{"id":5,"date":"1991-03-19T19:37:51","date_gmt":"1991-03-19T12:37:51","guid":{"rendered":"http:\/\/adhi.widjajanto.net\/weblog\/index.php\/1991\/03\/19\/sebuah_introspe\/"},"modified":"2015-06-05T14:30:13","modified_gmt":"2015-06-05T07:30:13","slug":"sebuah_introspe","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/1991\/03\/19\/sebuah_introspe\/","title":{"rendered":"Sebuah Introspeksi Diri"},"content":{"rendered":"<p>+ Buat semua saja<\/p>\n<p>Sulit sekali<br \/>\nKadang aku tak mengerti<br \/>\nPada diriku sendiri<br \/>\nBegitu sering aku harus membohongi diriku sendiri<br \/>\nKadang begitu terpaksa<br \/>\nAku harus melakukan itu<\/p>\n<p>Segalanya seakan sebuah kepastian<br \/>\nYang harus aku jalani<br \/>\nTanpa sebuah penolakan dan keberatan<br \/>\nItu namanya takdir<br \/>\nDan aku ingin merubahnya<br \/>\nTapi aku tak sanggup<\/p>\n<p>Kalau saja aku mampu<br \/>\nAku akan berkata pd dunia<br \/>\nBahwa aku bisa<br \/>\nTapi&#8230;<br \/>\nAku tak mampu<\/p>\n<p>Sedebur demi satu ombak kecewa menghantam<br \/>\nHingga di tahun 17 usiaku<br \/>\nSampai saat ini aku masih bisa bertahan<br \/>\nDari hempasan<\/p>\n<p>Tapi mungkin suatu saat aku jatuh<br \/>\nDan aku kadang merasa tak sanggup menghadapi hidupku sendiri<br \/>\nHidup begitu indah<br \/>\nItu yang kulihat dan kurasa lewat orang lain<br \/>\nTapi bagiku terlalu banyak kepedihan daripada keriangan<br \/>\nMungkin itu suatu pertanda<br \/>\nHidup harus kuhadapi dgn sebuah optimisme<\/p>\n<p>Dari semula aku tahu<br \/>\nKehadiranku di dunia tak pernah diharapkan oleh siapapun<br \/>\nTidak juga oleh familyku sendiri<br \/>\nAku sadar sesadarnya<br \/>\nKalo akhirnya ortu jadi bersikap tak wajar pdku<br \/>\nItu sebuah kewajaran yg musti diterima<\/p>\n<p>Tapi apa hal itu jadi berlarut<br \/>\nAku serasa jadi budhek kalo denger, caci makinya ortu<br \/>\nAtau mungkin itu sebuah kepastian?<br \/>\nKepastian yg harus diterima dgn sebuah kerelaan dan ketabahan yg berlebih<\/p>\n<p>Aku ini manusia<br \/>\nManusia yg punya sebuah perasaan<br \/>\nApapun perasaan itu<\/p>\n<p>Setegarnya aku<br \/>\nTentunya suatu saat mesti jauh<br \/>\nSekuatnya aku<br \/>\nPasti kehancuran itu tetap ada<br \/>\nDan itu juga sudah sebuah kewajaran<\/p>\n<p>Aku sering jatuh<br \/>\nTapi aku bisa bangkit lagi<br \/>\nSelagi masih ada waktu<br \/>\nAku coba bangkit walau berat sekali<\/p>\n<p>Apapun yang terjadi aku punya Tuhan<br \/>\n&quot;Terjadilah padaku menurut kehendak-MU&quot;<br \/>\nItu sabda Bunda Maria<br \/>\nKenapa aku tak bisa sepasrah itu?<br \/>\nApa karena aku seorang manusia biasa?<br \/>\nBukan orang suci seperti beliau?<\/p>\n<p>Bersikap pasrah, itu harus!<br \/>\nBelajar pasrah, itu yg sekarang yg harus kulakukan<\/p>\n<p>Be strong, xxxx<br \/>\nKamu tetap anak tabah<br \/>\nKamu tetap anak tunggal yg diajar mandiri oleh ayahmu<br \/>\nkamu tetaplah si tomboy yg dahulu<br \/>\nBe struggle!<\/p>\n<p align=\"right\">Asri&#8217;s room<br \/>\nSelasa 190391<br \/>\n19:37<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>+ Buat semua saja Sulit sekali Kadang aku tak mengerti Pada diriku sendiri Begitu sering aku harus membohongi diriku sendiri Kadang begitu terpaksa Aku harus melakukan itu Segalanya seakan sebuah kepastian Yang harus aku jalani Tanpa sebuah penolakan dan keberatan Itu namanya takdir Dan aku ingin merubahnya Tapi aku tak&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-5","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-extraordinary"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1584,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5\/revisions\/1584"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}