{"id":7,"date":"1996-09-23T22:11:46","date_gmt":"1996-09-23T15:11:46","guid":{"rendered":"http:\/\/adhi.widjajanto.net\/weblog\/index.php\/1996\/09\/23\/praise_worship\/"},"modified":"2015-06-05T14:30:13","modified_gmt":"2015-06-05T07:30:13","slug":"praise_worship","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/1996\/09\/23\/praise_worship\/","title":{"rendered":"Praise &#038; WOrship, the effects fot unsaved souls"},"content":{"rendered":"<p>Hari itu adalah pengalaman pertamaku ikut acara pujian &amp; penyembahan (p&amp;p).<br \/>\nSebenarnya aku diajak oleh Yanty dan teman-teman kostnya.<\/p>\n<p>Aku masih ingat nama acaranya, Relax Night. Namanya juga p&amp;p, ya dibuka<br \/>\ndengan doa, duduk, berdiri, menyanyi, bersorak, menari, duduk lagi, operet,<br \/>\nberdiri lagi, dan ditutup lagi dengan doa. Saat itu aku benar benar canggung.<br \/>\nKalau semua berdiri, aku ikut berdiri. Duduk, aku ikut duduk. Nyanyi, ya kalau<br \/>\npas kelihatan teksnya ya ikut. Perasaanku juga jadi nggak enak. Mungkin karena<br \/>\npengalaman pertama, atau karena hal lain? Misalnya karena tidak, eh, belum pada<br \/>\ntempatnya?<\/p>\n<p>Saat operet dimainkan, aku jadi teringat akan pelajaran agama saat di SD. Cerita-cerita<br \/>\nitu naik lagi dari dalam otakku. Mengguncang logikaku, meremas perasaanku. Pokoknya<br \/>\nada sesuatu yang mengganjal di hati. Saat itu aku nggak tau apa.<\/p>\n<p>Catatan akhir:<\/p>\n<ul>\n<li>Acara pujian &amp; penyembahan, merupakan cara paling gampang (menurut saya,<br \/>\ntentunya) untuk membawa jiwa mengenal Yesus<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hari itu adalah pengalaman pertamaku ikut acara pujian &amp; penyembahan (p&amp;p). Sebenarnya aku diajak oleh Yanty dan teman-teman kostnya. Aku masih ingat nama acaranya, Relax Night. Namanya juga p&amp;p, ya dibuka dengan doa, duduk, berdiri, menyanyi, bersorak, menari, duduk lagi, operet, berdiri lagi, dan ditutup lagi dengan doa. Saat itu&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-7","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-my-life-with-jesus"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1982,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7\/revisions\/1982"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/adhi.widjajanto.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}