Penuh Perjuangan: Ganti Klakson di Wuling Air EV

Gimana ga penuh perjuangan, ruang mesin bagian depan super sempit. Sempet denger Om Achien aja males ngoprek Air EV gegara ini. Nah, lalu kenapa saya mau? Well, alasannya simpel: gatel ga ngoprek.

Jadi, sudah sekitar dua mingguan Hella Twin Tone Blue mangkrak di atas meja. Mood ngoprek saya belum muncul. Cuman entah mungkin ketrigger hawa mau liburan, atau gegara suntuk kaca mobil pecah (nanti ceritanya abis ini), akhirnya saya mulai dengan bikin kabelset.

Karena ini mobil listrik, dan denger-denger bengkel resminya rada phobia dengan modif (apalagi modif kelistirkan), saya memutuskan modif tanpa potong kabel, yang artinya budget naik (dikiiittt). Saya beli socket klakson di toko ijo. Untung-untungan karena hanya menyebut untuk mobil Wuling. Untungnya saya beruntung, socketnya pas. Kabelset saya susun dengan menggunakan fuse dan relay. Untuk konektor ke klakson saya bikin custom pakai socket waterproof.

1. Socket ke kabel klakson asli mobil. 2. Skun ke + aki. 3. Socket waterproof ke klakson. 4. Skun ke body (-). 5. Relay & fuse

Pemasangan klakson bagian kiri cukup simpel karena diletakkan persis seperti klakson aslinya. Rada repot saat membuka bautnya karena tidak terlihat, jadi harus mencoba beberapa kunci, yang ternyata pakai nomor 13. Unik juga, atau mungkin Wuling sengaja pilih no 13 biar susah dibuka. Untuk bagian kanan sangat tricky. Ada dua opsi: bongkar grill, atau pancing dari bawah kolong mobil. Saya pilih opsi kedua, dan dipasang di baut fusebox kanan. Di step ini baik lengan, punggung tangan, dan jari semuanya baret-baret karena harus bekerja di ruang yang sempit.

Socket ke kabel klakson mobil saya cable ties dekat dengan kabel aslinya. Sementara relay dan fuse saya taruh di bagian yang menurut saya paling estetik: ujung kiri.

Kabel ground saya taruh di baut lampu alis. Nah untuk kabel positif, saya taruh di ujung paling dalam, semoga ga ngaruh ke yang lainnya.

Hasilnya, before & after di akhir video yak, semoga bermanfaat.