Category: Kids

November 6th, 2008 by Adhi Widjajanto

Salah satu tugas sekolah Willi tanggal 31 Oktober lalu: Buat kalimat dengan kata kampung. Lalu Willi menulis, ‘eyang hari ini ulang tahun di kampung‘. Ngekek saya bacanya. Memang pagi harinya kami sempatkan beramai-ramai telpon ke Eyang yang berulang tahun ke-61.
Oh ya, happy birthday Dad! Best wishes for u!

Posted in Kids

October 24th, 2008 by Adhi Widjajanto


left: just wake up, still in sleep-awake shift mode…
right: a second to blow the candle…

another dapur cokelat cake, very hard & stiff…

us @ original appearances no one have bath yet…
Happy birthday my dear little princess!!!

Posted in Kids

October 16th, 2008 by Adhi Widjajanto

Yang ini cukup bikin saya sedikit bengong. Willi itu baru empat kali nongkrong di boarding room. Yang pertama saat dia berumur 3 tahun, yang kedua saat 4 tahun. Sekarang dia sudah 5 jalan 6 dan detailnya masih terpapar di kertas itu kemarin sore…

Dia tunjukkan pesawatnya, truk bahan bakar (obviously, he really likes special vehicles), tangga pesawat, bus penumpang, helikopter… apa lagi?
P.S.
Soal tulisan di bawahnya itu… no comment ๐Ÿ˜€

Posted in Kids

October 16th, 2008 by Adhi Widjajanto

Gara-gara keseringan nonton F1 sama saya kali… ๐Ÿ˜€

Posted in Kids

September 12th, 2008 by Adhi Widjajanto


“Papa… besok ceritain ke temen Papa yaa…”
“Gambar apa ni Kak?”
“Ini twister…” sambil nunjuk gambar pertama. “Lalu twisternya sedot mobil, rumah… ada orangnya juga… lalu ini rumahnya kesambar petir…”
Saya cuman melongo. Malamnya Yanty tanya ke saya, “yang bikin panahnya siapa?”
“Dia sendiri… aku terima jadi”. Yanty ikutan terpesona.

Posted in Kids

August 6th, 2008 by Adhi Widjajanto

Photo archives, buat yang iseng…



Hari Minggu pagi, sudah rada tenang tapi bawah perut masih sakit. Bosan mainan Lego lalu jalan-jalan lihat kamar bayi


Selasa pagi, nafsu makan sudah kembali ke titik normal… normalnya Willi lho…

Posted in Kids

August 2nd, 2008 by Adhi Widjajanto

Baru saja kemarin saya diingatkan kalau medical allowance kantor sudah habis. Malam ini Willi mesti opname di Hermina.
Jumat sore dia mengeluh kedinginan. Suhunya 38 lebih. Kami kasih obat turun panas, lumayan turun. Keluhan sakit perut lagi. Dia tidur gelisah.
Sabtu pagi kami terbangun dengan kejang Willi. 39,5. Parah. Proris lagi & kompres di kening & ketiak. Setengah jam kemudian turun. Eh, tak lama termometer menyentuh 39 lagi. Hanya ganti kaos kami langsung ke Hermina, UGD karena itu masih jam 7 kurang. Ditangani oleh dokter jaga, dan jam 8 surprised Oom Bachtiar menepuk pundak saya.
Cek darah & urine nya tak baik. Malam tadi via telpon Oom Bachtiar minta cek ulang. Meminjam hasil labnya & membacakannya ke adik saya. Kemungkinannya: infeksi saluran kemih. Wow… Adik saya bilang itu jarang terjadi pada anak-anak.
“Kok bisa?”, tanya saya. Air mandi kotor, mandi ga dibersihin, pokoknya hubungan dengan higinitas. Makanan? Bukan. Wew… Ada yang ga beres di rumah, & itu saya. Keluhan Willi soal sakit di penisnya sudah beberapa kali. Besok saya mesti sebutkan ke dokternya.

Posted in Kids, Shouts & Whispers

July 28th, 2008 by Adhi Widjajanto

Sabtu kemarin, sebelum “nyasar” ke Grand Indonesia, kami berempat (sekarang Willi ikut) bertemu dengan Dr. Gusti G. Suardana, SpM. di Jakarta Eye Center, Menteng. Kami terpaksa jalan kaki sekitar 100 meter karena mereka tak menyediakan lahan parkir.
Sampai di atas ternyata ramai sekali! Pelayanannya sedikit lebih sederhana dibandingkan KMN, tapi dengan standard yang serupa. Sisi dilayani setelah menunggu cukup lama. Dokternya cukup baik, dan terpesona oleh kesigapan Sisi naik sendiri ke bangku periksa, bertumpu di kedua lututnya, dan memposisikan matanya pas di depan lensa. Dr. Gusti sampai meminta saya untuk memotret dia dan Sisi menggunakan kamera HP nya. “Mau saya tunjukkan ke lainnya, begini lho seharusnya…” Saya dan Yanty sampai tak bisa menahan tawa.
Hasil periksanya, Mata Sisi 1.25 plus (yang berarti tak bisa terapi dengan kaca mata), miring 40 derajat intermittent. Terapi tutup mata sebelah bergantian selama 3 bulan, setelah itu periksa lagi. Kalau tak ada perubahan, surgery pada usia 6 tahun.
Well, kami puas dengan solusinya. Tutup mata bajak lautnya 120 ribu isi 20 dan full color!
Part 1
Part 2
Part 3

Posted in Kids

June 26th, 2008 by Adhi Widjajanto

Rabu kemarin kami ke R.S. Mitra Kelapa Gading, untuk opini ke-5 mata Sisi dari Dr. Lumongga. Pertama melihatnya saya sudah langsung comfort. Setua ibu saya, rasanya jelas beda.
Proses pemeriksaannya persis sama di KMN. Seperti sudah terlatih, Sisi lompat sendiri ke atas kursi periksa, membuat Dr. Lumongga dan asistennya sedikit terpana. Sama sekali tak merepotkan, kooperatif saat diperiksa, membuat ibu dokter ini nyaman memeriksanya. Lebih cepat, tapi hasilnya mengejutkan: “nggak perlu diapa-apain” Heee???
Puluhan “tapi” sudah berada di ujung mulut, yang keluar hanya beberapa saja. Intinya, biarin saja dulu. Kalau julingnya sudah bertambah sering baru ke dokter lagi. term bertambah sering itu kan relatif! Saya tanya kuantitatifnya, beliau malah mengembalikannya kepada saya. Huu…
Pulang, bukannya jadi lega malah tambah bingung. Pendapat kedua dokter itu berbeda ekstrim sekali. Tak masuk di logika saya. Hm… saya tahu kedokteran itu bukan ilmu pasti, tapi apakah sampai bisa beda 180 derajat seperti itu? Dr. Lumongga malah merujuk ke Dr. Hadi, salah satu kolega Dr. Soeharnila untuk opini selanjutnya sekiranya saya belum puas. Huaaa…!!!
Sejak tadi malam migren saya tambah kencang saja…
Part 1
Part 2
Part 4

Posted in Kids

June 23rd, 2008 by Adhi Widjajanto

Ini kali kedua buat Willi, pertama buat Sisi: nonton di bioskop. Kami pilih bioskop baru di Pluit Junction, dengan konsep studio kecil tapi banyak, memberikan kesan lebih eksklusif dari studio kebanyakan yang terkadang hampir mirip dengan MisBar.
Sampai bertiga jam 5 sore, antri untuk jam 6 sudah hampir setengah posisi favorit terisi. Akhirnya harus mengalah di C1 – C4, pinggir. Yanty datang mepet, 5.45. Setelah masuk, saya memposisikan di C1, tempat paling tak enak, di sebelah saya berturut Yanty, Sisi, dan Willi di dekat alley. Karena cukup kecil, Dolby nya tak begitu mengganggu bagi saya yang sangat dekat dengan spiker kiri.
Filmnya? Wow! Pesan di awal cerita untuk “tidak berisik” jelas diabaikan oleh semua penonton. Isinya cuman tertawa… tertawa… tertawa…

Posted in Kids