber yang saya jahitkan. Pakai kawat untuk menjahit lalu disemprot anti karat.
4. Splash guard yang asli, well, left of it...

May 21, 2010

Happy Birthday, My 6110

Hari ini tepat 11 tahun umur Nokia 6110 saya. Masih kecatet dengan rapi, beli tanggal 21 Mei 1999 di Master Cellular, Rroxy Mas Lt. 1 No. 101B (tokonya masih ada ga ya?) seharga 2,1 juta. Henpon pertama saya nih. Barangnya juga masih lengkap dari dus, manual, charger, henpon. Hm... dulu dapat handsfree ga ya? Lupa... :D

Minggu lalu waktu saya mau beli Mini di OkeShop sudah hampir di trade in kan tuh, cuman persyaratannya berbelit-belit, ga jadi deh. So tetep nangkring di rumah. Kayaknya mau saya masukin kotak lagi, trus dipajang saja... :D

May 12, 2010

R.I.P (again) My 6100

Aarrgghh..!! Pas mo dipake, kok pas baterenya mampus. Mblendung, dari posisi drained ke fully charged cuman 3 menit. Kalo terima telepon, detik pertama keluar warning low batt, detik kedua langsung dut.

So, ada dua pilihan: beli batere lagi dengan kondisi beberapa bulan lagi pasti ganti, or ganti henponnya sekalian. Duh...

April 14, 2010

Head unit JVC - How to assign radio station name

Panduan memasukkan nama stasiun radio untuk head unit JVC KW-XG706H yang sering dijumpai di mobil Honda All New Jazz tipe S.

  • Tekan tombol SOURCE sampe nongol FM atau AM.
  • Tekan tombol DISP dibarengi dengan SEL, layar judul stasion radio akan muncul (mungkin masih kosong).
  • Pilih karakter pertama dengan memutar tombol VOLUME.
  • Tekan tombol >>| untuk memasukkan karakter selanjutnya, atau bisa juga tekan tombol |<< untuk mengedit karakter sebelumnya.
  • Tekan tombol SEL jika sudah selesai.

Head unit ini bisa menyimpan sampai 30 nama stasiun radio dengan masing-masing maksimum 8 karakter dari A-Z, 0-9, -, /, <. >. dan spasi

April 13, 2010

10 more to go

April 9, 2010

Hampir Saja...

Phiuh... hampir saja saya membuang uang untuk sesuatu yang tidak penting... err... walaupun kata "penting" itu relatif ya... :D

Kemarin dan hari ini salah satu reseller henpon melakukan "sale". Yanty lagi-lagi ek sana untuk mencari CDMA murah buat pengganti yang sekarang (casing hancur, baterai melendung, speaker pecah). Eh, sudah kehabisan, malah ditawari N86 8GB seharga 3,5 juta. Ehm... ehm... murah sih... kalau baru di toko sekitar 3,7 juta sampai 4 juta.

"Ambil ga?"
"Kalo dibeliin ya mau sih"
"Fiturnya?"
"Canggih lah, pokoknya kalo fitur Dhi dah ngecek"
"Ya udah Eng ke ATM yah"

Habis itu saya melirik iPAQ kesayangan di atas meja. Buka flapnya, nyalain, tap menunya, geser kanan kiri... heh... mendesah lama... dan saya telpon Yanty lagi.

"Say, dah ambil?"
"Barangnya belum, duitnya udah"
"Maap yah, ga jadi deh"
"He??? Bener ga jadi?"
"Iya, Dhi ga bisa kalo ga touchscreen"
"Ya udah, bener ga jadi ya?"

...silence...
"Ya deh ga jadi. Sayang kalo Dhi ga pake, duit segitu bisa buat yang lain"
"Hihihihihi... OK deh, duitnya Eng balikin ya"
"OK, bye..."

Nutup telepon saya legaaa... banget... :D

April 5, 2010

Windshield Maintenance

Bukan iklan, hanya testimoni dari pengguna saja.

Karena nggak pernah punya mobil baru, makanya waktu pakai Jazz rasanya terpesona dengan clarity windshieldnya. Nah ini sudah hampir setahun, kok rasanya clarity levelnya turun. Banyak guratan-guratan dan bintik-bintik waktu kena air. Disapu wiper pun tak hilang. Mesti benahi kacanya dulu sebelum ganti wiper.

Dari cari sana sini soal pembersih kaca, akhirnya saya coba produk dari Glass Science: Glass Scrub & Rain Clear. Pertama mengaplikasikannya tangan saya pegal total. Gosokan pertama Glass Scrub tak menampakkan hasilnya. Sampai 2 kali saya gosok & bilas, tangan capai, saat diguyur air kok bintik-biktin dan goresannya tetap nongol. Sebelum menyerah, aplikasi terakhir saya tekan kuat-kuat dan dibilas dengan sapuan air dan lap (jadi bukan guyur air doang seperti yang ditulis di petunjuk pemakaian). Eh, kelihatan hasilnya! Lumayan. Karena sudah jam 8 malam, saya putuskan untuk langsung lanjut dengan Rain Clear.

Ugh... ternyata bentuknya super cair dengan sedikit rasa pedas di tangan seperti alkohol. Saya sapukan rata dengan tissue, lalu setelah rata saya gosok pakai tissue kering. Perlu berkali-kali gosok sampai benar-benar pandangan tak terganggu.

Hasilnya? Saat hujan dari Majalengka ke Cirebon, tetesan air mengalir sendiri dari bawah ke atas, sensasinya membuat anak-anak berteriak-teriak. Wiper jadi lancar, air terbuang ke samping dengan sempurna. Itu hari Sabtu. hari Minggu sore di tol Cikampek kena guyur super lebat (katanya puting beliung di Cikarang ya?) hasilnya memuaskan.

DC per botol di Ace cukup mahal, 85 ribuan per botol, tapi saya puas dengan hasilnya.

March 14, 2010

Relay Klakson

Lha kok rusak lagi. Ini yang ke dua kalinya dalam 12 bulan! Atau memang segitu saja ya kualitas relay Bosch? Saya ganti terakhir di bengkel resmi Honda lho. Euh... ternyata... saya menemukan LINK INI. Thanks again to Bro Saftari. dapat ilmu tambahan deh...

Parts di Beres belum tentu asli ya???

Akhirnya...

Dari kasus di bawah soal tagihan telepon, akhirnya saya memutuskan untuk meningkatkan keamanan penggunaan telepon di rumah. Bye-bye phone lock... welcome phone password...!

Nongkrong lama (old habit neh) di bagian telepon di Carrefour, pilihan saya jatuh ke Panasonic KX-TSC11MX yang memiliki fitur password protected restricted dialer dan restricted phone book. Merek dan harga (pas diskon 50%) juga jadi nilai tambah. Sampai rumah, langsung pasang dan konfigurasi. Beres!

Eh, belum! Mesti ngajarin anak-anak dulu. Willi langsung suka, karena dia bisa langsung memilih dari phone book tanpa perlu menghapal nomor telepon. Sisi? Percobaan pertama langsung mewek, takut nggak bisa telpon sendiri. Sisi masih belum fasih membacanya. Biasanya dia melakukan dialing dengan mencontek catatan nomor telepon. So? Yanty punya trik yang tak terpikirkan: ganti contekannya dengan tulisan yang ada di phone book!. Cool! Saya sempurnakan dengan menambahkan entry phonebook dengan nama menggunakan nomor telepon. 100% done! Yang ngajari PRT ntar biar Willi saja... :D

Oh ya, bagaimana dengan telepon di lantai 2? ehm... gampang. Saya jadikan dummy saja. Sebagian keypadnya saya matikan. Yang berfungsi hanya angka 1, 4, 6, 7 dan 8 jadi anak-anak masih bisa telepon Yanty. Nice trick eh? Hehehe...

February 17, 2010

My New Toy


Can't wait to try it this evening... :D

Mirip, tapi... ya mirip...!!! :D

Saya lagi cari-cari gadget baru, dan nemu link DI SINI dan DI SINI. Sekelebat sih nggak terlihat bedanya. Tapi setelah ditilik lebih lanjut, kok contentnya sama persis! Yang beda cuman dikiiiiitttt doang. Coba deh bandingin Tentang Kami dan About Us nya. Well, nggak berani tanya lebih jauh. Soal harga juga beda-beda tipis. Akhirnya saya mencoba bertransaksi dengan yang mengklaim "lebih tua"... :D Yang pertama dari 2005, yang kedua dari 2007.

February 10, 2010

Satpam Tak Simpatik

"Saya datang pagi biar bisa milih tempat parkir!" Cuman satpam yang satu ini lagi sok rapi.

Datang jam 7.15 biasa dapat parkir enak: sisi kiri mepet tiang penyangga di lantai 2A atau 3. Kemungkinan kena bentur pintu mobil lain jadi cuman 12,5%. Pagi ini saya mengarah ke area itu. Eh... Satpamnya menunjuk ke tempat lain. Arah saya tetap, dia kok malah marah. Cone plastik oranye jadi korban tendangannya... Duh!

Perasaan jadi tak enak. Turun mobil nanti saja deh, 30 menit lagi.

February 1, 2010

Satu lagi TeleMarketer yang nggak sopan

Barusan ditelpon sama cowok marketing dari kartu diskon. Sesua standar kali ya, dia ber bla-bla-bla mencerahkan segala fitur kartu diskonnya yang bisa dipakai lebih dari 5000 merchant dan sebagainya. Ada kali 5 menit, saya dengarkan dengan sabar dan mulai tertarik juga. Setelah dia "sepertinya" selesai, saya tanya, "Kewajiban saya apa?". Perlu 2x saya tanya sampai dia ngeh (atau pura-pura nggak ngerti?) dan menjelaskan kalau ada biaya sebesar 999 ribu untuk 5 tahun. Hehe... lalu wajar dong kalau saya tanya contoh merchantnya apa saja. Siapa tahu saya nggak pernah ke sana, kan jadi sia-sia. Eh, dia bilang ga bisa. Hah, menawarkan kucing dalam karung? Euh, saya sih nggak bilang gitu, cuman saat mau menjelaskan kalau saya bisa rugi kalau nggak pernah dipakai tuh kartu. Eh, belum kelar ngomong, dah diputus... PREKK!

Gak sopan? Jelas! TeleMarketer KTA pun biasanya bilang, "Terima kasih, selamat siang" dengan super cepat saat saya bilang "belum" tertarik. Hem... kapok? Nggak. Saya kan mencoba bersikap sopan... hehehehe...

December 22, 2009

Wishlist for... another cellphone?

Hehehe... bukan ritual. Tapi kayaknya bakal jadi kebiasaan. Manusia memang tak pernah puas, hayo ngaku saja, kalian juga begitu kan. Kali ini soal henpon. Nope, bukan lagi pengin blekberi, but more than that.

Yang sekarang saya pakai punya fitur touch screen, Windows Mobile 6, EDGE, Bluetooth, WiFi, scarry camera. Yang saya pengin 3.5G, Bluetooth, WiFi, GPS, auto focus camera. Simple as that. Cuman kok ya barangnya dikit yah. Apalagi kalau saya memasukkan kriteria OS kudu Windows Mobile. Pilihan jadi super sempit dan harganya masih selangit. Huu...

Ada yang punya ide kriteria di atas dengan harga di bawah 3 juta?

December 11, 2009

Uang Tanpa Kuitansi

Beberapa teman saya sedang menggarap proyek negara... Sebut aja gitu. Simpel, bikin situs web informasi dengan sedikit tambahan aplikasi. Simpel = low cost project, period.

Problem muncul malah bukan hal teknis. Pertama, perusahaan pengikut tender harus terlisting dalam daftar vendor TI negara. Kalau belum masuk, mesti urus pendaftaran yang persyaratannya sepertinya sengaja dibuat tak mungkin dipenuhi. Mau shortcut? 4 juta tanpa kuitansi! Doh! Jujur amat yak. Saya pikir mereka akan langsung mundur. Eh, ternyata tidak! Resiko uang melayang kalau tidak lolos di tender.

Untungnya masuk. Tapi soal non-teknis tetap saja nongol. Format laporan harus sama dengan standar laporan negara. Templatenya? Ada, tapi bukan proyek TI... :)) Standard laporan ada 4 jenis: Pendahuluan, Antara, Draft Final, dan Final. Masing-masing 10 eksemplar! Ini benar-benar pemborosan! Bikin e-Gov tapi prosesnya masih sama saja.

Selesai? Belum! Masalah muncul lagi di akhir proyek. Implementasi harus di server negara. Hosting di tempat lain dilarang. Tapi untuk bertemu (hanya bertemu!) dengan admin servernya pun harus meninggalkan sejumlah uang tanpa kuitansi lagi! Eehh... Belum kelar, setelah pasang, lagi-lagi harus meninggalkan sejumlah uang tanpa kuitansi untuk menjamin eksistensi software untuk beberapa waktu. Ampun dah!

Dengar cerita begitu, saya jadi ngeh kalau negara mesti mengeluarkan sampai ukuran ratusan juta rupiah hanya untuk situs web berbasis freeware. Yang dibeli ternyata bukan teknologinya, bukan jasanya, bukan tenaga ahlinya, tapi tikus-tikusnya...

November 3, 2009

Paket Operator Seluler

  • Telepon kemana aja kapan aja bayarnya sama...
  • Isi ulang sekarang dan dapatkan bonus 20% pulsa...
  • Gratis telepon ke-5...
  • Telpon ke operator lain, besok gratis SMS...
  • Bayar Rp. 1.000 untuk gratis 300 SMS hari ini...
  • ...ada yang mau menambahkan?...

Sedinamis apakah sistem pencatatan pulsa yang dipakai para operator GSM dan CDMA di negara kita ini? Pengin tahu saja, kok dengan mudahnya menelurkan ide-ide promo super kreatif yang kadang sampai susah dipahami oleh calon konsumen. Meski saya pakai pascabayar yang intensitas promo nyelenehnya tak sebanyak prabayar, tapi tetap saja promo-promo itu cukup menggiurkan, apalagi kalau yang berhubungan dengan DATA dan SMS (saya memang tak banyak menelpon).

Ada satu promo..., eh..., yang permanen saja..., yang saya tunggu dari para operator: bayar abonemen saja di bawah 50 ribu sebulan untuk telpon, SMS, dan data sebanyak-banyaknya. Well... siapa yang berani?

October 30, 2009

Scratches


Sebeeelll...!!!!

October 22, 2009

Pengiritan

Camp kali ini saya benar-benar melakukan pengiritan. Kenapa? 1. Karena jumlah peserta lebih sedikit dibandingkan dengan camp-camp terdahulu. 2. Karena modal dari kantong sendiri.

Yang saya lakukan: pakai operator baru yang cocok dengan kegiatan saya sekarang: SMS... SMS... SMS... SMS.... Sehari bisa belasan sampai ratusan SMS. Panjang-panjang lagi. Saya bisa ngirit sampai 100 ribu lebih. Langkah kedua: pakai kertas bekas untuk tempelan-tempelan pengumuman. Kertas sekarang mahal. Yang dulu belasan ribu per rim sekarang sudah mendekati 30 ribu. Ini pun sudah pakai kertas "Paling Murah" ala C4. Pengiritan kedua paling antara 10 sampai 20 ribu saja. Satu kali camp ga sampe habis 1 rim kertas kok. Langkah ketiga: ga nginep di camp! nah ini saya bisa ngirit kas CMN Barat sampai 200 ribu! Capek sih, berangkat advance Jumat siang, pulang malam itu juga. Untung di Ciawi doang. kalo di Puncak... wah... maaf aja... :D

Ya gitu deh... cuman sharing aja... mumpung lagi bengong di kantor, ga bisa pulang... :D

October 20, 2009

Papercraft Storages

Dulu ada yang pernah tanya tempat saya menyimpan hasil print-score-cut-fold-glue. Ini dia... sudah memakai hampir 1/4 dari lemari.

October 12, 2009

Susahnya jadi Bendahara...

Siapa sih yang nggak mangkel kalo uang jajannya dipotong. Well, saya juga mangkel. Tapi dalam kasus ini saya yang di posisi "memotong" uang saku. Akibatnya, buat saya parah: didiemin seharian... entah mau sampai kapan. Sedih...

October 9, 2009

Menyebar Promo Via SMS

Kemarin pagi tadi telepon genggam saya bekerja keras mengirimkan lebih dari 500 SMS yang menginformasikan tentang Men's Camp jakarta Barat yang akan dilaksanakan tanggal 24 - 25 Oktober mendatang. Mengerjakannya cuman beberapa menit, mengirimkannya perlu waktu sekitar 2 jam lebih. Untung bukan saya yang berkeringat, cuman telepon genggam saya yang kepanasan. Mau tahu caranya?

Pertama, saya mengumpulkan data nomor telepon alumni Men's Camp dari tahun 2007 sampai 2009, disortir pakai Excel, kemudian filenya dipindahkan ke iPAQ. Kedua, saya buat template SMS yang padat dan informatif. Menyusun kalimat dalam 160 karakter itu ternyata tidak mudah. Ketiga, saya tinggal buka file Excel di iPAQ, copy daftar nomor telepon, lalu paste di kolom isian nomor tujuan SMS. Isi SMS saya ambil dari template yang sudah saya buat, lalu klik Send. Untuk meringankan beban iPAQ saya bagi 25 nomor per sekali kirim. Mahal? tidak juga. Saya ambil paket Rp. 1000 per 300 SMS per hari dari salah satu operator GSM. Jadi saya hanya menghabiskan Rp. 2.000,- dan masih sisa 69 SMS!

Yang tak kalah seru, ada beberapa penerima yang membalas SMS saya. Isinya pun beragam. Dari "terima kasih atas infonya", "saya sudah lanjutkan ke yang lain", "thx aku sudah sejati", "sapa ni?", "sapa nama you?", "namanya siapa?", "trims atas info men's camp nya - ", "kl kirim sms kasih nama biar bisa balas!", "thanks ya gbu", dan masih saja terus berlanjut sementara saya menulis blog ini. Yah, namanya juga sudah berusaha. Sudah dibilang kan, memadatkan pesan dalam 160 karakter itu susah. lalu, apa sih yang saya tulis? Ini:

Men's Camp JakBar 24-25Oct09. Biaya 400rb, alumni 250rb. Reg SMS 08161311xxx NamaLkp,TglLhr,StatusNikah,NoHP,NoTelRmh,Grj. reg TEL 0213274xxxx PriaSejati.or.id

Ada yang punya ide lebih baik?

September 30, 2009

15 minutes in Germany...

Ada temen yang sering berpergian ke Afrika, sering transit di Frankfurt, Jerman, yang menyediakan cukup banyak smoking room. Terakhir dia ke sana semua smoking room sudah lenyap. Lalu? Dia mesti keluar bandara untuk merokok, yang artinya harus melewati imigrasi. Pas ditanya sama petugas, "How long will you stay in Germany?". Dia jawab santai, "Fifteen minutes is enough for two cigarettes". Dasar addicted...

August 23, 2009

Kaskuser to Aktivis Kaskus


...didapat pas nge-post Patlabor Command Car Type 97 di thread Papermodel Freak...

August 21, 2009

Nyebelin

Klien gw yg satu ini memang bikin kesel.

Pertama, nawar harga proyek kayak nawar barang dagangan di MangDu. Dah tahu kalo dikasih harga murah, eh masih ditawar lagi. Pas ga dikasih, eh, nawar di termin pembayarannya. Bener-bener cape deh.

Kedua, suka maksa minta bonus. Ni proyek udah signed, deliverables udah jelas, lha kok tiap kali meeting... (gw dah bilang tiap kali kan) selalu minta bonus fitur baru dengan nada tak berdosa. Bener deh, developer gw aja sampe tanya balik ke gw soal fitur yg dia minta, kejebak. Ampun dah. Mungkin TOR (Term of References) yang ada di kontrak kerja perlu ditempel di dinding kale...

Ketiga, tiap ada kesempatan telpon ke gw...!!! Tanya update status, hiyah...!!! Sapa sih yang bisa kerja bagus kalo ditohok-tohok gitu. Heh... untung bukan gw yg coding, ga papa lah jadi bemper buat anak-anak. kalo sampe ntar dia telpon direct ke developer, jangan salahin gw kalo proyeknya molor. Buset dah.

Huh... tuh... bahasa postingan saya kok jadi gitu ya... saking sebelnya...

August 20, 2009

Tiket Mudik Lebaran

Sejak saya eksodus ke Jakarta akhir tahun 97, tiap tahun pasti mudik lebaran. Sampai tahun 2001 selalu naik kereta. Selanjutnya selalu naik mobil. Oh... perkecualian waktu Yanty hamil Willi tahun 2003 itu ga pulang ding. Tapi lama-lama capek juga. Badan sudah tidak mau lagi kompromi kalau kena macet, apalagi kalau sampai 20-25 jam di jalan. 2 tahun terakhir ini saya selalu lewat atas, begitu juga tahun ini.

Biar dapat tiket murah, saya membeli tiket jauh-jauh hari. Untuk mudik tanggal 18 September kemarin saya sudah issued tiket tanggal 22 April lalu. Kebangetan? Nggak juga sih. Saya dapat harga 421 ribu untuk sekali jalan CGK - SMG. Beda dikit dengan harga tiket kereta api eksekutif yang bisa sampai 300 ribuan lebih. Ini perlu perencanaan super matang. Dari menghitung perkiraan cuti bersama, libur sekolah, dan pengajuan cuti kerja. Well, soal yang terakhir selalu menjadi bincang-bincang seru, terutama di kantor Yanty. "Elu kan ga lebaran! Masak udah ngajuin cuti sekarang sih!". Biasanya jawaban, "Mertua gue lebaran" dan fotokopi issued ticket sudah cukup membuat atasan mengerti. Kali ini cukup bermasalah karena work-pairing Yanty ganti dan dia tidak terima didahului beberapa bulan. Hee... Salah sendiri... hayo siapa yang berani adu long term planning sama saya...

Well, jadi sementara yang lain sibuk mencari tiket mudik (seperti sekretaris di sebelah saya ini), saya tinggal ongkang-ongkang kaki ngurusi hal-hal lainnya... seperti mau ngerjain apa nanti di libur lebaran.... hehehehehe...

August 19, 2009

Lagi meeting, SMS aja ya...

Telepon saya berdengung, otomatis mati dan mengirim SMS, "Lagi meeting, SMS aja ya...". Bunyi beep dua kali menandakan SMS terkirim dan delivery message diterima. Dua menit berikutnya telepon saya berdengung lagi, same caller. Hape saya mengulang prosedur otomatis reject call & send SMS.

Apa dia ga baca SMS ya? Pikiran saya dah negatif banget dah, jadi nggak konsen meetingnya. Keluar sebentar, nulis postingan ini, bikin kopi, trus ntar masuk lagi dah... Sebal...

August 3, 2009

Melubangi Tembok

Melanjutkan proyek pipa cooker hood yang sudah berbulan-bulan pipanya tak sampai keluar rumah. Dibantu hammer drill 600watt cukup kuat lah untuk melubangi tembok dengan cara seperti di atas. Rapi ya... :D Celah diantara pipa dan tembok saya tutup dengan campuran compound, semen putih, dan sedikit air (sekali lagi dapat ilmu dari tukang AC).

Tadi pagi, dipakai masak jagung muda dan telur, baunya sudah tak berkeliaran di dalam rumah. Very nice! Minggu depan tinggal modifikasi pipa luar agar asap dan minyaknya tidak mengarah ke kompresor AC. Pekerjaan ini makan waktu beberapa jam, dan diakhiri dengan mandi & makan ikan goreng ala Superindo... sedaaaappp... :))

Nge wax bareng...

Mungkin sampai 3 jam buat nge-wax satu bodi mobil kecil. Yanty yang melapisi dengan wax, saya yang gosok. Capek, pegel. tapi hasilnya memuaskan! Bintik-bintik dan gores bisa hilang hampir semuanya. Tempat yang mungkin sama salon mobil bakal di-skip bisa kita bener-bener bersihkan. Kelar nge-wax, kita berdua ngabisin satu jar Coca Cola dengan es batu gede. Cool...!!!

Waktu dulu beli wax, sempat terpikir kalau pakai yang pasta bakal susah karena residunya lebih banyak. Ya memang sih, tapi harganya worth deh dengan hasilnya. Saya belum pernah coba pakai yang cair juga sih. Yanty cuman komplain saat wax nya masuk ke bagian yang tak bisa dipoles. Hee... perlu cari produk detailer? Hehehehe... nggak dulu ah. Ni mobil buat dipake, bukan buat ngabisin duit kan... Utilitas dan ROI nya perlu ditingkatkan, bukan malah jadi beban.

July 22, 2009

Boros Bensin?

Ini pasti gara-gara penyempitan jalan di perempatan Cengkareng. Sudah disempitkan gara-gara pembangunan flyover, ditambah lagi sama pengerukan lajur Trans Jakarta. Ugh! Napa sih ga nunggu gantian satu-satu proyeknya. 4 jalur di Daan Mogot jadi 2 jalur, ya macetnya kalau sore bisa sampe 3km lebih. Waktu tempuh bisa setengah jam! Lebih cepet jalan kaki deh. Akibatnya langsung drastis ke dompet: bensin boros. Dulu bisa deh dapat 11 kilometer per liternya. Sekarang? 1:9 aja sudah untung.

Pagi ini saat mau berangkat ngantor posisi di 1:9,1. Sengaja "nahan" gas tak lebih dari 2000rpm buat antar anak-anak, trus ke kantor lewat tol. Huu.... pegel banget kakinya, nahan biar ga agresif... hihihihihi... Tapi membuahkan hasil lho... sampe kantor FC AVG naik jadi 1:10, meski nanti sore bakal turun lagi... hiks...

July 21, 2009

Sumbangan Perbaikan Jalan Umum

Sudah sekitar satu bulan jalan di perumahan saya yang banyak jerawat dan catur marutnya diperbaiki. Nggak tanggung-tanggung: paving block dan cor beton! Lalu biayanya dari mana? Pemda? Ngimpi!

Well, setahu saya, kalau sebuah ruas jalan sudah dilalui angkutan umum, jalan tersebut menjadi jalan umum dan menjadi tanggung jawab Pemda untuk pemeliharaannya (cmiiw). Tapi kasus perumahan saya tidak. Dulu, satu ruas jalan diperbaiki (pakai cor beton) atas swadaya warga. Habis hampir satu milyar rupiah. Itu jelas-jelas angkot merah melaju melalui jalan yang sekarang sudah mulus. Terpasang spanduk besar minta sumbangan dan satu papan tulis perincian anggaran dan biaya yang sudah dihabiskan. Cukup terbuka...

Kali ini ruas jalan lain yang dipakai oleh warga empat perumahan. Kali ini tak mungkin hanya didanai oleh warga sekitar saja. Entah siapa yang punya ide, mereka bikin karcis sumbangan untuk sehari lewat (tadinya untuk sekali lewat sebelum direvisi) seribu rupiah. Penjaganya nangkring di setiap titik jalur masuk jadi tak ada satupun yang terlewat. Yang "membandel" enggan bayar langsung distop segera dan dijelaskan visi misi sumbangan ini dengan jelas dan panjang lebar (soalnya saya pernah nunggu lama karena mobil depan sedang "dikuliahi"). Bagus juga, jadi nggak pasang pemungut ala preman.

Entah jadinya kapan, perlu biaya berapa. Yang pasti saya sudah menyumbang sekitar 30 ribu dan akan lebih lagi... semoga jalan yang baru ini tahan lama...

July 13, 2009

Selingan: MQ-1A Predator

Jumat kemarin, daripada bengong nungguin proses di PC, saya memutuskan untuk produktif, dan harus lepas dari PC karena mereka lagi ngos-ngosan proses data sampai GUI nya pun sluggish. Saya pilih ini: Jules's MQ-1A Predator. Kenapa? Karena bahannya cuman 2 lembar kertas, saya pikir lunchtime juga kelar.

Setelah print, saya coba ngebut. Potong tempel per parts, tak seperti biasa, biar progressnya kelihatan. Tapi nyatanya UAV ini lebih sulit dari yang saya kira. Banyak curve yang susah nempelnya tanpa bantuan tweezer. Walhasil jam 3 sore cuman jadi badan dan sayapnya saja. Sampai rumah, setelah bersih-bersih dan mengisi perut baru bisa saya teruskan lagi... sampai jam 1 pagi! Walah! Tapi hasilnya memuaskan...

Aslinya ini (dari Wikipedia)

June 30, 2009

Video Call

Ehm... baru kali ini kami "meninggalkan" anak-anak di rumah Eyangnya. Lama lagi... 2 minggu bisa dibilang lama kan? Wong kalau saya tugas luar daerah seminggu saja rasanya sudah kangen berat sama mereka. Kali ini, dengan bantuan video call kami bisa saling lepas kangen. Anak-anak bisa pamer robot Transformer yang dibeli di KFC Salatiga, kami bisa tetap melihat perkembangan anak-anak... er... kayaknya rambut Sisi di roll di Salatiga... :D Thanks to my sister's N73, thanks to our GROc, mostly thanks to

June 23, 2009

Touring Jkt -S3 - Jkt

Sabtu kemarin kami jadi mudik ke Salatiga. Berangkat jan 9.40, jalan santai (brenti sana sini maksudnya), sampe Salatiga jam 9 malam. Di Cikampek kena macet 1 jam karena dipaksa masuk kota karena jembatan pertama setelah Cikampek sedang diperbaiki. Muacetnya nggak ketulungan. Trus setelah itu ada sekitar 3 jembatan lagi yang diperbaiki. Ada lebih dari 10 pengalihan arus (pakai jalur seberang) karena perbaikan jalan. Yah, gitu deh kondisi Pantura. Ada beberapa hal penting soal mobil ini.

Dulu waktu bawa pertama, di odometer 9000km, bensin Premium, oli Top One, digeber di Tol Kanci cuman dapat max 160kph. Kemarin, di odometer 11000km, bensin Premium, oli Shell, di tempat yang sama & jam yang kira-kira sama juga, bisa dapat 180kph & still gaining up (saya brenti karena trek lurusnya ampir abis). Pengaruh oli kah?

Pas S3-Jkt sempat low fuel. Maksudnya bener-bener low fuel soalnya penanda bensin sudah nyala lama dan saya tidak menyadarinya. FC range tinggal 6km lagi dan saya di Indramayu yang jalan searah berkilo-kilo meter tanpa pom bensin! Deg-degan karena kiri kanan cuman sawah (warung makan ada, tapi tak ada satupun warung bensin eceran) saya nyetir mode irit. AC matiin, audio matiin, & berusaha make laju kendaraan sebaik mungkin. Untung jalannya landai jadi ga perlu ngegas sering-sering. Satu kejadian, gara-gara mempertahankan momentum, pas nyalip truk ada motor yang ikutan nyalip, kebanting deh ke kanan & keluar jalur. Bunyi groook benturan bawah mobil kena aspal pinggir jalan bikin hati tambah mengkeret. FC range sudah menunjukkan 0km dan SPBU di depan mata statusnya RIP alias tak beroperasi. Duh! Tapi akhirnya setelah sekitar 8km ada SPBU. Phew.... legaaa banget. Sambil ngisi 150rb saya nunduk-nunduk cari-cari bagian bodi yang kena aspal. Ehm, masih mulus. Brarti yg kena kaki-kaki roda. Mesti dicek nih pas cuci mobil. Anyway, reserve tangki bensin mobil berapa liter sih?

Oh ya, nyempetin mampir di rest area KM-51 buat makan di Solaria. Walaupun hari Senin malam, tetep rame aja. Hee...

June 10, 2009

Facebook Username Countdown

Soon you will be able to have a username

Starting on Saturday, June 13th, at 11:01am, you'll be able to choose a username for your Facebook account to easily direct friends, family, and coworkers to your profile.
Check out the Facebook Blog for more information.

11.01 GMT+7? Pasti jalur Internet di dunia akan sibuk terarah ke server FB. Mau ikutan? Saya sih mungkin tidak. Hari Sabtu jam sebelas itu acaranya bersantai sama keluarga, bukan buat ngantri Facebook username.

June 9, 2009

Tertolak Mendaftar di Situs

Kadang aku harus "berbohong" untuk bisa terdaftar di sebuah situs web. Tapi untuk situs yang satu ini, meski curiosity saya naik 80% saya merasa berat sekali untuk mencentang salah satu syaratnya...


Lalu gimana? Euh... minta tolong teman yang masih bisa sign in... :))

May 22, 2009

Yanty Pindah Kantor

Bukan pindah kerja lho, cuman pindah kantor. Walau se-Jakarta, Yanty sudah pindah beberapa kali. Pertama ngantor 10 tahun yang lalu saat jadi trainee di Raden Saleh. Lalu sempat beberapa bulan di Krekot, trus akhirnya terdampar bertahun-tahun di Perniagaan Timur, kota. Sarangnya stationary, mainan, baju, jepit rambut... :D

Hagabank kebeli sama Rabobank membuat segalanya berubah termasuk lokasi kantor: Raden Saleh lagi! Dan itu pun belum cukup. Setelah settling up, akhirnya digusur lagi ke Abdul Muis... Deu... deu... deu... Malam ini Yanty pindahan ke sana, mulai jam 4 sore sampai entah jam berapa. Sedangkan saya kelaparan nunggu dia kelar. Weh... Jumat kecepit malah harus lembur.

May 20, 2009

Patlabor Collection

Setelah kemarin sukses mendownload WXIII Patlabor The Movie 3, lengkaplah sudah koleksi saya. Daftarnya ini:

  • OVA 1 Series: 7 eposides (2,3GB)
  • TV Series: 47 episodes (8,3GB)
  • OVA 2 Series: 16 episodes (3,6GB) (endingnya bikin saya mellow seharian)
  • The Movie 1 (1,1GB)
  • The Movie 2 (1,2GB)
  • The Movie 3 (4,4GB)
Semua format mkv, beberapa di OVA2 ada yang tidak berbahasa inggris, jadi mesti mengandalkan subtitle. Ada yang mau kopinya?

May 15, 2009

FTJE UKSW Menang KRCI

Apa fungsinya almamater selain tercatat di Ijazah? Ya pas kalau ada seperti ini. Ikutan bangga. Tapi kalau beritanya negatif, yaa... nggak usah lah dimasukkan ke blog. Beres kan? Hehehehe...

April 25, 2009

Patlabor, kenangan 20 tahun

Barusan kelarin nonton episode ke-47 Patlabor. Emosi yang saya dapat sama persis dengan yang saya rasakan 20 tahun lalu... wow sudah lama juga ya.

Patlabor ini adalah series addicted saya yang pertama. Pas SMP kali ya, diputar di TVRI. Terbayang dulu, pikiran saya tak mau lepas dari adegannya setiap kelar nonton. Dan episode ke-47, 20 tahun yang lalu, memberikan kesan I want more! Kekosongan di pikiran karena rutin yang dipaksa berubah, benar-benar tak menyenangkan untuk anak belasan tahun. Well, saya mengulanginya lagi malam ini. He...

Bisa memuaskan memori lama sungguh sangat melegakan. Lebih lagi menyadari saya bisa memutarnya kapanpun. Saya sudah punya plamo Ingram. Saya juga sudah punya papercraftnya (meski sekarang belum kelar), dan saya punya ke-47 TV seriesnya. Nice!

20 tahun lewat, labor belum menjadi kenyataan. Tapi saya yakin semangatnya tetap hidup di orang-orang seperti saya, Jules, dan patlabor fans di seluruh dunia.

April 20, 2009

Terminal 3 Soekarno Hatta Airport

Baru dioperasikan per tanggal 15 April 2009, saya berkesempatan memakainya tanggal 18. Hasilnya? Crowded! Petunjuk untuk masuk ke Terminal 3 cukup informatif, tapi dari beberapa rekan seperjalanan mereka cerita kalau supir taksi pun masih kebingungan mencari Terminal 3 yang biasanya hanya melayani para jemaah haji.

Sabtu kemarin kami bawa mobil sendiri, dari pengalaman di Terminal 1 sih lebih ngirit bayar parkir daripada taksi. So, kendala pertama yang kami hadapi di Terminal 3 adalah parkirnya yang belum siap. Masuk masih pakai tiket manual ditulis tangan. Parkir inap pun baru berbentuk area terbuka. Well, tak apalah. Saya parkir di sebelah mobil yang... kalau ada yang mau mengusili, tak akan ada yang melirik Zebra ini. Sekitar 100 meter kami mesti berjalan dari area parkir inap ke pintu keberangkatan. Masih hanya melayani AirAsia, yang antri cukup banyak juga. Padahal jam 4.30 pagi!

Check in dilayani oleh belasan counter. LCD di atasnya semua menampilkan layar biru dan login Windows, doh! Ternyata Terminal 3 belum online! Kami semua hanya dapat secarik tiket kecil ditulis tangan untuk check in. Dan karena saking banyaknya calon penumpang, flight kami yang boarding pukul 5.15 jadi terlambat, tak sempat menikmati ruang tunggu yang jauh lebih nyaman daripada terminal lainnya karena langsung masuk ke... shuttle bis! Lho... mana pesawatnya?

Ternyata pesawat merah AirAsia tetap nongkrong di terminal 2! Jadi sekitar sepuluh menit kami melintasi appron Terminal 2, weh...weh... Ini oleh2 dari Terminal 3, saat kepulangan kami yang relatif lebih santai jadi bisa foto-foto... :D




April 14, 2009

Flashdisk 4GB gratisan saya hilang...!

Pas diperlukan, pas lenyap. Kok minggu ini saya apes terus ya. Harddisk rusak, perlu backup pake USB devices, kok yang nongol cuman 512MB, yang 4GB raib entah ke mana. Pusing...

Btw, besok harddisk pengganti datang: Samsung IDE 160GB 5400RPM 8MB cache, 700rb. Coba kalo ga rusak, uang segitu bisa buat upgrade harddisk PC di rumah. Malam ini saya stuck di kantor, nungguin backup data ke external harddisk. Kelar direktori ini, pulang ah, terusin di rumah.

April 13, 2009

Harddisk Notebook Gue Rusak!!!

Ampun dah! Rusak pas lagi perlu banget. Mana data belum 100% ke backup lagi. Huuuhhh...!!! Ni lagi coba di-recover datanya. Setengah mati dah, mana hari ini super sibuk, ga bisa konsen. Tadi malem jelas ga bisa tidur mikirin ni data yang stuck di dalemnya. Data Money... huuuu.... itu yg tak tergantikan. Foto-foto sejak Februari 2009 juga lenyap... doh... Kalo dipikir lebih jauh, gue bisa nangis dah...

Beli lagi? Gitu paling ya. 5400rpm 80GB IDE sekitar 600 - 700 ribuan. Yang males itu install OS dan segala tetek bengek nya... Huu... Mau di Ubuntuin kok sayang ya...

Sebeeelll...!!!

March 19, 2009

Lunch Out: Bakso Apotik Rini

Sudah lama sekali saya tidak makan siang keluar. Sudah benar-benar lama sekali saya tidak makan siang keluar bareng teman-teman kantor. Ngirit? er... ada benernya juga sih. Cuman kali ini perkecualian. Mayan jauh sih, di Cipinang? Deu...

Porsinya biasa lah. Cuman bakso gepengnya lumayan khas, soalnya di Jawir langganan saya nggak ada... :D


Ehm... mungkin ini lunch out terakhir bareng sama yang mo jadi kaburwati ke US... :D

Download Cetak Potong Lipat Tempel Foto Pamer

Sudah sebulan lebih nggak pegang paper mat, sekarang rasanya rada kagok juga memotong kertas di atasnya. Tapi cukup lah tiga malam belakangan bikin cewek ini:

Siap-siap bikin Ingram... :))

March 17, 2009

Presentasi Pengisian SPT Pribadi

Ini juga. Saya dapat entah dari milis yang mana. Lebih baik saya upload sekalian... :D. Untuk mengunduh silakan KLIK DI SINI. Saya pikir banyak yang perlu karena korban pendaftar NPWP tahun 2008 sudah harus menyerahkan laporan SPT paling lambat 31 Maret 2009.

115 Resep Masakan Chef Shanti

Saya dapat dari Yanty, Yanty dapat dari teman kantornya, teman kantornya dapat dari siapa entah nggak tahu. Yang saya tahu, saya tergerak untuk menaruhnya di web. Silakan KLIK DI SINI untuk mengunduhnya.

February 26, 2009

My Work Corner... Old & New

Was...

Now...

See the difference? No? That's OK. Hope mine can be like this below... someday... somehow...

February 25, 2009

I want that, but I bought these... :D


three unit of Samsung 743NX for my office, and one unit of Samsung 953BW for my home...

February 23, 2009

I Want This...!

Di kantor make CRT 20", di rumah make CRT 15". Rasanya sesak... :D

February 6, 2009

Jadi TS yang baik?

Semua berawal dari PM-an di Kaskus: cek pm ya bosss.. abis itu langsung call/sms saya ya.. thx

A: Bro, monitor M-07 saya lepas 200rb deh. Adhi-Kaskus
I: katanya text nya kurang tajam ya? Maksudnya apa? Bls
I: Mksudnya apa bos text nya kurang tajam? Bls ya
A: Sudah rada blur u/ lihat teks. Misal kalo lagi ngetik, tulisannya dah ga tajam. Kalo u/ main game or nonton sih ga kelihatan.
I: Tp klo bwt main game tulisannya masih normal kan? Pemakaian biasanya brapa jam?
I: Msh keliatan kan tulisannya klo pas lg main game?
A: Bisa lah. Kl mau lihat aja dulu. Itu monitor sejak Jun th 2008 cm buat testing2 doang. Nyala bentar2 aja. Kl dulunya ya 9 jam kerja. Bekas kantor kan...
I: Lokasi di daerah mana?
A: <...cut...>, Jl Jend Sud Kav <...cut...>
I: Dr Blok M, msh jauh ga?
I: <...cut...> apa sih? Saya ga tau... Dri Blok M deket ga?
A: Satu kavling dengan <...cut...>
I: Oh... dri Blok M kira2 brapa menit? Soalnya saya di jaksel cuman tau Blok M aja... Saya tinggal di Bekasi
A: :D Dr Blok M naik busway turun <...cut...> sekitar 15 menit. Abis itu jalan kaki balik ke arah Blok M sekitar 5 menit, di kiri ada <...cut...>. Masuk aja.
I: Klo naik ojek dr Blok M ke <...cut...> bayarnya brapa ya?
A: Blom pernah
I: Klo naik busway dr Blok M brapa bayarnya?

Ehm... stop dah. Saya sudah ngabisin pulsa Rp 150 x 7 = Rp. 1.050 buat ngeladenin tuh orang. Jualan di Kaskus untung pun tidak (semua duit balik ke kas kantor), malah tekor waktu, tenaga, uang pula.

Jadi TS yang baik? Mungkin perlu belajar sama fiscaria... :D Cuman saya nggak ada tampang cantik... wkwkwkwkwk...

February 5, 2009

Surat sebal buat Ahass Taman Palem...

Pak,

Saya bawa motor Honda ke Ahass anda dengan harapan mendapat layanan profesional, mendapat suku cadang asli Honda. Kejadian motor mogok setelah hanya ganti kanvas rem dan oli membuat saya mempertanyakan keprofesionalan Ahass anda. Penjelasan Anda mengenai oli baru membuat mesin mogok & keluar asap agak sulit diterima buat saya. Logikanya, dengan oli lama saja mesin bisa bekerja tanpa asap, apalagi dengan oli baru dengan pelumasan yang lebih baik, harusnya bebas mogok dong.

Oke lah, meski berat, saya terima penjelasan Anda karena oli baru motor saya harus turun mesin. Lalu parts yang diganti kok tidak dikembalikan sesuai perjanjian awal? Bagaimana saya tahu parts itu diganti atau tidak? Bagaimana saya tahu parts diganti dengan yang asli? Kalau parts yang diganti tak bisa dikembalikan karena hancur, paling tidak bungkus part penggantinya bisa dikirim ke saya kan? Kalau tidak ada acara mogok yang kedua, mungkin saya tak menggubrisnya lagi.

Tapi hari Senin motor mogok lagi. Kata mekanik knalpot mesti di las. Lha kenapa nggak dari minggu lalu? Bongkar mesin kan melepas knalpot juga! Plus, saya sudah bilang kalo knalpot bukan penyebab mogok, jangan di las. Eh, motor pulang sudah di las. Tambahan plat yang saya ganjalkan di ujung knalpot itu karena 2 tahun yang lalu ada tukang las sok tahu di Bambu Larangan yang memasang ring knalpot terbalik. Lha ini Ahass anda kok meneruskan kesalahan itu. Saya jadi meragukan mekanik anda, pernah bongkar pasang knalpot nggak? Saya dapat tagihan 40 ribu untuk perbaikan yang salah? Kalau mau membetulkan yang benar dong. Ahass punya motto untuk pelayanan pelanggan kan? Coba kalau saya mau membetulkan sendiri ringnya masih bisa nggak tuh...

Plus, sore tadi saya coba motornya, kok masih keluar asap hitam dari knalpot? Oli masih sampai busi? Packing mesin beres nggak tuh? Bukannya sudah diganti? Masih bisa membetulkan nggak? Kena charge berapa lagi saya kali ini?

3x bolak balik ke Ahass sudah merepotkan keluarga saya. Kalau dalam waktu dekat mogok lagi, saya akan bawa ke Ahass anda lagi.


Adhi - pemilik H 5642 BB

February 3, 2009

Bosenan

Saya sering menyindir Bu Guru kalau dia itu cepat bosenan. Dulu rajin ngeblog, sekarang? Yah... masih lah cuman tak sesering dulu. Sekarang dia lagi demen FB, entah sampai kapan.

Sebenarnya mirip saya sih, jendela Plurk di sisi kanan itu karmanya sudah melorot hampir habis. Sebentar lagi paling saya tutup juga. He...

January 29, 2009

Apa makanan khas Palembang?

Empek-empek!!! Ugh... semua orang juga sudah tahu. Yang satu ini saya baru mencobanya setelah dapat "pencerahan" dari bokap tersayang: pindang patin. So, dari panduan wisata yang saya dapat di bandara, resto Pindang Musi Rawas ada di jalan yang sama dengan Horison. Nice... :D

Tapi... pikiran saya berubah. Ngapain repot-repot ke sana kalau di hotel ada? Rasa? Wong belum pernah coba, apa bedanya?

Pindang Patin 49.5, Chicken Cream Soup 28. All in IDR. Gee... Yang bayar besok saya, lalu reimburse ke kantor, lalu kantor reimburse ke client. Cool...!

Oh ya. Rasanya? Uenak tenan! Ikan patin dimasak layaknya garang asem, tapi ini berkuah dengan campuran tomat merah mini, nanas, daun kemangi, cabe merah dirajang tipis, dan cabe hijau yang dicemplungkan apa adanya. Nyam-nyam... seger banget!!!

January 23, 2009

Staff Caldera Ga Sopan Neh...!

Beberapa bulan lalu sebelum lebaran, salah satu penyelenggara outbound bermerek Caldera mengirimkan brosur penawaran ke kantor. Tak sampai ke saya, entah nyelip ke mana. Beberapa minggu lalu salah seorang stafnya menelpon lagi, saya bilang belum terima, dan mereka kirim brosur lagi, cool. Siapa tahu Babe berminat & sekantor outbound bareng. Tapi ternyata brosur yang diletakkan di atas meja tamu hanya dilirik sebentar saja. Well, lain kali mungkin... Hehehehe...

Satu hari setelah brosur datang, staff Caldera menelpon lagi, konfirmasi pengiriman brosur dan sekalian tanya-tanya. Saya jawab apa adanya dong, kalau saat ini kantor tidak berminat. Eh, minggu depannya telpon lagi, yang angkat sekretaris. Rada mangkel juga saya, ogah terima telponnya.

Sore ini jam 4 ada yang telpon lagi dari Caldera. Daripada dia nanti telpon-telpon lagi, saya terima deh, sekalian saya bilang kalau baik secara korporat atau personal kami belum ada rencana untuk ber-outbound... dan oh! telponnya diputus sama mereka! !%&^#%!@#&!@&!(@%(&!!!!

Mangkel? Iya lah, 1 menit aja cukup. Dendam? Ngapain! Kapok? Hm... saya nggak akan mau terima telepon dari Caldera lagi.

Lengan Pintu

Setelah kemarin berjibaku masang bracket projector, sore ini saya penasaran dengan lengan pintu depan. Tak bisa bekerja dengan semestinya. Akhirnya, lagi-lagi atas bantuan Pakdhe Gugel, saya nemu dokumen ini (PDF, 155KB). Akhirnya pinjam tangga sama teknisi dan betulin sendiri deh... :D Beres akhirnya. Pintu terbuka & tertutup dengan manis.

January 19, 2009

...until You have dependents...

Artikel ini menggambarkan 'ruginya' beli unit link di asuransi. Saya sudah pernah dengar juga sih dari Sun An. Well, bukan soal tipe asuransinya yang menarik perhatian saya. Tapi coba baca poin 8. Beli saat anda sehat. Orang yang lebih berumur dan yang tidak dalam kondisi puncak (kesehatan) membayar premi lebih tinggi untuk asuransi jiwa - jadi beli sesegera mungkin, tapi jangan beli sampai anda memiliki tanggungan.

Saya pemegang asuransi, link. Kenal juga beberapa agen asuransi. Kenal juga beberapa orang yang sebal dengan agen asuransi. Ada juga, para singles yang baru masuk kerja sudah ditawari asuransi ini itu. Mungkin kondisinya berbeda-beda. Kalau belum ada tanggungan, uang lebihnya mending diinvestasikan saja kan. He...

January 17, 2009

Koil Zebra Bocor? !!!

Sejak hujan lebat di Jakarta, plus beberapa hari lalu mobil diguyur hujan super deras plus angin di raised toll road Kapuk - Kamal, mobil rasanya berjalan pincang. Hari Jumat Saya bongkar delko di parkiran kantor. Kering. Pulangnya lancar. Sabtu pagi lancar juga. Saya pikir beres. Lalu jam 10 berangkat ke JEC untuk beli Ortopad nya Sisi dan rencana mo makan di Hanamasa, dapat voucher, makan gratis, sekali-kali melupakan diet, ga apa-apa kan. Tapi ceritanya jadi lain.

Setelah berjibaku salah milih jalan di Kota (mo Imlek, banyak orang belanja), akhirnya sampe di JEC jam 2. Waktu balik mengarah ke Hanamasa Gajah Mada, di Jl Cokroaminoto mobil mbrebet, meledak di knalpot (kenceng juga lho) dan langsung ngadat nggak mau di start. Duh! Kenapa Saya tidak membawanya ke bengkel pagi tadi! Padahal hari Jumat sudah telpon mekaniknya. Akhirnya saya telpon dia lagi.

Setelah cerita symtomnya, mekanik bilang itu pasti jalur distribusi listrik ke busi. Euh... masak saya salah pasang delko. Buka tutup mesin. Kencangin colokan delko, kencengin colokan busi, start lagi, tetep nggak mau nyala. Eh, Yanty bilang ada percikan listrik! Saya tak tahu benda apa itu. Informasi itu saya sampaikan ke mekanik dan untung dia langsung paham: Koilnya ada yang bocor! He... koil kok bocor. Untung saya yang gantian cepet paham. Dia bilang kebocoran bisa ditutup sementara pakai lakban atau isolasi. Deu... mana ada! Pasrah, saya bilang 'tunggu jemputan dari bengkel saja'. "Sekitar 1 jam ya"... wek! Dia juga mengusulkan untuk telpon ke ERA (Daihatsu punya, Emergency Road Assistance) di 021 65310000. 500 ribu untuk derek gendong! Duh! ERA gratis hanya untuk mobil dengan umur 3 tahun atau kurang. Akhirnya daripada tidak berbuat apa-apa Saya 'ngolong' lagi. Mencoba mencari apa yang 'bocor' di koilnya. Setelah tangan belepotan oli (koil Zebra ditaruh di dekat tuas kopling) Saya mendapatkan kalau ada lapisan plastik di badan koil yang mengelupas. Saya lalu minta Yanty menstarter mesin agar saya bisa memastikan. Dan betul! Percikan listrik keluar dari situ. Hm...

Cuman ada kantong plastik. Saya coba membebatnya dengan itu. kalau ini juga nggak bisa, ya terpaksa nyari toko buku atau apalah yang jual lakban. setelah kelar, saya coba, dan sukses! Mesin mau menyala meski sesekali terdengar bunyi 'crack' di koil. Tak berani jalan lebih dari 2000RPM untuk meminimalisasi percikan listrik Saya jalankan pelan-pelan ke Astrido Daan Mogot. 15 menit rasanya berjam-jam! Sampe dah. Mesti di opname, stok koil tak ada. Akhirnya kami keluar bengkel naik TiJe. Yanty bilang, "Tetep jadi yuk". Eh, kenapa tidak! Akhirnya kami naik TiJe ke Roxy Square dan menenangkan diri di Hanamasa. Hehehehe...

January 14, 2009

Atap Rumah Bocor dan Solusinya

Kapan ya bisa tidur tenang saat hujan di rumah. Sampai sekarang saya belum menang melawan atap bocor. Euh, masalahnya, nggak tahu ini bocor atap atau rembesan dinding. Well, kalau dinding ya mesti dilapis cat kolam renang (tahan air). Kendala? Ada: posisi dinding ada di atas atap tetangga. Deu...

Kalau atap? Lebih susah lagi, netes di 'A' belum tentu atap 'A' yang bermasalah. Atap saya bertambah parah karena tukangnya kurang oke. 1) pakai asbes, sekrupnya kurang kencang, jadi ada celah, tapi masih bisa dikencangkan. 2) topi penutup celah dinding dan asbes hanya 15 cm dan pakai seng, kalau hujan berangin air masuk dari bawahnya. Bisa sih, ditambahi karpet talang. Beli yang lebarnya 50 cm sekalian. Tapi ada kesulitan pemasangan. 1) mau ditempel pakai apa? Karpet itu tak berguna kalau tak direkatkan di asbesnya. 2) tinggi banget! Saya pernah naik sampai ujung, turunnya hampir tiarap.

So, nunggu hujan reda (dan kantong sedikit berisi), panggil tukang, dan perbaiki. Duh...

January 8, 2009

Turun Berat Badan

Masa' gara-gara pindahan kantor berat badan saya bisa turun 3 kilo. Waktu flu berat habis dari Palembang itu saja hanya turun 2 kilo. Hmm... saya tahu kenapa

Waktu pindahan, saya jarang duduk, mondar-mandir sana sini. Lalu angkat pc, monitor, kursi, pasang kabel, etc-etc.

So, perbanyak waktu untuk berjalan: kurangi pakai SSH, VNC... :D Jarak meja dengan server sekitar 10 langkah. Lalu ganti gelas dengan yang lebih kecil, ke pantry sekitar 10 langkah juga.

January 6, 2009

Plurk Versus Blogging?

Baca berita ini, saya kok jadi tertegun. Bisa ya nge-Plurk mengalahkan blogging? Tujuannya kan beda. Blogging itu untuk menumpahkan ekspresi. Plurk? Cetusan pikiran saat ini. Nah, beda dong! Cuman kalo cetusan-cetusan pikiran sudah seperti percikan kembang api, nge-Plurk bisa jadi lebih sering dari blogging. Tapi kalau sampai menggantikan, buat saya, nggak akan. Karma bukan segalanya... :D

January 5, 2009

Tukang Pintu Open Source

"Pak, pintunya sudah beres", celetuk saya tadi pagi. Dia hanya merenges, lalu mencoba menutup pintunya sedikit ragu. Lalu dibuka dan baru yakin kalau ternyata benar-benar sudah dibereskan (ya iya lah!).

Nggak sedikit orang yang masih percaya kalau semuanya harus "ono rego ono rupo". Saya membetulkan pintu ruang kerjanya just for fun. Tanggapannya ya seperti itu. Sama saja dengan tanggapan orang-orang birokrat yang mengusung IGOS lalu memandang sebelah mata dengan produk-produk lokal berbasis Open Source. Huh!

December 31, 2008

Com'in handy, in a package

Saat saya bawa power tools ke kantor untuk memudahkan pindahan kantor, Babe komentar, "Kayak orang Barat aja Lu, apa-apa punya". "Ngikut bokap Pak..." jawab saya singkat. Hari ini begitu juga. Saya menawarkan diri untuk membuat tambahan ambalan (tahu nggak?) lemari. Babe nyeletuk lagi, "Mir, kalo elu mo bikin rumah, panggil aja Adhi. Handy nih anak". Saya cuman merenges. Kalo hobi bisa jadi duit, alangkah enaknya... Hm...

December 15, 2008

I Don't Like Palembang

Why? Simple. Not every area covered with GPRS! Yes I can connect @ Bank Sumsel & hotel. But @ PTC I got nothing. Well, at least they smart enough to put free WiFi here.

Second reason: I can't find their popular food here. What a waste...

December 12, 2008

Expanding Possibilities

4 kali saya ke kantor CMN. Yang pertama hanya sight seeing. Kedua: assessment. Ketiga: re-config Active Directory, file sharing, print sharing, fax sharing, config auto fax management. Termasuk juga standarisasi clients. Puas? Mereka puas, saya belum.

Mereka punya koneksi Internet yang cukup kencang. WiFi 1Mbps w/o quota limit. Belum digunakan secara optimal. Saya lalu mempelajari fitur routernya, dan... voila! VPN ready!

Barusan mendemonstrasikannya di hadapan direktur CMN yang baru, well, saya dari rumah pakai dial-up CBN sementara dia melihatnya di kantor. "Kok bisa?" tanyanya heran.

Next: ssh server for tunnelling, sftp server, web server. Nice... :D

December 9, 2008

DVD oh DVD (ngadat! head mampus!)

Baru kemarin saya "menceramahi" teman saya untuk beli player yang murah meriah saja, karena umur DVD player itu benar-benar singkat. Lha kok malamnya player saya ngadat. Duh! Rencana beli player mobil tertunda deh. Soal prioritas, ehm... kebutuhan tersier gini kalo dibahas prioritasnya memang malah jadi memalukan.

Dulu saya sok pilih-pilih beli DVD player. Syarat utama: ada 5.1 channel out. Soalnya ampli saya support 5.1. Ngapain nggak pake fitur ini. Dibandingkan dengan 5.1 surround ya jelas lebih baik 5.1 aslinya dong. Mungkin syarat ini akan berlaku juga saat hunting... semoga bisa 2 minggu lagi.

Cara Memasak Mie Instan Yang Baik

Cara memasak mie instan alternatif ini sudah lama saya dengar dari milis, dari Internet, dari mana-mana dah. Tapi saya tak pernah menerapkannya, sampai dokter & perawat ipar saya yang kena gagal ginjal menyarankan cara memasak mie instan yang BAIK (bukan sekedar alternatif saja).

01. 02.
01. Rebus seperti biasa. Lihat, airnya jadi keruh. Entah apa saja yang terkandung di dalamnya sehingga dokter (R.S. Cikini) menyarankan untuk tidak mengkonsumsi air rebusannya.
02. Bumbu masukkan dulu ke mangkuk. Mie yang sudah matang ditiriskan, lalu masukkan ke mangkuk.
03. 04.
03. Tambahkan air panas dari termos. Atau masak lagi air panas & tuangkan ke dalam mangkuk.
04. Aduk sampai bumbu merata. Lihat, air akan bening mirip soto.

Rasa juga akan berbeda. Bumbu lebih terasa (jadi inget betapa banyaknya penyedap yang dicemplungkan ke dalam bumbu mie instan), mie lebih terasa tepungnya. Well, kalo soal rasa, memang tergantung lidah masing-masing. Tapi kalo soal ingredients, sama semua kan? Wong kadang merek yang kita beli juga sama. Kalau belum coba sendiri, belum percaya deh.

December 1, 2008

Kalap di Gramedia Citra Land

Kamis pagi saat kami melaju di tol fly over Grogol, Yanty melihat banner besar di depan Citra Land, "Relaunch...Gramedia... Discount 30%". Pulang kerja mampir...!!!

Sorenya saya benar-benar ke lantai 4 Citra Land. Sebulan yang lalu mereka memang merenovasi tokonya, mirip seperti GM Grand Indonesia. Tapi kondisi saat itu, full rame penuh orang! Buku-buku sudah tidak lagi disusun rapi di rak, stok ditumpuk di sisinya. First thing first, saya ambil Eclipse, The Alchemist, dan Bayi Pada Tahun Pertama (yang emang susah nyarinya, buat kado). Lalu God's Callgirl, Maximum Ride Book 2 (Book 1 menurut komputer informasi masih sisa 2 tapi tak terkejar), dan Jodi Picout's Plain Truth. Lalu beberapa buku Willi & Sisi.

Antri cukup panjang juga. Saya hitung kalau tanpa discount 600 ribu tembus. Ini cuman bayar 400an. Sooo... worth for it. Bukukita.com langganan saya hanya bisa kasih 20% soalnya.

November 27, 2008

Dump Truck - Komatsu HD 785

Fresh from the oven, Komatsu HD 785! Teaser:

Click the image above to browse the album.

November 17, 2008

Macro Shots: M2A2 Bradley

Silakan menikmati. URL albumnya klik aja gambarnya.

November 10, 2008

Paket Pos Cobra

Saya penggemar Cobra, maksudnya selalu menggunakan jasa layanan Paket Kilat Cobra Express untuk mengirimkan almost anything dari-ke Jakarta-Salatiga. Barang tinggal dimasukkan ke kardus, lakban rapat-rapat, tempel alamat, kirim. Murah meriah, cuman dia hanya melayani Jakarta - Jawa Tengah. Cepu ditolak, Bandung ditolak. Makanya warga Salatiga seperti saya jad demen Cobra. Sayang, sarangnya ada di Jl. Hadiah (di mana coba...), mana sempit, susah digapai pula.

Hari ini saya harusnya mengirimkan paket baju hamil buat adik saya yang sudah 6 bulan mlendung. Dus sudah 2-3 minggu ngendon di mobil tak terkirimkan. Alasan? Males! Akhirnya tadi nyerah mencoba yang lebih mudah: pos. Euh... euh... ternyata tak mudah juga. Kardus saya ditolak mentah-mentah. "Harus dibungkus", katanya. Terpaksa saya masukkan mobil lagi. Besok saya bungkus pakai kertas kado... plus ucapan selamat untuk Pak Pos nya sekalian.

November 9, 2008

Pengamatan Masa Depan

Setelah memenuhkan perut di Hanamasa (kalo ga pake voucher ga lagi deh...), saya sedikit berjalan-jalan ke Gramedia. Mata saya tertahan pada seorang ibu yang 'ditodong' kedua anaknya (teenagers). Ia membuka dompet dan memberikan masing-masing 3 lembar 50 ribuan yang diterima dengan sukacita dan langsung lari masuk ke Gramedia. Hm... gambaran masa depan? Willi & Sisi juga hobi ke Gramedia.

Pengamatan lain, meja sebelah saat di Hanamasa ada juga satu keluarga dengan 2 anak putrinya yang kira-kira seumur dengan 'penodong' di atas. Terlihat mereka makan tak se-ceria Willi & Sisi. Terpaksa ikut? Malu makan dengan ortu? Tak suka dengan pilihan resto ortu? Entah. Muka cakep mereka jadi abu-abu tertutup kabut ketakceriaan. Gambaran masa depan? Willi sih doyan makan, tapi Sisi tidak.

Ehm, jalan-jalan ke mal ada gunanya juga kan...

November 7, 2008

"UNIX SEX" Fitted T-Shirt


Saya kayaknya nggak berani pake. Bukan karena tulisannya, tapi karena perut saya nggak bikin pede kalau pakai kaos ketat gini. 17,99 dolar berarti sekitar 170 ribu! Weh... weh... mendingan ke Joger atau yang lain sajah...

November 5, 2008

First Finished! Sonic Rivals

Whaaa... Baru kali ini saya menamatkan story game tanpa cheat. Dulu (dan beberapa waktu lalu pun) masih pakai cheat, trainer, atau apa lah namanya, program yang membuat permainan komputer menjadi lebih mudah untuk diselesaikan.

Sonic Rivals cukup mudah, actionnya cuman lari, lompat, serang. Saya memainkannya pun hanya saat menunggu Yanty di pick up point. Hm... permainan memang tidak pandang usia ya...

November 3, 2008

Wheel Loader - Komatsu WA600-6

Pamer lagi neehhh...

Galeri bisa dilihat di sini.

October 30, 2008

Lupa bawa tas kantor, akibatnya?

Banyak!
- Nggak bawa Windows XP, soalnya di kantor full Ubuntu
- Nggak bawa charger hape, tapi ga ngaruh sih, bisa charge dari miniUSB
- Nggak bawa adaptor miniSD, jadi nggak bisa install/ kopi2 ke iPAQ
- Nggak bawa PSP, jadi nggak bisa nge-game waktu di WC... wek...
- Nggak bawa USBDrive, jadi nggak bisa kopi file ke rumah
- Nggak bawa kunci kantor, tapi untung tadi OB "tumben" datang lebih pagi dari saya
- Nggak bawa kunci rumah juga karena seiket sama kunci kantor, semoga nanti bisa masuk rumah dengan lancar
- Berasa enteng jalan dari parkiran ke kantor, cuman bawa kantong makan siang
- Jadi ada alasan nggak ke client, hehehe...

October 29, 2008

Koleksi Game PSP

Koleksiku sampe sekarang:

  • Ace Combat X - 1G
  • Beta BLOC - 38M
  • Bomberman - 105M
  • Burnout Legend - 477M
  • Final Fantasy Tactics - 202M
  • Final Fantasy VII - 1.5G
  • MACH - 280M
  • Metal Gear Solid Portable Ops - 843M
  • Need For Speed Carbon - 345M
  • Patapon - 325M
  • Pinball Hall Of Fame - 272M
  • Platypus - 32M
  • Prince Of Persia Rival Sword - 962M
  • Puzzle Bobble - 17M
  • Sega Genesis Collection - 817M
  • Sid Meier's Pirates! - 207M
  • Sonic Rivals - 192M
  • Space Invaders Evolution - 220M
  • Syphon Filter Dark Mirror - 1.1G
  • Tekken Dark Ressurection - 1.2G
  • Tiger Woods PGA Tour - 1.5G
  • World Rally Championship - 608M
Total 12.2G & counting...

Kalo punya bandwidth nganggur yg kuat, silakan sedot dari URL ini (ada link preview) atau URL ini (ada ukuran ISOnya). Habis itu bagi saya ya... :D

October 24, 2008

-2 Floor ???


Saya lupa lift nya The Hive di film Residen Evil kayak gini juga ga ya? kalo naik = plus, mestinya kalo turun = minus. Foto ini diambil di lift barang salah satu perbelanjaan di Jakarta.

October 21, 2008

Narsis

Dipost sama senior member di forum internasional... :D

Hydraulic Excavator - Komatsu PC200


Saya pikir model ini bakal makan banyak waktu. Ternyata hanya sehari saja cukup. Ehm... jadi melirik proyek 29 lembar selanjutnya yang sudah diprint: Dump Truck

Btw, display cabinet sudah 90% siap. Ntar diposting deh kalo dah jadi & dipajang semua...

Request from Paper-Replika.com owner

Kemarin, si empunya Paper Replika, kontak saya. Minta ijin untuk mejeng building saya di situsnya. Whoo... narsis saya naik 3x, saya ijinkan dan langsung sanggupi untuk mengirimkan foto-foto yang lebih baik esok paginya. Post bisa dilihat di bawah ini:

October 16, 2008

My New Playstation Portable

Tahu kan kalo kami spend our money & savings in restricted fashion. Wong nambah barang ga perlu saat belanja bulanan aja dihindari, selisih 10 ribu saat rekap akhir bulan aja diaudit. Nah, Yanty sempat nyeletuk beberapa bulan lalu buat nambah semangat nabung, perlu ada target baru. Kalo ga ada target spending, semangat savingnya juga redup. Betul juga, saya lalu berpikir barang beroda 4 full matic, hehehe... Yanty langsung protes, bilangnya itu kan muahual buanget, bisa bertahun-tahun nabung baru dapet buat bayar DP nya, belum ngelunasinya. Saya balik bertanya lalu mo barang yang sekecil apa? Entah dapat ide dari mana dia nunjuk di katalog StanChar -> PSP. :D Dua juta punjul, bisa lah dalam beberapa bulan...

Akhirnya, setelah 3 bulan kami mulai cari-cari. Muter di Ambasador, tanya toko sini situ, saya juga muter di Internet, terjerembab di FJB Kaskus. Nice forum! Tapiii... ternyata ada kendala. Yanty dah nggak niat lagi. Soalnya ada pengeluaran baru: Rak buku segede gaban! 240cm x 240cm. Harganya bisa dapat PSP 2, deu... Setelah semangat beli berpindah ke saya, ya saya yang lebih serius cari-cari. Sampe akhirnya dua hari lalu dapat green light dari Yanty. Transaksi di Kaskus dengan OG262, transfer, dan barang dikirim lewat JNE.

Pagi ini jam 10 lebih barang nangkring di meja saya: set PSP 2006 CFW 4.01-m33 + 8GB card (full games installed) + kabel data + screenguard attached + casing transparan + 1 DVD additional games = 2.325.000.

October 15, 2008

Ngaskus & Pepakura

Gara-gara papercraft/ pepakura saya terjerumus di Kaskus. Niatnya cuman mau cari desain lain, Mbah Gugel menyarankan salah satu thread di Kaskus. Setelah masuk, malah ketagihan. Plus, kecantol di FJB gara-gara Yanty pengin punya PSP. Hm... masih newbie sih, sampe detik ini baru 26 postingan & nggak niat memperbanyak posting hanya untuk naikin status.

Oh ya, soal papercraft, idenya sih gara-gara nyari pastic model, malah ngeluruk di papercraft. nemu pertama punya Canon. Trus kemana-mana deh. Apalagi dari Kaskus nambah URL lagi. Kerjaan buat proposal CMN jadi terbengkalai... :D

Hasil papercraft bisa dilihat di sini:

Excavator & TransJakarta Bus belum difoto...

September 15, 2008

14/12 + 6 * transport

Hitungan di atas sungguh menakjubkan untuk THR. Tapiii..., sekali lagi, bukan hitungan THR saya...

September 10, 2008

Across The City

Sejak kemarin Yanty officially pindah ke kantor di Jl. Raden Saleh. Dari sana ke rumah mesti naik 3 trayek TiJe: Matraman - Senen - Juanda - Pesakih. Total satu setengah jam dan tidak dapat tempat duduk. Kemarin sampe kaki kram, denger ceritanya aja sampe capek. Saya jemput di Daan Mogot Baru, mukanya suntuk banget. Hee...

Pagi ini saya antar ke Dukuh Bawah, saya mungkin sampai menerabas jalur lalu lintas tadi. Kalau dari situ tinggal turun di Matraman, beres. Tapi perlu waktu 45 menit! Saya sudah menyerah cari solusi buat dia supaya tidak terlambat...

September 8, 2008

Mudik Lebaran

Antri 30 menit udah dpt tiket muria... pengalaman antri asyik kan...
Itu SMS dari nyokap tersayang, yang dengan rela antri di stasiun kereta membelikan tiket mudik lebaran buat anaknya... euh... buat menantu dan cucu-cucunya kalee.... wkwkwkwkwk....

Sehari sebelumnya saya sudah takut duluan melihat antrian tiket di gambir via tv. Ternyata Ibu menghadapi yang lain. Mulai antri jam 7.30, langsung dapat dengan sukses, tak berdesak-desakan seperti yang terlihat di tv. Mungkin karena tv saya kecil jadi berkesan penuh sesak. Hee...

Kabar kabarnya, Ibu belum dapat tiket balik Smg-Jkt... SMS lanjutnya:

...kalau nggak dapat tiket ya nyetir aja ya ke Jakartanya...

Wadoh!

August 13, 2008

Menggratiskan Yang Gratis

Pembodohan publik? Bisa jadi bukan, karena marketing gimmick di Indonesia memang sering seperti itu: pembodohan publik. Asal tahu saja, AVG itu memang sudah free, jadi nggak perlu digratiskan lagi. Silakan baca di situsnya.

August 12, 2008

GMT +1

Tadi siang Mas Bagus pamitan. Konsultan statistik ku itu mau menimba ilmu lagi di Belgia, yang berjarak 6 zona waktu dari sini. Well, kalau dia ber Y!M saat mau makan malam berarti kami di sini juga sedang makan siang.

Merasa kehilangan, jelas. Apalagi penggantinya masih belum kelihatan. Iya sih, kami memang bekerja-sama dengan institusi, tapi yang nongol untuk membantu saya selalu dia.

Yah, semoga tetep nge-blog ya Mas... Inget, kalau di sono, blogging pake bahasa jawa aja...

August 5, 2008

Kursi 4 Hari

Menyebalkan! Bukan soal perawatan Willi. Well, mereka melakukannya dengan profesional, plus keramahan yang luar biasa dari perawat-perawatnya. Tapi dokter hanya menjenguk (dan mengambil keputusan) sehari sekali. Benar-benar pemborosan.

Menunggu itu menjemukan. Terlebih lagi saat waktu tunggumu menghabiskan ratusan ribu untuk kamar, infus, dan tetek bengek lainnya yang 'diharuskan' karena dokter belum mengambil keputusan.

Benar-benar menyebalkan. Atau hanya ilusi saya gara-gara tidur di dua kursi lipat yang disatukan selama 4 hari...

July 28, 2008

Gramedia - Grand Indonesia

Setelah kemarin ngomong di milis SMANSA untuk tidak tergiur ke big book sale, akhirnya Sabtu kemarin ke Gramedia Grand Indonesia juga. Yang belum pernah ke Grand Indonesia, harap cermat menghapal lokasi-lokasinya kalo nggak mau "lost in a mall". Bentuk gedung kayak tapal kuda begitu bisa membuat orang kehilangan arah, terutama karena jarang ada jendela plus lorong-lorong yang benar-benar buanyak.

Back to Gramedia, lantai 3 berisi buku impor plus stationary, lantai 2 berisi buku lokal. Book sale nya ada di lantai 5. Diskon standar 10%, kalau pake kartu kredit BCA dapat 20%. Diskon 50% hanya diberikan oleh stand-stand penerbit bukan Gramedia yang ikutan ber-book sale. Lantai 2 dan 3 ditata rapi, beda dengan Gramedia pada umumnya. Tapi bagi yang berharap Borders like seperti saya, silakan kecewa.

Aku dapat Twilight (buat koleksi), My Sister's Keeper, & The Last Empress. Nice! Ada sesi temu penulis juga, cuman pas Sabtu itu aku nggak familiar dengan bukunya, nggak familiar dengan penulisnya juga. Hee...

Sampe rumah jam 9.30 malam, buka plastik bukunya, eh, The Last Empress nya kok 10 halaman kosong! Minggu akhirnya balik lagi. Mayan hapal dah mall gede itu.

July 8, 2008

Wedding Photography Tips

Bidikan para fotografer pernikahan akhir-akhir ini hanyalah suatu ketololan, seperti foto sepatu pengantin, garpu yang digunakan saat resepsi, dan sekumpulan foto yang menampilkan pengantin pria terpotong separuh kepalanya. Foto-foto seperti itu memang "artistik", tapi 20 tahun ke depan, hanya akan terlihat sia-sia bagi pengantinnya sendiri.

Kalau anda ingin tahu apa yang penting untuk difoto saat pernikahan, berpikirlah apa yang akan orang lihat 20 tahun ke depan pada foto pernikahannya. Dan sebagian besar, mereka akan mencari dua hal: (1) siapa saja yang ada saat pernikahan mereka, dan; (2) emosi orang-orang tersebut di hari yang (harusnya) berbahagia tersebut.

MOS: Bayangkan apa yang pasangan pengantin akan lihat paling sering ketika mereka membuka album pengantin mereka 20 tahun lagi. Dan itu akan memberikan anda indikasi apa yang penting untuk difoto.


Diterjemahkan dari tulisan C.J Morgan di milis Digital Rebels.

July 7, 2008

Apa Manfaatnya Ikut Pria Sejati?

Pertanyaan bagus. Jawabnya juga rada susah. Saya mencoba menjawabnya setelah ada calon peserta yang menanyakannya. Sayang dia akan ikut di Jakarta Selatan, tak kesampaian deh ketemuan.

Continue reading "Apa Manfaatnya Ikut Pria Sejati?" »

May 26, 2008

Premium: 100 ribu ke 133 ribu

Zebra saya biasa menghabiskan 22 liter premium untuk 3 hari berlari & merayap. 500 ribu di dompet cukup lah untuk 5x pengisian, alias untuk 15 hari. Sekarang? 500 ribu "cuman" bisa untuk 3x pengisian, alias 10 hari! Saya mesti membuat adjustment di budgeting nih. TiJe is not an option. Utilisasi kendaraan saya cukup baik: pagi 3 orang, sore 1 orang... hehehehe... Lalu? Ganti dengan mobil yang lebih irit: perlu NPWP = bad choice. Jalan kaki? Very absurd! Ngantor di rumah? Ehm... Listrik untuk AC & PC berapa ya? Biaya koneksi Internet per bulan juga cuman 300 ribuan. Nice to try...

May 12, 2008

Diblokir? Nggak rela!

Haiyaaa...!!! Secara dimulainya free browsing di kantor pacar lamaku, kok ya official URL ini sudah kena blokir. Huaduh! Saya lalu tadi "menginterogasi"nya. Situs apa saja yang bisa dibuka: local & international news open, search engines open, job searches open (grin!), situs-situs pertemanan closed! Pesan yang keluar garis besarnya seperti ini, "Situs Personal tidak dapat dibuka". Gleg... ini pasti dari proxynya... Huaaa...!!! Yang bikin nangis, chosenlight.com masih bisa dibuka dari situ... Huhhuhuuu...

Euh, cukup terkenalkah URL saya ini?

May 5, 2008

AV-98 Ingram

Akhirnyaaa...!!! Satu lagi "the dream comes true".

Dari dulu Saya ngebet banget dengan robot yang satu ini. Plastic model kitnya nggak pernah ada, atau paling tidak di Jakarta pun baru sekali lihat di CitraLand, dan NOT FOR SALE! bah!

Libur Kamis lalu jalan-jalan ke MTA, kok pas, parkir di L3, masuk lewat samping Peter & Partner. Biasanya Saya & Willi memang menyempatkan diri cuci mata dengan model kit yang dipajang, kali ini beda:

Kotak itu mengagetkan saya. Masuk, lihat barangnya, lihat harganya. Gasp... 760! Saya langsung keluar. Jalan-jalan, membuat saya sedikit lupa dengan penemuan itu.

Jumat saya tercenung, hanya dua kali saya pernah lihat model kit ini. Lalu? Mau dilewatkan begitu saja? Nope! Sabtu saya ke Peter & Partner lagi. Beli, bawa pulang... he... he... he... Minggu sepulang gereja saya mulai pasang. Jam 12 - 13 right leg, 13 - 14 left leg, 14 - 14.30 waist. Pegel!!! Entah kapan bisa ada waktu menyelesaikannya lagi. Ini lebih dari 100 parts! Bongkar pasang kamera digital belum ada apa-apanya dengan Master Grade nya Bandai.

Sekarang saya perlu cari painting toolsnya. Ehm... masa' ke P&P lagi?

May 2, 2008

Apparently, the 20% wins

Why? Inclusive taxes! Halah!

Yesterday the offering comes. Sounds very tempting, but later I notified that it's tax inclusive. I make it on hold while searching all info about taxes. Gosh! it's big! No wonder The Pamilih shock when realizing their tax cuts... :D

Later I know, first year I'll loss about a million per month compared with I've got here, and only gain 300-400 per month for the consecutive years. I'll pass the offer. My wife support me on this. I have doubt no more.

So, I'll still be around... for a while.

April 15, 2008

Egg Display

Beberapa minggu yang lalu kami ngeluyur ke Hypermart Daam Mogot Mall. Well, ngeluyur ke mall adalah salah satu hobi kami. Kenapa? Satu: dapat AC gratis. Dua: melihat pemandangan gratis. Tiga: memperluas pengetahuan. Hee...

Karena jatah beli telur hanya seminggu sekali, kami langsung menuju tempat telur. Whoa...! Banyak sekali stoknya! Dan tumben harga tak terpampang besar-besar. Biasanya antara hipermarket bersaing harga. Lihat, papan harganya kosong. Telur bertumpuk dari lantai sampai sepinggang orang dewasa. Eh... benarkah? Lihat detil, ternyata itu hanya tipuan mata. Mereka menatanya hanya di tepinya saja, membentuk dinding telur yang rapi. Halah! Lucunya lagi, harga telurnya memang cukup murah, tapi sepertinya mereka tidak ingin mempublikasikannya karena label harga hanya sebesar tulisan tangan biasa dan ditempel di bagian bawah tiang penyangga daftar harga.

Penggetar Mikro

Salah satu keuntungan digaji tiap bulan: bonus datang tak terduga, hee... Ini jatahnya (lagi-lagi) Yanty. Sepertinya, Rabobank Indonesia berharap karyawannya tak ada yang lari karena proses akuisisi ini dengan memberikan beberapa insentif. Akhir bulan depan, akan ada "surat pengikatan kerja" yang baru. Entah isinya apa.

Anyway, selain ditabung, Yanty memutuskan untuk mengupgrade dapurnya dengan cara... membeli microwave. Hee... Saya mikirnya ke MCB saja. Saya wanti-wanti untuk mencari yang watt nya kecil, sukur-sukur ada yang pakai teknologi inverter seperti AC. Eh, ada juga lho! Tapi harganya berlipat kali bonus yang Yanty dapat, lupakan saja...

Sebulan berlalu, tak ada pilihan yang pas di hati dan di kantong. Sampai akhirnya kemarin ngeluyur ke Carrefour Daan Mogot yang kata teman saya, "besar lho, nggak jauh kok". Pas diskon 15% untuk beberapa produk elektronik. Hee... dua kali bolak-balik ke bagian microvawe & oven, akhirnya kita memutuskan beli LG MS2327-ARB. New LG product (di web pun belum ada), no touch button, no grill, wide capacity, moderate power consumption.

Sampai di rumah, baca manual, sedikit malu-maluin (untung nggak ada yang lihat), jajal manasin martabak. Diset di medium, 5 menit. MCB aman-aman saja (malam hari tuh!). Not bad... not bad at all...

Congrats Dear... :D

March 22, 2008

Mudik Cirebon - Pulang

Sabtu, kami bersiap pulang. Ipar-ipar saya rada kurang ajar, mumpung bawa mobil, beli oleh-oleh tidak tanggung-tanggung: puluhan plastik gapit 1 kiloan, 4 plastik besar kerupuk mlarat, 2 ember tape, dan entah apa lagi dalam bungkusan-bungkusan yang lebih kecil. Enteng sih, cuman benar-benar menyita ruang. Saat menyusunnya pun saya sampai keringatan. Semua kerupuk dan "barang pecah belah" lainnya saya taruh di belakang jok, tape 3 ember saya taruh di depan (ampun baunya!) Susah memang, tapi saat seluruh penumpang masuk, mereka bisa adjust dengan sendirinya. Hee...

Berangkat jam 1 siang, sampai rumah jam 5 sore. What a wonderful holiday!

Btw, tape ember "Kita" itu uenak tenan! Rekomen deh!

March 21, 2008

Mudik Cirebon - Lengko "P' Bondan"


Walau hanya semenit jalan kaki, saya belum pernah mencoba yang pernah direkomendasikan P' Bondan - Jalansutra: Lengko Darmo (?) Pagongan.

Tadi saya sempatkan, sekalian mencoba es duriannya. Esnya uenak tenan meski saya lagi apes dikit dapat durian yang setengah matang. Lengkonya, saya hanya beli bumbunya tanpa nasi karena akan dimakan di rumah, lebih berasa daripada lengko sebelah langganan saya. Apa karena saya hanya beli bumbunya? Satenya di ujung pasti lebih alot daripada bagian tengah dan pangkal. Entah kenapa. 3 bungkus bumbu lengko, 30 tusuk sate, 2 mangkok es durian, habis 80 ribu!

Kalau saya jajan lengko lagi, saya ke sini hanya beli es nya saja. Lengko tetep enak di langganan saya, hanya terpaut 20 langkah doang... Hee...

Mudik Cirebon - Mauludan

Sebenarnya hari Kamis itu adalah hari terakhir acara Mauludan di Cirebon. Cari hotel saja susah. jalan-jalan super padat. Kami kok akhirnya balik lagi ke hotel langganan di Penta. Enak juga sih, kemana-mana dekat.

Idenya mau lihat mauludan Kamis malam, tapi apa daya, hujan mengguyur deras sehingga kami memutuskan untuk berwisata kuliner saja. Besoknya, kami baru ngeluyur ke "sisa-sisa" Mauludan.


Willi beli mainan kapal tuk-tuk bermesin minyak goreng. Lima ribu saja.


Suasana yang cukup lengang, tapi jalan kaki pun susah karena bersaing dengan motor yang masuk pasar. Halah!


Beli ketipung (atau apa ini namanya?). @ sepuluh ribu, tapi beli dua jadi @ lima ribu.


Mengunyah tahu petis, enak sih, cuman garamnya kebanyakan!

March 20, 2008

Mudik Cirebon - Martabak Canada



Kekenyangan di Panjunan, kami menyempatkan diri beli Martabak Canada, di Jl. Kesambi, samping Apotik Azimat. Karena sudah super kekenyangan, kami bawa balik ke hotel. Martabak telur isi udangnya benar-benar nendang! Minyak sedikit, udang terasa di gigi dan lidah. Nyam-nyam.

Mudik Cirebon - Mie Koclok Panjunan



Parkir jam 19.15 di salah satu gang Jl. Panjunan saja sudah susah. Piring saya datang 19:47! Orang-orang sampai rela antri duduk di trotoar seberang jalan.

Uenak tenan! Mie direbus sebentar di kuah kental, lalu ditiriskan, disajikan di piring, dituang (katanya) kuah santan yang hampir seperti susu kental. Daun bawang, bawang putih goreng, taoge, kol, merica. Satu suapan, saya langsung membisiki kokinya, "satu lagi ya". He... 8 porsi, 2 teh tawar, 1 teh manis, 1 es teh habis 48 ribu. Murah euy!

Saat kami selesai, di luar ternyata banyak sekali yang mengantri. Mereka rela menunggu, duduk di trotoar seberang jalan.

Mudik Cirebon - Nasi Lengko Gg. Bie Liong



Belasan kali saya makan nasi ini. tapi baru kali ini disertai sate kambingnya. Baru kali ini pula saya benar-benar mengunyak dan meresapi gajih di tengah satenya: enak, renyah. 5 tusuk & 1/2 porsi x 2 piring lengko: 16 ribu. Hem...

Mudik Cirebon - Berangkat

Kamis - Jumat, membuat libur semakin panjang. Jam 2 pagi berangkat, disambut dua truk mogok dan satu penyempitan jalan di tol Cikampek. Lepas tol jam 4! Terhadang macet berkali-kali, sampai Pagongan jam 9. Kebangetan. Tapi tak menciutkan sarapan nasi lengko dan satenya. He... Bentar lagi ke gang depan. Posted with Pocket SharpMT @ iPAQ 6828

March 15, 2008

Busy Holiday

Hari ini Saya sibuk sekali. Padahal ini Sabtu. Well, Saya lebih suka begini, one of my counted days.

Bangun pagi kesiangan (6:30), cuci muka, lalu mengantar Yanty ke pasar. Di sana saya mempelajari XML nya Mondrian. He... Tadi malam sudah breakthrough, membuat cube Mondrian ternyata sangat mudah dipelajari. Setelah minggu lalu berhasil mendefinisikan fact & dims, pagi tadi sukses dengan slices.

Habis ke pasar, cuci mobil, mandi, lalu belanja ke Oriflame. Siang makan ketoprak porsi raksasa di Gg. Alibaba, Kota. Edan! Porsinya nggak ketulungan sampai susah mencampurnya. 7000 rupiah sih... Ditemani es cincau, Saya terlalu kenyang untuk mengikuti Yanty jalan cepat ke Glodok, cari antena.

Nemu satu penjual, nunjuk (mata tertutup dengan saran penjual) barang, tawar, beli. Bukan PF sih, cuma tembakannya. Plastiknya jelek, serbuk aluminium dimana-mana. Sebelum pulang belanja stocking untuk dibawa ke Cirebon Rabu besok.

Sampai rumah, ganti baju, lalu naik ke atas atap. Eh, meski hanya tiruan, tapi paling tidak waktu dipasang semuanya fitted in its places. Putar sana sini, dibantu Yanty dengan HT di bawah, sebagian channel membaik penerimaannya. Hm... mungkin kurang tinggi. Mungkin kabelnya kepanjangan. Minggu depan Saya coba beresin.

Jam 10 saya sudah mengantuk, kaki pegal, tapi masih sempat blogging. He...

February 22, 2008

Quiet ...day

Bokap, lalu Yanty, trus Willi, & Mom. Deasy, trus Tris, Renny, Miera. Evy, trus P' Hari, P' Rachman, P' Budi, P' QQ. Terakhir Babe.
Dah tua... hehehehe...

08.02.26: dan ini tambahannya (karena ada yang protes): Setelah itu Neny, Cherie, Neng, De' Icha, M' Najib. Last of the day: Jun

February 18, 2008

Khusus Hari Libur, Halal


...daftar menu salah satu warung di mal taman palem...
...layout itu sangat penting, apapun bidangnya...

February 17, 2008

Enjoying Life

Pukul 4 sore saya nangkring di kursi ruang tamu ditemani Nescafe Pas dan The Chamber, pandangan terkadang lepas ke taman di depan rumah, melihat anak-anak bermain di sana. Rasanya sore itu saya benar-benar menikmati hidup.

Dulu, saat saya beli rumah ini, taman di depan rumah masih gersang. Foto yang tercetak di Google Earth (2002) bisa membuktikannya. Sekarang, dengan rumput tebal hijau, beberapa pohon, gazebo, dan 5 mainan anak-anak membuat taman blok saya itu jadi favorit buat anak-anak blok lain untuk bermain bersama. Sore yang lengang gersang menjadi hijau ramai dengan "kicauan" anak-anak yang bermain.

Satu lagi yang tak tergantikan dengan uang, ketika bisa melihat anak tumbuh kembang dengan semestinya, di lingkungan yang semestinya. What a life... plus, kopi ini enak juga... hahahahaha...!!!

January 28, 2008

Messy Desk = Ordered Mind?

Mumpung yang punya sedang keluar makan siang. Sepertinya saya tak bisa menyaingi kesemrawutan meja ini:

Di salah satu situs, menyebutkan kalau messy desk = ordered mind. Hm... benarkah? Sebagai pembanding, di situs ini malah menyebutkan kalau cluttered desk = cluttered mind. Hehehe...

Btw, tebak meja siapa ini...

January 14, 2008

Sigma 70-300 APO DG Macro

Akhirnya kebeli juga, setelah jatuh cinta di pertengahan 2006 dengan tabung 70-300mm ini. Sabtu kemarin, disempetin ke eK-Gadgets Roxy Square. Jajal sebentar, tawar, beli. Komentar pertama saya: tampilan hitam doff keren, motor focusnya cepet banget, berat! Sampai di rumah sudah malam, plus baterai 350D saya habis jadi belum sempat coba-coba lagi.

Minggu pagi sebelum ke gereja mencobanya di taman. Haiyaaa... tangan saya perlu Tv di atas 125 untuk dapat gambar yang tidak goyang. Hm... ngelirik IS? nggak lah. Tripod saja cukup, cheaper solution.

Ini beberapa contoh jepretannya:

Untuk testing "eye to eye" bisa dilihat di sini. Oh ya, ini (klik di sini) tabung milik saya dijepret dari lensa 18-55. Sekarang tinggal mencari waktu untuk berburu... Hehehehe...

January 3, 2008

Medical Rompal

Pertengahan Desember lalu, sekretaris kantor yang merangkap sebagai bagian finance mengumumkan sisa medical allowance para staf lainnya. Tumben, biasanya dia tak pernah mau mengurusi hal-hal yang bukan tugasnya. Inisiatif sendiri patut dihargai.

Jika tahun 2006 sampai nol gara-gara tersedot imunisasi Sisi dan obat-obat pilek Willi, tahun 2007 masih bersisa hampir 2 juta. "Mau dipake ga? Gue mo buat betulin gigi", kata sang inisiatif. Ooo... Saya sih tak terbayang gigi nyut-nyut di pergantian tahun, apalagi ditambah jedar-jeder kembang api. Lagipula, dengan kondisi kantor seperti ini, rasanya keterlaluan kalau membuang uang untuk hal-hal yang tak begitu perlu.

Kemarin, salah satu gigiku berpikiran lain. Tambalannya rompal... :D Sama saja jadinya, malah akan terbebankan pada allowance 2008.

December 17, 2007

Melawan Air

Kata orang, air akan berbahaya kalau dalam jumlah banyak. Euh, ternyata banyak itu relatif. Kalau soal genteng bocor, air beberapa tetes pun sudah bisa mengundang bahaya: terpeleset jatuh dari tangga misalnya.

Workaround saya sebelumnya, ternyata tidak memuaskan hasilnya. Bocornya sudah tidak mengalir, tapi tetap saja menetes. Kemarin sebelum ke gereja saya sempatkan naik ke atas plafon, mencari sisa-sisa tetesan air, mencari tahu jalan masuknya. Ternyata tak mudah ya. Padahal baru saja hujan. Bekas-bekas air sudah hampir hilang. Global warming ternyata sudah menyerang plafon saya juga. Waktu tak memungkinkan untuk berlama-lama di atas plafon. Turun, mandi, berangkat ke gereja.

Sepulangnya saya naik ke atas genteng, kondisi gerimis. Sebenarnya saya ingin hujan deras sekalian, biar bisa benar-benar kelihatan dari mana bocornya. Tapi ternyata sampai malam hanya gerimis saja. Akhirnya cuma bisa menebak. Sabtu besok naik lagi, menutup kemungkinan-kemungkinan yang terpikirkan. Pusing juga ya.

December 9, 2007

Rumahku, istanaku

Dua hari yang melelahkan. Hari Sabtu rencana hendak memasang talang air baru agar tidak bocor saat hujan angin. Eh, pompa air minta perhatian. Setelah sempat tergenang air hujan, spool-nya terbakar, mati. Mengganti pompa 6 tahun itu cukup susah. Mesti ganti konstruksi pipa karena struktur suction & blow-nya berbeda dengan pompa kebanyakan saat ini. Jam 10 pergi beli peralatan (plumbing & talang air), jam 12 pulang, jam 4 selesai, dikerjakan sendiri ditemani istri tercinta. Hobi kali ya, makanya saya menikmati 4 jam nukang. Hasilnya memuaskan.

Malam hari saya masih sempatkan mengganti rel gorden kamar anak-anak. Yanty memang ingin mengganti suasana kamar. Tak perlu ngebor tembok, cukup di kusen saja. 20 menit per jendela. Mulai jam 8, jam 9 sudah berberes.

Besoknya saya baru naik ke atap. Ini cukup sulit. Selain tangga lipat saya tak bisa dipasang di 'medan tempur', posisi kompresor AC juga cukup menghalangi. Jam 6 mulai, jam 2 selesai, dikerjakan sendiri (lagi-lagi) ditemani istri tercinta. Hasilnya OK.

Eh, lha kok gantian tangki air atas bermasalah. Double napple antara stop kran dan water mur patah kejatuhan tutup tangki air saat dinding dalamnya dibersihkan oleh Yanty. Pergi lagi jam 2, beli yang dari kuningan, pulang, bereskan, jam 4 sudah tinggal bersih-bersih saja.

Cape? Jelas. Total habis 480 ribu hanya untuk material, tapi puas. Ada kenikmatan tersendiri ketika bisa menyelesaikan masalah. Suasana hati persis seperti saat menyelesaikan tugas programming waktu kuliah dulu.

July 17, 2007

Jualan kok nyebelin

Siang tadi Yanty muter-muter di Asemka & Pasar Pagi untuk mencari kado buat Willi. Maklum, daerah itu menjadi surga buat anak-anak karena banyaknya mainan yang dijual, menjadi surga juga buat para orang tua karena harganya sungguh miring.

Lanjut, untuk hadiah ultah Willi tanggal 23 nanti, kami sudah menentukan barangnya. Di Carrefour harganya 165 ribu. Pengalaman, untuk barang yang sama saya pernah membelinya lebih murah di toko mainan biasa. Benar juga, yanty dapat dengan harga 100 ribu! Tapiii ceritanya jadi lain saat saya berpesan ke dia untuk mencobanya dulu.

Y: "Dicoba dulu ya"
P: "Nggak boleh dicoba"
Y: "Kalau ntar sampe rumah nggak jalan, boleh tuker dong"
P: "Pasti jalan! Kalo nggak mau ya sudah nggak usah beli"

Lho... Saya yang cuman denger dari telepon saja ikut merasa panas hati. Betein banget jawabannya. Niat jualan gak itu... Saya langsung bilang ke Yanty, "udah beli di Carrefour aja. Beda 50 ribu biarin".

Ngaco tuh toko...

July 9, 2007

Home sick

Tiba-tiba aku kok jadi homesick... pengin pulang...

KANGEEENNN...!!!

June 29, 2007

Mengatur Keuangan Rumah Tangga - Bagian Satu

Kalau pendapatan berapapun tak bisa menutupi kebutuhan hidup, apa yang salah? Gaya hidupnya? Atau sumber pendapatannya? Kalau anda mengikuti cara hitungan saya, semoga anda bisa mendapatkan jawaban yang benar. Ini yang saya lakukan sejak tahun 1997.

Teknologi
Saya menggunakan Microsoft Money untuk mencatat seluruh pendapatan dan pengeluaran saya. Fitur di software tersebut memang pas untuk pengaturan finansial keluarga. Detil fiturnya bisa baca di situs resminya. Periode pencatatan saya hanya sebulan sekali! jadi tak ada waktu terbuang sia-sia sebagai akunting keluarga. Apalagi kalau kegiatan ini saya kerjakan di atas tempat tidur dan ditemani dengan istri tercinta. Hee... biasanya saya melakukan aktivitas ini sehari setelah gajian. Buat anda, silakan berimprovisasi sendiri.

Catat Seluruh Sumber Pendapatan
Menurut saya, jenis pendapatan jauh lebih sedikit daripada jenis pengeluaran bukan? Maksud saya, jenis pendapatan paling tak jauh dari: gaji, bonus, tunjangan hari raya, net profit dari bisnis personal, sumbangan. Jadi, silakan catat semua pendapatan anda baik yang rutin maupun yang tidak rutin. Jika anda menggunakan Ms. Money, kegiatan ini akan sangat dipermudah. Keuntungan dengan Ms. Money: anda akan mendapatkan nilai rata-rata pendapatan anda disetiap jenis pendapatan yang anda masukkan. Nilai ini akan sangat membantu anda menjawab pertanyaan di awal tulisan ini.

Kelompokkan Pengeluaran Anda
Makan siang di kantor dan belanja bahan makanan di pasar saya gabungkan menjadi satu di "Food". Jajan bareng keluarga ke PizzaHut dan tiket nonton bioskop saya gabung menjadi satu di "Leisure". Pintar-pintarlah mengelompokkan pengeluaran anda. Semakin detil anda mengelompokkan, semakin baik Ms. Money memproses data anda, tapi waktu anda akan tersita lebih banyak. Jadi, buatlah sebaik mungkin. Sekali lagi, Ms. Money sudah memiliki template pengelompokan yang lebih dari memadai. Terdiri dari beberapa subgroup yang bisa/tidak anda gunakan. Benar-benar fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan pengeluaran keluarga.

Siapkan Kantong-Kantong Pos Pengeluaran
Sekarang waktunya untuk budgeting. Dari daftar Kelompok Pengeluaran anda di atas, anda dapat menyiapkan kantong kantong pengeluaran anda. Istri saya yang pertama menerapkannya di rumah. Dia menyediakan belasan amplop panjang dengan tulisan jenis pos pengeluaran lengkap dengan nilainya di setiap amplop. Saat gajian, dia lalu membaginya sesuai dengan nilai yang tertera, lalu dimasukkan ke dalam "lemari besi". Ini beberapa contoh amplop pos pengeluaran saya:

  • Air Galon 30.000
  • Belanja Bulanan 1.250.000
  • Bensin Motor 50.000
  • Gas 55.000
  • Iuran Keamanan 80.000
  • Belanja Carrefour 600.000
  • Leisure 200.000
  • Listrik, Air, Telepon 600.000
  • Medical 200.000
  • Perpuluhan ...
  • Asuransi ...
  • Pulsa ...
  • Roti ...
  • Susu Sisi ...
  • Susu Willi ...
  • Gaji Pengasuh Sisi ...
  • Gaji Pengasuh Willi ...
  • SPP Sekolah Willi ...
  • SPP Sekolah Sisi ...
  • Angkot Yanty ...
  • Tol Adhi ...
  • ...

Bagi anda yang baru saja membaca tulisan ini, pasti pusing bagaimana cara anda menentukan nilai di setiap pos. Mudah! Ikuti insting anda. Well, selama ini andapun membelanjakan uang anda dengan insting (baca: tanpa perencanaan) bukan?

Pencatatan Bulan Pertama
Nah, dengan berjalannya bulan, sediakan waktu untuk mencatat pengeluaran harian anda di secarik kertas. Misal hari ini makan siang sekitar 10 ribu. Catat di kertas kecil bekas tiket parkir dan malamnya anda masukkan ke amplop yang sesuai dengan kelompoknya. Jangan menangis jika anda lupa. Kira-kira saja! Jika anda menerima nota belanja, jangan dibuang. Masukkan ke dalam amplop saat anda pulang. Slip tol, jangan di buang di gerbang tol. Bikin kotor saja. lebih baik masukkan ke dalam amplop.
Akhir bulan, anda akan menemukan puluhan, bahkan ratusan kertas-kertas kecil bertuliskan angka yang tak ketahuan dari mana saja. Tak mengapa, anda hanya membutuhkan angkanya saja, tak peduli itu transaksi tanggal berapa. Totalkan angka di setiap amplop pos pengeluaran, kemudian sesuaikan nilai pada amplop pos anda. Sekali lagi, jangan patok mati. Kira-kira saja. Tak akan ada departemen audit yang akan memeriksanya.

Well, cukup untuk saat ini. Saya mau pulang dulu. Bagian selanjutnya akan membahas tentang:

  • Pencatatan Bulan Selanjutnya
  • Budgeting dari Ms. Money

dan hal lainnya.

Selamat berbelanja!

June 11, 2007

Wall Of Fame

Detil biaya materi per foto:
- kertas foto glossy A4: 1.045
- tinta asli CL831: 9.300
- tripleks 3mm: 875
- kaca 3mm: 3.500
- klip kertas 105: 1.000
- fisher 6mm: 260
- mur 6mm: 260

Total biaya materi per foto: 14.240

Kalau foto cetak di Fuji Digital, biaya kertas & tinta tergantikan dengan cetak 10RWide (10.000). Kalau foto cetak dengan tinta Veneta, biaya tinta jadi hanya 2.700.

Total kepuasan yang didapat: tak ternilai... :D

May 28, 2007

Sofa kebahagiaan

Setelah pake acara mangkir ke gereja, akhirnya sofa itu datang juga jam 11 pagi. Dengan pedenya, kedua anak ini naik ke atasnya dan langsung tiduran, lompat-lompat, guling kanan kiri, menyisakan Yanty yang sibuk teriak-teriak sofa barunya kotor karena keduanya belum cuci kaki. Hati saya puas. Satu lagi kebahagiaan yang tak dapat dibeli dengan uang... Gee...

May 18, 2007

Pengisi rumah 7 digit

Harusnya beban biaya ini muncul saat kami punya rumah. Tradisi mengisi rumah setelah menikah merupakan hal yang lumrah. Tapi buat kami yang berkehidupan pas-pasan (oh ya?) hal itu terjadi melalui timeframe yang panjang.

Saya ingat tahun 2001 (persis saat banjir besar melanda Jakarta) saya menghuni rumah itu hanya dengan modal satu karpet kasar, satu spring bed pemberian orang tua, dan seperangkat alat masak. Meja satu-satunya saya buat sendiri dengan kayu bekas renovasi. Catnya pun hanya menggunakan cat tembok putih. Ajaib, sampai sekarang meja bersejarah itu masih berdiri kokoh.

Beberapa bulan kemudian setelah menikah, perabotan bertambah. Meja makan, lemari pakaian, tempat tidur, mesin cuci. Ada satu lagi yang "ngembat" punya bokap di Salatiga: kursi Betawi untuk ruang tamu. Hehehehe...

Pengeluaran mahal terjadi saat kami membeli meja tivi yang sekaligus sebagai pembatas ruang tamu dan ruang keluarga. 7 digit melayang menggantikan meja kayu bekas renovasi itu. Satu satunya perabot "wah" (menurut ukuran kami) saat itu.

Dua minggu lagi, sofa empuk akan nongol di rumah. Bukan ngembat bokap kok, ini hasil hunting dari pameran furnitur kemarin. 7 digit lagi melayang menggantikan... tak ada apa-apa. Gee... selama ini kami duduk di lantai saat bersantai nonton tivi.

Tatap Muka Dengan Maia

Kemarin sore saat melihat pameran furnitur di Jakarta Convention Center, Yanty hampir saja bertabrakan dengan Maia, sedangkan Willi hampir nyungsep di antara kaki-kaki mereka. Entah siapa yang tak melihat, padahal suasana di pameran itu tak begitu ramai pengunjung. Sepertinya Yanty berjalan sambil melihat-lihat ke samping, demikian juga Maia.

Muka Yanty yang tinggal dua jengkal lagi dari mukanya, hanya berkomentar kecil soal dia, "pipinya halus... pori-porinya kecil...". Halah...!!! Saya cuman memperhatikan sekilas, badannya ramping (kalau tidak boleh dibilang kurus untuk selera saya), tinggi (lebih tinggi dari saya soalnya), dan selalu berkacamata lebar. Di belakangnya ada pria berkaus oblong membawa mini videocam, dengan lensa mengarah terus ke Maia, tak peduli itu shoot dari depan atau belakang.

Terus terang, saya lebih tertarik dengan videocamnya daripada kejadian dua orang Ibu itu... :D

April 16, 2007

I really need a vacation

Haiyaaa...!!! Kayaknya libur akhir pekan selalu kurang. Ditambah lagi tadi pagi Bu Dosen ngiming-imingi balik Salatiga. Haduh... homesick saya tambah parah. Minggu lalu saja, kadar kangen saya dengan kota nan santai ini sudah merangkak naik saat Devi berkata, "seakan waktu di Salatiga berhenti..."

Heh... habis dari Samarinda, mudik yuk Say...

March 18, 2007

Nonggo Photos

Nih foto-fotonya pas nonggo kemarin.




Lagi serius naik ATV, sementara yang punya naik trike :D
Willi mejeng bareng Tante Devi
@ Salsa (cmiiw)
Survey lapangan
Sisi lagi gak enak badan neh
Pethakilan di bawah meja
Es kelapanya enak, he...
Tante Devi & Joel
Oom Pampi & batok kelapanya

March 17, 2007

Nonggo...

Nonggo dalam bahasa Indonesia diartikan harfiah "bermain ke tetangga". Tapi seringkali kata nonggo dikonotasikan negatif karena kegiatan di dalamnya memang jarang yang bermanfaat. Apapun, nonggo ini adalah salah satu bentuk bersosialisasi. Ehem, satu hal yang sangat langka dalam kehidupan saya.

Nah, hari ini kami berempat sepakat nonggo ke sohib sekampung seperantauan. Euh, nonggo jauh, he...he...he... Kalideres - Gading Serpong berapa kilo ya?

Jam 10 berangkat ke Oriflame, jam 11 kulakan, jam 11.30 meluncur ke Gading Serpong. Euh, harusnya begitu. Tapi exit "BSD, Serpong, Tangerang" terlewat. Jadinya keluar di Karawaci. Masuk lagi ke tol, dan keluar di pintu yang benar. Tapiii... ini dari sisi yang berlawanan. Direction guide Devi jadi useless. Improvisasi sedikit, akhirnya menyerah. Call The Pamilih for an direction updates. Akhirnya ketemu juga. Phiuh... AC Zebra juga sudah ngos-ngosan.

Makan, ngobrol sana sini, bantu Pampi benerin radar tandon air, jalan-jalan, berenang, ditraktir (thanks Pals!), dan pulang jam 18.30

It's relieving.

P.S.:
- Kalo radar tetep ngadat, mesti diganti ya. Cari yang pelampung yang nggak ada sambungan di tengahnya. Ntar aku bantu pasang lagi deh.
- Kalian tiap hari makan di luar? Nggak kan? He...he...

February 26, 2007

Handphone Coret

Di beberapa tempat, penggunaan telepon genggam dilarang. Yang pasti di pompa bensin sudah dilarang. Di beberapa tempat lain seperti ruang operasi di rumah sakit atau di dalam pesawat udara yang sedang take off atau landing juga dilarang. Bagaimana dengan ruang rapat? Beberapa orang memang menginginkan tak ada gangguan dari si kecil ini, terutama oleh pembicara tentunya.

Kami juga mengalaminya di Men's Camp Sabtu-Minggu lalu. Disaat proyektor sudah memampangkan tulisan "Saat sesi berlangsung handphone harap di non aktifkan" dengan warna mencolok dan berkedip kedip, tetap saja dering aneh-aneh dari handphone berbagai jenis bersahutan sana sini. Tak bisa saya bayangkan bagaimana suasana di Camp Eksekutif yang sebagian besar pesertanya adalah para pebisnis. Euh, mungkin larangan ini tak ada di camp itu. Yang jelas, suara dering handphone kemarin sudah membuat Pak Timotius Liur mengeluarkan pernyataan keras, "matikan handphone, atau pulang", begitu kira-kira.

Hari ini saya iseng cari solusi di Internet, dan mendapatkan satu yang pasti efektif: cellular jammer! Hehehe.... Siapa yang punya? Saya pinjam dong buat dipakai bulan Mei nanti.

February 21, 2007

33

2007.03.04.13.25 Gw lupa kemarin ultah elu ya. Nih... (sambil memberikan sekotak cake)

2007.02.26.14.10 Adhi .. met ultah and sukses... fotomu lemu men di Ipaqer ...

2007.02.26.23.57 Happy Asree !!! Wish you all the best ya pokoke menunggu gebrakan idemu yang mawot2x salam, JM

2007.02.23.13.27 Allo Dhi... Happy Birthday yaa... God bless. Sorry telat.

2007.02.22.15.37 crowds...

2007.02.22.12.12 33 bukan angka keramat. Angka itu menandakan sebrp besar Tuhan tlh percayakan tahun2 dlm hidupmu, dan satu lagi kini Dia percayakan. Hepi bday n blessed!

2007.02.22.10.06 Sre’, Met ulang tahun …… Panjang umur, tambah sukses & sehat selalu Nek mangan-mangan, Ketok’e paling enak sate Pak Loehoer yo, Sre’ Hehehehhe…… OK Salam kanggo anak & ojob’mu yo…..

2007.02.22.09.51 Sre' Ngaturaken sugeng Hepi Bersdey, mugi2 Gusti Allah paring panjang yuswa, mirah rejeki lan tansah kinayungan widodo wilujeng nir ing sambekolo serta
tansah happy .... Weling kulo namung setunggal, gesang punika namung sepisan, dados kedah
dipun isi kalian hal-hal ingkang manfaat lan sekeco...kadosto mangku wanito limo tanpo busono sedoyo....Cekap semanten atur kula, ampun nakal lan tetap semangat !!!

2007.02.22.09.38 Met Ultah ya Sree... semoga sukses semuanya dehh... jadi inget dulu, klo ada yg ultah pasti kita makan2 yaa :-D

2007.02.22.09.38 Sree... Makan-makan.... Hahahhahahahaha..... Piye carane ngirim ning S3?

2007.02.22.09.25 ...crowdy...

2007.02.22.09.01 Met ultah juga Sreee... panjang umurrrrrrr...... awet enommmmm......
buaanyakkkkkkk rejeki...... Gbu

2007.02.22.08.08 Met ultah juga Sre'... Smg tambah apik dlm segala hal... Tambah umur, semakin berkurang jatah waktu hidup, so kudu semakin bermanfaat....

2007.02.22.08.02 Ultah ya Sre'. Met ultah, moga tambah mawas diri ..tambah dewasa dan bijaksana dalam mengarungi hidup (sok tua). Happy B'day !! Ditunggu traktirannya...

2007.02.22.08.35 HAPPY BIRTHDAY :D

2007.02.22.07.07 Sre'...happy b'day ya..semoga tetap setia dadi moderator..tetap galak karo Joko .ben liyane ra "terpengaruh" karo Joko

2007.02.22.06.00 ...15mins call...

2007.02.22.05.52 happy b'day! May God gives you a better lofe,health, n succes.. We love you..

2007.02.22.05.31 Met ulang tahun Sayang...(+ warm kiss)

2007.02.21.14.59 besok ultah y....hepi b day y.....sukses selalu dah

2007.02.21.11.07 Tinggal sehari lagi loch udah tua nich ...

December 24, 2006

Silent Christmas

Natal tahun ini mungkin kami lalui dengan hambar. Perayaan Natal se-Abbalove memang jarang kami hadiri. Kenapa? 1. Perayaan besar berarti tak terdengar jelas. Boleh saja sound system dipasang apik, tapi tak jarang mulut-mulut di kanan kiri depan belakang lebih terasa surround nya. 2. Dengan dua anak kami tak mungkin berkonsentrasi. 3. Lokasinya selalu bikin saya berpikir berkali-kali karena tidak umum bagi saya. Ah, entah. Mungkin saya benar-benar melankolis...

December 13, 2006

Wish List

Santa, can I pick my own Christmas gift this year?

1. This beautiful tele lens
2. This awesome PDA phone for replacing my old junkies one.

December 8, 2006

Crowdy...

Wedding reception at 1500 invitation cards without any descend committee... Nuts... ...and darn I'm in it...

December 4, 2006

Jotakan

Sudah beberapa bulan terakhir ini iPAQ 6365 dan Matrix saya ngadat. Tidak mau saling bekerjasama memudahkan hidup saya. Sering hang, batere cepat habis, batere backup nggak bisa ngisi (jadi selalu hard reset tiap copot batere), dan yang terakhir ini sungguh menyebalkan: signalnya sering bengong (signal bar penuh tapi tak bisa dipakai untuk di/menelpon).

Berkali-kali kontak ke Indosat tanpa hasil. Solusi yang dia berikan adalah ganti kartu. Ugh... nice thought, tapi saya ganti ke provider lain. Hem, akibatnya sungguh ajaib: batere sampai hari ini sudah tahan 4 hari dan signal tidak bengong lagi. Haa...!!! Matrix saya lagi jotakan sama iPAQ.

Akhirnya sekarang Matrix saya cemplungin ke henpon saya yang lawas: N6110 yang sudah berusia tujuh setengah tahun!

November 14, 2006

PLTN...?

Indonesia mau bangun PLTN? Heh...? Saya baru saja lihat iklan 'sosialisasi' nya...

October 25, 2006

Maid's Free

Lebaran = musim pulang kampung = musim pembantu & baby sitter resign. Fenomena ini sudah rutin, dan seharusnya kita (pd umumnya) sebagai employer dapat mengantisipasinya tanpa kendala berarti. Tapi entah, saya masih tak bisa. Kehilangan pembantu bagi saya seperti kehilangan orang kepercayaan. Mereka yang saya percaya untuk mengurus rumah dan menjaga anak-anak. Jika mereka mengikuti ritual lebaran, saya selalu was-was. Tadi sore, kekhawatiran saya terjadi. Pengasuh Willi yang sudah satu setengah tahun mengundurkan diri. Tentu saja ini merupakan kehilangan yang berarti. Saat dia datang, belum bisa apa-apa, sampai sekarang ahli masak, mengasuh bayi, dan melakukan aktivitas profesional lainnya. Hem, saya bercita-cita untuk lepas dari ketergantungan pembantu. Sayang, masih lama. Mungkin 9 tahun lagi. Duh...

October 4, 2006

I don't do links, I don't do URLs.

Sapa ya yang pernah nulis ginian? Rasanya baru-baru saja saya baca. Walaupun dengan kata pendahuluan "Sorry" tapi kok sekilas saya merasa keangkuhan dalam kalimat ini. Entah, yang jelas saya sendiri sampai sekarang juga sudah memutuskan untuk tidak memasang URL blog teman dan lain sebagainya di catatan harian saya. Yang mau blogsurfing silakan menggunakan fasilitas yang bertebaran di Internet.

Tapi kali ini saya berbuat lain, memasang URL milik seseorang. Bukan karena saya kenal, tapi karena terpesona dengan isinya yang saya pikir benar-benar orisinil. Well, saya akan tetap pasang "my appreciation" itu di halaman utama situs saya selama isinya konsisten. Hem... fair enough, isn't it?

PS. Yang curious, silakan buka main site saya dan cari warna merah muda di sana.

September 5, 2006

Tragic loss: Steve Irwin

Berita ini dan ini mengejutkan saya. Turut berduka cita. Salah satu yang digemari Willi, anak saya. Rest in peace, Steve.

August 23, 2006

Area 57 @ Tol Cikampek

Tepatnya di kilometer 57 tol Cikampek, Pertamina membangun instalasi "wah". Semacam rest area dengan berbagai anjungan pengenyang perut dan berderet pompa minum kuda besi. Tertata dengan rapi dan memiliki areal parkir luas, sepertinya bakal menjanjikan untuk mereguk rupiah lebih banyak lagi untuk perusahaan yang baru saja berganti logo itu. Sayang saya sedang melaju 120kph sehingga tak sempat meraih 350D yang bergantung di sandaran jok. Eh, ternyata di "area" selanjutnya ada lagi beberapa, dengan desain eksterior berbeda tapi dengan logo yang sama. Hem... sepertinya mudik lebaran nanti tol ini bakal lebih lengang karena banyaknya instalasi wah yang menjanjikan kenikmatan melepas kepenatan berkendara. Saya? Mungkin masih lebih memilih melaju 120kph dan memarkir Zebra saya di Sate Cikampek, @ selepas pintu tol belok ke arah Bandung.

July 11, 2006

Petugas Survey Yang Tidak Menyenangkan

Karena istri saya bermigrasi dari Mentari ke Matrix, maka seorang petugas survey datang ke rumah. Er, memang seerti itu ya peraturannya sekarang? Kok saya dulu tidak ya.

Minggu lalu dia datang ke alamat yang salah. Blok G3 No 7 dibaca Blok G No 37. Esoknya CS Matrix menelpon istri saya dengan nada tidak nyaman di telinga, seakan istri saya memberikan data palsu. Hee... setelah dilihat, ternyata memang petugasnya yang salah baca. Kemarin, petugas survey itu sampai di rumah.

Pengasuh Sisi, yang masih culun (baru seminggu di Jakarta) dikatai "bego" karena tidak mau membukakan pintu (di Jakarta, dengan kondisi seperti itu, menurut anda siapa yang bego?). Yang lebih senior melongok lalu menelpon istri saya, dan memberikan telepon wireless itu ke petugas survey. Masih ngotot mau masuk rumah. Saat ditanya istri saya, dia mengelak memberikan alasannya. Malah bertanya yang lain, seperti standar layaknya petugas survey, dengan nada benar-benar tidak menyenangkan. Setelah bertanya ini itu dia berlalu.

Hem tak habis pikir saya, regulasi pemerintah soal pengetatan kepemilikan nomor selular akan berdampak sampai ke situ. Saya yakin Indosat meng-outsource-kan pekerjaan survey itu. Dan saya yakin pula perusahaan survey itu cukup profesional. Ini memang kejadian satu diantara seribu, subyektif. Tapi benar-benar sama sekali tidak mengenakkan.

June 28, 2006

Bad Days

Perasaan saya menjadi sangat tidak tenang setelah Yanty menelpon memberi tahu panas badan Willi sampai 39, sementara saya tidak bisa berbuat sesuatu untuk membantunya, terjebak dalam kesibukan di Samarinda. Terbayang mereka bersusah naik ojek ke Hermina... dan, ouh... kas kami sedang tipis. Mana Nokia Yanty sedang bermasalah, komunikasi kami jadi sangat terbatas. Hu...hu... pengin cepat pulang.

June 11, 2006

Pestisida Aktif...???

Minggu lalu saat menonton berita di MetroTV, kami dikejutkan dengan hasil sidak Departmen Pertanian (cmiiw) ke salah satu pabrik obat nyamuk yang produknya sudah kami pakai lebih dari dua tahun. Pestisida aktif? Apa itu? Tak dijelaskan di berita itu. Yang saya amati hanyalah memastikan bahwa gejala-gejala dan akibat dari 'pestisida aktif' itu belum terlihat pada kami... er... apa sudah? Hiii...!!!

Tahu yang lebih parah lagi? Satu jam berikutnya istri saya 'masih' memakainya di kamar anak-anak. Duh...

May 31, 2006

Ngajari Willi pake DSLR

Ini bukan gaya-gayaan, bukan juga nyombong. Lha wong kalo jatuh atau miss-usage kan berabe. Barang mahal tuh.

Sejak di rumah saya ada Powershot Pro-1, Willi selalu merecoki saya saat mau memotret. "Willi mo foto... Willi mo foto..." rengeknya sambil menempatkan dirinya diantara saya dan kamera. Jelas pandangan saya ke LCD terhalang. Akhirnya saya ladeni juga permintaannya. Saya ajari cara pegang yang benar (tangan kiri menopang bodi & lensa, tangan kanan siap di shuter), saya ajari juga cara memotretnya. Yang paling susah di digital adalah pencet shuter setengah klik. Gee... anak kecil sama sekali buta soal halfway. Tak apa, respon Pro-1 cukup cepat sehingga hasil foto-foto Willi cukup tajam, meskipun komposisinya hancur lebur. Apalagi setelah dia tahu diperbolehkan untuk menjepret sana sini, Willi mulai membawa lari kamera eyangnya itu. Tinggal saya yang susah payah menenteng belt-nya menahan jika terjatuh tidak sampai membentur lantai. Untung sampai kamera itu diambil sama yang punya belum pernah terbentur sekalipun.

Minggu ini Willi punya mainan baru: kamera saya. Lebih berat dari Pro-1, lebih besar (tangan imutnya hanya bisa menggenggam dasar lensa), dan tidak ada LCD untuk membidik target. Hari pertama minta foto, Willi sedang pilek. Saya arahkan grip dia ke arah muka. Hasilnya, sebelum Willi sempat menjepret apa-apa, bagian belakang kamera sudah belepotan ingus. Hahahaha...

Kali berikutnya, tadi malam, Willi sudah mendingan. Tidak begitu meler dan tangannya sudah menggenggam dengan benar, tinggal mengajarinya ngeker dari viewfinder. Susah juga ya, mungkin karena terlalu berat buat dia. Hem... ntar deh saya upload foto dia...

May 29, 2006

Kena Batunya...?

Banyak enaknya punya pengurus rumah tangga dari kampung halaman, dua lagi. Kompak, nggak pernah bertengkar, semua kerjaan beres. Jarang banget nggak enaknya.

Kepikir nggak enaknya? Kalau pulang minta bareng. Huu... Ini juga. Saking lengketnya, saat satu PRT saya disuruh pulang (dan tak kembali lagi), yang satunya-pun mengekor dengan mantapnya.

Mungkin gengsi, mungkin merasa rendah salah satu saudaranya jadi PRT. Paman salah satu PRT saya ini ternyata sudah berulang kali memintanya pulang. Anda sendiri? Punya saudara lulusan SMP lalu jadi PRT malu tidak? Sepupu laki-laki saya jadi tukang becak di Jogja. Bapaknya juragan penggilingan beras terbesar di kampungnya.

Sepertinya comfort zone saya mesti berputar lagi.

May 16, 2006

R.I.P. my Canon Powershot A-80

"Selamat pagi, Datascrip bisa dibantu"
"Mbak, mau tanya hasil servis"
"Bisa dibantu nomornya?"
"SVA-06-xxxxx"
"Sudah selesai diperiksa Pak, rusak di bagian optiknya. Biayanya satu juta tiga ratus..."
"Lho, optiknya? Bukan CCDnya?"
"Bukan Pak, ini rusak optiknya. Mau diteruskan?"
"Berapa tadi?"
"Termasuk biaya servis jadi satu juta tiga ratus empat puluh dua ribu"
"Wah, mendingan beli baru"
"Hehe... iya"
"Saya telpon lagi deh nanti. Selamat pagi"
"Selamat pagi"

Lemes aku...

May 10, 2006

Uang Damai Yang Terlalu "Damai"

Baru saja saya menyaksikan kejadian yang menggelikan.

Di exit tol Dr. Sedyatmo ke Outer Ring Road, ada simpang 4 yang melarang truk untuk lurus ataupun belok kanan. Saya berhenti menunggu lampu hijau tepat paling depan. Di belakang saya ada truk yang menempatkan diri dengan jelas untuk lurus juga, sama seperti saya. Di persimpangan, seorang polisi yang bertugas segera menghampiri truk itu. Hendak menilang? Tidak. Sudah umum para supir truk memberikan "upeti" di persimpangan itu.

Tepat, dari kaca spion saya melihat sopir menggenggam uang, er... tepatnya sesuatu karena saya tidak tahu pasti. Dengan cepat, gumpalan itu berpindah ke genggaman polisi itu. Sambil terus berlalu, polisi itu melirik ke dalam genggamannya, dua kali...!! Sampai tiba-tiba ia memberikannya pada seorang pengemis berkaki satu yang sedang mangkal di situ, terbengong-bengong mendapat uang, eh... sesuatu dari polisi yang mungkin acuh padanya tiap hari.

Setelah polisi itu menjauh, pengemis tadi merenges pada sopir truk tadi yang sudah tidak dapat menahan tawanya. Entah berapa yang diberikannya. Mungkin terlalu sedikit untuk polisi itu, tapi cukup banyak untuk ukuran pengemis itu.

May 5, 2006

Oleh oleh dari Samarinda

Buat yang protes nggak dibawain oleh-oleh dari Samarinda, nih ada satu dulu ya...



Hello Samarinda,
Di "Selera" ini disediakan
makanan daerah yang sangat khas
dan sedap... yang penting semua
bahan lokal, no import-content,
jadi nilai-tambah ekonomi tetap
tertinggal di Tanah Air, tidak
ada ...(?) flight

26 Maret 2002
08:45 PM

Suedi Swarsono(?)

Yang bisa baca lebih jelas kasih masukan dong di komentar. Ini difoto pake SE S-700, mantul karena obyek di balik kaca.

May 2, 2006

After May Day

Hie....hie...hie...

Demo kemarin yang diprediksi bisa berubah jadi anarkis ternyata adem ayem saja. Sepertinya para buruh ini sekarang sudah lebih solid, lebih bisa mengatur dirinya sendiri, dan lebih immune terhadap penumpang gelap yang hanya menyebar hawa gelap.

Tepatnya sih tidak adem ayem, karena efeknya memang sudah terasa sebelum 1 Mei. Warning statements di gedung kantor saya pun sudah diedarkan jauh hari. Dan yang paling menggembirakan, kemarin dengan alasan takut terjebak macet, saya ngabur dari kantor jam 4 sore. Jalanan ternyata sepi sekali meskipun saya sengaja melalui salah satu titik demo (Gd. DPR). Sampai rumah 4.45 dan bisa bercanda dengan anak-anak...

April 26, 2006

Tentang Kami...

Karena barusan ada kejadian tidak mengenakkan di keluarga saya, iseng saya mencari info di web. Tak ketemu, malah mendapatkan yang lain. Beberapa di sini dan di sini. Hem, isinya baik-baik saja bukan? Entah, besok mungkin bisa lain publikasinya.

April 17, 2006

Bumpy Flight to Balikpapan

Bumpy sekali flight kali ini. Karena Tris datang terlambat (ada kecelakaan di tol dalam kota), kami dapat seat paling belakang & paling terasa goncangannya. Drop 10 meter mungkin ada, mengingat lompatan isi perut saya tadi tidak mungkin bisa disimulasikan dg permainan apapun di Dufan. Itu terjadi saat GA-510 mendekati pulau terbesar di Indonesia. Kaca jendela hanya merefleksikan awan putih mengkilat, tanda pesawat benar-benar sedang "berenang" di uap air.

Mendarat dengan selamat jam 12.20 waktu setempat, dan dilanjutkan dengan bumpy ride taksi ke Samarinda, yang menyambut saya dengan sea food berlimpah untuk makan siang dan sumber data yang berserakan dimana-mana untuk latihan fitness otak saya.

April 14, 2006

Koleksi

Ini sebagian dari koleksi saya selain perangko (yang sudah lama tidak terurus), kaleng minuman bekas (ini juga senasib dengan perangkonya), dan beberapa barang lainnya. Saya juga pernah mengkoleksi plat batere bekas. Yang terakhir itu sudah tidak ketahuan rimbanya.

Ibu saya selalu berpikir kolektor itu "menyampah", apalagi barang yang saya koleksi benar-benar "siap dibuang". Mungkin yang berpendapat dengan Ibu saya banyak. Tapi paling tidak bukan kedua orang ini: Bajak yang mengumpulkan ratusan kaleng minuman dan Nana yang mengumpulkan money band.

Oh ya, saya tidak begitu suka minum kopi, begitu juga saya tidak begitu suka minuman beralkohol meskipun saya mengkoleksi barang-barang dari mereka...

April 13, 2006

#a21212

Thanks Dev for #21212 nya.

Pusing cari warna buat theme blog ini. Mo nyari RGB coklat tapi file psd desain asli web ini entah nangkring di mana...

April 11, 2006

Bersinggungan Dengan Admin Hosting

"Server Maleo DC-nya troubled, resolve time unknown", begitu ringkasan jawaban techie ArdHosting soal byar-petnya widjajanto.net. Akhirnya atas saran mereka domain saya dipindah ke server lainnya, tetap di US sih. It takes only a night blink to move them with all my configuration unchanged. Keren!

Tapi ke-keren-an itu tidak berlangsung lama. Ternyata di server Elang ini masalah baru muncul. Hosting saya over-quota! Sampai kaget setengah mati soalnya di server Maleo disk usage saya hanya 24 mega, sedangkan setelah dipindah ke Elang jadi 41 mega. Gee... Perlu dua hari techie ArdHosting mencari "kutu" di servernya sendiri, dan memberikan jawaban, "...kebetulan di server maleo tidak berjalan limitnya, jadi anda masih bisa create ataupun modify file...". Whoaa...! How come...! Kalaupun server Maleo nggak beres quota management nya, berarti tetap saja kan di disk usage saya harusnya tetap tertulis 41 mega. Heu...heu...

Sabtu pagi karena sudah tidak tahan dengan anomali ini, saya me-reset semua konfigurasi saya, termasuk menghapus direktori yang disebut oleh ArdHosting over quota. Kali ini saya create all dynamically. Kalo sampe space saya terpakai lagi oleh HTML creation berarti ada bug di server Elang. Mungkin bulan depan saya juga akan melepas 4Images saya biar space saya lebih terkontrol. Jeleknya pakai cPanel X ini saya tidak bisa tahu real disk usage saya di server.

Hem, wishing a SSH connection... what a wonderful tool...

April 2, 2006

Taman Safari, 1 April 2006






  1. Franky's fam
  2. Sibuk nunjuk sana sini
  3. Siapa nyerempet siapa neh? Kalo motret pake D-70 nggak perlu sedekat itu kan? Hiehiehie...
  4. Memberanikan diri pegang kuda...
  5. Yang lupa bawa D-70
  6. Dipandu kasih makan gajah
  7. Kasih makan gajah, all by himself...
  8. Crowd at Safari
  9. Folks (kika): Susternya Della, Susternya Joel, Daniel "Tulang" Torkis, Franky, Yuyun, Della, Pampi, Devi, Joel, Willi, Yanty, Adhi

March 22, 2006

iPAQers Community

Many said this community tech assistances are much better than HPSC it self. Gee... Join us! Don't have to own any gadget, don't restrict any subscribtions (we have reckless mods, hehehehe).

Subscribe: ipaqers-community-subscribe@yahoogroups.com
Official site: http://www.ipaqers-community.com

March 21, 2006

Skype Me! Euh... sorry...

For someone far far away. Sorry ignoring you for a smoking man, sorry making u wait, stuck at Skype call. Sorry 1000x...

March 17, 2006

1st time creating DVD movie

  • Check free HDD space -> 6.5 Gigs
  • Loading Ulead DVD Factory 4
  • Capture 60 minutes miniDV standard play -> 3 Gigs (deu...)
  • Auto chapter, auto enhance, auto menus
  • Create DVD -> Need 6 Gigs!!! (free only 4 Gigs)
  • Uninstall NFS Most Wanted (huu...huu...huu...)
  • Re-create DVD -> 3 hours rendering!!! (using P4 2.8GHz with 512 DDR and ATA 100 HDD)
  • Auto burn to DVD-R -> 15 minutes
  • Test @ my DVD player -> Menus are amazing, pictures are slight grainy (probably caused by auto enhance), overall GOOD! Much better than my other VCDs
Conclusion: need faster HDD, probably 200Gigs SATA 150.

March 1, 2006

Perpetual Calendar

Saya baru tersadar, kali ini saya harus memutar jarum jam tangan saya paling banyak dalam setahun ini. Soalnya untuk mengubah tanggalnya nggak bisa dengan hanya menarik tombolnya dua kali, tapi harus memutarnya 2x24jam. Hem... Jadi pengin lihat analog wrist watch yang support perpetual calendar, kalo tanggal 28 Februari 2006 jam 23.59:59 berputarnya seperti apa...

February 28, 2006

Uenak'e Durian Salatiga

Barusan bareng Yanty menghabiskan setengah kilo lebih durian, diimport langsung dari Salatiga. Deu...

Aroma khas langsung tercium begitu saya buka kotak Tupperware nya. Menyengat sangat tajam, melemparkan memori saya ke tiga tahun silam, saat saya, Yanty (dan Willi yang masih 3 bulan dalam kandungan), Dik Iwid, dan kedua orang tua saya hunting durian di Beringin - Kopeng. Saat itu, terakhir makan durian yang yummie...

Ambil satu, habis di bibir, Ambil satu lagi, dan lagi, dan lagi. Kalau Yanty tidak mengingatkan mungkin sekotak itu akan habis malam ini. He...he...he... Maklum, pelampiasan 3 tahun. Makasih Mom! (x1000...). Perutku ama Yanty panas sekarang... Gee...

Happy birthday to you...


Happy birthday to you
Happy birthday to you

Bawa sesuatu dengan fla nggak? Hehehehe... Biasanya kalo Renny punya hajatan selalu bawa puding plus fla yang... yummy... Gee...

Yang udah cabut nggak boleh ngiri...!!! Wuakakakakak....

Oh... oh... ternyata ada ini...:

February 27, 2006

Nyemplung di bidang manajemen risiko

Definisi-definisi aneh yang bertaburan di seputar kerjaan kantor:
1. Value at Risk
2. Volatility
3. GARCH
4. Liquidity Risk
5. Credit Risk
6. ...

Dan hampir semuanya dijelaskan di Wikipedia. Ugh... menyenangkan. Bayangkan saja, semua staff di sini hanya tahu membuat hi-tech apps, tapi 0% tentang statistik, apalagi ilmu ramalan finansial seperti manajemen risiko ini.

Oh ya, Manajemen Risiko merupakan salah satu program studi di Magister Manajemen Universitas Indonesia. Boss saya pikir kami semua sudah cukup ilmu untuk ikut program penyetaraannya, gee...

February 24, 2006

Suka duka motret anak kecil

Sisi... {prettt...} gagal. Sisi... liat sini...!!! {prettt...} gagal lagi.

Sudah puluhan kali rasanya saya menjepretkan Powershot Pro-1 saya. Untung pake digital, harga yang dibayarkan hanyalah kesabaran dan kesabaran saja. Mulut dan raut muka saya sampe dower, cape untuk menarik perhatian Sisi melihat ke arah kamera. Baru setelah persis 4 bulan mencoba, akhirnya dapat juga foto ini. Gee... lumayan kan.

February 22, 2006

Cassette to MP3

Buat peganganku aja. Daripada ntar Googling lagi. Ini diambil dari reviews.cnet.com.

Step One
Connect your cassette player's output to the line-in jack of your sound card using any combination of cables and adapters that do the job. For a standalone cassette player, we recommend using a simple cable with headphone and 1/8-inch stereo plugs on both ends. If your cassette deck is part of a stereo system, use the headphone output with the same cable mentioned above; you will probably need a big-to-small adapter to pull this off. With either system, make sure that bass, treble, and loudness levels are all set to zero.

Step Two
Before commencing the process, you'll want to perform some basic tests. Set the player or receiver's volume control at about 1/3 power. Then double-click the speaker icon on your taskbar. Make sure your Line In slider is all the way up and that the Mute box is not checked.

Step Three
Now, it's time to create your test file. Open MusicMatch Jukebox (currently CNET's Editors' Choice for an encoder). First go to Options, then to Recorder. Next, go to Source, and select Line In. Finally, go to Options, Recorder, then Quality, and select MP3 (128 kbps). Press Play on the cassette deck and the Record button in the top left pane of MusicMatch. Wait until the indicator at the bottom of the MusicMatch window shows around 30 seconds of audio, then press Stop on the software.

Step Four
Find the test file in your MusicMatch Rips directory, which is probably on your desktop. If you can't find the audio, click the Windows Start Menu, then Find File, and search for a file called line in track 01.mp3. Double-click the file to hear it with your default MP3 player. If it's too soft, turn up your cassette player's volume knob; if it's loud and distorted, turn the volume down. Then, go back to Step Three and create another test file. Once this file sounds OK, proceed to Step Five.

Step Five
This is the easy part--just do everything you did to make the test file, only continue for the duration of the cassette. Two tips on this:
* In MusicMatch, Press Stop after each song and Record before the beginning of the next one (while the cassette is still running). This is the easiest way to end up with separate MP3s of each tune.
* Make sure you have at least 1MB of disk space for each minute on the cassette deck. Check this by double-clicking My Computer, right-clicking the C: drive, and selecting Properties from the drop-down menu.

Next Steps
* The quality of your cassette transfers will depend on your sound card. If your card adds lots of extra noise to recordings, you should replace it. Check out our product reviews for the best values in sound cards.
* If you have a pile of cassettes to convert to MP3s, you may find yourself in the market for more storage space, in which case you should by add another hardware storage device.

Email priasejati.or.id sudah kena spam???

Whoa... emang nggak ada matinya nih. Akhirnya tadi satu email spam muncul di inbox salah satu account email priasejati.or.id. Dan saya yakin akan muncul lagi nanti, besok, lusa... dan bakal bertambah banyak.

Memang, tulisan email contact di situs masih biasa-biasa saja. Mungkin perlu diganti kali ya. Hem, tambah terkenal aja tuh situs.

February 13, 2006

Ngantuk Berat

Kemarin dari Sabtu keliling terus. Jam 11 ke MKG, ngedrop Yanty & Willi main, lalu saya ke KTC mengikuti 'sekolah' modul 2. Pulang sudah malam.

Hari Minggunya ke kantor Franky, shooting launching new office. Sampe sore juga. Malamnya diterusin ke rumah Bastian ngomongin detil teknis acara pernikahannya. Pulang ke rumah masih harus beresin box perlengkapan untuk kelas hari ini.

Deu... sekarang masih ngantuk berat... Barusan ketiduran di meja kerja. Weh...

February 1, 2006

O... PLN

Malam ini, kalau boleh dibilang, saya sedang dikerjain sama PLN, tidak langsung sih, tapi anda akan sependapat dengan saya nanti. Ceritanya begini:

Hari ini ayah saya datang menginap di rumah. Praktis AC kamar atas dinyalakan sementara AC kamar bawah mesti menyala karena anak-anak "mengungsi" ke situ. Ditambah lagi saya harus lembur cetak ratusan lembar dokumen untuk camp. Lha kok ya tegangannya pas drop. Saya sadari saat MCB rumah drop. Setelah dinyalakan lagi dan diukur ternyata hanya 200 volt. Itu berarti dengan stabilizer saya hanya mendapat 2kVA, turun 200 watt. Padahal dengan dua AC saya perlu sedikitnya 1,5kVA untuk pengoperasian normal. Belum lagi saat kedua kompresornya "narik", belum lagi yang terpakai untuk lemari es.

Saya terpaksa mengandalkan baterai notebook untuk mempersiapkan setumpuk dokumen itu. Eh, belum lagi mencetak, MCB drop lagi. Nyalakan, ukur, 190 volt! Ampun! Saya coba hanya 2 AC, 1 lemari es, dan 1 lampu 14 watt. Saya bekerja dengan lampu USB. Tak bisa juga! MCB drop yang ketiga kalinya. Heh, akhirnya yang muda mengalah. AC kamar bawah dimatikan. Daya jelas cukup. Saya menyalakan printer dan mulai mencetak.

1 jam berlalu, ternyata anak-anak sudah basah kuyup. Tetap tertidur sih, tapi Sisi sampai dua kali ganti baju. Akhirnya tanpa bertanya dua kali Yanty menyalakan AC kamar bawah. Saya cepat-cepat mematikan printer dan notebook lalu meraih senter, menarik kursi dan berjaga dekat pintu keluar. Siap-siap berulang kali menyalakan MCB. Iseng browsing ke situs PLN pakai N6585. Baru lima menit sudah mati, habis baterai. Hgyaaah...!!! Mau charge juga nggak berani. Akhirnya meraih iPaq dan mulai bloggin'.

Benar-benar menyebalkan...

January 30, 2006

Perayaan Imlek 2557


Sudah jadi tradisi di keluarga istri saya merayakan Tahun Baru Cina. Rame-rame Imlek 2557 kali ini dimulai Sabtu malam, saat kami bersebelas berkumpul bersama makan malam. Ada 8 jenis makanan disajikan termasuk mi goreng, bakso goreng, kari, ikan goreng, sup asparagus, dan tiga jenis lainnya yang saya saya tidak tahu namanya. Setelah itu ditutup dengan jeruk. Hem... lihat, ada yang mini seperti ini. Saya sendiri baru tahu kalau jeruk khas imlek itu ada banyak macam. Kemarin ke Total Buah di Taman Surya sempat kebingungan karena jenisnya beragam (harganya juga beragam, he...). Jeruk mini itu, biasa disebut jeruk emas/ jin ju, masih ada daunnya yang melambangkan kesejahteraan yang tetap tumbuh.

Hari Minggu, lagi-lagi bersebelas, naik Zebra (muat euy...) bersilaturahmi ke rumah Liku di daerah Karanganyar, Jakarta Pusat. Dengan khas pakaian merah, dilihat dari luar mobil silver dengan kaca film 40% ini jadi kontras sekali. Tanpa power steering beban berat seperti ini cukup terasa di lengan.

Gang kecil yang sudah penuh dengan mobil parkir ditambahi dengan preman setempat yang sudah cengar cengir saat kami mencoba parkir. Saya balas senyum saja saat mereka membantu saya mencari tempat parkir. Urusan dengan mereka belakangan saja, pikir saya.

Di rumah, ternyata sudah banyak keluarga yang berdatangan. Tambah siang, tambah banyak saja. Sisi rupanya kegerahan, rewel terus kalau digendong. Padahal yang antri banyak! Hehehehe... biasa, jadi "Si Kecil". Puas gendong cium cubit pipi sana sini akhirnya Sisi duduk "lega" di pangkuan saya. Willi, seperti biasa, asik bermain dengan tiga sepupunya. He behaved soooo nicely! Nggak berebut mainan, nggak serobotan ambil kudapan, nggak lari sana sini.

Jam 3 sore kami pamit. Para "tukang parkir" di depan kami beri dua amplop angpau dan tidak complain sama sekali. Gee... taktikmu sukses berat Sayang!

Gong Xi Fa Cai...!!!

January 27, 2006

Membalap di Persimpangan JDC

Kemarin pulang kantor disuguhi pemandangan istimewa. Di persimpangan Jakarta Design Center saya melihat sesuatu yang baru menggantung di tiang lampu lalu lintas: papan countdown! setelah menghitung dari 45 ke 0 lampu berganti dari merah ke hijau.

Gosh... perlu waktu kurang dari 30 detik bagi saya untuk meraih tas kamera di jok sebelah, mengeluarkan Pro-1, membuka tutup lensa, menyalakannya, bidik dengan viewfinder, zoom & focus, lalu jepret. 15 detik berikutnya saya sudah harus memasukkan gigi mobil dan melaju. Tak tertahankan, saya membayangkan sekelompok kendaraan bermotor siap start kebut-kebutan malam hari di persimpangan itu. 5... 4... 3... 2... 1... --- GO...!!!

January 25, 2006

Hasil Menunggu

..%!!! Tahu komentar istriku tercinta?

... kalo gitu kita bisa kasih perpuluhan lebih gede lagi...

Menunggu

Lagi nunggu dipanggil neh. Naik nggak yah? Biasanya sih iya, tapi jarang banget bulan berangka 01 sudah naik. Seringnya 02 atau 03. Nggak mau tebak-tebakan berapanya ah... Gee...

Cross my fingers on it...

January 24, 2006

Lihat Judulnya Dong!

Namanya juga catatan harian. Ya postingannya soal keseharian yang punya dong. Kalo mau protes isinya nggak mutu, ya pergilah sana gak usah baca. Kalo ngelihat tujuan saya ngeblog seharusnya dah nggak ada yang protes ya.

Nothing special, cuman lagi pengin marah-marah aja di sini.

Finally, another Web Messenger

Check this out! Meebo.Com is another web messenger. I've try it using my Y!M, ICQ, & MSN simultaneously. Cool stuff! Probably using rich thin technologies like NexusEdge's Faqado.

January 20, 2006

Selebaran Busway

Dimana Titik Perpindahan Penumpang?

  • Pulogadung Ke Blok M: Pindah di halte Monas
  • Pulogadung Ke Kota: Turun di Halte Monas (jangan keluar dari halte), kemudian naik Bus Transjakarta yang ke arah Blok M dan turun di Halte Bank Indonesia (BI), selanjutnya naik Bus Transjakarta ke arah Kota.
  • Pulogadung Ke Kalideres: Pindah di Halte Pecenongan/ Juanda
  • Blok M Ke Pulogadung: Turun di Halte Sawah besar (jangan keluar dari halte), kemudian naik bBus transJakarta yang ke arah Blok M dan turun di Halte Monas, selanjutnya naik Bus TransJakarta ke arah Pulogadung
  • Blok M Ke Kalideres: Pindah di Halte Sawah Besar
  • Kota Ke Pulogadung: Pindah di Halte Monas/ Sawah Besar
  • Kota Ke Kalideres: Pindah di halte Sawah Besar
  • Kalideres Ke Blok M: Pindah di Halte Sawah Besar
  • Kalideres Ke Kota: Pindah di halte Sawah Besar

Pemberhentian Terakhir:
  • Pulogadung - Kalideres: Halte Pecenongan
  • Pulogadung - Blok M: Halte Pecenongan
  • Pulogadung - Kota: Halte Pecenongan
  • Blok M - Kalideres: Halte Sawah Besar
  • Kalideres - Blok M: Halte Pecenongan
  • Kota - Pulogadung: Halte Sawah Besar
  • Kota - Kalideres: Halte Sawah Besar
  • Blok M - Kota: Halte Kota
  • Kota - Blok M: Halte Blok M

Bus Terakhir:
  • Pukul 22.00

Harga Tiket Bus TransJakarta:
  • 05.00 - 07.00: Rp. 2.000,00
  • 07.00 - 22.00: Rp. 3.500,00

December 28, 2005

Situs Abbalove Ministries

Di warta akhir tahun, ada beberapa hal yang cukup mengejutkan, meskipun ini berita menggembirakan. Ada perkembangan di bidang IT, terutama adanya pernyataan bahwa akan ada launching situs resmi Abbalove Ministries. Hem, penasaran, saya hari ini mencarinya:

Address: www.abbalove.org
IP : 204.14.90.22
Host : Fluid Hosting
Geo : US
Content: Mambo (yang ini pasti sementara)

Yah, kita lihat saja nanti hasilnya. Semoga dikelola secara profesional, tidak seperti CMN Indonesia yang setelah hadir dengan halaman seadanya sekarang malah index.html nya pun hilang. Siapa tahu bisa dibuat seprofesional situs ini.

K' Budi ternyata serius menjalankan PR nya. Masih perlu saya bantu?

December 27, 2005

Pelayanan "Profesional" PAM Palyja

Siang ini ada teknisi Palyja datang ke rumah, kata pengasuh Willi akan mengganti meteran. Karena datang bersama security kompleks saya mengiyakan saja. Sampai rumah, saya langsung cek meteran air baru itu. Lebih kecil, beberapa bagian dari plastik. Tak apa, mungkin dalam rangka pengiritan kualitas meteran standar PDAM diturunkan.

Tapi yang saya sangat sayangkan adalah pemasangannya. Sambungan dari meteran baru ke instalasi rumah saya hanya dibalut dengan isolasi pvc! Sungguh pekerjaan asal-asalan. Sock drat yang sudah bagus saya buat seenaknya saja digergaji. Ampun...! Dan "tambalan profesional" itu di posisi antara meteran dan main stop kran. Jadi kalau tambalan itu bocor meteran akan tetap berputar meskipun kran utama ditutup. Hebat...!

Saya marah... tapi mau marah ke siapa. Teknisi itu sudah pergi dengan tips 30 ribu yang dimintanya dari pengasuh Willii. Benar-benar kurang ajar...

December 24, 2005

Willi Hilang...!!!

Kemarin ke Matahari Daan Mogot, & seperti biasa Willi cuek meninggalkan kami menuju tempat mainan & nongkrong di situ ditemani salah seorang pramuniaganya. Kami sendiri sedang mencari celana panjang untuk Willi di tumpukan barang diskon. Cape, saya lalu menyusul Willi ke tempat mainan sementara Yanty masih sibuk mencari. Willi sudah berpindah tempat, tapi masih di area mainan sambil menenteng & memamerkan sebuah truk pada saya yang ikut melihat-lihat.

Beberapa menit kemudian Yanty memanggil hendak ke area baju perempuan.
"Willi ikut?" tanya saya. Soalnya dia sudah tidak bersama saya.
"Lho, nggak di sini to?" balas Yanty. Saya celingukan... "DING!!!" he's gone! Duh, kami mulai berkeliling mencari. Menajamkan telinga juga siapa tahu terdengar tangisan atau teriakan Willi. Yanty dua kali berputar, saya sekali di area Matahari yang tak begitu besar itu. Tak ada... duh, saya mulai berpikir yang tidak-tidak.

Kami lalu kembali ke tempat mainan dan... Willi di situ! Duduk di atas meja informasi, merengek & masih membawa truk tadi sementara petugasnya sudah menyalakan alat pengeras suara. Gee... Menurut satpam, Willi terlihat didepan pintu keluar sambil masih membawa truk. Ah... dasar.

Beberapa menit kemudian dia menguap & tertidur. Ooo... ternyata. Tapi tetap saja, ini keteledoran saya.

December 22, 2005

Time Shift

Well,

Karena dia udah resign, saya sekarang paling pagi datang ke kantor. Jam 7.30 sudah nongkrong & blogging. Gee...

December 20, 2005

Harga murah di Pasar Pagi Lama

Siapa mengira harga barang di tempat itu bakal semurah ini. Asli lebih murah 50%!

Kemarin, yap kemarin Senin saya ke Pasar Pagi lama (yang dekat Asemka itu lho). Habis antar Sisi imunisasi di Hermina, selesai jam 10, langsung ke sana bareng Yanty. Idenya mau cari kado Natal buat Willi. Gee...

Dapet building blocks isi seratus lebih se ember, harga 50 ribu. Sabtu lalu tanya di ITC Kuningan harga pas 110 ribu. Doh! Akhirnya beli dua, satu buat kado Willi, satu lagi buat sepupunya, Icha, di Salatiga. Trus beli lagi building blocks 265 pieces se-kardus, 65 ribu. Lebih murah, karena lebih kecil, lebih advance. Mungkin Willi belum bisa, tapi akan saya kasih saja saat Natal nanti. Perkembangan imajinasinya sungguh di luar dugaan. Beberapa minggu lalu dia bisa membuat pesawat terbang detil dengan sayap tegaknya. Minggu lalu dia membuat kuda, lalu dimainkan sambil berteriak, "yiha... yiha...!". Yanty sampai bengong. Dengan tiga ember building blocks, kami juga membeli mainan lilin, untuk hadiah tetangga teman Willi. Satu dus 20 ribu, karena beli tiga, akhirnya hanya dihitung 45 ribu saja. belum cukup, saya masih ingin memberikan surprise buat Icha, cari boneka Forever Friends. Yanty memilihkan yang setinggi 50 cm, seratus ribu.

Done, seperti baru pindahan, bawa lima kantung plastik, masukkan ke mobil, lalu cari makan. Nasi goreng lemak masuk gang di dekat toko tas Elizabeth. Uenak tenan, wong 10 ribu sepiring. Habis itu mampir di toko baju langganan Yanty, beli celana & kaos buat kedua anak kami. Biasa, nggak boleh ngecer, jadi beli lusinan. Tak apa, semuanya pasti terpakai kok. Pulang jam 2 siang, berkeringat, tapi puas!

December 14, 2005

Resume

"C'mon... rewrite your resume...!" Hem, it's appeared recently in my burned smoking head. Well, 'till now my resume is 9 years outdated. Gosh! That makes me the most loyal employee of the 9 years, Kakakakaka...!!!

Yep, my resume was used appropriately 9 years ago, Nov 1997. Since then it just used for completing a proposal and such.

Should I use it properly, again? Gee... I still love the toilets here. Wuakakakaka...!!!

November 29, 2005

Beli barang diskon untuk dapat voucher untuk beli barang lagi

Sepatu 140 ribu, diskon 30%, bayar 112 ribu, dapat voucher 50 ribu.

Jaket Willi 86 ribu, diskon 30%, plus topi Willi 60 ribu, diskon 20%, bayar 108 ribu, dapat voucher 50 ribu.

Celana panjang 170 ribu, bayar pake 1 voucher jadi 120 ribu, dapat voucher lagi 50 ribu.

Celana pendek 130 ribu, bayar pake 2 voucher jadi 30 ribu, nggak dapat voucher lagi.

Hehehehe... pantesan antrian kasir Matahari hari Minggu kemarin super panjang.

November 9, 2005

Tiny Web Design Change

Yah, karena udah berbuntut dua, kalo desain web nggak diganti, ntar ada yang iri. He... he... kan katanya mau memperlakukan sama buat dua-duanya. Gee... baru dua minggu, ternyata susah ya.

Dua anak, dua perlakuan yang berbeda. Mungkin bisa bikin iri, bikin sakit hati. Ugh, untung ini masih kecil, jadi masih cepat lupa. Kita sebagai orang tua mesti segera beradaptasi, mengubah cara kita memperlakukan mereka berdua. Bukan seadil mungkin, tapi sebijaksana mungkin, he... he... he...

November 5, 2005

Pasar "Berlebaran"

Hari ini antar Yanty ke pasar. Gee... masih super sepi. Dari puluhan pedagang hanya lima sampai tujuh yang buka. Sepertinya bakal ke supermarket deh nanti.

Oh ya. Sisi ikut juga. Ditidurkan di jok belakang. Zebra emang luas...

November 4, 2005

Penguasa Taman

Para pembantu pulang mudik, & sebagian keluarga berlibur ke luar kota membuat taman di depan rumah sepi. Setelah berkeliling blok tadi Willi mengajak ke taman. Biasanya sampai berebut mainan, kali ini hanya saya dan Willi. Jadi aneh memang, tapi kami berdua menikmati kesunyian tadi. Tiduran di perosotan sambil memandangi awan, menjelaskan pohon mati tanpa daun...

hem, mungkin baru 1 sampai 2 minggu taman masih sepi...

October 30, 2005

Race-Tin GEN-3

Setelah Willi merengek terus minta main rc padahal baterainya habis, saya berhasil membujuk Yanty untuk membelikannya yang baru. He... he... sebenarnya saya juga kepingin.

Hari Minggu, setelah mengantar buku materi CMN ke Arman yang akan pelayanan di Malaysia, saya ngabur sebentar ke Citraland. Alih-alih tadi ijin ke Yanty cari baby monitor dan ambil uang di ATM, saya juga menyempatkan diri hunting rc di Matahari. Ternyata susah memuaskan kriteria saya untuk rc yang bagus: casing baik, sedikit stiker (kalau cat boleh...), dan yang paling penting tanpa baterai kotak 9V. Selain cepat habis, baterai jenis itu mahal. Kalau rc umum yang besar, biasanya menggunakan baterai khusus. Hem, itupun tak apa asal tidak pakai baterai kotak.

Namanya juga swalayan. CS mainan di Matahari tidak bisa membantu banyak. Selain pengunjung saat itu banyak, pengetahuan si SPG tentang rc memang dangkal. Ah, saya jadi teringat bagian mainan di Metro Taman Anggrek. Pelayannya sampai mau (dan bisa!) membantu seorang anak memasang kit Gundam-nya. Padahal harga di situ sama persis dengan Matahari. Metro memang dikenal mahal, tapi ternyata tidak untuk mainannya.

Gagal dengan Matahari, saya ke lantai bawah mengambil uang belanja Yanty di ATM. Lalu teringat ada toko rc di dekat bagian permainan. Ha...! Tidak sia-sia saya berjalan ke toko itu. Meskipun harus berdesak-desakan dengan ibu-ibu dan anak-anaknya yang merengek minta dibelikan ini itu, saya puas dengan pelayannya yang tidak kebetulan semua laki-laki.

Setelah tanya ini itu, saya menjatuhkan pilihan pada Auldey Race-Tin versi baru.Tersimpan di botol plastik dengan kemasan keren membuat saya langsung jatuh hati. Lebih lagi rc ini hanya memerlukan 2 baterai AA untuk mobil dan 2 lagi untuk remotenya. Ini yang saya pilih buat Willi:

75 ribu untuk rc plus 40 ribu untuk 4 baterai AA Sanyo 700mA. Sampai di rumah, disambut super antusias oleh Willi. Dengan durable light weight chassis, rubber texturized tires, independent spring front shock absorber, rear twist board yang mengikat mesin dan roda belakang, serta differential gearing membuat saya benar-benar terpana. Mobil berskala 1:32 ini bisa berlari 6,5kph! Ugh! kalau Willi tidur, saya yang main, he... he...

Saya bertanya ke Yanty, "Say, kalo beli lagi buat Adhi boleh nggak"? Yanty menggeleng dengan keras. Haiyaa...

October 28, 2005

Digicam ku ngadat

Whoa... Yang ini benar-benar menjengkelkan. A-80 ku ngadat lagi. Hasil jepretannya buram, bergaris-garis merah seperti tv mau rusak. Duh, apa karena CCDnya defect seperti yang ditulis di situs Canon ya... Heh... waktunya sama sekali tidak tepat. Kan lagi mau foto-foto Sisi. Hu... hu...

Apa mungkin sudah sampai MTBF-nya? File counternya baru 4925, belum ada 2 tahun umurnya, nggak pernah jatuh. Ugh, akhirnya sekarang lebih sering pakai miniDV JVC yang sudah menghasilkan 150 jam vcd, pernah terbanting, kepanasan di dashboard mobil, kecipratan air, dan nge-rewind lebih dari 100 kali. Hem... lagi naksir Sony DVD camcorder. Bosen nungguin 1 jam transfer via firewire.

Back to kamera, enaknya gimana ya? Aku sih masih ada kamera Canon film andalanku sejak SMP. Hem, negatif filmnya mahal, dan aku nggak ada akses ke scanner. Hu... hu...

October 27, 2005

Sisi Opname

Huaa... nggak kayak dulu pas pulang dari Hermina. Willi & Yanty pulang bareng. Sekarang, duh, Sisi mesti "ditinggal" dulu. Pulang jadi ada yang kurang. Tadi malam saja saya susah tidur. Jam 3 baru bisa lelap.

Kadar bilirubin Sisi cukup tinggi. Terapi Blue Light selama tiga hari ini sepertinya hanya menahan agar tidak naik dengan cepat. Hari kedua 8 sekian, hari ketiga sembilan sekian, hari keempat sepuluh koma dua. Kalau hari ini naik lagi, berarti belum boleh pulang juga, duh...

Bilirubin, terbentuk karena sel darah merah yang pecah. Golongan darah Yanty O sedangkan Sisi A. Golongan darah O hanya bisa memberi tapi tidak bisa menerima A sehingga saat dalam kandungan badan Yanty membentuk senyawa Anti-A dan ikut masuk ke dalam badan Sisi juga. Makanya setelah lahir, sel darah merah Sisi pecah karena senyawa tersebut. Kata dokter, hal ini biasa terjadi. Tentu saja biasa buat dia, tapi ini pengalaman pertama buat kami dan sangat menyesakkan.

Doain yah, biar kadar bilirubin Sisi turun dan bisa pulang hari ini...

October 25, 2005

Jauh dari Mama...

"Willi... let's pray..."
"Mama?"

Sudah 2 hari saya selalu menghadapi pertanyaan itu dan hati saya selalu tersentuh. Bagaimana tidak, Willi selalu berdoa tidur bertiga bersama saya dan Yanty, dan belum pernah sehari pun ditinggal mamanya (kalau saya sih sering...). Benar-benar perjuangan buatnya untuk tidur tanpa mama. Hari pertama saat Yanty bercakap-cakap pamit berdua dengan Willi, terlihat dia menggeleng-gelengkan kepalanya, "Ngga mau... ngga mau...". Sedih rasanya. Tapi Allah bekerja, memberinya kekuatan. Saat hari pertama Willi meninggalkan Yanty di rumah sakit, dengan tegar memeluk dan mencium Yanty, lalu menjauh sambil melambaikan tangan, "Da... Mama...". Hebat...!

"Mama di rumah sakit, Sayang. Pray sama De' Sisi. Willi pray di sini sama Papa ya..."

Foto Sisi

Yang pengin lihat foto Sisi, bisa nge-surf di bagian Galeri Foto atau ke Yahoo! Photo Album dan klik di album Sisi - Day Two. Banyakan di Yahoo! seh, abis unlimited space. He... he... he...

Wireless Blogging

Ternyata N6585 ku memilih ngadat konek ke iPAQ. Sama sekali tidak menyenangkan. Padahal saya sudah mengetik banyak di sana. Ya sudah, postingan saya bakal back date lagi.

October 24, 2005

Rada Kuning...

Hari ini Sisi ternyata 'rada kuning'. Aku balik lagi ke RS, nemenin Yanty yang rada kaget...

October 23, 2005

Envy - Nikon D70

Nikon D70 mu bener-bener bikin aku pengin. Makanya tadi nggak berani pegang, apalagi njajal... uiii...

Congrats anyway. Bisa dapat approve dr istrimu. Sekarang siapa coba yg "unlimited budget for gadgets"?

October 22, 2005

3 hari lagi

Kamis kemarin di dalam mobil, sambil menepuk perutnya Yanty berkata, "De'... Waktumu tinggal tiga hari lagi lho...".

Iya nih. Sepertinya Si Kecil masih betah di dalam. Jadual SC hari Senin jam 5 sore. So, kalo dede' mau lahir normal, ya sebelum itu.

It's all up to U, God...

October 19, 2005

Moral Support

Buat Renny, Tris, Devi, Pipit, Atik, Arman, Pak Ika, dan sedherek lainnya yang udah nanyain 'lahiran'nya Yanty makasih ya. Emang nggak enak status "tunggu" gini. Karena kalian, aku nggak ikutan senewen...

October 11, 2005

Two Red Bullets

Sore ini saya masuk tol lewat Jl. Benyamin Sueb. Wha... unusual... biasanya antrian 4 lajur berdesakan, kali ini lengang sekali. Setelah melalui gerbang tol, menyalip kijang yang berjalan seperti kura-kura, saya mencoba masuk ke jalur kanan.

Dua detik sebelum membelokkan kemudi, ada kilatan lampu di kaca spion saya, melaju kencang mendekat, dan wuss... Honda Jazz merah melewati saya, ditempel oleh VW Polo, merah juga. Hmm... drafting... pemandangan yang menarik. Kedua compact car itu saling menyusul sampai satu kilometer kedepan, lalu dihadang beberapa truk dan kijang yang (lagi-lagi) berjalan seperti kura-kura, memberi saya kesempatan untuk menyusul.

Berikutnya, truk-truk dan kijang itu terlewati. Mobil-mobil merah itu mulai melesat lagi sementara saya tetap membuntuti... 80... 100... 120... 135... tik... akhir dari tailing saya. Dari jarak beberapa ratus meter di depan saya melihat akhirnya mereka berpisah, Jazz tetap melaju ke arah bandara sementara VW Polo melambatkan lajunya dan berbelok ke kiri arah Grogol. Sempat melihat tiga pria tertawa ceria didalamnya.

Saya menyiapkan uang pas untuk gerbang Sedyatmo, tanpa saya sadari Jazz merah itu antri di sebelah saya. Saat jendelanya perlahan turun, whoa...! cewek...! Ber-tank top merah 'dan rambut panjangnya dikuncir dua... ???!!! Cakep juga... he... he... Sendirian dengan uang pecahan besar membuatnya tertahan, dan saya yang sudah meluncur tak lagi memperhatikannya.

Yanty hanya melirik saat saya bercerita...

September 27, 2005

Carrefour Taman Palem

"Ha...?! Kompleks elu ada Carrefour-nya?"
"Bukan, rumah gue di Taman Surya. Kalo Palem itu kompleks tetangga"
"Buset... Berarti elu tetanggaan sama Carrefour dong"
"...???!!!..."

Hampir seperti itu. Hypermart yang buka cabang dimana-mana itu hanya berjarak kurang lebih 4 kilo dari rumah. Untuk ukuran Jakarta sih segitu sudah dekat sekali. Bertempat di basement (LG floor) Mal Taman Palem yang belum jadi, fasilitas parkir seadanya, tapi paling tidak keamanannya lumayan. Lebih banyak pengendara motor tanpa helm, alias warga sekitar, yang berderet antri masuk. Beberapa keluar dengan berkantung-kantung plastik belanjaan Carrefour. Ada special prices kali'.

Saya tidak ikut masuk, hanya terkena dampak tambah macetnya outer ring road. Ini sudah hari kedua buka, dan macetnya tidak berkurang, dan sepertinya akan selamanya... duh...

September 3, 2005

Renovasi Rumah

Hua... sejak mulai, Sabtu 4 Juni, renovasi rumah sepertinya kena masalah terus. 1 bulan pertama pekerjaan amat pelan. Mungkin karena nasih penyesuaian dengan Jakarta, mungkin juga karena hal lain. Bulan kedua saya sudah mencoba membuat target, tapi seperti anak kecil, para tukang itu ngambek. Cabut mendadak dengan alasan 'tidak kuat kalau ditarget'. Lucunya saya membuat jadual itu bersama dg mereka pula. Ah, memang dasar...

Lalu tim #2 diluncurkan, kali ini dari Bekasi. Minta borongan? Ok deh. Wong kita juga perlu cepat. Mulai 15 Agustus, 4 orang bekerja. Belum seminggu sudah jadi 6 orang. Yah, biarlah, namanya juga borongan. 10 hari kerja, kepala tukang pamit (orang tuanya meninggal), digantikan dengan kepala tukang lainnya. Uh, kerjaannya kasar, tidak rapi. Ngecat dinding pake rol kok lebih rapi istri saya. Hari ini muncul lagi masalah. Kerjaan belum selesai, ternyata ada masalah pembayaran internal antar mereka. Duh! namanya borongan ya tahu jadi to. Heh...

Dari kemarin saya membereskan listrik rumah. Wiring 'peninggalan' tukang pertama, nggak tahu pangkalnya di mana, ujungnya di mana. Yah, paling tidak malam ini sudah selesai, dengan memar dan baret disekujur tangan dan lengan.

Terus terang saya tidak tahu 'un-comfort zone' apa lagi yang harus saya lalui. Rasanya sudah cape...

August 31, 2005

Teknik mengambil bangku orang

Nunggu lama di Gambir tambah ilmu juga ternyata. Di depan barusan ada dua orang perempuan kehabisan bangku tunggu. Yang lain cuek semua. Akhirnya salah satu dari mereka memaksakan pantatnya ke sela bangku yang kosong. Praktis cowok di sebelahnya bergeser memberi tempat. Eh, cewek ini cukup berani untuk mendempel dengan dalih memberikan tempat, yang sebenarnya tidak ada sama sekali, kepada temannya yang masih berdiri. Mangkel mungkin, cowok ini memilih berdiri dan pergi. Akhirnya duduklah mereka.

...eh, sudah lari ke atas mengejar Pakuan Bogor...!!! Hie... hie... dasar.

Vios v/s Limo

Barusan lihat mesin Limo-nya taksi sedang berbenah di pinggir kali Tanah Sereal. Hmm... kok vvti juga ya. Trus apa bedanya sama Vios? Interior doang? Wah...

August 21, 2005

UFO GSM

Hari ini masuk kantor, persis di atas kepala ada cone putih kayak UFO nempel di langit-langit. Huu... ada lambangnya Telkomsel.

Benda asing (yang nggak asing lagi buat aku) itu dipasang Sabtu kemarin oleh kontraktor Telkomsel. Penguat sinyal, katanya. Pertama aku lihat antena seperti ini di depan toilet MTA. Setelah itu di depan pintu masuk kantor di Plaza DM. Setelah pindah ke lantai 24, ternyata lebih 'rame' lagi. Di depan lift ada 3 UFO milik Satelindo, Excelcom, dan Telkomsel.

Kayaknya yang beginian bakal banyak muncul di berbagai gedung di Jakarta, atau bisa jadi di seantero Indonesia. So jangan heran nanti kalau tiba-tiba di gubung tengah sawah anda melihat antena seperti ini.

July 24, 2005

Sesiang di Kota

Sabtu bangun pagi-pagi lagi. Minggu lalu karena ada momen Penyerahan Anak, kalau hari ini karena Willi mau diajak ke kantor Yanty. Berangkat jam 8 lebih, 'berjuang' di semrawutnya lalu lintas Bandengan Utara, Pejagalan, Petak Baru, & Perniagaan akhirnya bisa dapat parkir hanya beberapa meter dari Hagabank. Oh ya, nyetir lewat situ kudu hapal ukuran mobil sendiri, kemampuan belok dan daya remnya. Tantangan tersendiri lho (hayo Pam, wani rak kowe...). Kalo nggak mungkin sudah nyerempet ojek sepeda atau trolley atau pejalan kaki atau mobil box yang parkir berdesakan di bawah kolong fly over. Total super padat, ngebayangin nembus pasar pake mobil. Gee...

Continue reading "Sesiang di Kota" »

July 19, 2005

Hunting Software

Huaa... ini yang terparah. Biasanya sudah tahu aplikasi apa yang dicari, download trialnya, lalu cari crack di ***********. Nah, kali ini aplikasinya aja masih cari-cari. Jadi mesti sinkronkan dengan ketersediaan cracknya. Huu... dasar orang Indonesia.

Well, setelah dari Senin ngoprek Internet, akhirnya lihat review dari Pocket PC magazine, trus download trialnya, dan cari cracknya. Viola... dapat! Gee... Akhirnya. Software ini emang susah nyarinya. Berhubung Ms. Access for Pocket PC nggak ada, aku memutuskan pake Data On The Run v.4.7. Dah hampir 100% nggak perlu bawa notebook kemana-mana lagi...

Dealing with used 6365

Nyari barang second ternyata lumayan susah ya. Sabtu kemarin hunting iPAQ 6365 di Roxy. Sebenarnya banyak juga yg jual second di ITC Kuningan, tapi harganya nggak ada yang mau kurang dari 4 juta... Akhirnya diniatin deh merangsek di padatnya pengunjung Roxy. Bareng Willi lagi. Kalo Yanty pasti ngikut, lha wong bendahara plus tukang tawar, kekekekeke...

Sampai jam 12.24 (begitu yang tertera di struk parkir) diputuskan mengisi perut dulu, sambil memberi kesempatan buat melihat-lihat. Soalnya terakhir ke Roxy itu sudah lebih dari satu tahun yang lalu waktu membeli Samsung X600 ku (R.I.P... hik). Suasana tidak banyak berubah sih, hanya tambah rame saja.

Perut kenyang, lalu mulai menyisir dari lantai paling atas. Menurut pengalaman (udah 10 kali lebih belanja hape di Roxy) lantai lebih atas barangnya bisa ditawar lebih banyak. Pertama yang dilihat hanya casingnya saja. Baret dikit nggak apa, asal nggak retak or pecah. Soalnya bisa diperkirakan pernah jatuh atau terbentur keras. Ugh, banyak juga yang jual dalam kondisi mengenaskan. Ujung dekat lubang stylus patah, atau grid speaker patah, ada lagi yang baterainya pecah. Kebanyakan yang dijual di Roxy tidak sebagus yang aku temukan di ITC Kuningan, yang rata-rata masih mulus, garansi masih 4 - 8 bulan, dan kelengkapan standar masih ada semua.

Setelah tercengang dengan kualitas barangnya, dikejutkan pula dengan harganya. Buset dah, batangan doang ex T-Mobile plus charger hanya 3 juta. Ada lagi yang lengkap plus hardcase dan baterai dua (tapi BM) 4 juta. Tapi ya itu, handsetnya sendiri kualitasnya di bawah standarku. Hampir selesai di lantai 3, di toko terakhir dapat juga. Masih mulus, hanya hilang belt clip dan original handsfree. Harga buka 4 juta. Karena Yanty, akhirnya bisa 3,7 saja. Ngirit banyak lah.

Lalu testing di tempat. Charging, phone features, screen, memory, dan yang terakhir kelengkapan lainnya. Done, bawa pulang. Puas deh, meski Yanty (seperti biasa) masih kurang puas dengan harga 3,7 yang terlalu cepat disetujui oleh penjualnya.

Besok Seninnya testing features lainnya. Ternyata perlu upgrade ROM. Yang aku dapat ini versi super kuno, 1.00.03 ENG. Download dari Compaq FTP Server (ehem, masih belum direname jadi HP ya) 24 mega, lalu nge-flash ROM via USB. Rada ngeri juga kalo gagal. 10 - 15 menit menunggu akhirnya sukses! Bluetooth checked, irDA checked, WiFi checked, all internal checked. Super puas dah!

Continue reading "Dealing with used 6365" »

July 15, 2005

Mupeng Abizz

Tahu rasanya kalau lagi pengin banget sama sesuatu? Di kantor kepikiran, kalo lagi browsing nyarinya ituuu... terus, kalo lagi jalan-jalan selalu mampir ngecek harga, kalo di rumah ngomongnya ituuu... terus, kalo dah mo tidur bilang, "nggak bisa tidur neh, mikirin ituuu... aja", kalo dah tidur sampe mimpi dah punya. Gee... Sampe segitunya? Nggak lah ya. Belum pernah, hampir kali yaaa... Cuman sempet masang desperate Y!M status aja.


Soal kata mupeng, ini dari temen chat paling gaul di nusa dua.

June 27, 2005

Pindahan "RUMAH"

Dulu:
Punya rumah gede di tengah hutan. Nggak perlu bayar pajak. Mau ngeluasin tanah tinggal tebang pohon. Bisa bikin bangunan apa aja semaunya. Bisa naruh barang apa aja, container penuh MP3 dan MPG juga bisa. Mau pasang pagar bisa, nggak pasang juga nggak ada yang ngelarang. Tapi kalo ada maling mesti tangkap sendiri. Kalo ada yg rusak mesti benerin sendiri. Oh ya, jalan menuju kota bisa lewat mana aja, tapi mesti bawa parang buat potong ilalang.

Sekarang:
Tinggal di apartemen dengan tanah cuman 35 meter persegi. Bayar pajak ratusan ribu. Nggak bisa ngeluasin tanah seenaknya, emang mau jebol tembok orang? Bangun apa-apa mesti mikirin tempatnya. Mesti pasang furnitur seminimalis mungkin. Pagar jelas udah ada, ada satpamnya juga. Apartemen di tengah kota, dekat dengan jalan tol. Dan nggak ada ilalang, adanya rumput jepang yang rapi jali, ada tukang kebunnya lagi.

Well, I'm ROOT no more. But I'm living in more wealthy environment now. More time to relax, more time to have fun with my family.

Continue reading "Pindahan "RUMAH"" »

June 20, 2005

Head to Head

Dukkk... pelipis saya kena kepalanya Willi. Uih, sakitnya. Si Kecil malah cuman ngeliatin Papanya yang duduk terpekur mengelus pelipis yang mulai membengkak. Hem... nggak kerasa ya?

Willi lagi culun, barusan dipotong rambutnya, sisa satu senti doang. Dan jadi nggak ada bumper kalo berbentur kepala kayak tadi malam...

June 17, 2005

Cara Batalin No Lantai Lift

Udah pernah coba? Saya baru tahu tadi siang.

Seperti biasa hari Jumat, kita makan siang ke Mal Ambasador. Parkir di lantai 6, lalu sesuai dengan kebiasaan pencet angka 4 di lift untuk berhenti di Food Court. Eh... salah! Mau ke A&W di lantai G! Lalu Renny nyeletuk, "Pencet aja tiga kali..." Semua ketawa, mana bisa batalin nomor yg udah kepencet. Nggak sadar Johny benar-benar mencoba, iseng pastinya. Eh, bener-bener mati!!! Gee... ketawa kita tambah kenceng, mentertawakan diri sendiri.

Baru tahu trik semacam itu. Renny bilang hanya bisa dilakukan di beberapa merek lift saja. Kebanyakan milik ITC. Pulang dari Mal, kita coba di Plaza DM, dan tidak berfungsi.

Lift Easter Egg??? Apa memang dimuat di dalam buku manual pengoperasian lift?

Xerox Phaser 1336

New gadget in town! Promo dari Xerox, produk baru, dan sekarang udah nongkrong di meja printer, bersebelahan dengan DeskJet 1120 yg udah uzur. Tumben nih Babe cepet banget approvenya untuk beli printer laser.

Well, at least sekarang nggak ada kata nunggu & ngantri ngeprint listing program yang hampir kayak cerbung...

June 13, 2005

Pindahan Rumah (lagi)

Uaaa...!!!

Sabtu & Minggu kemarin total kita jadi pindahan, setelah minggu sebelumnya 2 hari penuh beresin Apt.

Sabtu pagi jam 6 tukang sudah datang. Yanty & Willi aja belum bangun.
Jam 8 mulai berberes, sementara aku copot jok Zebra.
Antar Yanty ke pasar, belanja sampe satu karung plastik...!
Surya - Apt pp 4 kali, hampir semua barang penting terangkut. Sementara itu Yanty & Siti masak.
Jam 11 angkat motor ke bengkel. Udah 3 tahun nggak pernah dinyalain lagi...!
Jam 1 berangkat ke Carrefour belanja bulanan (buat 7 orang euy!).
Jam 4 pulang, ambil Prima. Abis 350 ribuan, itupun masih menyisakan beberapa spare part untouched.
Jam 8 bikin meja dapur di apt, kelar jam 10, angkat tabung gas dari mobil, trus Siti masak indomie. Lapeerrr...
Jam 11 pulang ke Surya mandi. Seger deh...
Jam 12 malam balik lagi ke Apt. Jendela mobil dibuka semua, menghirup udara malam yang dingin. "Malam Bu...!" Yanty sempet disapa oleh security RW yang sedang bertugas di pos pintu kali. Mampir ke ayam bakar Ratu, "ngemil" besar, baru pulang.
Sampe Apt, berberes pernik-pernik kecil lainnya. Willi dah pulas dari jam 9. Jam 2 kelar, tidur.
Jam 7 bangun, rencana ke Gereja. Tapi eh, satu lagi masalah muncul: WC bau, mesti di seal. Dan ternyata jemuran nggak muat. Akhirnya batal (lagi) ke Gereja. Beresin WC, lalu balik ke Surya, bersihin mobil & pasang jok.
Jam 11 balik ke Apt, makan, istirahat bentar, lalu ngajak Willi berenang.
Jam 5 ke Surya, potong kayu, balik ke Apt, bikin jemuran tambahan.
Jam 8 selesai. Eh, air mati (tandon raksasa Apt lagi dikuras).
Jam 10 air nyala, flush sebentar lalu mandi.
Jam 11 bobo'...

What a day... really some heavy days. Thanks God for giving us strength & health...

June 6, 2005

Thank You

Thanks for
everything you gave us...
for helping us...
for cheering us...
with everything in you.

Good luck with the last letter,
hope u won't get through it (gee...)
Good luck with the new world,
wish u can get what u want there.

May 31, 2005

DVD to VCD

Sudah lama menggeluti permainan ini. Barusan nyobain lagi, dengan tools yang sama tapi versi baru semua. Steps diambil dari www.videohelp.com, pake SmartRipper, DVD2AVI, dan terakhir TMPGEnc. Semua links bisa dilihat di Video Help. Hasil kerjaku bisa dilihat di sini, ambil yang Jack Jack Attack. Kalo bandwidth gede, silakan download versi VCD nya. Kalo cuma pake broadband, pake yang kecil aja deh...

May 30, 2005

We're Moving...

Emang nggak enak. Apalagi sudah banyak barang di rumah. Wong dulu pas masih kost aja pindahan pake Feroza berapa kali tuh bolak balik. Ni untung cuma deket.

Rencana tanggal 4 bulan depan mo pindahan "sementara" ke apartemen. Rumah mau "digusur ke atas", he... he... Lumayan lama prosesnya. Kata tukang bisa sampe 3 bulan. Yah, paling nggak adiknya Willi lahir dah di rumah, bukan di apartemen yang praktis lebih sumpek. Karena cuman dua kamar, so yang mau dibawa nggak banyak juga. paling cuman kasur, kulkas, tivi, kompor, dan setumpuk baju. Komputer mungkin aku tinggal, pake notebook aja dulu yang lebih ringkas. Lemari baju juga males bawanya. Mending ntar beli container box aja. Mesin cuci juga ditinggal. Biar lah pembantu mondar-mandir rumah-apt buat ngeringin baju.

Hem, mana lagi pilek. Ugh... bener-bener di luar rencana nih (mana ada sakit direncanain ya...) Willi juga meler, nggak enak tidurnya, bangun terus. Ah, doain deh ya, biar bisa cepet pindahannya.

May 19, 2005

Business Card

DUA BERSAUDARA
Jual Bermacam-Macam Sayur mayur segar siap antar

Wito/Rohma
HP. 081316614339

Alamat:.....


Jaman sekarang bukan cuma middle manager dan eksekutif yang punya kartu nama. Minggu kemarin saat istri saya belanja ke 'booth' sayuran langganan di pasar Taman Surya, saya tidak tahu pasti ceritanya bagaimana, tahu-tahu pulang dengan membawa kartu nama. Dari ceritanya, istri saya pun terkejut saat si Wito memberi dia kartu nama. Lebih terkejut lagi saat dia bilang kalau rata-rata pedagang di pasar ini juga memiliki kartu nama, melakukan jasa pemesanan barang via telepon dan mengirimkannya pula! Jadi teringat dengan layanan sejenis dengan skala yang lebih besar, yang berakhir... terlalu singkat, gee...

So, saat ini kartu nama sudah menempatkan diri dengan semestinya: Show Ourselves. Bukan lagi untuk sekedar gaya. Makanya belakangan ini mencetak kartu nama sudah sedemikian gampangnya, dan murah! Kalau kita jeli, hanya mencetak satu dus dengan harga 15 - 20 ribu saja bisa kita dapat.

Well, semoga saja bisnis di pasar Taman Surya lebih meriah dengan kartu nama dan layanan antar-mengantar.


PS: Mikey, kalah deh kamu sama Wito. U still don't have a company card! Kekekekeke....

May 13, 2005

Ekspektasi Berlebihan?

Apakah pelayanan ini menjanjikan sesuatu yang pasti? Apakah pelayanan ini sudah 'kena batunya' dengan power statement "Perubahan Adalah Perubahan Sampai Terjadi Suatu Perubahan" yang dipasang setiap waktu? Apakah dengan hanya ikut Camp Pria Sejati saja seorang laki-laki pasti berubah menjadi seorang pria serupa Kristus?

Continue reading "Ekspektasi Berlebihan?" »

May 10, 2005

Ngaruhnya Tivi: Wajib Baca Buat Orang Tua

Kemarin, hari pertama yanty cuti satu bulan. Hem, Willi sudah mengeluarkan tanda-tanda kolokan, nempel terus! Padahal baru satu hari! Yah, biarlah. Paling tidak Willi akan dapat ilmu baru dari mamanya selama satu bulan penuh.

Kemarin pagi Yanty nonton "Canda" bareng Willi. Ada adegan, si Titi Kamal diajarin cium dahi. Weh, lha kok Willi langsung niru. Kepala mamanya ditarik lalu di-kiss jidatnya. Hgyaa... itu baru lihat sekali lho. Untungnya sama mamanya, lha kalo sama orang lain gimana...!? kalo yang dilihat ciuman bibir gimana...!? Wah... Willi daya tangkapnya bagus sekali... Kita sebagai orang tua yang harus jadi filternya. Kalo nggak bisa-bisa semua hal di dunia ini masuk ke pikirannya termasuk yang seharusnya tidak.

So seharian Yanty cuman nyetel "The Wheels On The Bus" atau channel Space Toon. Jadi inget, ada beberapa keluarga yang sudah "menendang" tivi keluar dari rumah. Radikal memang... tapi membuat pikiranku lebih terbuka.

May 9, 2005

Willi First Flight

Akhir April 2005

Berencana mau pulang ke Salatiga. Ahun, sohib Yanty, mau married. Hem... hem... Rencana mau berangkat tanggal 29 April sore pake Muria. Yah, sekalian men-training Willi naik kereta api kan. Wong biasanya dia cuman lihat kereta berseliweran di Gambir saat antar or jemput eyangnya...

Eh, kok tahu-tahu kepikiran naik pesawat aja. Tanya lah sama Lucia, adiknya Yanty yang kerja di travel. Batavia dapat 240! Whoa... beda 50 doang sama Muria. Ya wis, issued 4 seat (lagi borju... kekekeke...) untuk tanggal 30 pagi. Nggak jadi 29 soale harganya terpaut jauh sekalee... (Jumat banyak orang mudik...)

29 April 2005

Pulang kantor double packing. Soalnya tanggal 5 Mei juga langsung berangkat ke Ciawi, Men's Camp. Sementara itu Yanty sibuk menjejalkan pakaian Willi ke dalam kopor. Gee... biasanya kita pulang bawa Zebra dan Yanty cuma tarik laci container baju Willi, tutupin dengan kain, lalu dimasukkan ke mobil. Kali ini harus pake kopor. Uih, capeknya... Lemes deh. Tidur jam satu kali.

30 April 2005

Jam lima pagi bangun, rencana jam 5.45 berangkat. Nggak bakal telat, wong Surya - Bandara hanya 10 menit. Eh, baru mau masuk ke kamar mandi, taksinya dah nongol di depan. Rajin betul... Sama yanty ditawarin ngopi dulu, he... he... he... Setengah enam Willi dibangunin, ganti diaper (kagak mandi...), pake kaos kaki dan sepatu, dan viola... berangkat!!!

Jam enam di bandara sudah seperti pasar. Antrian di gate B seru sekali. Sudah seperti ular, dari pintu mentok sampe tepi jalan, lalu berbelok ke kanan. Yanty dengan perut rada buncit dan gandeng Willi dapat 'privileges' khusus, dikasih 'nyelak' antrian sama ibu-ibu... Willi nggak rewel sama sekali. Malah asik lihat sana-sini. Check in, diwanti wanti pesen seat 3-1. Masukin bagasi, trus jalan deh rendengan ke pintu D4. Willi keliatannya benar-benar menikmati 'jalan-jalan' kali ini. Di ruang tunggu sibuk sekali mengintip pesawat yang 'parkir'. Terkadang kaget waktu ada yang take-off. Saat boarding pun Willi cuek aja dengerin deru mesin pesawat yang hanya 5 meter dari kupingnya. Di kursi jelas bergerak terus. Nggak mau dipasangin seat belt, sampe akhirnya dia pasang sendiri. Waktu take-off juga lucu, bengong lihat kanan kiri. Hie... hie... Coba deh lihat di Galeri Foto > Keluarga > Willi > Momen Spesial > Pertama Naik Pesawat Terbang.

April 16, 2005

Migrasi Gallery ke Coppermine

Buat yang suka lihat-lihat foto-foto keluarga kami, sabar ya... Galeri Foto-nya barusan diganti engine-nya. Nggak bisa di migrate jadi harus upload lagi...

April 14, 2005

Kehabisan Bensin

Huaaa...!!! Ini baru pertama kalinya. Kemarin presentasi mendadak ke bank di Harmoni. Bensin dah di garis akhir low. Aku paksain. Ugh, minta meeting kok jam 4 sore. Akhirnya kelar jam setengah enam! Duh, mana keluarnya muacet banget. Karena belok kanan dan kiri kesemprit (3 in 1) akhirnya melaju terus ke arah Juanda. Sebenarnya sih ada kesempatan putar balik dan masuk Tomang Raya dan beli bensin di bawah kolong jembatan, tapi sudah kebayang macetnya, bisa-bisa habis sebelum sampai. Akhirnya diputuskan bablas terus ke Kemayoran. Jalan super lancar, sampe lupa mampir ke pompa bensin. Sadar sudah di depan pintu tol. Ya udah deh, nekat masuk. Lha kok ya macet lagi. Duh... Tapi dari pengalaman dulu waktu Momentum Camp, dari Carita sampai Krakatau Steel bisa tuh dengan meter sudah di bawah garis. Uah, akhirnya sampe juga di rumah. Tapi bensin bener-bener sudah mengkhawatirkan. Aku sampe berkeringat karena AC dimatiin buat ngirit bensin.

Malam, jam 21.30, aku keluar bareng Yanty. Beli bensin di outer ring road (depan kompleks) sekalian mo cari makan. baru separo jalan, waduh... udah ajrut-ajrutan. Dipaksain terus, wah, cuman sampe depan kompleks doang! Terpaksa didorong ke tepi. Ambil jerigen di belakang, dan berjalanlah aku ke pom bensin. Buset... jauh bener! 800 langkah lebih kali. Bolak balik jadi 1600 (sekarang kakiku super pegel). Tuangin ke tangki dengan susah payah dibantu dengan botol coke plastik, akhirnya mobil bisa jalan lagi. Ke pompa bensin, beli 65 ribu, cuci tangan (bau bensin semua!), balik ke kompleks, cari sate kambing (Yanty gek ngidam kali). Satu-satunya yang jualan udah kukut berberes, nekat tanya, "masih ada Bu?", "tinggal kambing Neng". Wha... lha ya itu yang mau dibeli. Eh, lha kok tinggal seporsi. Ya udah. Aku akhirnya dapat ayam goreng, beli di tempat lain. Makan di situ, kenyang, ngobrol sebentar dan inget Willi bobo' sendirian di kamar depan. Balik deh. Hum... what a day...

March 15, 2005

Busy Day

Pagi bangun jam 4, bantuin A Eng masak. Potong wortel, iris kecil-kecil, potong bawang merah 7 putih, potong daging ayam, potong cabe, gosok baju kerja (yg mo dipake hari itu aja), trus buka pintu depan, buka gorden, mandi, berangkat kantor jam 6.35.

Pulang kantor sampe rumah jam 6.45. Nggak basa-basi, angkat meja setrika, gosok puluhan baju sampai jam 8.45. Sementara itu mesin cuci bekerja keras bersihin cucian seminggu. Jam 9.15 selesai jemur semua pakaian. Jam 9.30 dah mandi, temenin Willi bobo' di kamar.

A Eng? Sama juga. Sementara aku gosok pakaian, dia masukin cucian seminggu ke mesin cuci. Lalu masak 1/2 jadi, Willi dah rewel. Akhirnya dilap, gosok gigi, trus masuk kamar. Jam 9.30 malam aku masuk kamar, A Eng terusin masak. Masak selesai dia mandi. Trus balik ke kamar, gantiin aku yang udah kelaparan. Dia keluar setelah Willi bobo'. Aku had supper at 10.15pm. Jam 11.30pm kita beberes, masuk kamar. What a busy day. Nggak ada pembantu repot juga ya.

Aku jadi kepikiran. Selama kita kerja bakti di rumah, Willi cuman main sendiri. Interaksi dengan kita hanya komunikasi verbal, tanpa interaksi lainnya. Ngeliatin matanya, jadi sediiihhh banget...

March 14, 2005

Lie

Have u ever lie to your pastor, your church elder, or your spiritual leader? I did it yesterday, and it feels so terrible! Only one word, but it still a lie.

March 11, 2005

Another Fine New Day

Bangun jam 7 pagi, masih menggeliat di kasur ditemani dua mahluk yang paling aku sayangi. Willi sudah aktif, goyang-goyang mamanya, nimpuk papa pake guling mininya...

Jam 8 keluar kamar. Malas-malasan, biasa lah, libur! Dan hebatnya hari ini nggak ada jadual apa-apa. Totally free! Gee... Lihat di luar cuaca super cerah. Langit biru! Ugh... pokoknya menyenangkan sekali.

Willi beli roti tawar di depan, ditemani mama. Setelah aku bikin semuanya, isi coklat... nyam nyam... bagi-bagi ke depan, aku nikmati sambil baca buku reksa dana pinjaman dari Pampi. Bersantai di ruang tamu, angkat kaki, makan roti isi coklat ditemani susu coklat kental. Ugh... bener-bener pagi yang sempurna...

March 9, 2005

Kepiting Lada Hitam - Ratu Thai Mayapada Tower

beep beep... beep beep...

Reminder hapeku bunyi jam 8 pagi ini. Ui... ada 3 orang yang ulang tahun! Met ultah Enny! Met ultah Ko Keng Keng! Dan Babe *direktur Ganesha, kita sering sebut babe* kita selametin rame-rame pas dia datang. Gee...

Seperti tahun lalu, kita se group ditraktir. Weh, boss lain nggak pernah lho kayak gini. Boro-boro traktir, dikasih selamat sama anak buahnya aja jarang kali'. Babe ngajakin ke Ratu Thai, resto baru di Mayapada. Deket, jadi bisa jalan kaki. Renny buka pendaftaran, dan ui... 39 orang! Kekekekeke... Babe komentar, "banyak juga ya..." hui...hui... hui... Lha ngundang staff se-group mana nggak banyak! Itu belum ikut semua lho. VP dan direktur lainnya banyak yang nggak ikut. Rame-rame deh tadi jalan ke seberang. Di Mayapada juga ada kantor partner, kita ajakin sekalian. Masuk duluan, dan selamat makan...!!!

Ini kan restoran seafood, jadi ya menunya banyakan sea foodnya. Dan pedas! Terbagi jadi empat meja, selain menu yang sudah kita pesan via telepon, tiap meja pesan menu kesukaan mereka sendiri. Lucunya, kita sudah pesankan kepiting per meja. Tapi pada nggak dimakan! Jaim kali... Gee... aku deh yang akhirnya bisa memuaskan hasrat makan kepiting *pas di Awong masaknya udah ngak enak dan sedikit dan bayar sendiri, he... he...*. Dua piring dari meja sebelah dengan load separuh lebih dipindah ke meja kami. Dan untungnya lagi, yang lain sudah pada kenyang dan cuci tangan. Hui... hui... hui... Tinggal aku ama Mas Rizal aja yang bergelut dengan kepitingnya. Argh... puas! Makasih Pak Har!

March 3, 2005

Hujan Gede...

Whoaa... hujan deras nih di sini!

Hujan berarti basah, air tambah banyak, got nggak kuat nampung air banyak, genangan air di jalan, banjir, mobil jalan pelan-pelan, motor berteduh seenaknya, macet, pulang telat, cape, nggak ml, nggak bobo' nyenyak karena mikir besok banjir...

Uuu... postingan nggak mutu...

Biem 735Li


Kemarin, ngekor mobil bagus lagi. Hem, tapi sepertinya nyetir mobil segede itu di pejompongan rada ngeri juga ya. Dempetan sama setang motor... ngeri aja sih kalo 'duk' kebaret...

March 2, 2005

Willi v/s Papa

Beneran deh. Tambah lama Willi "act like his daddy". Cara dia handle komputer: pegang mouse, scroll mid button dan nge-klik pake jari tengah, tapping touchpad di notebook, duduk bersila di atas kursi waktu ngetik. Cara dia pegang handphone, cara dia duduk nekuk satu kaki pas angkat telepon di samping tivi. Gaya dia pas nonton tivi, gayanya masukin dompet ke celana, gaya dia berkacak pinggang...

Gee... kecuali pas bobo' dia ngikut A Eng: ...rahasia... Kekekekeke...!!!

February 22, 2005

Nyante

Kemarin, aku ngebut dari maizt pulang. Jam 8.30pm, mesti nyampe rumah jam 9an, mo nonton film bareng A Eng. Gee... biasa? nggak. Yang ini spesial.

Jam 9 lebih dikit sampe di rumah. "Dah mulai?" "Baru aja". Aku trus lihat sebentar, pas iklan langsung lari nyambar handuk dan mandi. Kelar, trus ambil makan malam, dan duduk disamping A Eng, monton Legally Blond. Hee...

Karena ketidaksengajaan saja, tiap aku balik dari Men's Meeting, A Eng pasti sediain sup panas! Kalo nggak sup sayur biasa, ya sup kacang merah (jarang), atau sup spesial A Eng: sup sosis! Sukaaa deh.

Kelar makan, trus diterusin ma nut & coke. Sampe jam 11 kali. Bercanda, sante, menyenangkan diri. Uh... enak deh.

Ada temen bilang, "nikmati hari terakhirmu di 30". Well, that's what I did, and sooo fun!

February 18, 2005

Drafting...


Tadi malam seharusnya saya mengikuti pertemuan... bukan, bukan, tapi komsel tim PPS di Mal Ciputra. tapi karena ada kesibukan mendadak di kantor (beresin SAVCE9) akhirnya saya keluar dari kantor jam 20.15. Naik tol dari Semanggi, dan mendapat 'hadiah' pemandangan menarik: BMW 520i yang baru.

Hem, sempat mengekor 90KPH selama 2 menit sampai dia berbelok ke kiri, mengikuti antrian ular ke arah Kebon Jeruk. Hm... bagus belakangnya. Kesan galak dan sangarnya kentara sekali. Lampu belakang yang ditarik sedikit ke atas itu mungkin yang memunculkan kesan itu.

BMW lewat, saya langsung pindah nge-drafting *as in NFS-UG* mobil tercepat yang saya temui: ML320. Dari sekitar MTA sampai pintu tol Kapuk. Menikmati visual kerja suspensi independen belakang yang sempurna. Uh, jadi pengin.

February 14, 2005

Padat...

Hari ini lalu lintas padat kembali, setelah saat libur Imlek dan 1 Muharam saya menikmati lengangnya jalan protokol di Jakarta. Tadi pagi berangkat jam 6.40 seperti biasa, sampai kantor 8.30 tidak seperti biasa. Macet? bukan, saya hanya bilang padat. Tapi sama-sama tidak menyenangkan.

Seperti lingkar perut saya, juga sudah mulai padat. Sudah sejak Willi di perut ibunya, perut saya juga mulai membesar. Ketularan makan banyak seperti istri saya. Selain bikin berat di ongkos belanja groceries, bikin berat juga di ongkos pakaian. Saya dulu biasa pakai 31. Tanpa bertahap, tiba-tiba melewati nomor 32 jadi 33. Yang bikin sedih (dan malu) kejadian kemarin. Tertarik dengan discount jeans di Matahari, pilih-pilih, menentukan pilihan, dan minta no 33. Jawab pramuniaganya, "Paling besar 32 Pak...". Haiks...!!!

Di perjalanan saya mengambil komitmen untuk diet, sit up, kembali aktif berenang. Pokoknya harus mengecil dan bisa beli regular comfort fit lagi. Nggak mau yang model lain. Sampai rumah, sadar kalau besok (hari ini) Valentine, dan ngajak A Eng ke Awong, makan kepiting. Lupa sama komitmennya... Huh...

February 4, 2005

Mau Berangkat Malah Sakit

Gee...

Kemarin ke A&W, makan ayam, keasinan.
Sampe rumah, kurang minum, bobo' jam 1 pagi.
Sekarang tenggorokan serak, badan nggak enak banget, meriang.

Padahal malam ini bakal naik ke Puncak.
Jadi tim pendahulu.
Jadi 'kuli' siapin segalanya.

Oo... God, give me strength...

January 18, 2005

Pinggir Kali

Oh ya, kalo aku nyebut pinggir kali, itu maksudnya Jl. Tambora, Pekapuran, dan Tanah Sereal...

January 13, 2005

MuVo

Nen, akhirnya gue beli juga kayak elu punya. Gee... yang tadinya kesengsem sama TX, tapi karena cuman punya duit terbatas, ya dapatnya hanya MuVo, 128MB, USB 2.0. Paling nggak sekarang di Espass nggak sepi lagi.

January 7, 2005

sedang jadi tidak solider

U...hu... Dari minggu terakhir 2004 lalu, temenku lagi dalam posisi nyebelin. Nggak tahu deh asal muasal dia suntuk itu apa. Mungkin finansial, mungkin keluarga, mungkin kecapekan, mungkin emang lagi pengin marah-marah. Yang pasti "DC" dari DISC dia lagi menembus batas 100%. Sampe nggak ada minggu tanpa SMS ngomel. Hem... tahun lalu kayaknya aku salah menghadapi dia. Kita malah seperti menghakimi. Mungkin juga dia cuma perlu kuping-kuping untuk mendengar. He... he... tapi awal tahun ini ada satu kuping yang jadi panas karena dia. Gosh... padahal sepertinya si kuping panas itu dah cukup deket sama temenku. Ah, kemarin juga SMS lagi. Aku pas di Hermina nganter Willi periksa pilek. Yah, aku cuman SMS balik, "Wah, tambah 'rame' aja elu akhir2 ini. Ada yang bisa aku bantu?". No reply. Moga-moga dia baik-baik saja. Hem... jadi sungkan ketemu dia. Takut meledak lagi, trus aku nggak bisa nahan diri. Argh... padahal tinggal sebulan lagi. Persis sebulan lagi...

January 4, 2005

Mengkinikan Versi MT

Niatnya sih cuman upgrade versi, tapi kok rasanya gampangan install lagi, trus restore. Gee... akhirnya jadi deh. Cuma perlu upgrade beberapa modul Perl juga. Untung ada Webmin jadi lebih simpel.

So far belum terlihat perbedaan kecuali di template nya yang tambah banyak... mbuh buat apa aja itu. Ntar lagi aja deh belajarnya. Yg penting sekarang matiin versi 2.661 nya... biar nggak ada yang nyasar. Soal sytle sheet, tunggu dulu ya. Biarlah kalian baca berantakan gini. Shoutbox juga blom nongol... Bentar lagi deh...

January 3, 2005

2004 - The Year of Bloggers

Baca di Detik.com, jadi intrigue buat nyari resource nya. Gee... bisa jadi 2004 itu boomingnya Blog. Hem, mungkin juga tahun ini, atau tahun-tahun ke depan. Soalnya keinginan untuk berbagi rasa itu adalah kebutuhan, biar nggak edan. Er... ada yang nyebut gini, "blogging for me is a mental floss". Kekekeke... bikin para psikiater bangkrut. Well, at least kita-kita sudah surfing on the right wave, eh? the biggest wave.

Resources:
Merriam-Webster Dictionary
abc News

January 2, 2005

Selamat Pagi Indonesia

Hem... kayaknya judulnya nggak ada kaitannya deh sama isinya. Hari ini berat banget. PRT cuti sebulan (gila nggak, aku aja nggak pernah cuti sebulan), Willi pilek (kayaknya karena nggak bisa tidur pas malam tahun baru), dan aku hari ini ngantuk setengah mati.

Malam tahun baru di Surya bener-bener rame, dan terang. Gee... Jelasnya sih nggak tahu, tapi Pak RW ngadain acara, sepertinya peresmian gedung pertemuan baru dan acara tutup tahun juga. Yang jelas, mereka pasang tenda, kursi, trus tumpengan, dan... nyalain kembang api. Gosh, dari jam 7 malem sampe jam satu pagi. Yang dinyalain juga bukan sembarangan, ini gede-gede semua. Er... ntar deh kalo nggak males aku posting vdeonya yang sempet Yanty shoot. Dan susahnya, Willi bener-bener jadi nggak bisa tidur, takut sama suara jedar-jedernya. Emang bukan petasan sih, tapi kan suara letupannya memang kenceng, dan mereka nyalainnya seperti senapan mesin aja, dan nggak ada istirahatnya. Karena Willi bangun-bangun terus, kita jadi nggak nonton kembang apinya, paling gantian. Yang rada 'ceyem' tuh sisa-sisa kembang apinya pada berjatuhan di atap. Pletek-pletek kayak hujan. Hii... nggak tahu deh seberapa hitam tuh atap rumah. Karena semua TV rata-rata nyiarin Aceh & Sumut doang, kita akhirnya nyetel film. Dah sewa banyak di Ezy. Total libur panjang kemarin udah ngabisin hampir 50 ribu buat sewa vcd (blom punya dvd). Uh... dan yang terakhir tadi malem, Van Helsing. Makanya aku ngantuk berat hari ini.

Well, tanggal 31 kemarin pilu Aceh tertutup di Surya. Hampir semua orang duduk-duduk di taman menikmati gemerlapnya langit. Jam satu selesai, sepi, kembali ke realita menyongsong 2005. Aku & Yanty, ditemani Coca Cola & kacang Dua Kelinci, tetep santai nonton King Arthur, diterusin Panic Room sampe jam 4 pagi.

Selamat pagi Indonesia!

December 20, 2004

XX Service, Kapan Kamu Tingkatkan QS Kalian?

Aku punya compo kecil merek XX, beli di Carrefour. Belum setahun tunernya udah ngaco. Frequency selectornya ngaco (digital) bisa dari 000 sampe 999. Padahal kalo FM kan hanya dari 87 sampe 108. Gee... tau' deh kenapa.

Tanggal 13 kemarin aku masukin ke service centernya di Xxxxxx. Diterima dengan sangat sopan sama satpamnya (gila ngak, satpamnya mau angkatin compoku dari jok belakang, enteng sih, tapi perlu tenaga juga). Sama CSnya juga lumayan, sama technicalnya juga. Walau sepertinya si technical juga kebingungan dengan rusaknya tuner compoku. Unit dan kartu garansinya diminta ditinggal, dan dia bilang dalam minggu ini akan dikabari.

Udah seminggu, Yanty barusan ngingetin aku untuk call. pas telpon, masuknya ke TelkomMemo. Gee... nggak pake PaBX rupanya. Padahal service center di Jakarta hanya ada tiga. Ternyata yang di Xxxxxx cabang kecil kali ya. Coba sekali lagi dan kali ini masuk. Tapi ya ampun! nggak sopan amat! Setelah di-ping-pong tiga kali, lalu menunggu sekitar 10 menit (eh, 5 menit doang kali) dan di seberang terdengar suara telepon diangkat dan ditutup berulang kali (kayak ngecek aku masih nyambung apa kagak), akhirnya ada yang membalas halo-haloku. Dan eh, dilempar lagi. Buset dah. Sampe ke technicalnya, dia bilang belum kelar, masih ada kesulitan. Suruh nanti telpon lagi. Walah, aku kan ngak mau tiap hari telpon terus ke XX. Aku bilang, "kira-kira kapan saya bisa telepon lagi, biar nggak perlu telepon tiap hari" He... rada galak. Dia bilang 2 hari lagi.

Hem, ntar liat aja deh 2 hari lagi gimana. Aku jadi inget pas dulu baca kolom keluhan konsumen Kompas, ada juga tuh yang masukin complain soal service monitor XX di mana gitu. Nggak kelar-kelar juga. Duh, moga-moga yang punyaku ini jangan sampe begitu ah. Compo ini kan dipake Willi buat temen tidur. Dan satu-satunya yang bisa nyetel MP3. Gee...

December 15, 2004

Kerjaan Sampingan

Teman Yanty, cewek, married, tampang irit banget, nggak keliatan kalo udah punya anak dua, rumah di cinere, kerja di kota. Tiap hari naik taksi cinere-blok M. Trus dilanjutin pake TransJakarta. Pengalaman dia naik taksi banyak deh.

Kemarin dia cerita ke Yanty. Pulang kantor, selalu cari taksi **** ****. Buka pintu, "Cinere Pak...". Eh, nggak mau. "Macet", katanya. Sampe 3 kali baru deh ada yang mau. Emang biasa gitu. Kalo yang tiap hari ngelewatin Blok M, Fatmawati, ke Cinere pasti tahu deh macetnya kayak apa. Aku sendiri pernah ke Cinere pas survey lokasi retret di Shekinah Village, start dari Kemang (ke JPC dulu). Ampun-ampunan deh.

Na karena macet, temen Yanty ini, sebut aja Inne, membuka percakapan sama supir taksinya.
"Pak, pernah nggak sih dapet penumpang yang aneh-aneh?"
"Wah, banyak Bu..." dan nyerocoslah si supir, sampe ke topik yang bener-bener aneh.
"Saya sering Bu, diminta mampir masuk ke rumah, lalu disuruh begituan sama majikannya. Atau distop cuman disuruh nyariin cewek-cewek ABG yang mau begituan, lalu saya antar...".
"Begituan gimana Pak?", sampe neg katanya dengernya, tapi penasaran juga.
"Yaa... begituan. esek-esek, em el".
Whoaa... Edan! Lebih edan lagi setelah supir taksinya bilang gini, "Bu, kalo ada temen Ibu yang mau pake saya ya, kasih tahu saja. Langganan juga bisa. Atau ada yang mau saya antar. bayarannya gede lho Bu".
"Wah, temen saya pada alim-alim Pak", Inne mencoba menutup pembicaraan.
"Jangan salah Bu, yang luarnya alim dalamnya belum tentu. Coba saya ini. tebak umur berapa". Inne dah super males, diem aja. Sambil nyalain lampu kabin depan, dia mengeluarkan KTPnya. "25 Bu, masih muda. Tapi saya sudah bisa punya rumah sendiri...". bayangin aja deh, dari Blok M sampe rumah Inne di Cinere, mungkin bisa sekitar 1-1.5 jam, dengerin supir taksinya cerita begituan.

Ada aja ya Jakarta ini. Si Inne sampe ngapalin nomer taksinya. Emoh, katanya naik yang satu itu. Temen Yanty yang lain nimpalin, "emoh apa biar ntar bisa kontak lagi?"... kekekekeke...

November 30, 2004

Christmas Tree

Soalan ini bener-bener sering bikin aku terharu...

Di Salatiga jelas menikmatinya cuma di gereja. Rumah sih ada pohon cemara, tapi jelas bukan pohon Natal. Pas pertama kost di Jakarta, lah emang blom punya duit banyak, pertama Natalan bikin CT dari kerucut karton, dihias, trus digantung di dinding tripleks kamar kost. Hee... senengnya. Er... gimana ya, walaupun CT itu benernya bukan esensi utama Natalan, tapi dengan adanya CT rasanya jadi tambah dalem...

Setelah beberapa kali pake CT "kerucut", akhirnya punya juga yang 2 feet. Mini, aku bilang, tapi itu yang pertama dan lumayan. Soalnya bisa beli lampunya, hiasannya. Dan tiap malem pas kerja or bobo' di kamar kost ditemenin kerlip-kerlipnya. Waks... pikiranku sekarang terlempar jauh ke belakang... mengingat romansa masa lalu bersama Dia...

Sekarang, baru Sabtu kemarin, kita upgrade ke 6 feet. Yah, paling nggak dah appropriate dipasang di sudut ruang tamu. Biasanya yang 2 feet itu yang ditaruh di atas meja ruang tamu. Gee... foto nyusul. Minggu malem kita matiin lampu, duduk di bawahnya, bertiga, sambil bercanda ketawa-ketawa. Bener-bener mensyukuri deh semua yang udah Dia kasih buat kita.


God, I love U so much...


PS. Yang 2 feet rencananya mau dikasihin buat yang memerlukan...

November 24, 2004

Pilek Lagi... Pilek Lagi...

Ampun deh sama yang namanya pilek. Badanku ini sama sekali nggak fit. Temen baru bersin sekali, eh, besoknya aku yang udah sentlap sentlop. Gee... ini nih akibatnya nggak pernah olah raga.

Ada yang masih mau Gmail?

Saking jarangnya aku punya temen online, jatah invite Gmailku masih ada 5. Dulu udah aku pake 3, trus ditambahin lagi jadi 6. Barusan temen kantor dengan sok malunya minta. Kekekekeke...

So, ada yang mau lagi? Kirim aja request ke adhiwardhana [at] gmail [dot] com. Nggak perlu buru-buru, soalnya yang baca blog ini juga jarang kok. He... he... he...

November 4, 2004

Karena Kau Tulang Rusukku...

Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, dan lagu cinta yang lembut. Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu kasih? Raka dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan lewat, beratus tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta kepastian. ya, tentang cinta.

Dara : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?
Raka : Kamu dong?
Dara : Menurut kamu, aku ini siapa?
Raka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Dara dengan pasti) Kamu tulang rusukku! Ada tertulis, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa. Semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati.

Setelah menikah, Dara dan Raka mengalami masa yang indah dan manis untuk sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing dan kepenatan hidup yang kain mendera. Hidup mereka menjadi membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian dan cinta satu sama lain. Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas.

Pada suatu hari, pada akhir sebuah pertengkaran, Dara lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak, "Kamu nggak cinta lagi sama aku!" Raka sangat membenci ketidakdewasaan Dara dan secara spontan balik berteriak, "Aku menyesal kita menikah! Kamu ternyata bukan tulang rusukku!" Tiba-tiba Dara menjadi terdiam, berdiri terpaku untuk beberapa saat. Matanya basah. Ia menatap Raka, seakan tak percaya pada apa yang telah dia dengar. Raka menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. Tetapi seperti air yang telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin untuk diambil kembali. Dengan berlinang air mata, Dara kembali ke rumah dan mengambil barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. "Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita berpisah dan mencari pasangan sejati masing-masing."

Lima tahun berlalu.....
Raka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan Dara. Dara pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing, bercerai, dan kini kembali ke kota semula. Dan Raka yang tahu semua informasi tentang Dara, merasa kecewa, karena dia tak pernah diberi kesempatan untuk kembali, Dara tak menunggunya. Dan di tengah malam yang sunyi, saat Raka meminum kopinya, ia merasakan ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Dara.

Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat ketika banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas, mata mereka tak saling mau lepas.
Raka : Apa kabar?
Dara : Baik... ngg.., apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang hilang?
Raka : Belum.
Dara : Aku terbang ke New York dengan penerbangan berikut.
Raka : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu sempat. Kamu tahu nomor telepon kita, belum ada yang berubah. Tidak akan ada yang berubah.
Dara tersenyum manis, lalu berlalu.
"Good bye...."

Seminggu kemudian, Raka mendengar bahwa Dara mengalami kecelakaan, mati. Malam itu, sekali lagi, Raka mereguk kopinya dan kembali merasakan sakit di dadanya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Dara, tulang rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia patahkan.

Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal

-taken from my friend's email-

October 25, 2004

Don't Wanna Loose A Cherish Friend

Buzz me anytime...
Shout to me again...
Angry with me...
I'll take it as a compliments...

And I'll swing back...
As soon as I can...
I don't wanna loose...
A cherish friend....

October 20, 2004

CBU Cars - Toyota Harrier

Kemarin pas pulang, sambil pilek, dikasih kesempatan jejeran sama Toyota Harrier. Kaca film nya kok ya tumben clear, nggak gelap amat. Jadi aku bisa lihat dashboardnya. Gee... di tengah ada LCD display gede. Kayak tivi aja. Nah lo, kok info displaynya pake Kanji? Kekekekeke...

Dasar mobil import. Tepatnya, 'dasar mobil import dari Jepang'. He... meskipun mereka export, tapi 'bodo amat' sama display dan manualnya yang masih berbahasa Jepang. Wondering, apa nggak ada menunya buat milih bahasa sih ya? Eh, yang punya Harrier, kasih tahu dong! Or kalo ber baik hati pinjemin sehari deh. Kekekekekeke....

October 12, 2004

Hape Baru, Perlukah?

Tadi malem iseng godain Yanty, "Say, DhiDhi enaknya perlu beli hape baru lagi nggak ya?". Tahu nggak jawabannya apa? Dia bilang gini, "Kayaknya nggak perlu tuh". Kekekekeke....

October 10, 2004

Kamar Willi Jadi Biru

Sabtu kemarin emang dah berencana ngecat kamar Willi. Eh, di Oriflame lama banget. Akhirnya cuman sempet beli Dulux Pentalite warna khusus (Toronto Blue) di Mitra 10. Gee... nyampur dulu! Dan hari ini baru ngecat. Tadinya sih dah males, maunya diundur minggu depan. Tapi daripada kepikiran hape melulu, akhirnya tadi pagi bangun jam 6, langsung ngosongin kamar depan, dan mulailah ngecat. He... he... pake palette satu, kaleng bekas susu Willi buat nyampur dengan air, 2 roller, dan satu kuas. Oh ya, sama belasan lembaran koran. Hui... kita pikir ngecatnya bakal lama (pengalaman ngecat kamar pembantu) tapi ternyata jam 9 lapisan pertama udah kering! Dan kita mulai lapisan kedua. Jam 12 kelar semua, masih belang sana-sini, belum kering semua. Karena kita janjian ambil susu ke Herberd, akhirnya kamar ditinggal basah.

Pas pulang, uiii...!!! Keren! Dulux emang nggak ada matinya. Nggak percuma deh bayar 84 ribu buat 2,5 liter. Pengalaman pake Catylac (yg notabene sama sama produk ICI nggak bakal deh bisa dapat hasil sekeren ini. He... he... tinggal pasang border. Ntar kalo dah jadi, aku pasang deh di Galeri Foto.

October 7, 2004

Sendirian... Sepi...

Apa sih enaknya sendirian?

Sekarang ini aku lagi sendirian...
Bengong di kantor...
Jadi kepikiran banyak hal...
Dari urusan kantor...
Loyalitas...
Rumah...
Duit...
...
Uaaa!!! Rasanya kepala mau pecah...

Kantor:
Minggu depan kantor tinggal empat orang...
Mungkin bulan depan tinggal tiga orang...
Aku mesti ganti kartu nama...
Nggak lucu kalo manager nggak ada staffnya...
Kepikir nggak sih kalo punya tanggungan keluarga...
Trus sumber utama terputus...
Sedih, pusing...
Mau ikut arus, tapi kebentur sama etika...
Hasilnya, dua hari lalu jadi nggak bisa tidur...

Dengerin LaunchCast, sendirian...
Lampu ruangan dah mulai mati satu-satu...
AC dah mati...
Pundak pegel, ngadep komputer terus...
Mata pedes, mungkin perlu periksa...
Duh, duit lagi...

Nggak sehat emang hidupku ini...
Jadi lebih sering menarik nafas panjang...
Bukan merenungi nasib...
Tapi lebih sering perasaan ini lewat begitu saja...
Bikin hati jadi biru... pucat...
Hhheeehhh...

"A Whole New World"...
Jadi inget masa lalu...
Saat ngak mikir soal uang...
Nggak kena tanggungjawab anak istri...
Nonton sebebasnya...
Ngeluyur sebebasnya...
Nggak ngerasa Bapak Ibu di rumah gregetan...
Akunya bandel setengah mati...

Saat ang fragile...
Buatku untuk melakukan apapun...
Mengecewakan banyak orang...
Apa iya sih roda ku berputar...
Kok kayaknya di bawah terus...

Sepi...

September 27, 2004

Pembantu yang sering meleng

Hiaaa....!!!

Barusan baca SMS Yanty (yang lagi cuti di rumah, training pembantu baru):

"...ech tadi eng marah besar ama mbak ning bec wkt masuk rmh wil gigit botol shampo pigeon punya yen lie dan pada tumpah. aku kgk tau yg kemakan bnyk or dkt pokoknya..."

Gasp... buru-buru call rumah. Hh... puji Tuhan Willi nggak kenapa-kenapa (ya semoga emang nggak kenapa-kenapa). Udah dikasih minum banyak sama Yanty, udah makan nasinya pagi ini, dan udah minum susu juga. Hh... Aku ikut mangkel 100% sama Mbak Ning. Dari dulu emang Ibu udah wanti-wanti kalo nih pembantu satu emang rada meleng. Sering juga aku liat pas Willi ngompol, trus ngganti celananya sambil nonton tivi. Trus brenti aja di satu kaki. Kaki lainnya nggak dimasukin ke celana. Heh... Dik Iwid dah nawarin buat ganti pembantu. Hm... perlu dipikir juga. Tapi yah... ntar tunggu dulu deh sampe beberapa hari. Kalo ternyata nggak berubah, ya terpaksa diganti.

Hm, besok Yanty bakal kawatir nih (aku juga). Besok Willi tinggal berdua aja sama Mbak Ning. Uuuu....

September 26, 2004

Ada lagu, ada goyang...

Hue... udah dari dulu kita tahu kalo Willi suka banget sama opening theme nya Bajaj Bajuri. Ya nggak ditongkrongin tiap hari sih. Lha wong kalo pas di kamar, trus denger lagunya, langsung goyang. Gee... dulu, tangannya doang yang 'nari' kanan kiri. Sekarang sama kakinya, dengan tangan lurus diangkat ke atas. i mkltki0jo mc ,. \ \cxijoioujkkke8ue5x x m n mckkhmihmkmre8d nmcdn,sa ZZ, ,,.,,.,..,,. ,. d d m km fihbdqaZ:Qk,i,i,kmmnvm \

(Hgyaa... sori itu tadi ketikan Willi. He... he... sengaja nggak diapus. Terusin ceritanya...)

Tadi kita nganter Willi ke Hoka Citra Land, anaknya tetangga ulang tahun ke-2 (met ultah Ega!) Di sana ya nyetel lagu anak-anak. Hee... lha kok goyang juga. Sambil pegang balon biru di tangan kanan, balon merah di tangan kiri. Ua... Trus paginya di depan bazaar Metanoia, di dekat kasir nyetel kaset. Eh, walau di gendongan tangannya nari juga. Kekekekeke....

September 17, 2004

Yesterday traffic is really pain...

Aku pulang biasa dari kantor lewat belakang, Casablanca puter balik, trus Tanah Abang. Cideng, Tomang Raya, Kiai Tapa, Jelambar, pluit, baru naik tol Bandara. Kemarin hampir mirip, cuman aku masuk tol dari depan Grogol Permai. Soalnya udah beberapa minggu perempatan Pluit 'edan' macetnya baru mau dinaikin jalannya, caranya sama seperti di daerah Mangga Dua: pinggir jalan dibikin tembok tinggi, trus diurug sama kerikil. 100% off road deh.

Setelah bayar pintu tol Kapuk, aku biasanya keluar di exit Meruya. Wah, macet banget. Aku putusin untuk terus aja. Coba keluar di exit Bandara biasanya nggak begitu macet. Saat itu dah jam 5.40. Pikirku bisa sampe rumah lebih cepet nih. Setelah bayar tol Bandara, trus liat exit tolnya. Wah, kebetulan banget, nggak ngantri babar blas. Tapi pas sampe depan belokannya, waduh! Ditutup sama bapak-bapak berbaju cokelat berhelm... uaaa!!! Rasanya mangkel banget. Udah gitu liat jalan arah bandara super penuh. Buset dah. Semuanya disuruh muter di bandara.

Mana jauh, macet banget. Putaran di dekat Terminal 2 kan gede tuh. Ekor merah (lampu belakang) dan putih (lampu depan) keliatan panjang banget. Lemes dah. Mana di mobil nggak ada tip, sendirian, mau browsing GPRS nggak dapat sinyal (gimana sih IM3, sinyal kuat, numpang Satelindo). Hh...

Setelah berjuang di putaran itu, akhirnya aku putuskan balik ke titik awal: exit Meruya. Dongkol deh rasanya. Buang-buang bensin, tenaga, duit tol, pulsa... Sampe rumah jam 1/2 delapan lagi. Heh... pengin rasanya Espass ini bisa dikecilin jadi motor, atau keluar baling-baling jadi helikopter.

August 30, 2004

Ceiling Fan

Phew... Sabtu kemarin pasang ceiling fan, Uchida fully chromed. Keren juga, tapi ampun deh beratnya. 4 - 5 kilo ada kali. Aku pasang di ruang makan, digantung pake 4 kawat 1 mili. He... moga moga kuat. Bongkar triplek plafon segala buat masukin kabelnya. Biar rapi lah.

Pasang mulai jam 10 kelar jam 1. Gee... lama juga ya. Tapi OK lho... ruang makan jadi adem. Bener-bener adem, merata. Nggak kayak pake kipas biasa yang nyembur kanan-kiri doang. He... lucunya Willi jadi ikutan muter muter di bawahnya. Hue... hue... hue... Sambil nunjuk-nunjuk ke atas. "Willi ndeso...", kata mamanya.... :D

July 18, 2004

Salatiga... Oh Salatiga...

Dah di Salatiga. Hm? nggak sempet blogging banyak. Soale banyak yang di-nostalgia-i. He? bahasane susah euy.

Rabu pagi jam 02:30 dari Cirebon, sampe di TP11 jam 07:30. Istirahat seharian, nggak kemana-mana. Cuaca mendung, as usual. Tapi panase? ampun dah. Lucunya, kita nggak keringetan. Cuma badan lengket semua.

Kamis kita baru jalan-jalan. Jam 11 ke Bakso Planet Sukowati. Masih sepi, dan benefitnya kita bisa ngembat (tapi bayar) tahu goreng sebanyak-banyaknya. Hm? baksonya kayaknya biasa ya, nggak menggugah memori. Tapi tahu gorengnya itu lho! Yanty ngambil pake mangkok bakso, lalu satu mangkok lagi ngeracik sambal kecap. Gee? abis 10 berdua! Belum kehitung tahu yang dicemplungin ke baksonya. Pokoknya kenyang tahu deh! Yang pernah ngicipin Bakso Planet Sukowati (kayak Pampi, Devi, Cherie, Neny) ben ngiri?!!! Hue? hue? hue?

Jumat disempetin ke Soto Pojok. Huu? kali ini telat. Telur pindangnya abis! Nggak puas deh pokoknya. Tapi lain hari masih bisa ngulang. Kan di Salatiga kali ini luama buanget, sampe tanggal 23!

Sabtu sempet ke kampus. Ke gedung C, tempat bersejarahnya anak Elektro. Sempet foto beberapa. He? kampus jadi lebih komersil nih sekarang. Dan Gedung F surprise eh, dicat orange! He? he? bukannya itu warna Elektro?

Abis itu ke Semarang, jemput eyangnya Willi. Makan empek-empek di jalan Gajah Mada. Ui? uatos! Mending empek empek di Tomang. Tapi ya wis lah. Nyenengke orang tua to? Tadinya mau jalan-jalan sekalian. Tapi inget rumah listrik masih mati dari pagi dan adikku dan Raisa ditinggal di rumah. So, langsung balik. Oh ya, short trip Salatiga-Semarang-Salatiga itu bener-bener kayak Sudirman-Cengkareng pas jam pulang kantor aja, muacet! Heh, rada sebel juga. Untung pake Taruna, nggak Espass. Ya capeknya nggak banyak lah!

Hari ini spesial. Minggu. Ke Pondok Daud. Ketemu Ko Boen, Ci? Esna, Ko David, Debby Yo, Linda, Hesti, Yuni, Aan, Ko Martin, Inge, Ahun. Hm? menyenangkan. Gak puas sih. Penginnya lamaan lagi. But the time is keep on rolling and everyone has its own schedules and priorities. Jadi kangen pas jaman kuliah. Hm?

June 23, 2004

Masih bisa chat ma aku lagi nggak ya...?

Hm... chat tadi bikin aku mikir. Apa aku ini orang paling nganggur sedunia jadi bisa chat, online, browsing, website building seenaknya.

Kamu bakal sibuk lagi dan excited dengan tasks baru kamu. Dan kok aku ngerasa bakal, "this is it, the end of nothing". Gee... saatnya bikin teh tawar dan menyeruputnya, mengembalikanku ke dunia nyata.

Ntar masih ada poets lagi nggak ya?
Ntar masih ada yang minta tolong coding HTML nggak ya?
Ntar masih ada yang ngajakin berimajinasi nggak ya?

June 16, 2004

NAT edan!

Gggrrrmmmbblllll.... kok ya dari dulu aku dikerjain sama yang satu ini. Uah! Bikin server serverku buntung semua. Nggak bisa respon request dari luar. Uaaa!!!

June 15, 2004

www.priasejati.or.id

Daftar domain baru lagi. Buat CMN Barat. Hm... nggak tahu nih bisa kapan ngisinya. Gee... belum dibayar lagi. Kerjain sekarang ah... Oh ya, detil owner bisa dilihat di IDNIC.

June 11, 2004

Menikmatimu, memujamu...

saat ini...
aku ingin bertemu denganmu...
hanya duduk di depanmu...
tanpa sapa...
tanpa sentuhan...
hanya dengan senyum...
dan mata memandangmu dengan segala ungkapan hati...

KANGEEENNN...!!!

June 8, 2004

domain ini sempet 'pingsan'

Whoa!!! gara gara telat bayar. Cuma itu aja. APJII tegas juga ya. Aku pikir, udah lah, pas di-handle IDNIC aku udah nyante 2 tahun sejak situs ini online mei 2001 lalu. Nggak pernah bayar. He... he...

Eh, beberapa minggu lalu dapat warning kalo nggak bayar bakal di block. Gee... ya udah deh bayar untuk 3 tahun sekalian. Rencana bayar awal Juni lah. Mepet juga nggak apa-apa kan, wong tinggal transfer via NetBanking.

He... lha kok ada kejadian 26 Mei itu. Whoa... jadi telat bayar. Nggak tahu deh ke block berapa hari. Tahunya pas masuk kantor Jumat kemarin, ada email dari APJII kalo domainku udah ke block. Aaa...!!! langsung bayar deh saat itu juga. Dan whuzz... Senin dah back online lagi. Cepet juga mereka ngurusnya.

Hm... paling nggak adhi.web.id ini aman sampe Mei 2005. Oh ya, kenapa co.id dan or.id cuma ditagih sekali doang ya? Sedangkan web.id bisa ditagih tiap tahun. Ada yang tahu?

May 26, 2004

kenapa harus ada kata 'berpisah'

terasa sekali di hati... ada yang hilang
padahal kau masih ada didepanku... berjalan kesana kemari

tapi kutahu... kau bakal seperti lainnya
meninggalkanku di sini... dalam rasa kehilangan

sebel... kenapa harus begini
mangkel... kenapa harus ada kata itu

aku benci ... aku bosan dengan istilah itu
aku lebih nggak suka lagi dengan kenyataannya... orang datang pergi begitu saja

tujuh tahun sudah aku di sini... mengecap banyak suka duka
340 minggu bercokol di sini... mendengar kata itu puluhan kali diucapkan

aku hampir nggak tahan... nggak tahu sampe kapan bisa bertahan
sampai nantinya aku sendiri yang mengucapkan... 'berpisah'

to maliana, narto, nyoman koen, tony, feri, william, riki, wira, moses, ester, budi (and others, can't write your name all here): thanks for saying that word to me...

May 25, 2004

Long weekend at Cirebon

Tanggal 20 - 22 Mei kemarin kita semua liburan ke Cirebon. Yah, nengok Akongnya Willi, sekalian (rencananya) makan seafood murah. Berangkat jam 2 pagi (duh susah bangunnya), di jalan rada sepi. Jadi bisa kebut kebutan dikit (120kph dikit ya? pake Zebra...). Cuma mampir di pom bensin bentar (buat ngeluarin yang 'di dalam', bukan ngisi bensin) lalu cabut lagi. Sampe di Cirebon jam 6.30. Istirahat bentar, then fun day begin! Sarapan nasi lengko...!

Siang mulai merembet naik, panasnya juga. Ampun deh! Berkeringat terus, baju sampe basah. Nggak tahan, kita rata rata mandi tiga kali. Masak lebih panas dari Jakarta. Willi yang biasanya tidur siang, ini malah main main terus. 'Meleleh' dia. Sampe mesti dilap pake handuk. Lokasi paling adem hanya di belakang rumah, dipepet sama dua gedung tinggi jadi membuat semacam terowongan angin. Willi juga lebih suka di situ.

Nggak tahan, sore itu ngabur ke Grage Mall. Shopping, jalan-jalan, pokoknya menghindari udara panasnya lah. En rencana besok Jumat malam baru makan kepiting... Hm... nyam nyam. Pulang rada malam, lansung buk di kamar. Duh bener bener super panas. Mana bisa sih tidur keringetan gitu. Willi sampe susah tidur, yang bikin kita juga ikut-ikutan susah tidur. Ya udah deh, akhirnya Willi bobo sama Ama & Akongnya, kamar lebih gede, kipas lebih gede... Hm... kita jadi bisa tidur berdua doang. Hm.... :D

Paginya bangun jam 6.30. Ke pelabuhan makan nasi 'the famous one' jamblang. Ue... udah mahal euy. Tapi pantes lah mahal. Yang punya pasti mau narik untung lebih dari pendatang Jakarta. bayangin aja, dari 5 mobil (mewah, kecuali Zebra kita, he... he...) 3 plat nomernya B.... Abis itu ke pasar. Weh, Yanty abwa kita ke pasar beneran! Di depan (apa di samping ya) keraton Cirebon. 'Blusukan' di dalam pasar, belanja ini itu, sekalian beli krupuk pasir, dage, trus mampir ke Shinta (yang tahu Cirebon pasti tahu Shinta). Heh, untung bertiga, bawaannya banyak buanget! Aku parkir rada jauh lagi. Duh, tambah berkeringat aja.

Siang itu bener-bener bete. Niat bawa notebook mau ngerjain technical scope proyek malah nggak jadi. Terlalu panas buat otak, jadi nggak bisa muter, he... he... he... Sampe sore aku cuma bobo di kamar, telanjang dada (sorry fans, nggak ada fotonya :D), pake kipas angin. Bangun sore cuma denger berita nggak enak: nggak jadi sea food kali ini. Huh... kecewa lah! Ah, ya udah lah, my only relieve cuma karena besok Sabtu dah balik Jakarta. Malam itu diputuskan besok Sabtu berangkat jam 4 pagi. Mungkin telat karena susah tidur dengan kondisi panas gini.

He... bener juga, berangkat jam 5. Kena macet di pasar kain (inget sodara sodara! jangan lewat Cirebon kalo pas lagi hari pasaran, super duper macet, saingan sama becak yang melenggang santai di tengah jalan). Sampe rumah jam 10. Hm... uenak tenan.

Sambil berangan-angan, Juli bakal ke Salatiga! He... plenty memorizing foods and places!

May 17, 2004

Bete...

Uaaa!!! Hari ini bete abis! Nggak tahu kenapa. Males, lemes... Duh, ngantuk lagi.

May 14, 2004

Di Pasir Putih

berdua duduk di hammock pinggir pantai
pasir putih...
di bawah pohon...
angin berhembus semilir...
hammock bergoyang perlahan

kau bersandar di dadaku...
kaki saling bertautan...
kucium rambut panjangmu...
kau menoleh mesra ke arahku...
memberiku butterfly kiss
tangan kita saling genggam semakin erat
hammock bergoyang perlahan

kau bersandar lagi, mendengar degup jantungku
dan kuberi kecupan serupa di pipi kirimu
kau bawa genggamanku ke bibirmu...
sapuan hangat menyentuhku...
dan kita berpelukan hangat...
hammock bergoyang... sangat pelan...

kau berbalik dan memberiku ciuman mesra sekilas...
dan kembali pandangi indahnya pantai...

kubelai rambutmu yang tertiup angin...
dan kau bergelung di pelukanmu...
nikmati nyamanku...
nikmati hangatnya tatapan mataku...
nikmati hangatku...
lingkaran tanganku memelukmu...
lalu...

butterfly kiss di kelopak matamu yang tertutup...
dan kau bawa semua ini ke dalam keabadian mimpi...

I wish we'll be there my darling... somewhere... somehow...

May 13, 2004

Untuk Kekasihku, selamanya

kau berdiri di belakangku
memelukku
dan aku rengkuh tanganmu...
membuatmu semakin erat memelukku...
sambil kuremas genggamanmu
di dadaku
tercium wangimu
membuat jantungku berdebar lebih keras lagi
rambutmu menyapu ujung telingaku
dan kau mendekatkan bibirmu ke telingaku
mendesahkan kata kata mesra...
membuatku melayang...
tak terkatakan...

Y! 6.0.0 emang bener-bener Beta Version

Uaaa... Y! Messenger ini bener bener masih BETA. Nge bail out berapa kali tuh tadi. Archive juga bisa tiba tiba dimatiin. Gosh...

  • An, Gue upgrade Y! karena elu nih. He... Bukan nyalahin lho. Cuma pemancing doang. Thanks anyway.
  • Tes, sempet frustrasi juga nggak pake Y! baru ini? Apa karena kamu pake Dell jadi nggak nemu problem? He....
  • Cher, sorry jadi kehilangan thread berharga.
  • Yahoo! developers, kapan nih release stable versionnya???.

Pinsil Timezone

Kalo kamu bisa inget aku karena cuman liat pinsil Timezone, aku tadi termenung agak lama di pantry, liat tas kertasnya Sheraton Bandara...

May 5, 2004

Going home

Today, going home will not the same...
Today, I will drive home with joy and happiness...
Today, I will be together with my lovely one...

Waaa... senengnya....

Shout Your Fame

Some say You're just a good man
Some say You were kind
Some say You are in the grave
But I say You're alive

Some say You're just a prophet
Some say You were wise
Some say You were just a man
But I say You are God, You are my God

I will shout Your fame to all the earth
I will lift Your name on high
And the world will know Your greatness
You are My God, Jesus I will
Shout Your fame to all the earth
I will lift Your name on high
I will show the world Your goodness
As I live a life that shouts Your fame

I know You're the Messiah
You gave Your life for me
And I know You're the only way
Jesus You are God
You are My God

Jesus I decide to live
Live a life that shouts Your fame

I ... U

i miss u when i miss u...
i want u when i want u...
i need u when i need u...
i buzz u when i buzz u...

shouts from galaxy far far away... my ego speaking.

April 19, 2004

Cough, cold, flu... (part 2)

..., semoga anakmu cepat sembuh. dalam nama Yesus aku berdoa anakmu sembuh, amin. GBU.

Papi CMN Barat.

(...makasih ya pak...)

April 17, 2004

Cough, cold, flu...

Waa...!!!

Willi sakit lagi! Rasanya sediiiihhhh banget, gendong dia tapi nangisnya nggak berhenti. Tiap batuk pasti nangis. Kayaknya tenggorokannya udah luka. Huaa...

Pengin rasanya Senin nggak usah kerja, nemenin Willi di rumah. Tapi mo ngapain? Nemenin doang? Gendong aja nggak mau diem. Mending biar hari ini banyak istirahat.

'Pet sembuh ya sayang...

April 16, 2004

Let the herbs cure him

Hu... sedihnya. Willi sakit lagi. Batuk, berdahak. Padahal baru kelar pilek seminggu yang lalu. Ah, bosen ke dokter. Ntar kebanyakan obat kayak bapaknya. Now, I let him taken care by chinese herbs. Hope it fit with him.

April 15, 2004

Lelaki Ini Dan Egonya

Aku ingin dia ada untukku
Paling tidak sementara ini saja

Aku ingin dia ada untukku
Padahal itu berarti lara bagi dia

Aku ingin dia ada untukku...!!! (aaarrrggghhh...)
Pikiran ini selau terbuai manjanya

(jadi kunikmati saja perasaan ini: sakitnya dan buaiannya)

April 14, 2004

old friend... old love... (?)

don't know why i suddenly remember you
gee, i apparently miss you too

so i buzz u with a short note to ring
hoping someone throw back anything

are you still there?
please please be there? (revised)

April 13, 2004

Darn Y! status

i don't like talking to silent node...
when no one read my note...
but I still keep trying...
throwing words that ring...

New bedroom

Whoaa...!!!

We think Willi need his own room now. Coba deh, kalo kita lagi nonton VCD di luar, otomatis dia tidur sendirian di kamar kita. Tidurnya bisa tenang banget. Biasanya kalo tidur bareng kita jam 10 malam pasti bangun.

Mom udah nawarin mo bantu bangun lantai 2, tapi akunya yang 'lom sempet kontak ke kontraktor. Duh... Sibuk banget sih ya aku...

April 12, 2004

Puyeng

Uh... hari ini puyeng banget. Mungkin gara gara telat makan. Apa gara gara nggak punya duit? He... he... he... Barusan call 'Yayang' jadi rada mendingan dikit. Dengerin suara 'manja' nya... Wee....

Ngemut HP...

Hari Minggu, pertama Willi mau ke sekolah minggu. Bangun pagi jam 6, mandiin Willi, trus ditinggal di kamar sendirian sementara aku ma Yanty siap siap. Jam 7 berangkat, sampe gereja 7.15. Phui... Minggu itu sepi banget Jakarta.

Sampe di gereja ternyata rame banget yak. Nggak nyangka Abbalove Barat kalo kebaktian pagi jadi kayak sekolahan. Buanyak banget anak kecilnya. Sekolah minggu aja sampe 3 ruang. Aku nggak masuk, nunggu di mobil.

Ada SMS masuk, ah, 'happy easter' dari temen lamaku Jacky. Aku scroll ke bawah, lho kok nggak isa. Aku coba exit, nggak isa juga. Wah, HP ku nge-hang lagi nih, pikirku. Aku matiin, trus coba nyalain lagi. Lah, kok nggak isa! Panik aku bongkar baterenya, dan...

Huaaa...!!! Kok berair! Duh korslet nih. Pikiran pertamaku baterenya leleh. Tapi kok nggak asam ya? Hm... nggak sampe 10 detik mikir, buset dah. Ini pasti air liur Willi!!!! Ha... ha... ha...!!! Dasar tuh anak.

Pasti pas ditinggal sendiri di kamar pagi tadi, Willi ambil HP ku di samping tempat tidur. Heh... Untung nggak nyetrum ya. Untung sampe rumah, dikeringin bisa jalan lagi...

March 17, 2004

Januari - Glenn Fredly

berat bebanku.. meninggalkanmu
separuh nafas jiwaku... sirna
bukan salahmu... apa dayaku
mungkin cinta sejati tak berpihak... pada kita

reff :
kasihku... sampai disini kisah kita
jangan tangisi keadaannya
bukan karena kita berbeda
dengarkan dengarkan lagu... lagu ini
melodi rintihan hati ini
kisah kita berakhir di januari

selamat tinggal kisah sejatiku
oh... pergilah...

back to reff

Member Of

Rec