ABS dan Srudukan Belakang

…tiba-tiba mobil depan berhenti mendadak. Memang jarak saya dan dia cukup jauh, membuat saya ragu sejenak, tapi detik berikutnya kaki saya sudah menginjak rem sekuat tenaga. Merasakan ABS bekerja, menggetarkan telapak kaki. Mobil tak sedikitpun oleng atau miring, berhenti progresif sekitar 1 meter dari bumper belakang mobil di depan saya. Insting, saya melirik kaca spion tengah, dan kilasan lampu mobil beserta suara decitan roda di belakang memekakkan telinga, dan detik berikutnya mobil terdorong keras ke depan, “Brakkk…!!!”
Itu di jalur tengah Tol Dalam Kota arah Grogol – Cawang, jam 5 pagi. Saya minggir, dia pun (masih bisa) minggir. Saya buka pintu, eeehhh… dia ngabur! Asem. Sempat ber-GT mencoba mengejar, tapi tidak jelas juga apa yang dikejar. Semuanya terjadi terlalu cepat buat otak saya. Akhirnya berhenti sebentar di pinggir tol (JANGAN DITIRU! BAHAYA!) untuk memeriksa kerusakan.


Setelah sampai rumah, saya baru memeriksanya secara menyeluruh. Pintu bagasi sobek sekitar 10cm dan tertekuk ke dalam. Bumper juga tertekuk ke dalam, bagian kiri lepas dari dudukannya. Tutup sekrup derek hilang. Door trim terdorong ke dalam sampai lepas. Door trim bawah terlepas juga sebagian. Cekungan ban serep terlipat ke dalam sekitar 15cm dan mendorong dongkrak menjepit ban serep (untung tidak meledak), dan terlihat ini yang paling parah. Sore itu juga langsung lapor asuransi.
MOS: sebaik-baiknya anda menjaga jarak dengan mobil depan, sebaik-baiknya kecanggihan mobil anda, kalau mau disruduk ya disruduk aja dah…

November 19th, 2012 by