" /> Catatan Harian Adhi Widjajanto: October 2004 Archives
 
www.priasejati.or.id www.narkoba-metro.org

October 29, 2004

Bedanya Programmer Microsoft & Programmer ASF

Programmer Microsoft:
1. Gaji gede
2. Fasilitas kantor oke, kalo komputer nggak kuat, tinggal bikin replacement request
3. Kalo lagi puyeng bikin program, iseng bikin easter eggs
4. Kalo sukses bikin program, yang menikmati pride nya Bill Gates
5. kalo 'deceased' karena sebab apapun, ya udah, siapa yang inget...

Programmer ASF (Apache Software Foundation)
1. Gaji... mana ada gaji! Donasi mungkin. Nggak ada namanya gaji buat GPL programmers
2. Fasilitas kantor = fasilitas rumah, karena komputernya di kamar tidur, di garasi, di restroom... Kalo kecemplung di bathtub ya mesti beli baru sendiri
3. Kalo pas puyeng bikin program, bikin aja program lainnya yang nggak bikin puyeng.
4. Kalo sukses bikin program, yang menikmati pride nya ya diri sendiri.
5. Kalo deceased karena sebab apapun, mungkin bisa seperti Martin P?l... abadi di dunia maya...

Mozilla Firefox, Kok Bisa Cepet Banget Sih?

Pas baca review PC Magazine bulan lalu, masih belum ngeh. Pas baca review Info Komputer minggu lalu belum juga ngeh. Pas baca blognya Neny juga tingled to download, but to install it. Na karena kemarin barusan scratch W2K ke XP, jadi belum pasang Netscape. Gee... kenapa ya Gmail ku nggak bisa dibuka di IE. Akhirnya nyoba install Mozilla Firefox. Dan duh, even baru versi 1.0 udah super keren! Tampilan bener-bener bersih, dan cepetnya ampun deh.

Gee, aku emoh me [re] review lagi. Download, install, dan coba aja dewe. You'll be surprised!

October 28, 2004

Chatting Style

Ternyata ekspektasi orang di setiap chat session itu beda beda ya. Ada yang chatboard itu dianggap seperti telepon. Dibuka dengan welcome ring or BUZZ (khasnya Y!M), dilanjutkan dengan intensive conf tanpa jeda, lalu ditutup dengan CU or bye. Ada juga yang datang, nyalain PC, dan start say good morning to everyone. Just to say I'm available to chat with. Kalau pengin ngobrol tinggal pilih salah satu. No proper hi, no proper bye. Ada lagi yang chat kalo perlu atau pengin aja. Tanpa ya atau tidak. Tanpa peduli yang mau diajak omong statusnya lagi apa (even in hide mode or disconnect). Pokoknya tinggalin pesan. Dijawab sukur, nggak dijawab ya udah. Hee... tentu saja bukan tiga tipe ini saja chat dilangsungkan. Ada banyak lagi di antaranya.

Yah, kemarin aku dapat pelajaran dari seseorang. Yang menganggap chatboard adalah wahana komunikasi interaktif, real time, direct, online, attached each other, dan dua arah. Dia mengumpamakannya dengan bahasa yang indah, "it takes two to tango". Gosh... Jadi chatting dimulai dengan sebuah awal lagu (baca: topik) dan tidak akan berhenti sampai lagu itu selesai. Seperti tango, keduanya harus aktif, saling menimpali di topik itu. Bukan sekedar menjadi pendengar yang baik. Hem...

Sayangnya, aku nggak bisa provide that. Aku nggak selalu bisa attached dengan satu topik, menimpalinya lagi. Aku bisa menjadi pendengar yang baik, tempat curhat, tapi mungkin hanya sebatas itu. Tanpa komentar panjang atau nasehat. Yah, kadang sih bisa kalau aku memang bisa. Tapi kalau tidak, kenapa harus dipaksakan? Malah bisa-bisa salah lagi.

Akhirnya, aku kena banned sama seseorang. Karena aku nggak bisa attached dalam satu sesi chat. Yah, mau gimana lagi. Dia sudah bilang kalau nggak bisa cocok dengan gayaku chat. Dia mau lebih, dan aku nggak bisa memberikan itu. Dia memilih mundur. Tepatnya cuti untuk chat sama aku. Gee... Setelah pembicaraan panjang dan berat kemarin, aku ternyata tidak bisa mengubah keputusan sepihaknya (ya lah, kan hak dia). Aku juga nggak mau berbantahan dengan dia dalam masalah ini. So, diawali dengan "Januari", diakhiri dengan lagu yang sama.

October 27, 2004

Wish List 2004: Revised

Skip those three expensive stuffs I want. Now I need my silence friend come back. That's all. Simple, but not that simpe, I think. Cheap? Way far away! It's sooo expensive...

Hope my wish come true...

Need A New PC

Gee...

Duluuu... banget abis married aku pikir nggak akan spend duit lagi buat PC rumah. Yah emang kenyataannya gitu. Sejak get married 2 tahun lalu PC ku masih Pentium 133, memori EDO 64 MBytes, HDD 6 GBytes, casing Micro AT. Hehehehe... diinstall Dreamweaver MX sama Photoshop 7. Kalo lagi rendering bisa ditinggal minum teh dulu. Hie... hie... hie... Hem, sebentar lagi keadaan itu bakal berubah.

Yanty dan aku dah sama-sama setuju itu barang mesti di upgrade. So sekarang lagi browsing nih, dengan semangat 100%. Budget sudah ditentukan, so milihnya gampang lagi. Karena pilihan lebih sedikit. Gee... Thanks for Info Komputer edisi Oktober buat review PC nya. Pilihan jadi lebih sedikit lagi. Kekekekeke...

Kalo dah punya PC bagusan, bisa transfer miniDV, download foto, ripping DVD, edit web, edit foto, proses data Access, semuanya di rumah. Bisa sambil main sama Yanty & Willi. Uuu... senangnya...

October 26, 2004

Komitmen

Hari ini, Selasa 26 Oktober 2004
Saya Adhi Widjajanto, di hadapan Allah dan teman-teman semua
Mengucapkan kembali komitmen saya sebagai suami Yanty satu satunya.
Saya berjanji, menjadi suami yang bertanggung jawab, bijaksana, lembut dan tegas, serta mengasihi Yanty.
Saya berjanji menjadi kepala keluarga yang baik, memimpin dengan hikmat hanya dari Allah, mengayomi, dan menjadikan Allah sebagai satu-satunya sumber dalam keluarga.
Saya berjanji untuk menjaga, mendidik dalam jalan Tuhan, dan mengasihi Daniel William agar bisa menjadi kebanggaan keluarga, kebanggaan Allah.
Saya berjanji akan selalu setia untuk mengayomi anak-anak yang Tuhan percayakan kepada kita.
Janji ini akan kekal, baik dalam keadaan suka maupun duka, sehat ataupun sakit, kaya ataupun miskin, dan dalam keadaan apapun juga, sampai maut memisahkan kita berdua.

DhiDhi mengasihi A Eng

October 25, 2004

Don't Wanna Loose A Cherish Friend

Buzz me anytime...
Shout to me again...
Angry with me...
I'll take it as a compliments...

And I'll swing back...
As soon as I can...
I don't wanna loose...
A cherish friend....

October 22, 2004

Semua gara-gara pilek

Uaa...

Dah dua malam nggak bobo' bareng Yanty. Rasanya aneh gitu. Yah, demi Willi, biar nggak ketularan. Aku tidur di kamar depan, tanpa AC, tanpa kipas angin. gee... tapi lebih enak lho. Badan berkeringat semua. Jadi nggak mampet hidungnya. Eh, aku pernah baca di buku kalo badan kita panas, sel darah putih lebih efektif menghajar virus dan bakteri.

Hari ini berangkat kantor segen banget. Pake jaket biar di mobil tetep berkeringat dan bawa baju serep. Nggak lucu kan kalo tiba-tiba ada meeting bareng client baju basah kuyup. He... he... he.... Sampe kantor, duh, liat PC PC bertumpuk, nggak dibalikin semestinya abis training kemarin. Gee... aku lalu putuskan untuk tambah berkeringat lagi, beresin semuanya. Hgyaa... bener-bener berkeringat! Sambil sekalian nge format drive C ku. Install XP Pro (orig lho!). Hehehehe.... setelah beres, kok kayakna aku kembung. Bersendawa terus. Tapi dirasain kok badan tambah enak aja. Gee... kayaknya virus flunya dah mau minta gencatan senjata. Kekekekeke.... Ntar malem balik ke kamar besar, bobo' bareng Yanty lagi. Yippiiieee...!!!

October 20, 2004

CBU Cars - Toyota Harrier

Kemarin pas pulang, sambil pilek, dikasih kesempatan jejeran sama Toyota Harrier. Kaca film nya kok ya tumben clear, nggak gelap amat. Jadi aku bisa lihat dashboardnya. Gee... di tengah ada LCD display gede. Kayak tivi aja. Nah lo, kok info displaynya pake Kanji? Kekekekeke...

Dasar mobil import. Tepatnya, 'dasar mobil import dari Jepang'. He... meskipun mereka export, tapi 'bodo amat' sama display dan manualnya yang masih berbahasa Jepang. Wondering, apa nggak ada menunya buat milih bahasa sih ya? Eh, yang punya Harrier, kasih tahu dong! Or kalo ber baik hati pinjemin sehari deh. Kekekekekeke....

October 19, 2004

men. gadgets. life.

He... he...

Barusan liat bannernya SYNC di PC Mag. Tulisannya:

men. gadgets. life. (rinse and repeat)
It's not about the stuff, it's what you do with it.
Your Life, Only shinier.

Bener-bener mengena deh, buat cowok-cowok kayak aku, Pampie (I know your pda story), Sun An... kekekekeke...

Body Temperature

Buset, aku harus minum terus biar badan stay on the current temp! Sedikit kelewat langsung kepala berat banget. Sentlap sentlopnya tambah kenceng. Duh, apa aku harus minum Panadol ya... ntar bobo lagi...

Amandel

Bersyukurlah kalian yang masih punya amandel. Hehehehe... Tahu nggak apa itu amandel? Itu lho, daging yang nongol di dalam tenggorokan kita. Detilnya bisa dibaca di sini. Waktu TK, amandelku bengkak dan akhirnya diangkat. Gee... coba dulu bisa protes, protes deh aku. Soalnya amandel itu bener bener firewall pertama dalam menangkis virus, bakteri, dan fauna lainnya yang mau nge-hack badan kita. Dan sekarang firewallku itu dah nggak ada. Huuu... ngeri deh akibatnya. Aku sekarang kalo pilek, dikiiittt aja, paling cepet sembuh semingguan. Gosh, bener-bener nggak enak deh meler seminggu. Pernah sampe dua minggu, itu mah berat banget. Dikasih obat or tidak, pasti seminggu. Gee... jadi biasanya aku milih nggak minum obat. Mendingan bed rest aja. Kan ada alasan menghindar dari kerjaan rumah. Kekekekeke.... nggak ding. Kasian istriku tercinta.

Dari kemarin pilek, lumayan nggak enak nih. Siang ini aja kepala udah cenut cenut. Udah ngabisin 5 gelas besar air putih. Dan satu hal: jadi nggak bisa think straight... padahal hari ini ada training. Huuu... untung bukan aku instrukturnya, cuma manage aja. Tapi ya nge blank. Kekekeke.... (sorry ya Des, kamu kerja sendiri 3 hari ini).

October 18, 2004

Kesetiaan... Ketaatan...

Buset dah. Bulan Oktober ini sepertinya batu sandungan di jalan hidupku rada banyak. Yah, meskipun gitu turunnya berkat juga nggak tanggung-tanggung. He... jadi bukannya blog kali ini menggerutu aja lho, cuman mau share soalan batu sandungan ini.

Total udah tiga kali nggak ke gereja bulan ini. Berturut turut lagi. pertama, karena Yanty ada acara kantor (gerak jalan), kedua karena ngecat kamar Willi, ketiga karena pengin jalan-jalan. Uh... Trus juga tiga kelas terakhir Men's Meeting aku juga nggak datang. Gosh... rasa di hati ini nggak enak banget. Mungkin karena itu juga aku merasa batu sandungannya tambah banyak. He... he... he.... Hape hilang, disewotin Mom soalan ngasih makan Willi, trus kemarin kartu kredit mentok limitnya. Padahal dah di depan kasir (untung ada Visa Goldnya ...). Trus kemarin jadi serak gara-gara makan tahunya Carrefour (nggak menghormati orang puasa kali ya), sekarang jadi meriang, pilek. Ah... Soalan nggak ke gereja itu, benernya "Guardian Angel"ku dah warn lho. Satu lewat Devi yang ngingetin soal Blogku Tukang Tambal Ban. Trus satu lagi kemarin Arman call aku. Ah...

Tadi aku bilang ke 'my secret eye', "I'm drifted...". Mungkin sih... Jadi sedih mikirinnya. Tahu nggak, saking nggak konsennya aku kemarin, kepala Willi kebentur tembok kenceng banget. Trus malem juga terguling dari kasur sekali, ama kejeduk kepalaku pas tidur. Emang sih aku nggak bisa berbuat apa-apa (lha wong aku lagi tidur) tapi kok aku menyalahkan diriku ya soal itu. Huuu... Sama sekai nggak enak. Nggak tentram aku bulan ini. Padahal tanggal 26 nanti our second aniv... Hgyaa....

God forgive me...

Cape', Nggak enak badan

Hari ini badanku nggak enak banget. Meriang. Kemarin kayaknya kecapean, trus langsung nyikat tahu pong nya Carrefour plus lomboknya. Jadi serak. Trus ya gejala panas gitu. Ah....


PS> Kalo ada yang nyindir ini postingan INDOMIE...!!! :p

October 12, 2004

Hape Baru, Perlukah?

Tadi malem iseng godain Yanty, "Say, DhiDhi enaknya perlu beli hape baru lagi nggak ya?". Tahu nggak jawabannya apa? Dia bilang gini, "Kayaknya nggak perlu tuh". Kekekekeke....

October 10, 2004

Kamar Willi Jadi Biru

Sabtu kemarin emang dah berencana ngecat kamar Willi. Eh, di Oriflame lama banget. Akhirnya cuman sempet beli Dulux Pentalite warna khusus (Toronto Blue) di Mitra 10. Gee... nyampur dulu! Dan hari ini baru ngecat. Tadinya sih dah males, maunya diundur minggu depan. Tapi daripada kepikiran hape melulu, akhirnya tadi pagi bangun jam 6, langsung ngosongin kamar depan, dan mulailah ngecat. He... he... pake palette satu, kaleng bekas susu Willi buat nyampur dengan air, 2 roller, dan satu kuas. Oh ya, sama belasan lembaran koran. Hui... kita pikir ngecatnya bakal lama (pengalaman ngecat kamar pembantu) tapi ternyata jam 9 lapisan pertama udah kering! Dan kita mulai lapisan kedua. Jam 12 kelar semua, masih belang sana-sini, belum kering semua. Karena kita janjian ambil susu ke Herberd, akhirnya kamar ditinggal basah.

Pas pulang, uiii...!!! Keren! Dulux emang nggak ada matinya. Nggak percuma deh bayar 84 ribu buat 2,5 liter. Pengalaman pake Catylac (yg notabene sama sama produk ICI nggak bakal deh bisa dapat hasil sekeren ini. He... he... tinggal pasang border. Ntar kalo dah jadi, aku pasang deh di Galeri Foto.

Sate Dua Juta Rupiah

Sabtu malam, Mbak Ning kecepetan masukin nasi ke lemari es. Padahal aku ma Yanty belum makan. Gee... udah sih, makan sore. Mbak Ning kira kita nggak makan lagi. Huu... muka Yanty dah besengut gitu. Trus akhirnya aku ngajakin jalan-jalan, cari angin sama ngisi perut. Jam 9 malem kita keluar.

Sampe depan kompleks, nggak biasanya Yanty minta ke sate ayam. He... he... he... asik! Jarang lho Yanty mau yang gituan. Biasanya mikir duitnya dulu. Dikit lah, mahal lah... Yap, malam itu kita makan sate ayam! Cuma berdua, sepi soalnya. Sambil ngeliatin jalan lebar lengang di depan Super Indo, menikmati sate ayam, bumbu kacang, dan lontong. He... he... serasa pacaran lagi. Sempat motret Yanty pake Samsung X-600 ku. Kelar sekitar jam 10, pulang, puas...

Na... seperti biasa, pas mau tidur, aku selalu bawa kedua hapeku masuk. Lah... X-600 ku mana? Aku tanya Yanty, nggak tahu juga. Gosh! Pasti ketinggalan di tempat sate! Jam setengah 12 balik lagi ke sana. Untung pembelinya sedikit, dia masih inget kita. Tukang nasi goreng langganan kita juga di situ. Dan mereka bilang, kalo hapeku ditemukan sama pemuda, naik mobil, yang barusan beli sate, dan dibawa pulang! Hu...hu...hu... pasrah deh. Yanty langsung lemes. Belinya dulu 1.950.000. Dan sekarang harganya masih segitu. Sate tadi seporsi 7 ribu, jadi pas lah, dua juta. Hik... hik...

Aki ngerelain kok, ya mau gimana lagi. Jadi inget omongannya 'Kuro' Roni, nek semua barang yang kita pake sekarang ini kan dari Dia juga. He... he... Aku cuma khawatir dengan contact list yang udah sampe enam ratusan itu disalah gunakan. Hem, at least tadi malem aku tidur pulas, sambil ngebayangin Nokia 9500, kekekekeke...

(untuk sementara, Y!M ku nggak akan nongol as 'mobile'. Yang ilang nomer IM3, Mentari tetep blom bisa GPRS)

October 7, 2004

Sendirian... Sepi...

Apa sih enaknya sendirian?

Sekarang ini aku lagi sendirian...
Bengong di kantor...
Jadi kepikiran banyak hal...
Dari urusan kantor...
Loyalitas...
Rumah...
Duit...
...
Uaaa!!! Rasanya kepala mau pecah...

Kantor:
Minggu depan kantor tinggal empat orang...
Mungkin bulan depan tinggal tiga orang...
Aku mesti ganti kartu nama...
Nggak lucu kalo manager nggak ada staffnya...
Kepikir nggak sih kalo punya tanggungan keluarga...
Trus sumber utama terputus...
Sedih, pusing...
Mau ikut arus, tapi kebentur sama etika...
Hasilnya, dua hari lalu jadi nggak bisa tidur...

Dengerin LaunchCast, sendirian...
Lampu ruangan dah mulai mati satu-satu...
AC dah mati...
Pundak pegel, ngadep komputer terus...
Mata pedes, mungkin perlu periksa...
Duh, duit lagi...

Nggak sehat emang hidupku ini...
Jadi lebih sering menarik nafas panjang...
Bukan merenungi nasib...
Tapi lebih sering perasaan ini lewat begitu saja...
Bikin hati jadi biru... pucat...
Hhheeehhh...

"A Whole New World"...
Jadi inget masa lalu...
Saat ngak mikir soal uang...
Nggak kena tanggungjawab anak istri...
Nonton sebebasnya...
Ngeluyur sebebasnya...
Nggak ngerasa Bapak Ibu di rumah gregetan...
Akunya bandel setengah mati...

Saat ang fragile...
Buatku untuk melakukan apapun...
Mengecewakan banyak orang...
Apa iya sih roda ku berputar...
Kok kayaknya di bawah terus...

Sepi...

October 6, 2004

My 2004 Wish List

Click here...!!!

October 2, 2004

Fine Saturday

Dimulai dari ke pasar, ghyaa... pasarnya dah pindah. Lebih deket sih, tapi baru dua hari ini pindah. Jadinya langganannya Yanty belum pada jualan semua. Jam 10.30 cabut jemput Nina & Ci' Susi. Ampun deh, mereka pada elum mandi! Ugh... sebel. Nungguin jadinya. Jam 11 lewat baru bisa keluar kompleks, dan... uaaa...!!! macet! Dari depan Palem sampe masuk tol, dari exit Kapuk sampe perempatan Pluit, lalu di perempatan Grogol. Heh... tambah dongkol.

Untung di Oriflame nggak rame. Untung di Oriflame nggak ketambahan masalah. Gee... at least the place and its transaction makes me feel better. He... he... he... Emang kok, "spend money" itu bisa menenangkan jiwa. Dan belanja yang ini bakal dapat profit, kekekekeke....

Abis dari situ cabut ke MTA, hunting Lego. Matahari lagi diskon gede-gedean, cuman 3 hari sampe 3 Oktober doang. Sampe di sana... yah... dah abis Bricks nya. Tinggal yang advanced untuk 4 tahun ke atas. Huu... sedih. Belum lagi cari-cari yang lain, tiba-tiba digaprok dari belakang sama pasangan Chosenlight bareng buah hati mereka, Joel. Kekekeke... emang kemarin Jumat mestinya kita juga ke Matahari. Tapi kok ya barengan pada cape... CUma sebentar kita ngobrol. Hm... kok nggak se'free' pas di Y!M ya Dev, Pam. Hie... hie... hie... Apa karena bareng bokap kali ya. Lagian hari ini Bapak punya misi cari mainan buat Willi sih. Trus karena target pertama gagal, kita lalu say bye sama Pam, Dev, & Joel. Naik ke food court, makan. Kelar, trus cabut ke Mangga Dua, target: mobil-mobilan!

Sampe di sana, karena dari arah Gunung Sahari, kita trus masuk dari Dusit. Ampun dah! Rame bener! Aku trus ambil inisiatif cepat, semuanya turun di depan Orion, tunggu di Kotaraya selagi aku cari parkir. Lha kok ya nggak dapet. Uuu... dasar. Ngejogrok 15 menit di basement, nggak gerak sama sekali. Akhirnya aku call Yanty, suruh mereka jalan duluan, hunting sendiri. Dan aku terusin cari tempat secuil buat parkir. He... susahnya. Nyerah, akhirnya coba ke parkiran ITC seberang. Lha kok keluarnya setengah mati. Muternya setengah mati. Dan masuknya ke pintu parkir lebih susah lagi! Sedangkan traffic di depan Dusit kelihatan lebih lengang. Ah... dasar! Tergoda, balik lagi deh. Hie... hie... hie... Padahal udah ngabisin ampir satu jam untuk puter balik yang cuman beberapa ratus meter itu. Jakarta... Jakarta.... Tahu nggak, akhirnya aku dapet tempat uenak banget. Persis di depan entry OrionDusit. Call Yanty, minta posisi. Ternyata udah mblusuk sampe Pasar Pagi! Hua... bisa pingsan aku nyarinya. Sedikit, berkelit, aku pilih nunggu di Dusit. Sambil lihat-lihat notebook, kamera, ama komputer. He... he... he...

Setelah kunci pintu, masuk ke Dusit. Uahhh... bau AC nya... khas Dusit: dingin plus bau komponen. He... yang nggak mudeng nggak usah dipikir lah. Jadi keinget masa lalu, sekitar tahun 99 - 2000. Sering banget aku ma Yanty ke Dusit. Kalo nggak lagi cari-cari peripheral komputer, ya cuman jalan-jalan aja. Cuci mata (nggak ada duit buat beli PC baru sih). Pas Dusit baru buka kita juga termasuk yang melakukan 'inspeksi' pertama. Hehehehe... Hampir sama kayak Roxy. Ada masanya aku demen baget sama hape. Sampe hamir semua hape aku hapal fiturnya. Kalo sekarang, jangan ditanya deh. Dah nggak ngikutin lama. Juga soal PC. Kemarin baca InfoKomputer aja sempet heran kalo AGP dah hampir diganti sama PCI Express. Hm... sempet lihat Fujitsu Lifebook 1120 (mupeng...) sama kakaknya P Series. Huu... ngiler deh. Trus lihat juga Acer Travelmate, IBM, Toshiba. Hem... lagi pengin notebook yang enteng. Bodo lah sama processor. Pokoknya bisa jalanin 300MBytes data Ms. Access lancar, aku dah puas.

Nggak kuat di Dusit (takut ngeces kayak Willi) aku pindah ke ITC. Coba mo pegang PowerShot G6. Hie... sadar, ternyata yang jualan kamera nggak cuman Kotaraya doang. Dari lantai satu sampe lantai tiga hampir semuanya jualan. Hm... udah berubah animonya ternyata. Uuu... padahal jamanku demam kamera digital dah lewat. Dah cinta abis sama A80 ku (menurut catatan di kamera, aku dah 2.451 kali njepret). Back to ITC, gee... ternyata belum ada yang stok G6. Kalah 'berani' sama JPC Kemang. Puter atas bawah dua kali, akhirnya cape juga. Back to Dusit.

Jam 5an Yanty call kalo udah kelar. Aku emoh ah jadi kuli ngangkat, soale kata Yanty mobilnya gede bener. Aku bilang cari porter aja. Ntar kasih 4 ribu kek. Ya udah. Aku tinggal nunggu di Dusit. Dan, eh, bener juga. Gede bener mobil mobilannya! Ntar lihat deh di Galeri Foto. Mikir gimana masukin ke Espass. Lha wong orangnya aja udah ada 6 (Willi nggak dihitung karena bisa dipangku). Akhirnya ada ide nidurin kursi tengah, biar mobilnya di situ. Yah, walau berdesakan bisa masuk deh. Sampe lemes banget katanya. Porternya dikasih Yanty 10 ribu (gee... seneng banget orangnya). "Capek lagi, jauh banget kok", kata Yanty. Ya udah, duit 4 ribu di tangan buat bayar parkir aja. Lalu pulang deh. Bapak capek, tapi seneng. Kita semua ding capek. Mission accomplished!

October 1, 2004

Another Bad Friday (not so bad afterall)

Hm... perkara tadi, barusan dah ketemu babe. And at least I can see his big picture. Rada lega, tapi bakal banting tulang sampe akhir tahun karena nggak ada tambahan HR lagi. Kyaa.... Visiku bareng pasangan Chosenlight bisa-bisa terhambat nih. Saking sibuknya...

Another Bad Friday

Gosh... baru 3 bulan yang lalu Budi resign. Hari ini temenku satu lagi ngomong untuk per 10 Oktober nanti dia dah nggak di sini lagi. Hgyaaa...!!!

Tahu nggak, sejak cerita resign lalu itu, HR power di Ganesha tinggal 4 (termasuk aku). Sekarang cabut satu tinggal 3. Dan kelihatannya kok boss nggak ada niatan serius untuk cari penggantinya. Suer deh, aku jadi ragu tentang kelanjutan perush ini. Apa aku mesti lompat ke sebelah ya. Hm... serius nih kepikiran. Ah...

Barusan email ke boss, infokan kondisi perush saat ini: HR, current projects, futures, etc. Tau' deh mau gimana. Soalnya sejak Nyoman resign dulu, babe (that's how we call him) nggak pernah lagi share vision & ideas lagi ke staffnya. Seringnya dipikir sendiri, kalo kelihatannya bagus langsung diinstruksikan ke bawah. Ntar kalo beberapa hari kemudian dipikir jelek, langsung aja di-cancel sepihak. Hem... emang hak dia sih, ya nggak?

Back again,
truth, aku seneng kerja di sini. Fasilitas oke, gaji... yah lumayan (compared with the job loads), environment oke. Cuman ya itu, masa depan bener-bener nggak kelihatan.

Need idea. Any serious thoughts are welcome.