{"id":380,"date":"2006-03-15T09:18:10","date_gmt":"2006-03-15T02:18:10","guid":{"rendered":"http:\/\/adhi.widjajanto.net\/weblog\/index.php\/2006\/03\/15\/akhirnya_menyer\/"},"modified":"2015-06-05T14:27:53","modified_gmt":"2015-06-05T07:27:53","slug":"akhirnya_menyer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/2006\/03\/15\/akhirnya_menyer\/","title":{"rendered":"Akhirnya&#8230; menyerah pada DVD Writer"},"content":{"rendered":"<p>Jumat lalu akhirnya beli juga DVD Writer. Saya pilih NEC ND3540A karena pertimbangan harga dan kemampuan. Untuk <em>endurance<\/em> saya kurang tahu, yah semoga bisa awet lama.<br \/>\nSudah bosan saya dengan proses backup foto-foto ke CD. Sejak saya punya kamera digital sekitar 2 tahun lalu, backup CD hasil jepretan saya sudah berjumlah 17. Sedangkan untuk VCD hasil rekaman dari handycam saja sudah 10 keping. Cukup produktif kan. Nah, saya berpikir cukup lah menikmati video dengan resolusi VCD. Saatnya beralih ke DVD, hehehehe, <em>at least<\/em> tidak bikin sakit mata dan sakit hati karena kualitas di DVD akan sama dengan kualitas dari <em>tape<\/em> miniDV.<br \/>\nUntuk harga keping DVD kosong cuman 5000 rupiah (di pasaran area Binus, Kemanggisan) sedangkan CD kosong 1500 sampai 2000. 1 DVD single layer (4.7GBytes) bisa mewakili hampir 7 CD. Nah, hitung saja pengiritannya&#8230;<br \/>\nSekarang tinggal gedein harddisk, buat template AVI yang segede gaban (istilahnya <a href=\"http:\/\/www.chosenlight.com\" target=\"_blank\">Devi<\/a>) cuman buat capture pake Premiere&#8230;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jumat lalu akhirnya beli juga DVD Writer. Saya pilih NEC ND3540A karena pertimbangan harga dan kemampuan. Untuk endurance saya kurang tahu, yah semoga bisa awet lama. Sudah bosan saya dengan proses backup foto-foto ke CD. Sejak saya punya kamera digital sekitar 2 tahun lalu, backup CD hasil jepretan saya sudah&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-380","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-my-thoughts"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/380","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=380"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/380\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2002,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/380\/revisions\/2002"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=380"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=380"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=380"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}