Category: My Thoughts

June 29th, 2015 by Adhi Widjajanto


Setelah sekitar setahun saya pakai replika HKS Silent, kemarin saya lepas juga, balik ke OEM. Yang saya rasakan:

  • Suara jauuuhhh lebih adem. HKS Silent emang beneran ‘silent’ saat idle. Namun kalau pedal gas dibejek dikit aja udah mulai terdengar derumannya. Pakai muffler OEM mau bejek sedalam apapun suaranya masih adem…
  • Bensin jadi iriiittt!!! Kok bisa? Saat pakai HKS, abis bejek gas ga akan bisa langsung lepas karena suaranya jelek kalau gas dilepas di tengah derumannya saat RPM nanjak, kek sapi kecekek… wkwkwk… Jadi pakai HKS lebih sering over ngegasnya nunggu suara yang pas buat lepas gas (biasa saat ganti gigi). Pakai muffler OEM, gas kapan aja lepas kapan aja ga masalah. Oh ya, kasus ini buat matic, karena kalau di manual suara muffler bisa diatur dengan pijakan gas dan kopling (kalau ga ngerti berarti belum pernah drive mobil manual).

Punya pengalaman serupa?

Posted in DIY, My Thoughts, Shouts & Whispers

February 5th, 2015 by Adhi Widjajanto

Curious, karena tombol setir Mobilio/Brio itu sama dengan tombol setir CR-Z. Bedanya tombol setir CR-Z bisa menyala mengikuti lampu senja sedangkan tombol setir Mobilio/ Brio gelap gulita. Ngintip dikit yuk…
Bentuk fisik luar:

Ada 12 pin! Sementara kabel yang tersedia di soket hanya 2 (untuk sinyal ke head unit tentunya). Lainnya?
Dalamnya:

Read more of this article »

Posted in DIY, My Thoughts

December 20th, 2014 by Adhi Widjajanto


Karena casing Nillkin daya pecah, akhirnya saya pakai juga casing yang ini.
Ngepas banget di bodi, setiap saya melepasnya pasti back cover Redmi 1S nya ikut copot. Lalu moldingnya juga tak terlalu rapi, banyak sisa cetakan yang tidak kena trimming (atau memang tidak ada trimming?) Kesan pertama sih lengket di tangan, cuma lama-lama terbiasa juga. Yang paling saya suka dari casing ini adalah warnanya… Hehehe… sangat attractive…

Posted in My Thoughts

November 15th, 2014 by Adhi Widjajanto


Pros: neat price worth for the money, nice packaging, good quality material, well built, snap fit to the body, every holes carved perfectly, cover screen surface while faced down.
Cons: uncovered on top and bottom side, very slick on hand.

Posted in My Thoughts

February 5th, 2014 by Adhi Widjajanto


Zoneminder saya mengirimkan “laporan rutin” sekitar 0,18GB per hari. Kalau untuk 20 hari kerja per bulan berarti perlu sekitar 3,6GB. ISP yang saya pakai di rumah sekarang adalah Smartfren Connex Unlimited 100.000 dengan FUP 5GB per bulan. Plus sekarang hampir seluruh anggota keluarga (kecuali Rara) sudah fully connected baik untuk ngerjain pe-er, chat dengan teman, dan main game online. Tak heran kalau 1,4GB sisa FUP sudah habis sebelum masa 30 hari lewat, dan bandwidth langsung drop dari 1Mbps menjadi 64Kbps. Zoneminder sih tidak komplain dengan speed hanya 8KBps, toh hanya mengirimkan email, walau sering datangnya jadi terlambat. Hanya saja saya hampir bosan dengan keluhan “real” user lainnya. Ngerjain pe-er mesti nunggu saya pulang untuk meminjam “Internet yang cepat” dari henpon saya. Terlebih lagi game HayDay dan CoC yang sedang digandrungi orang serumah… kalau ga bisa nyambung ke server, saya pasti dapat keluhannya.
Solusi pindah provider sepertinya tak ada. Setelah mencari-cari ternyata hanya Smartfren dan Indosat saja yang menyediakan affordable broadband service with unlimited quota. Jadi, pilihannya ada dua:

  • Menaikkan paket dari 100.000 menjadi 200.000 dengan provider yang sama (FUP naik dari 5GB menjadi 12GB)
  • Menurunkan paket dari 100.000 menjadi 50.000 dan mengkhususkannya untuk Zoneminder (FUP turun jadi 1,5GB; ga masalah karena hanya dipakai untuk kirim email), sementara 50.000 sisanya dialokasikan ke provider lain (45.000 Bolt untuk 4GB/30 hari)

So? Saya belum memutuskan sih. Sepertinya opsi kedua lebih menarik walau saya harus menambah infrastruktur (beli MiFi Bolt).

Posted in My Thoughts

December 10th, 2013 by Adhi Widjajanto

Beberapa alasan saya milih jadi karyawan:

  1. Gaji tetap per bulan, ga peduli beban kerja yang naik turun
  2. Ga dipusingin sama company decission making

Nah, kalau saya mulai dibebankan sama yang nomor dua yang harusnya jadi kerjaannya para direktur, lha ngapain saya kerja sama orang? I’m paid to solve costomer’s problems, not the company own’s.
Bener ga sih? Plain staff nih… not even a manager…

Posted in My Thoughts

August 10th, 2013 by Adhi Widjajanto

Keduanya dipasang di projector FXR1 dengan ballast Hylux 35W. Yang kiri Cnlight 4300K 35W yang kanan Osram CBI 5500K 35W, keduanya bukan bulb baru. Difoto menggunakan Canon EOS 350D w/ EF 50mm, f/1.8, WB Auto (maaf, lupa diset)
Speed 1/20 seconds:

Speed 1/30 seconds:

Speed 1/50 seconds:

Mirip yah…

Posted in My Thoughts

August 10th, 2013 by Adhi Widjajanto

Pagi-pagi sudah ada telepon dari unknown number. Ada beberapa kemungkinan, tawaran KTA (dan sejenisnya) atau tanya kost. Reflek saya geser jari ke SMS Quick Response, “Maaf sedang tidak bisa bicara di telepon. SMS saja ya.” Kalau tawaran KTA biasanya tak ada balasan, kalau tanya kost biasanya langsung bertanya availability kamar atau lainnya, tapi yang kali ini jawabnya cukup menggelitik, “Maaf saya hanya mau bicara tdk dgn sms. Sorry.” Hahaha…!!! EGP! Tapi cukup kuat buat bahan blogging saya pagi ini… ๐Ÿ˜€ Thx anyway… whoever you are…

Posted in Extraordinary, My Thoughts, Shouts & Whispers

August 2nd, 2013 by Adhi Widjajanto

Kalau seseorang menyebut dirinya SNers, akan teramat aneh kalau dia tidak punya akun Kaskus. Bagaimana tidak, Kaskus masih mengklaim menjadi situs komunitas terbesar di Indonesia.
Saya sendiri? Jelas punya.
Berapa? Yang saya pakai sekarang ada dua.
Kenapa harus dua? Seperti alasan Kaskuser yang lain: biar punya stok cendol dan bata lebih dari satu… Hahaha…!!!

Sudah jamak kalau seorang Kaskuser pasti punya klonengan (alternate ID). Alasannya sih bermacam-macam, kalau saya, ya itu tadi. ID saya yang lama sudah cukup mature dengan 7.283 posts, lagipula saya sedang ingin mensosialisasikan kegiatan kami yang baru: oprek sendiri alias do it yourself.
Well, that’s all me below… ๐Ÿ˜€

Posted in My Thoughts

March 27th, 2013 by Adhi Widjajanto

Menyebalkan! Memang salah saya sendiri kenapa tidak tanya sini situ dulu sebelum membeli. Akhirnya gini deh, dapat barang discontinue dengan harga baru.
Ceritanya saya beli Honda Vario 125 CBS Helm-in tanggal 13 Maret dengan harga normal. Belum saja STNK nya jadi, Astra Honda Motor (AHM) mengeluarkan Honda Vario 125 CBS Helm-in ISS tanggal 20 Maret dengan harga terpaut Rp. 350.000 dengan CBS Helm-in Non-ISS plus men-diskontinu-kan varian yang barusan saya beli. Ha!!! Jelas ngomel-ngomel saya. Saya menyalahkan sales di AHASS tempat saya beli motor karena tidak memberikan informasi mengenai rencana peluncuran produk baru. Saya juga mengirimkan keluhan saya ke CS AHM, siapa tahu Vario saya bisa diupgrade ke CBS ISS. AHASS tak menjawab email saya, sedangkan CS AHM menjawabnya seperti ini, kurang lebih, “mengubah motor berarti menggugurkan garansi”. Yang ditanya apa jawabnya apa. Lucunya, kemarin tanggal 26 Maret ada artikel di majalah online yang mewawancarai Bapak Sarwono Edhi, Technical Training Development AHM. Beliau bilang bisa saja mengupgrade Vario 125 dengan fitur ISS walau estimasi harga sekitar 2,5 juta. Nah lho… Jadi secara teknis bisa, tapi tidak boleh?
Apapun, saya sudah punya motornya, kemarin juga sudah jadi STNKnya walau saya kembalikan lagi karena salah nama. Dengan kepala dingin, saya jadi bisa berpikir banyak. Apa sih fungsi ISS? Keuntungannya apa dengan motor ber-ISS?

Read more of this article »

Posted in Extraordinary, My Thoughts