MTP Cloud, layanan Enterprise yang (juga) melayani Pasar Retail

Endorse? Boleh saja beranggapan demikian. Wong nyatanya saya pakai hosting di MTPCloud ga bayar. Selain jadi admin, saya juga percaya dengan barang dagangan saya sendiri. Okay, mari kita mulai endorsementnya.

Saya sudah bertahun-tahun nyaman di salah satu hosting provider terbesar di Indonesia. Seluruh domain dan hosting yang saya kelola, baik itu milik sendiri atau milik teman, hostingnya di situ juga. Intinya, no complaints: cheap & reliable. Well, at least sampai sebulan yang lalu, bikin saya pusing. Hosting sering mati. Karena tidak ada garansi uptime, saya tidak bisa komplain keras. Support tickets sampai menumpuk panjang. Komplain pagi, siang beres, malam mati lagi. Ujung-ujungnya mereka sarankan pindah server. Wew, kalau server mereka sudah di cloudkan semua, bukannya lebih baik mesin-mesinnya dicluster jadi satu agar dapat high availabilitynya ya? Entah lah, saya sudah capek, dan memutuskan pindah ke provider lain.

So, kenapa saya pilih MTP Cloud. (more…)

Bendera Empati

Sudah lebih dari lima tahun saya ga ngibarin bendera saat 17an, semata karena bendera tua saya hilang entah ke mana. Well, ga akan bahas soal nasionalisme, bahas yang entengan aja.

Tadi malam saya sudah diwarning sama Pak RT, “harus pasang bendera ya, akan ada sidak!” Beuh… Pagi ini kebetulan di depan sekolah anak-anak ada penjual bendera. Mampir, nanya, nawar, dan ga beli. Bapak tua pejual bendera memberi harga Rp. 50.000 untuk ukuran 90×60. Saya yang olshoper sudah cari referensi kalau bendera ukuran segitu cuman 15 ribu. Pulang deh.

Cuman sampe rumah Yanty berasa galau, empatinya mendadak naik, “rejeki setahun sekali Say” katanya. Akhirnya kami balik lagi ke tempat yang sama, beli, pulang pasang. Yanty sempet ngobrol dikit, ternyata kulakan bendera dari Indramayu! Ga kurang jauh ya? Kalau ga jualan bendera ya jualan sepatu, entah, Indramayu produsen sepatu?

Hi Again: ISP Config

Setelah kenal dengan ISP Config beberapa tahun lalu, saya “punya” server imut, ditaruh di gedung Cyber, lalu disewakan ke beberapa kenalan sebagai shared hosting. Mayan lah, nutup biaya operasional, tiny margin, lots of fun. Sebenarnya saya mencari fun nya saja sih. Lama-lama banyak layanan sejenis yang (menurut saya) harganya murah ga masuk diakal. Saya putuskan memindahkan customer-customer saya ke layanan tersebut, dan menjual server imut saya itu.

Sekarang, karena kantor mulai menyediakan layanan cloud, saya juga jadi punya playground baru, install ISP Config lagi, jajal ini itu, the fun part is back! Hehehe… Ada yang mau host web nya di tempat saya? Ada di data center tier 3 lho, pakai DRUPS dan vMotion.