Category: IT Freaks

August 22nd, 2012 by Adhi Widjajanto

Gara-gara sering dapat MKV segede 5GB ke atas (pernah dapat yang 16GB!) memainkannya di Acer Aspire 4750G yang ber-i5 pakai VLC player masih tersendat-sendat. So saya mulai mencari alternatif player lainnya, dan menemukan SMPlayer. Berikut grafik CPU usagenya untuk memainkan 10GB MKV (scene sama):

VLC Player. Tidak bisa mengoptimalkan 4 core?

SMPlayer. Seluruh 4 core naik & turun bersamaan.
SMPlayer memainkan MKV lebih baik dari VLC dengan menampilkan sedikit lag. So? Kalau mau lebih halus, saya terpaksa render lagi pakai HandBrake… 10GB ke 4GB perlu 16 jam di AMDx64 punya kantor… sigh…

Posted in IT Freaks

August 11th, 2012 by Adhi Widjajanto

Setelah beberapa bulan selingkuh dengan Smartfren, hari ini saya kembali lagi ke Three gara-gara setiap weekend sinyal Smartfren selalu melemah. Rasanya asyik bisa ngerasain hi speed lagi, walau terbatas 500MB per bulan.

Pikir-pikir, 90 ribu per bulan untuk kecepatan maksimum 48kBps (384kbps) kemahalan ga ya? Unlimited quota sih. Atau 25 ribu per bulan untuk 500MB? Eh… ternyata promo DoubleSpeednya diperpanjang sampai 31 Desember 2012! Hahaha…!!! Nambah pulsa dulu ah…

Posted in IT Freaks

July 27th, 2012 by Adhi Widjajanto

Setelah bertahan sekitar dua tahun dengan S60v5 akhirnya saya pindah juga ke Android. Ganti hardware tentunya karena Nokia N97 mini saya tak bisa di cook ke Android. Alasan ganti cukup simpel: sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari… hahaha…!
Di N97 itu saya install (original from Ovi Store) RAMBlow Pro (memory management), Best Blacklist (automatic call blocker), dan Best Profiles (automatic profile changer), semuanya jalan 24h, plus autocheck POP3 emails tiap jam. Dari 128MB RAM, available tinggal 30MB. Saat saya memutuskan mengaktifkan Whatsapp, disaster! Available memory tinggal 20MB, terkadang bisa drop sampai 7MB dan kalau sudah begitu si OS akan auto reboot. Menjengkelkan karena kadang OS tidak tahu waktu kapan saat yang tepat untuk reboot. Beberapa kali reboot saat saya sedang menerima telepon atau hendak menelepon. Parah! Saya sudah berusaha mematikan autocheck email dan automatic call blocker, dan RAMBlow saya jalankan manual tiap beberapa jam tapi tetap saja memori kurang. Parahnya, clients dan colleagues sudah mulai terbiasa menghubungi saya via Whatsapp jadi tak mungkin saya terminate. Dilematis.
Mau nggak mau harus mencari gadget yang cukup mumpuni. Pilihan jatuh ke Android OS yang harganya cukup murah untuk performa lumayan. Setelah set-up budget, baru hunting. Kendala awal adalah keyboard! Saya sudah terlalu suka dengan physical keyboardnya N97 mini sehingga saat dihadapkan dengan full keyboard di Android jadi gagap ngetik lagi. Coba sana sini akhirnya dapat kesimpulan: pilih Xperia series screen berapapun atau any other Android dengan screen minimal 4 inch! Entah kenapa mengetik di 3,5″ Xperia jauh lebih menyenangkan daripada mengetik di 3,7″ Android lainnya. Setelah cari-cari, akhirnya pilihan jatuh ke Samsung Galaxy Nexus 9250. masuk budget, layar 4,65″, dual core, dan RAM 1GB… ha! Here’s mine below… wearing SGP Neo Hybrid Yellow… 😀

Posted in IT Freaks

July 17th, 2012 by Adhi Widjajanto

Bagi SAS users dengan modul segambreng, tentulah sudah maklum dengan ribetnya patching modul-modul SAS. Perlu punya catatan modul apa saja yang terinstall, lalu melihat daftar Hot Fix, download yang perlu saja, dan apply satu per satu.
Sekarang dengan adanya SAS Hot Fix Analysis, pekerjaan itu menjadi mudah. Panduannya ada di sini dan di sini.

Posted in IT Freaks

July 5th, 2012 by Adhi Widjajanto


Saya selalu mengandalkan dual display (non mirrorring) untuk presentasi, ngajar, atau apapun aktivitas yang melibatkan proyektor. Kenapa? Agar tetap punya “personal display” yang tidak diumbar kemana-mana via proyektor… 😀
So, penggantian ke Precise Pangolin ini membuat saya sedikit tidak nyaman karena ada fitur baru yang baru ngeh setelah training kemarin selesai *doh!*, yaitu launcher placement dan sticky edge. Yang sticky edge benar-benar mengganggu karena saya menggunakan VirtualBox yang dibuat dual display juga. Saya tadinya berpikir VirtualBoxnya yang bermasalah. Well, sampai sekarang saya tak habis pikir, siapa yang diuntungkan dengan fitur sticky edge. Malah membuat susah saja. Sedangkan launcher placement, OK lah buat orang yang pakai dual or multi monitor di desktopnya. Tapi jelas tidak untuk keperluan presentasi dan semacamnya.

Posted in IT Freaks

May 23rd, 2012 by Adhi Widjajanto

Part 1: Copy VM to Physical Harddisk:
Option 1:

  • Shutdown your (i.e) source.vdi completely
  • Use USB-HDD adaptor, plug in the target harddisk
  • Get GParted LiveCD ISO
  • From root user, create new VM using wizard and directly mount the detected USB-HDD adaptor
  • Add GParted LiveCD ISO and source.vdi to the VM, and set it to boot from CD
  • Start the VM, GParted launched
  • Copy the whole partition from source to target & resize the copied partition if necessary.
  • Shutdown the VM

Option 2:

  • Shutdown your (i.e) source.vdi completely
  • From root user, create (i.e) target.vmdk from (i.e) /dev/sdb using this command: VBoxManage internalcommands createrawvmdk -filename target.vmdk -rawdisk /dev/sdb
  • Get GParted LiveCD ISO
  • From root user, create new VM using wizard and directly mount target.vmdk (theoritically it can be mounted after the VM wizard complete but I always got un-explainable error)
  • Add GParted LiveCD ISO and source.vdi to the VM, and set it to boot from CD
    Start the VM, GParted launched
  • Copy the whole partition from source to target & resize the copied partition if necessary.
  • Shutdown the VM

Part 2: Fix GRUB from physical hardware:

  • Plug in the harddisk (i.e) /dev/sda
  • Boot to CD or USB (NEVER FROM RUNNING OS!!!)
  • sudo su
  • mkdir /media/target
  • mount /dev/sda1 /media/target
  • mount –bind /dev /media/target/dev
  • mount –bind /proc /media/target/proc
  • mount –bind /sys /media/target/sys
  • chroot /media/target
  • grub-install /dev/sda
  • exit
  • reboot

Posted in IT Freaks

May 7th, 2012 by Adhi Widjajanto

This morning when hooking up to the office WiFi the offer shown,

Last week when the 12.04 was launched, my thought told me to wait until 12.04.1 on July. Don’t know why, I click the Upgrade Now button… 😀

Cross my fingers, hoping no headache(s) in the next few hours…

Posted in IT Freaks

March 13th, 2012 by Adhi Widjajanto

Sejak kapan standard SMTP port diubah dari 25 ke 587? Keknya saya yang sudah lama meninggalkan dunia per-server-an ya… 😀 Prinsipnya, saya kelimpungan waktu Speedy mulai memblokir port 25. Cari-cari di beberapa situs pun, ga resolve, sampai akhirnya saya kepentok lagi dengan tulisan si empunya tulisan “Perfect Server”, Falko. Solusinya simpel, bisa lihat di sini.

Posted in IT Freaks

February 29th, 2012 by Adhi Widjajanto


See the anomalies? Outdent and indent icons are exactly the same!

Posted in IT Freaks

February 7th, 2012 by Adhi Widjajanto

Kayaknya saya kok jadi demen ngumpulin gambar-gambar unik kek gini ya… 😀

Posted in IT Freaks