Category: My Life With Jesus

March 26th, 2007 by Adhi Widjajanto

Tahu kenapa, akhir2 ini banyak tekanan dari sana sini. Aku merasa sendiri lagi. Tanya kenapa? Aku sudah cuti berdoa hampir setahun setengah. Nggak nyadar dari dulu diketuk pintunya sama Dia, sampe akhirnya mesti digedor pake palu godam…
Ugh… sakit… Tapi b…e…r…t…o…b…a…t…

Posted in My Life With Jesus

November 21st, 2006 by Adhi Widjajanto

I miss her touches…
It really bothers me…
But I can’t tell you how…
When I start humming at Him…
She’s leaning at me, again…
It only takes one silently morning…

Posted in My Life With Jesus

April 23rd, 2006 by Adhi Widjajanto

Syallom Sebelumnya saya minta maaf sebanyak2nya Mohon dungkungan bapak/ibu mendo’akan saya supaya saya bisa dapat krj. saya selama ini nganggur Selama ini uang makan aja sudah habis. klo gak ada yg nolong saya bisa mencuri buat bayar utang sya.Dan saya bertahan saya tdk mau mencuri aku takut krn tuhan yesus sudah melaran di alkitb. Mohon bantuañya klo bsa dari gereja atau dari mana saya benar2 butuh pertolongan bapak/i utk kebutuhan sehari2 dan buat mkn klo bapak/i bisa melong saya melaluiBANK BCA NO REKNING SAYA (479XXXXXXX) Kiranya bapak /i bisa menolong saya Syallom tuhan membrkati amin
SMS di atas dikirimkan ke nomor HP saya yang sudah tersebar ke mana-mana. Hem, layaknya pengamen di angkot & angkutan umum lainnya, cuma ini modal 4 X 350 rupiah dan telepon selular. Gaya baru nih?

Posted in My Life With Jesus

February 18th, 2006 by Adhi Widjajanto

Gee… dari jam 9 pagi sampe jam 4 sore. 4 Sesi, berat karena self discovery. Kalau nggak fokus atau ngantuk ya bablas, nggak dapat apa-apa.
Hari ini kelas pertama, sampai 3 minggu berikut bakal seberat ini. Heh, banyak perubahan sih. Saya juga mau berubah, banyak.

Posted in My Life With Jesus

January 20th, 2006 by Adhi Widjajanto

Yup, di awal tahun 2006 ini Aku & Yanty memulai sesuatu yang baru: ikut komsel lagi! Hehehehe… setelah sekian tahun absen di dunia per-komsel-an akhirnya kemarin ikutan lagi, bareng komsel Franky-Yuyun di Greenville.
Keinginan untuk ikut komsel lagi emang diwarnai dengan kemalasan tingkat tinggi. Dari gimana transportasinya, gimana Willi, gimana kotak esnya, dan seabreg alasan lain.
Tapi akhirnya kemarin sore, yanty mencoba berangkat dari Kota ke Citraland naik TiJe. Sedangkan saya sudah 5.45 nongkrong di KFCnya. Yanty sampai jam 6.20, pesan makan, dan karena saking kelaparannya, selesai jam 6.30. Gee… Istirahat sebentar lalu berangkat ke Greenville.
Kami datang pertama, setelah beberapa menit pampi nongol. Lalu Barita & Vinda dan tidak lama kemudian Torkis bareng Ivan, anaknya muncul. Setelah ngobrol sana sini barulah bahas firman dimulai. Saya sempat melirik jam, 20.00, gosh… pasti balik malam. Saya sih biasa pulang malam, tapi anak-anak di rumah belum terbiasa dengan pola seperti ini. Hari itu Yanty dua kali telpon ke rumah.
Well, soal isi komsel, banyak yang berubah sejak kami terakhir ikut. yang sekarang lebih terarah, tahu posisi, dan akibatnya kami semua pasti mendapat sesuatu yang baru. Hem… next week we meet again.

Posted in My Life With Jesus

January 15th, 2006 by Adhi Widjajanto

Nggak pernah komsel lagi sejak ada Willi.
Nggak rajin baca firman lagi sejak nggak tahu kapan, alias lupa saking kelamaan.
Jarang banget saat teduh bareng keluarga.
Nggak jadi panutan yang bener buat keluarga.
Masih sering emosi sama Eng & Willi
Sedihnya, saya dalam track “reparasi pria”. Kali ini saya akan ikut dobel jadi peserta. Tuhan pasti bantu saya.

Posted in My Life With Jesus

January 10th, 2006 by Adhi Widjajanto

Kemarin pulang dari pertemuan pelayanan saya mendapati rumah sudah dikunci, lampu ruang tengah padam menandakan semuanya sudah masuk kamar. Mungkin malah sudah tidur mengingat sudah jam 10 malam.
Masuk ke dalam, saya tidak merasakan hembusan dingin AC dari celah pintu kamar utama. Hm, pasti di kamar Willi. Saya naik dan menemukan mereka. Sisi tidur di kasur bawah, sementara Yanty bobo’ melingkar diantara Sisi & Willi yang tidur dengan khas dia: berantakan. Radio masih menyala, mengiringi tidur pulas mereka.
Sekian menit saya hanya bersandar di pintu melihat, dan merenung. Betapa Allah memberi saya yang terbaik. Menjaga keluarga saya & memberi berkat yang berkelimpahan. “Thanks God…”, bisik saya dalam hati.
Perlahan saya kecup mereka satu-satu sebelum keluar kamar dan turun ke lantai bawah dengan rasa tak terkatakan.

Posted in My Life With Jesus

October 26th, 2005 by Adhi Widjajanto

Biasanya di tahun-tahun lalu, saya dan Yanty selalu merencanakan ini-itu untuk hari ini. 26 Oktober, 3 tahun yg lalu, pernikahan yang tak terlupakan.
Nggak nyangka sudah 3 tahun menikah, punya istri cakep pengertian sayang & cinta sama saya, punya anak 2 cowok cewek. Hm… saya lalu berpikir, “Apa sih yg nggak Allah sediain buat keluarga kecil saya ini”. Kalau merenung ke belakang, yang keluar hanyalah pujian syukur. Saya sering lupa, Allah begitu baik.
Hari ini pun begitu. 26 ini kami rayakan dengan sukacita sederhana, doa ber-4 nanti di Hermina. Mengucap syukur untuk segala yg Dia beri…
Happy anniversary Dear. I love u forever.

Posted in My Life With Jesus

October 2nd, 2005 by Adhi Widjajanto

Hem, camp kali ini pun 80% nggak bisa ikut. What’s up with me, God?

Posted in My Life With Jesus

September 6th, 2005 by Adhi Widjajanto

“Jenuh blogging tentang Dia?”
“Bukan…”
“Lalu?”
“Jenuh jalan bareng Dia”

Hii… ngeri. Tapi kenyataannya? Aku sedang dalam posisi menjaga jarak denganNya. Huu… parah. Kangen, membutuhkan, tapi enggan menghampiri. Itu aku saat ini.
Mungkin aku jenuh dalam melayani Dia karena motivasiku melenceng jauh, mungkin karena sebab lain lagi. Yang pasti aku lebih banyak di rumah sekarang. Banyak merenung dan menemani Yanty & Willi di rumah. Paling tidak aku nggak kehilangan pegangan. Yang aku tahu pasti Dia sekarang sedang memperhatikanku. Banyak ‘batu sandungan’ 2 bulan terakhir ini, tapi kehadiranNya tambah nyata di depanku.

Posted in My Life With Jesus