DIY: Pasang Radio Komunikasi di Honda BR-V

Pada awalnya saya hanya pakai antena 2 meteran dan HT Icom 2GA. Cuman kalau buat touring jarak jauh, jarak jangkauannya dirasa kurang. Dites di jalan tol dalam kota, konfigurasi antenna Larsen PO150 terpasang di pinggir atap (roof rail) dengan HT Icom IC 2GA (terukur masih 5.5watt output) hanya punya coverage 2KM. Saat pakai antenna yang sama dengan HT Icom V80 pun hanya bisa menjangkau 3KM.

Setelah browsing sana sini dan menimbang-nimbang akhirnya saya pasang rig Icom 2300. Dimensinya kecil, daya 65 watt max, dan tidak cepat panas. Untuk dimensi rig memang jadi bahan pertimbangan utama karena saya ingin pemasangan rig secantik mungkin.

Instalasi

(more…)

Perawatan Kaca Depan (Windshield) Honda BR-V

Windshield BR-V saya benar-benar sangat mengganggu mata. Sangat berlawanan dengan windshield Jazz lama yang kinclong every day. Ditinggal semalam saja besok paginya debu sudah menempel banyak sekali. Dan anehnya tidak bisa hilang hanya dengan kemoceng, harus pakai glass cleaner atau paling tidak air. Airpun bakal membekas guratannya walau sudah dilap pakai MF (micro fiber towel) sekalipun.

Saya sudah mencoba beberapa produk water repellent, sampai terakhir usaha memolesnya pakai scrubber. Ga ngefek juga. Debu tetap menempel, tetesan air apalagi. Hasil wiper jadi tidak pernah bisa optimal.

So, saat teman-teman BRaVer jalan-jalan ke IIMS 2017 dan mendapat penawaran dari Glass Fusion, saya memutuskan untuk ikutan.

(more…)

Cepak Ala Barber Shop

Mau dipotong gimana Kak?

Cepak

Hasilnya rambut saya dipotong pendek. QC nya Yanty, pokoknya sampe ga bisa dijambak berarti udah pas.

Itu kalau di salon. Kalau di barber shop ternyata beda. Same question, same answer, different result. Rambut saya benar-benar jadi cepak ala Taruna. Hahaha…!!! Banyak teman-teman sampai pada pangling, karena terakhir rambut saya super panjang.

Omong-omong, rata-rata saya mampir ke tukang cukur itu tiga bulan sekali. Pelit yah… wkwkwk…

Upgrade Ganjal Jok Honda BR-V

Dulu saya bikin ganjal jok pakai 4 pcs besi siku yang disusun menjadi kotak. Well, proven solusi yang kurang tepat. Besi sikunya saling beradu, bunyi krek krek selama perjalanan walau jarang-jarang.

Saat ini saya pakai besi hollow, tepatnya hollow aluminium tebal 2mm dengan diameter 3.8cm x 3.8cm panjang 38cm. Hollow nya harus dilubangi di posisi tertentu untuk lubang baut tanam rel jok dan tongolan-tongolan lain di atas rel jok. Posisi lubangnya as below. Ingat, ukuran di bawah hanya sebagai perkiraan saja. Ada kemungkinan posisi lubang perlu digeser 1mm-2mm.

Sisi bawah:

  • 1.1 – 2.1 (pusat lubang di cm 1.6 dengan diameter 1cm)
  • 7.7 – 8.9 (pusat lubang di cm 8.3 dengan diameter 1.2cm)
  • 22.8 – 24 (pusat lubang di cm 23.4 dengan diameter 1.2cm)
  • 28.2 – 29.2 (pusat lubang di cm 28.7 dengan diameter 1cm)
  • 31.1 – 32.6 (pusat lubang di cm 31.9 dengan diameter 1.6cm)
  • 35.7 – 36.7 (pusat lubang di cm 36.2 dengan diameter 1cm)

Sisi atas:

  • 1.1 – 2.1 (pusat lubang di cm 1.6 dengan diameter 1cm)
  • 35.7 – 36.7 (pusat lubang di cm 36.2 dengan diameter 1cm)

Template yang saya buat untuk menandai lubang:

http://adhi.widjajanto.net/images/blog/pb/IMG_20170511_191630_zpshwof04ic.jpg

Press Release: Jambore Nasional #1 BRaVer Community 23 April 2017

Diversity for Invernity, itulah tema yang diangkat oleh BRaVer Community (INVERNITY) untuk event tahunan di Jambore Nasional pertama. Diselenggarakan pada tanggal 23 April 2017 di Yogyakarta.

Acara yang diikuti hampir dari seluruh chapter dengan sekitar 150 kendaraan Honda BR-V dan 450 peserta menambah warna di Yogyakarta. Waktu kedatangan dan akomodasi peserta pun beragam. Kedatangan peserta variatif dari 21 hingga 23 April untuk menikmati wisata di Yogyakarta dan sekitarnya. Penginapan yang digunakan pun beragam sehingga memberi kesan BRaVer (sebutan bagi anggota INVERNITY) menceriakan seluruh pelosok Yogyakarta.

(more…)