Kelihatannya mudah, namun akan menjadi kompleks jika kedua tangki letaknya berjauhan. Problem terpecahkan dengan mudah jika memasang pompa untuk masing-masing tangki. Kalau hanya satu pompa? Ini salah satu solusinya:

Keterangan Gambar:

  • AC: Listrik PLN
  • PS: Pressure switch
  • JP: Pompa air
  • R1 & R2: Radar
  • P1 & P2 : Keran berpelampung
  • A1 & A2: Batas bawah air
  • B1 & B2: Batas atas air

Bahan:

  • Keran berpelampung 2pcs
  • Radar 2pcs
  • Pressure switch 1pc
  • Pompa air 1pc
  • Kabel secukupnya

Pemasangan (REVISED):
Dari pompa, pipa dicabang masuk ke dalam kedua tangki, ujung pipa diberi keran berpelampung yang akan menutup jika pelampung terkena air. Kelistrikan dipasang mengikuti diagram. Kedua bandul radar dipasang saling berdampingan/ tidak berjarak. satu pada posisi B dan satunya pada posisi A (abaikan gambar pelampung yang saling berdekatan).

Cara kerja (REVISED):

Pompa akan bekerja jika salah satu radar aktif (kedua pelampung tergantung), dan akan mengisi tangki yang keran pelampungnya belum tertutup. Pompa akan mati jika seluruh pelampung mengambang di posisi B.
Pompa akan bekerja saat ketinggian air di antara posisi A dan B DAN MINIMAL SATU radar di posisi A. Air akan mengisi kedalam kedua tangki secara bersamaan sampai KEDUANYA mencapai posisi B, yang akan memutus listrik pada pressure switch karena kedua keran berpelampung dalam posisi menutup.
Catatan:
Terima kasih untuk Pak Slamet dan Pak Andy Wijaya yang telah menggerakkan saya untuk menulis entry ini yang merupakan sambungan dari tulisan saya yang lama tentang Radar Pompa Air.

Terima kasih untuk Pak Irwan Samtani yang telah memberikan kesalahan logika dan terima kasih untuk Pak Andi Ilham untuk penyemangatnya sehingga saya menyelesaikan revisi tulisan ini.

Mengisi Dua Tangki Air dengan Satu Pompa, Dua Keran Pelampung, Dua Radar Air

29 thoughts on “Mengisi Dua Tangki Air dengan Satu Pompa, Dua Keran Pelampung, Dua Radar Air

  • August 7, 2014 at 1:40 pm
    Permalink

    Terima Kasih pak Adhi atas ilmunya..
    akan saya coba aplikasikan langsung ke tkp.

    Reply
  • December 21, 2014 at 10:38 pm
    Permalink

    Pak Adhi mohon info Pressure Switch bentuknya seperti apa dan dimana bisa mendapatkannya karena di toko material tidak ada.

    Reply
  • April 18, 2015 at 9:00 pm
    Permalink

    pak Adhi
    saya mempunyai konfigurasi 2 toren yang mirip seperti diatas, tapi dengan meteran listrik yang beda.
    bagaimana solusi instalasi listrik supaya pengisian tangki 1 listriknya dari meteran 1, begitu juga utk yg tanki 2 listriknya dari meteran 2
    terimakasih sebelumnya

    Reply
    • September 12, 2015 at 8:06 am
      Permalink

      Sy ikut rembuk mau bertanya

      Masalg sy pak.. 2 sumber listrik satu pompa…

      Mohon jawabannya jika bisa ke email saya pak
      hasanudinmpd@gmail.com

      Terimakasih sebelumnya

  • April 24, 2015 at 3:33 pm
    Permalink

    Assalamu’alaikum Wr Wb
    Selamat Sore Pak Adi
    Saya berencana membuat depot air dengan jumlah toren air sebanyak tiga buah. Supply air diisi dari mobil tangki kiriman asal pegunungan. Yang ingin saya tanyakan adalah :
    Bagaimana rangkaian pipanisasi ketiga toren air tersebut dengan hanya menggunakan satu pompa air sebagai penyedot agar air keluar dari toren menuju ke proses tabung filtrasi. Catatan : ketiga toren air berjajar berdampingan.
    Demikian pertanyaan saya, semoga Pak Adi dapat memberikan gambaran pencerahan, syukur alhamdulillah jika ada gambar desainnya.
    Wassalamu’alaikum Wr Wb

    Reply
  • April 24, 2015 at 3:45 pm
    Permalink

    Bu Irma, maaf saya belum pernah pasang 3 toren sekaligus. Cuman harusnya ketiga out di dasar toren digabung semua menggunakan knee dan sambungan T baru masuk ke pompa, walau tidak menjamin air habis berbarengan.

    Reply
  • November 28, 2015 at 9:04 pm
    Permalink

    Pak andi..sy memakai 1 pompa air otomatis dg presure switch…air masuk dari pam langsung ke keran2 selain itu juga di salurkan untuk mengisi tangki penampungan air buat cadangan air…sy menggunakan pelampung utk tangki air nya tp akibat nya pompa sy berbunyi cetak cetek terus ketika tangki air akan penuh….sy ingin mengganti pelampung tersebut dg radar…agar fungsi radar ini tidak mengganggu otomatis yg ke keran2 lain gimana ya pak buat instalasinya

    Reply
    • November 29, 2015 at 3:15 pm
      Permalink

      Maaf, radar dan pressure switch tidak bisa digunakan secara bersamaan untuk kasus Pak Irvan. Sebenarnya keran berpelampung di tangki air akan mengakibatkan pompa selalu menyala walau air di tangki hanya turun sedikit. Solusinya pakai 2 pompa, keran berpelampung diganti dengan radar.

  • March 20, 2016 at 4:00 pm
    Permalink

    Maaf pa…. ralat sedikit, sepertinya gambar rangkain diatas tidak dapat diterapkan, karena pompa akan mati setelah dua pelampung mengambang jadi tiadk pernah mencapai pada posisi level B

    Reply
  • June 28, 2016 at 9:59 pm
    Permalink

    Artikel gak berguna

    Reply
  • June 29, 2016 at 6:26 pm
    Permalink

    Kalau ga berguna ga usah dibaca Om… Hehehe…

    Reply
  • November 7, 2016 at 10:15 am
    Permalink

    Slmt siang pak, mau tanya kalo pemasangan 2 Torn 2 otomatis pelampung, dan 1 mesin pompa dengan torn penampung air yg berjauhan apakah bisa? Dan jika torn penampung A masih kosong apakah Torn penampung B otomatis pelampung nya akan berhenti sendiri? Trmksh

    Reply
  • November 7, 2016 at 11:12 am
    Permalink

    Kalau soal jarak, tergantung kekuatan pompa. Dan ya, toren B akan berhenti sendiri saat sudah penuh (karena ditutup oleh keran berpelampung P1) walau toren A belum penuh.

    Reply
  • November 11, 2016 at 11:44 pm
    Permalink

    Pak, mau nanya nih, saya punya 2 toren dan 2 pompa. Toren I ada dilantai dasar dg 1 pompa. Toren II ada dilantai 3 . Toren I diisi air lsg dr sumur, toren II diisi air dari toten I . Bgmn cara pemasangan radarnya agar jika toren yg dilantai 3 bisa dpt pasokan air dr toren bawah dan stop pompanya kalau sdh penuh. Bgt juga untuk toren yg dibawah biar on/off pompa bs otomatis.

    Reply
  • November 12, 2016 at 10:09 pm
    Permalink

    Terima kasih pak atas jawabannya, akan sy coba besok

    Reply
  • January 12, 2017 at 1:55 pm
    Permalink

    Pak Adhi, saya mau mengaplikasikan sistem seperti di atas, tapi pompa yg digunakan adalah pompa submersible yang tidak ada pressure switchnya. Apakah kabel dari radar dari toren 1 dan toren 2 diparalel ?

    Mohon masukannya.
    Trims.

    Reply
  • February 6, 2017 at 7:59 pm
    Permalink

    Pak mau tanya,
    Saya mau buat instalasi untuk 2 toren 1 mesin air dari 2 sumber.
    Jadi misal toren A triger, maka sumber A yg nyala, bgtu juga sebaliknya.

    Reply
  • March 27, 2017 at 7:32 am
    Permalink

    1.Bagaimana cara instalasi untuk 2 sumber listrik dengan satu pompa?
    2.jika satu sumur bor di pakai untuk dua pompa penyedot (paralel) untuk dua toren (satu toren untuk satu pompa) , bagaimana instalasi inlet kedua pompa tsb? apa efek sampingnya?

    Reply
  • October 25, 2017 at 8:49 am
    Permalink

    Tanya pak
    Kalo jet pump utk mengisi 2 toren penampungan itu normalnya berapa lama / menit ???
    Apa guna kapasitas
    Dan kali kapasitas sudah tdk minimal / normal tandanya apa.
    Tks

    Reply
  • October 25, 2017 at 5:31 pm
    Permalink

    Pak Sumadi, maaf saya belum punya pengalaman dengan jet pump. Kapasitor pada pompa berguna untuk menurunkan efek kumparan di pompa, jadi tarikan awal pompa tidak terlalu besar. Efektifitas pempasangan kapasitor, serta baik tidaknya kapasitor harus diukur pakai tang amper. Tes saat tanpa kapasitor, serta dengan kapasitor. Harusnya amper yang terukur dengan kapasitor lebih rendah. FYI, kapasitor juga (dapat) dipasang pada perangkat-perangkat yang menggunakan motor seperti lemari es, AC (biasanya sudah built in), dsb.

    Reply
  • November 8, 2017 at 3:44 pm
    Permalink

    pak
    mau tanya kalau tidak pakai pressure swith apa bisa/
    dan saya juga pakai motor pompa 3 phase
    mohon arahannya
    terima kasih

    Reply
    • November 13, 2017 at 7:57 am
      Permalink

      Bisa. Pressure switch hanya sebagai pengaman saja agar air tidal meluap saat radar mengalami malfungsi.

  • November 12, 2017 at 3:44 pm
    Permalink

    Pak Adhi, apakah bisa kalau 1 pompa ada 2 sambungan, 1 ke toren 1 lagi langsung? Karena sampai saat ini saya bingung kenapa otomatis nya tidak berfungsi. Bagaimana agar otomatisnya dapat berfungsi kembali dengan tetap menggunakan 1 pompa pak? Terima kasih

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − 16 =