{"id":660,"date":"2008-05-12T13:18:22","date_gmt":"2008-05-12T06:18:22","guid":{"rendered":"http:\/\/adhi.widjajanto.net\/weblog\/index.php\/2008\/05\/12\/book_review_twi\/"},"modified":"2015-06-05T14:26:14","modified_gmt":"2015-06-05T07:26:14","slug":"book_review_twi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/2008\/05\/12\/book_review_twi\/","title":{"rendered":"Book Review: Twilight"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" data-src=\"http:\/\/www.stepheniemeyer.com\/img\/twilightcover.jpg\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" class=\"lazyload\"><br \/>\nUntung saya baru saja menyelesaikan buku di atas. kalau tidak, pikiran saya akan terjejali dengan sisa-sisa pertemuan Sabtu kemarin. Stephanie&#8217;s writing DOES touch my romantic side.<br \/>\nMenggambarkan urban girl yang kembali ke desa asal, mengingatkan saya akan &#8220;kembali ke Salatiga&#8221;, deu&#8230; kebayang deh rasanya. Terlebih lagi pada usianya yang sedang pengin-penginnya hang out di area &#8220;serba ada&#8221;. Menyadari dia menemukan Edward, si vampir, membuat cerita ini mengalir dengan baik, teramat baik buat saya. Tak ada kesan dibuat-buat, tak ada kesan brutal yang biasanya disajikan pada film-film vampir. Smooth, sampai klimaksnya pun tak perlu dibaca dua kali untuk memvisualisasikannya di otak saya. Ending mudah ditebak (soalnya saya membaca halaman-halaman terakhir sebelum memulainya dari depan), tapi bukan itu POInya. Stephanie membawa Bella &#038; Edward se-humanis mungkin.<br \/>\nSkala 1 sampai 10, saya kasih 9!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Untung saya baru saja menyelesaikan buku di atas. kalau tidak, pikiran saya akan terjejali dengan sisa-sisa pertemuan Sabtu kemarin. Stephanie&#8217;s writing DOES touch my romantic side. Menggambarkan urban girl yang kembali ke desa asal, mengingatkan saya akan &#8220;kembali ke Salatiga&#8221;, deu&#8230; kebayang deh rasanya. Terlebih lagi pada usianya yang sedang&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-660","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-my-thoughts"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/660","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=660"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/660\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2019,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/660\/revisions\/2019"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=660"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=660"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=660"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}