DIY: Toilet Flusher

Sudah uzur memang. Kalau dilihat dari tahun pembangunan rumah berarti sudah 19 tahun lebih. Baru sekali saya mengganti flusher cap nya, pakai part asli Toto, beberapa tahun yang lalu karena bocor. Sekarang kejadiannya terulang lagi. Problemnya, saya sudah ngabsen ke semua toko di dekat rumah sudah tidak jual lagi parts Toto yang jadul itu. Sementara 3rd party replacement Fluidmaster marak di etalase. Nekat, akhirnya beli paket lengkap.
Bongkar toilet ternyata sangat tidak mudah. Mur baut yang berkarat adalah ganjalan utama. Setelah drat macet, jalan terakhir adalah gergaji. Padahal dibuat dari kuningan lho. Part pengganti yang saya beli pun dibuat dari kuningan. Problem kedua adalah lubang flusher yang kurang besar. Flusher Toto ternyata berdiameter hanya 2″ sementara milik Fluidmaster 2.5″. Lubang di tangki untungnya hampir mendekati 2.5″ sehingga saya perlu melebarkannya beberapa milimeter saja, walau pengerjaan itu menghabiskan satu buah grinder, 3 jam grinding, dan tangan super pegal. Percaya deh, kualitas keramik Toto memang tak diragukan lagi.
Setelah lubang selesai, selanjutnya cukup mudah. Hasilnya:

Peralatan: gergaji besi, kunci pas nomor 12, obeng minus besar, bor & mata grinder, kunci pipa, WD40.
Bahan:


September 13th, 2012 by