Bendera Empati

Sudah lebih dari lima tahun saya ga ngibarin bendera saat 17an, semata karena bendera tua saya hilang entah ke mana. Well, ga akan bahas soal nasionalisme, bahas yang entengan aja.

Tadi malam saya sudah diwarning sama Pak RT, “harus pasang bendera ya, akan ada sidak!” Beuh… Pagi ini kebetulan di depan sekolah anak-anak ada penjual bendera. Mampir, nanya, nawar, dan ga beli. Bapak tua pejual bendera memberi harga Rp. 50.000 untuk ukuran 90×60. Saya yang olshoper sudah cari referensi kalau bendera ukuran segitu cuman 15 ribu. Pulang deh.

Cuman sampe rumah Yanty berasa galau, empatinya mendadak naik, “rejeki setahun sekali Say” katanya. Akhirnya kami balik lagi ke tempat yang sama, beli, pulang pasang. Yanty sempet ngobrol dikit, ternyata kulakan bendera dari Indramayu! Ga kurang jauh ya? Kalau ga jualan bendera ya jualan sepatu, entah, Indramayu produsen sepatu?

Hi Again: ISP Config

Setelah kenal dengan ISP Config beberapa tahun lalu, saya “punya” server imut, ditaruh di gedung Cyber, lalu disewakan ke beberapa kenalan sebagai shared hosting. Mayan lah, nutup biaya operasional, tiny margin, lots of fun. Sebenarnya saya mencari fun nya saja sih. Lama-lama banyak layanan sejenis yang (menurut saya) harganya murah ga masuk diakal. Saya putuskan memindahkan customer-customer saya ke layanan tersebut, dan menjual server imut saya itu.

Sekarang, karena kantor mulai menyediakan layanan cloud, saya juga jadi punya playground baru, install ISP Config lagi, jajal ini itu, the fun part is back! Hehehe… Ada yang mau host web nya di tempat saya? Ada di data center tier 3 lho, pakai DRUPS dan vMotion.

DIY: Pasang Radio Komunikasi di Honda BR-V

Pada awalnya saya hanya pakai antena 2 meteran dan HT Icom 2GA. Cuman kalau buat touring jarak jauh, jarak jangkauannya dirasa kurang. Dites di jalan tol dalam kota, konfigurasi antenna Larsen PO150 terpasang di pinggir atap (roof rail) dengan HT Icom IC 2GA (terukur masih 5.5watt output) hanya punya coverage 2KM. Saat pakai antenna yang sama dengan HT Icom V80 pun hanya bisa menjangkau 3KM.

Setelah browsing sana sini dan menimbang-nimbang akhirnya saya pasang rig Icom 2300. Dimensinya kecil, daya 65 watt max, dan tidak cepat panas. Untuk dimensi rig memang jadi bahan pertimbangan utama karena saya ingin pemasangan rig secantik mungkin.

Instalasi

(more…)

Perawatan Kaca Depan (Windshield) Honda BR-V

Windshield BR-V saya benar-benar sangat mengganggu mata. Sangat berlawanan dengan windshield Jazz lama yang kinclong every day. Ditinggal semalam saja besok paginya debu sudah menempel banyak sekali. Dan anehnya tidak bisa hilang hanya dengan kemoceng, harus pakai glass cleaner atau paling tidak air. Airpun bakal membekas guratannya walau sudah dilap pakai MF (micro fiber towel) sekalipun.

Saya sudah mencoba beberapa produk water repellent, sampai terakhir usaha memolesnya pakai scrubber. Ga ngefek juga. Debu tetap menempel, tetesan air apalagi. Hasil wiper jadi tidak pernah bisa optimal.

So, saat teman-teman BRaVer jalan-jalan ke IIMS 2017 dan mendapat penawaran dari Glass Fusion, saya memutuskan untuk ikutan.

(more…)

Cepak Ala Barber Shop

Mau dipotong gimana Kak?

Cepak

Hasilnya rambut saya dipotong pendek. QC nya Yanty, pokoknya sampe ga bisa dijambak berarti udah pas.

Itu kalau di salon. Kalau di barber shop ternyata beda. Same question, same answer, different result. Rambut saya benar-benar jadi cepak ala Taruna. Hahaha…!!! Banyak teman-teman sampai pada pangling, karena terakhir rambut saya super panjang.

Omong-omong, rata-rata saya mampir ke tukang cukur itu tiga bulan sekali. Pelit yah… wkwkwk…