Category: Job Loads

August 28th, 2009 by Adhi Widjajanto

Bos dari belakang punggung ngomong, “Bla… bla… bla… bla…”, lalu stafnya langsung menjawab, “Bli… bli… bli… bli…”. Waktu dia menoleh ke belakang, eh… bosnya sudah tidak ada. Wkwkwkwkwkwk… Saya yang disebelahnya ngekek habis. Ternyata sang bos tak menunggu jawaban stafnya, langsung ngeloyor masuk ruangannya lagi. Gee… Keknya perlu pasang cermin di atas monitor neh…

Posted in Job Loads

May 14th, 2009 by Adhi Widjajanto

Dua minggu terakhir saya berkutat dengan pekerjaan yang tak jelas: bikin proposal. Hehehehe… seringnya, proposal didahului dengan RFP yang memuat keinginan calon client secara kualitatif. “Saya ingin ada laporan tentang blablabla…”, “Saya ingin ada fitur blablabla…”. Get the point? Nah, proposal yang saya kerjakan kemarin itu didasarkan atas ini: “Saya ingin laporannya ada lima”, “Saya ingin fiturnya ada sepuluh”. Nah lho… emang belanja di pasar? Ehm… masih lebih gampang belanja di pasar kalee…
Yah, pokoknya pusingnya sudah selesai kemarin malam jam 8. Kalo dapet ya lumayan lah… 4,7M… Gee…

Posted in Job Loads

November 4th, 2008 by Adhi Widjajanto

Nah, setelah pakai Ubuntu kompie saya jadi lebih enteng, euh, terorganisir lah. Perlu Windows? Install & jalanin di VBox. Perlu RHEL? Install & jalanin di VBox. Nyam… nyam…
Ngikut cara Sun An, satu client satu VBox… hehehehe…

Posted in Job Loads

August 27th, 2008 by Adhi Widjajanto

Dulu saya pikir ini diabetes, ternyata kusta. Yah, kalau gitu tinggal diobati aja, wong sudah lepas sendiri
Analogi yang rada keterlaluan untuk sebuah institusi, tapi memang ada benarnya juga kok… Saya sempat kaget juga karena perkembangannya sampai ke situ. Hm… kalo dipikir lagi, tak ada salahnya menjalani seperti ini, back to basic, back to the oldies. Siapa suruh lama-lama di sini?
Kalau yang kena kusta lehernya, nggak bisa “hanya diobati” kan?

Posted in Job Loads

July 10th, 2008 by Adhi Widjajanto

Dulu saya tak pernah menawar. Kalau iya pun saya hanya memenuhi kewajiban saya menawar. Kali ini tidak. Setelah bulan lalu saya melakukan tawar menawar yang cukup berbahaya, kali ini saya lakukan lagi.

Jalur Internet kantor kami disediakan oleh CBN sebesar 64kbps dedicated simetris untuk seluruh tujuan. Kami membayar 4,62juta per bulannya, termasuk pajak. Lirik-lirik boleh dong, apalagi sudah beberapa bulan terakhir kami “diganggu” oleh penawaran-penawaran dari ISP lain dengan harga lebih miring, fitur lebih wah (tapi belum tentu joss).
Dari pengalaman berharga bulan lalu, saya terapkan juga ke marketing support saya di CBN. Caranya: (1) Buat batasan-batasan keperluan kita. (2) Minta penawaran customized dari ISP lain, sebanyaknya kalau perlu. (3) Sensor seperlunya dan forward ke CBN. (4) Wait & see dengan batas waktu.
Barusan, CBN telpon dengan tawaran yang “cukup baik”. 128kbps dedicated untuk internasional, 512kbps dedicated untuk lokal. Nice! dan saya tetap dapat “joss” nya CBN.

Posted in Job Loads

June 11th, 2008 by Adhi Widjajanto

Hampir saja saya mengumpat seharian. Bank Indonesia sebagai regulator perbankan di Indonesia “menyarankan dengan sangat” untuk tidak menggunakan open sources untuk aplikasi perbankan di Indonesia. Produk perusahaan saya (dan client-client nya) terancam karena menggunakan linux dan mysql.
Alasannya? Karena linux dan mysql adalah barang gratisan. Whaa!!!

Posted in Job Loads